Portal Berita Online

Ditjenpas Lampung Baksos di Kalianda


LAMPUNG SELATAN - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Lampung menggelar kegiatan bakti sosial di Kelurahan Bumi Agung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Kelurahan Bumi Agung tersebut berlangsung penuh kehangatan dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat penerima bantuan.

Hadir dalam kegiatan tersebut PLH Kakanwil Ditjenpas Lampung DR. Maulidi Hilal, Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Pemasyarakatan Kadek Anton Budi Harta, Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung Ike Rahmawati, Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda Beni Nurrahman, Camat Kalianda Ruris Apdani, S.Pd., yang diwakili Lurah Bumi Agung Irlan Rosyadi, S.Pd., Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat penerima bantuan sosial.


Sebanyak 100 warga menerima bantuan sosial yang disalurkan langsung oleh jajaran Ditjenpas Lampung sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.


Dalam sambutannya, Lurah Bumi Agung Irlan Rosyadi, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan sosial tersebut di wilayahnya.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Ditjenpas Lampung atas perhatian dan kepedulian kepada masyarakat Bumi Agung. Bantuan ini tentunya sangat bermanfaat bagi warga,” ujar Irlan Rosyadi.


Ia juga menyampaikan pesan Camat Kalianda Ruris Apdani, S.Pd., yang memberikan apresiasi terhadap kegiatan bakti sosial tersebut.


“Atas nama Pemerintah Kecamatan Kalianda, kami sangat mengapresiasi kegiatan bakti sosial ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya menyampaikan pesan Camat Kalianda.


Sementara itu, PLH Kakanwil Ditjenpas Lampung DR. Maulidi Hilal mengatakan kegiatan bakti sosial merupakan bentuk nyata hadirnya jajaran pemasyarakatan di tengah masyarakat.


“Kegiatan ini menjadi bagian dari kepedulian sosial jajaran pemasyarakatan kepada masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu dan memberikan manfaat bagi warga penerima,” ungkapnya.


DR. Maulidi Hilal juga menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut akan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan secara bergilir di berbagai daerah di Provinsi Lampung.


“InsyaAllah kegiatan seperti ini akan terus kami laksanakan setiap bulan dan dilakukan secara berkeliling agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di berbagai wilayah,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda Beni Nurrahman mengatakan pihaknya siap mendukung penuh berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang dilaksanakan Ditjenpas Lampung.


“Kegiatan ini bukan hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian dan kepedulian sosial kepada masyarakat,” ujar Beni Nurrahman.


Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, ditutup dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat. (Red)

Share:

Pemprov Lampung Dorong Percepatan Program Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat


Lampung Selatan — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat yang melibatkan Kementerian PKP RI, Kemendagri, BPS RI, BTN, BP Tapera, PNM, SMF, dan Pemerintah Provinsi Lampung di Gedung Parona, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Kamis (7/5/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa program pembangunan perumahan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.

“Rumah adalah tempat lahirnya rasa aman, tempat anak-anak tumbuh dengan harapan, dan tempat keluarga membangun masa depan. Ketika masyarakat memiliki hunian yang layak, kesehatan keluarga lebih terjaga, produktivitas meningkat, dan stabilitas sosial ikut menguat,” ujar Gubernur.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas komitmennya melalui Program 3 Juta Rumah yang dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat kecil untuk memiliki hunian layak.

Menurutnya, Provinsi Lampung sangat membutuhkan dukungan program perumahan karena angka kemiskinan masih berada di atas rata-rata nasional. Di sisi lain, meningkatnya produktivitas pertanian turut mendorong daya beli masyarakat dan kebutuhan rumah layak huni.

“Tahun lalu Lampung mendapat sekitar 2.300 unit bantuan bedah rumah. Namun kebutuhan masyarakat masih sangat besar. Alhamdulillah, hari ini Pak Menteri menyampaikan komitmen untuk menyiapkan 10 ribu rumah bagi Lampung tahun ini. Ini tentu menjadi jawaban atas harapan masyarakat,” katanya.

Gubernur juga menilai kolaborasi lintas kementerian, lembaga, perbankan, asosiasi pengembang, hingga pelaku UMKM menjadi bukti nyata bahwa pembangunan perumahan membutuhkan kerja bersama dan sinergi yang kuat.

Ia berharap berbagai kemudahan yang diberikan pemerintah pusat dapat mempercepat pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Provinsi Lampung.. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Share:

Pemerintah Pusat Apresiasi Kepemimpinan Gubernur Lampung


Bandar Lampung ---- Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung penuh investasi di sektor properti dan perumahan.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara Gala Dinner HUT Realestat Indonesia (REI) ke-54 yang berlangsung meriah di Graha Wangsa, Kamis malam (7/5/2026).

​Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyampaikan rasa bangganya atas terpilihnya Lampung sebagai tuan rumah agenda nasional REI. Ia menilai kehadiran para pengusaha properti dari seluruh Indonesia merupakan momentum strategis di tengah tren positif pertumbuhan ekonomi Lampung.

​“Provinsi Lampung hari ini menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi nomor dua di Sumatera. Pertumbuhan ekonomi yang tertinggi selama 10 tahun terakhir di Lampung. Hampir di Lampung ini 5 tahun berturut-turut tidak pernah tumbuh di atas rata-rata nasional,” ujar Gubernur.

​Pencapaian ekonomi ini, menurut Gubernur, merupakan buah dari program strategis Pemerintah Pusat yang difokuskan pada sektor pangan, energi, dan pemberdayaan masyarakat kecil. Dampak positif ini turut dirasakan pada sektor perumahan rakyat, di mana Lampung mendapatkan kuota renovasi rumah sebanyak 10.000 unit tahun ini atas kebijakan Presiden RI melalui kementerian terkait.

​Gubernur Mirza, yang memiliki latar belakang sebagai pengusaha perumahan subsidi, memahami betul tantangan yang dihadapi para pengembang. Oleh karena itu, ia memberikan garansi kemudahan akses bagi anggota REI yang ingin menanamkan modalnya di Provinsi Lampung.

​“Ke depan Provinsi Lampung akan sangat mendukung investasi terutama dari teman-teman REI, akan memudahkan segala proses administrasi dan lain-lain. Saya yakin dengan kolaborasi yang baik antara Pemprov Lampung dengan anggota REI akan menjadi dorongan yang kuat bagi pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung ke depan,” tegasnya.

​Acara Gala Dinner ini merupakan puncak dari rangkaian HUT REI ke-54 yang meliputi kegiatan sosial tanam pohon, forum bisnis, hingga konvoi odong-odong keliling kota. Di akhir sambutannya, Gubernur mengajak seluruh peserta untuk membawa kabar baik mengenai potensi pariwisata dan keramahan Provinsi Lampung ke daerah asal masing-masing.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Lampung pada Triwulan I-2026 mencapai 5,58 persen. Angka ini merupakan pertumbuhan tertinggi dalam satu dekade terakhir bagi Provinsi Lampung.

​Amalia mengungkapkan bahwa pertumbuhan Lampung berada di posisi kedua tertinggi di seluruh wilayah Sumatera, hanya terpaut sedikit di bawah Kepulauan Riau. Ia memuji kepemimpinan di tingkat daerah yang mampu mengoptimalkan sektor agraris.

​"Sejak 2015 di Provinsi Lampung ini belum pernah tumbuh 5,58 persen. Pertama kali dalam sepuluh tahun terakhir bahwa Lampung bisa menembus pertumbuhan yang relatif tinggi," ujar Amalia. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Share:

Pemprov Lampung dan Pemerintah Pusat Perkuat Kolaborasi Wujudkan Program 3 Juta Rumah


Lampung Selatan — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri kegiatan penanaman sejuta pohon sekaligus peresmian tugu dan prasasti di Taman Kehati, Kawasan Kotabaru, Lampung Selatan, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 Real Estate Indonesia. Kehadiran Menteri PKP bersama Gubernur Lampung menegaskan komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang sejalan dengan pengembangan kawasan permukiman, pelestarian lingkungan, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi langkah dan komitmen Gubernur Lampung dalam mendukung program pembangunan perumahan rakyat di Provinsi Lampung.

Ia menilai sinergi yang dibangun Pemerintah Provinsi Lampung mampu menghadirkan langkah konkret dalam mendukung target pembangunan nasional, termasuk Program 3 Juta Rumah.

“Terima kasih kepada Gubernur Lampung atas perjuangannya yang luar biasa untuk rakyat Lampung, khususnya di bidang perumahan. Dukungan nyata seperti ini sangat penting untuk memperkuat program pemerintah,” ujar Maruarar.

Maruarar juga mendorong lahirnya kebijakan penanaman pohon di setiap pembangunan rumah komersial maupun subsidi oleh pengembang sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan.

Menurutnya, pembangunan sektor perumahan tidak hanya berdampak pada penyediaan hunian, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi, mengurangi pengangguran, serta menekan angka kemiskinan.

