Portal Berita Online

Rusak Parah: Adu Banteng Toyota Calya dan Mobil Pejabat Pemkab Lampung Selatan


LAMPUNG SELATAN– Dua mobil