Pada kesempatan itu, Maruarar Sirait mengungkapkan bahwa program bedah rumah di Lampung mengalami peningkatan signifikan. Jika pada tahun sebelumnya sebanyak 3.000 rumah diperbaiki, maka tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 10.000 rumah atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Share:

Pemprov Lampung Dukung Program Strategis Nasional, Dorong Percepatan Pembangunan Untuk Kesejahteraan Masyarakat


Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mendampingi kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Provinsi Lampung, Jumat (8/5/2026), yang diisi dengan peninjauan sejumlah program strategis di sektor kelautan, pendidikan, dan kesehatan.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Presiden meninjau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. Proyek ini dilaporkan telah mencapai progres 100 persen dan direncanakan akan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.

Selain itu, Wapres juga mengunjungi SMK Negeri 4 Bandar Lampung, RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo, serta Sekolah Rakyat 35 Bandar Lampung. Kunjungan ini bertujuan memastikan program prioritas pemerintah pusat di daerah berjalan optimal dan tepat sasaran.

Di sela kegiatan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada Wakil Presiden, khususnya terkait penguatan program vokasi migran. Ia menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan tes kemampuan bahasa Jepang level N4 di Lampung.

"Selama ini tes bahasa Jepang dilakukan di Jakarta atau Palembang. Kami meminta agar bisa dilaksanakan di Lampung, karena banyak lulusan SMA yang sudah mengikuti kelas vokasi migran dan membutuhkan sertifikasi untuk bekerja ke Jepang," ucap Gubernut Mirza.

Ia juga mengungkapkan bahwa ketersediaan tenaga pengajar bahasa Jepang di Lampung masih terbatas. Dari kebutuhan sekitar 85 guru, saat ini baru tersedia sekitar 60 orang.

"Ini menjadi tantangan yang harus segera diatasi agar program vokasi migran berjalan maksimal dan bisa membuka peluang kerja lebih luas bagi anak-anak muda Lampung," ujarnya.

Gubernur menambahkan, Wakil Presiden merespons positif usulan tersebut dan berkomitmen untuk mengupayakan percepatan realisasinya. Hal ini dinilai sebagai langkah konkret dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Rangkaian kunjungan kerja ini mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat implementasi program strategis nasional. Fokus pada pembangunan kawasan nelayan, penguatan vokasi, dan layanan publik menjadi prioritas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan berbagai kebijakan tersebut, diharapkan masyarakat Lampung, khususnya nelayan dan generasi muda, dapat memperoleh akses lebih besar terhadap peluang kerja, peningkatan keterampilan, serta layanan publik yang lebih baik. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Share:

Desa Kedaton Lampung Selatan Kompak Bersih-bersih Lingkungan


LAMPUNG SELATAN - Pemerintah Desa Kedaton menggelar kegiatan gotong royong Jumat Bersih yang diikuti seluruh aparatur desa, mulai dari Ketua RT, RW, Kepala Dusun (Kadus), hingga perangkat desa, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mempererat kekompakan antar aparatur Pemerintah Desa Kedaton.

Gotong royong dipusatkan di lingkungan Kantor Desa Kedaton serta sejumlah titik fasilitas umum dan bahu jalan di wilayah desa. Para aparatur desa tampak antusias membersihkan sampah, memotong rumput liar, merapikan saluran air, hingga membersihkan lingkungan sekitar kantor desa.

Suasana penuh kebersamaan terlihat sejak pagi hari. Seluruh aparatur desa bekerja sama menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kepala Desa Kedaton, Junaid, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi dan kekompakan seluruh aparatur desa dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Gotong royong ini melibatkan seluruh aparatur desa mulai dari RT, RW, Kepala Dusun hingga perangkat desa. Ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kekompakan di lingkungan Pemerintah Desa Kedaton masih terus terjaga,” ujar Junaid, SE.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kekompakan seluruh jajaran aparatur desa yang tetap semangat mengikuti kegiatan gotong royong demi menjaga kebersihan lingkungan desa.

“Saya sangat mengapresiasi kekompakan seluruh aparatur desa yang terus menjaga semangat kebersamaan. Dengan kekompakan seperti ini, saya yakin Desa Kedaton akan semakin maju, tertib, dan nyaman,” ungkapnya.

Menurutnya, budaya gotong royong harus terus dipertahankan karena menjadi salah satu kekuatan dalam membangun desa yang bersih dan harmonis.

“Kami ingin menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan. Dengan lingkungan yang bersih, tentu suasana desa akan terasa lebih nyaman dan sehat,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut selaras dengan program Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dalam mewujudkan “Desa Helau” yang bersih, tertata, nyaman, dan berdaya saing.

“Kami mendukung program Bupati Lampung Selatan menuju Desa Helau. Dengan lingkungan yang bersih dan aparatur yang kompak, tentu desa akan menjadi lebih maju,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Jumat Bersih tersebut, Pemerintah Desa Kedaton berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus ditingkatkan sebagai bagian dari pembangunan desa yang berkelanjutan.(Red)

Share:

Lapas Kelas IIA Kalianda bersama TNI dan Polri Razia Gabungan Di Lingkungan Lapas


LAMPUNG SELATAN - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda bersama aparat TNI dan Polri menggelar razia gabungan di lingkungan lapas, Jumat malam (8/5/2026), sebagai langkah memperkuat komitmen pemberantasan HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Kegiatan razia tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Kalianda, Beni Nurrahman, dengan melibatkan personel dari Polres Lampung Selatan dan Kodim 0421/Lampung Selatan.

Razia dilakukan secara menyeluruh di sejumlah blok hunian warga binaan guna memastikan tidak adanya barang-barang terlarang seperti narkoba, handphone ilegal, senjata tajam rakitan, maupun benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

Kalapas Kalianda, Beni Nurrahman, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini gangguan keamanan dan bentuk komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman serta bersih dari narkoba, handphone ilegal, dan praktik pungutan liar (pungli).

“Razia gabungan ini merupakan langkah preventif sekaligus bentuk sinergi antara Lapas, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. Kami ingin memastikan Lapas Kalianda tetap kondusif, aman, serta bebas dari narkoba, handphone ilegal, dan pungli,” ujar Beni Nurrahman.

Ia menegaskan, pengawasan di lingkungan lapas akan terus diperkuat melalui kegiatan rutin maupun insidental bersama aparat penegak hukum.

“Kami tidak akan memberi ruang terhadap segala bentuk pelanggaran, termasuk penyalahgunaan handphone dan praktik pungutan liar di dalam lapas. Komitmen menciptakan lapas yang bersih, aman, tertib, dan berintegritas akan terus kami jalankan secara konsisten,” tambahnya.

Dari hasil razia gabungan tersebut, petugas tidak menemukan adanya narkoba maupun handphone ilegal di dalam kamar hunian warga binaan. Hasil pemeriksaan dinyatakan nihil narkoba dan HP ilegal.

Meski demikian, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian, di antaranya gunting, sendok berbahan logam, sikat gigi yang bisa dimodifikasi, kartu remi, serta beberapa barang lainnya yang berpotensi disalahgunakan.

Seluruh barang hasil temuan kemudian diamankan oleh petugas untuk dilakukan pendataan dan pemusnahan sesuai prosedur yang berlaku.

Pengikhan Tihang Makhga Legun, Azhar Marzuki, turut mengapresiasi langkah Lapas Kalianda yang melibatkan unsur TNI dan Polri dalam pelaksanaan razia gabungan tersebut.

“Kami mendukung penuh langkah tegas Lapas Kalianda dalam menjaga keamanan dan memberantas narkoba, penggunaan HP ilegal, maupun praktik pungli di lingkungan lapas. Sinergi seperti ini sangat penting demi menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Azhar Marzuki.

Ia juga berharap kegiatan pengawasan dan razia rutin dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memerangi narkoba dan berbagai bentuk pelanggaran lainnya.

Apresiasi juga disampaikan Ketua GMBI Kabupaten Lampung Selatan yang menilai kegiatan razia gabungan tersebut sebagai langkah positif dalam mendukung terciptanya lingkungan lapas yang bersih dan disiplin.

“Kami mengapresiasi komitmen Kalapas Kalianda beserta jajaran yang terus konsisten melakukan pengawasan dan penertiban di dalam lapas. Kegiatan seperti ini penting untuk mencegah peredaran narkoba, penggunaan HP ilegal, dan praktik pungli yang dapat merusak proses pembinaan warga binaan,” ujar Ketua GMBI Lampung Selatan.

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan dukungannya terhadap langkah Lapas Kalianda dalam menjaga stabilitas keamanan dan memberantas potensi penyalahgunaan narkoba, penggunaan HP ilegal, maupun pungutan liar di dalam lapas.

Dalam razia tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kamar hunian warga binaan dan barang-barang milik penghuni secara humanis namun tetap tegas sesuai prosedur.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat pengawasan ketat dari petugas gabungan TNI-Polri serta jajaran pengamanan lapas.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kalianda berharap sinergi lintas sektor dapat terus diperkuat guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, tertib, bebas dari narkoba, HP ilegal, dan pungli, serta mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal.(Red)

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts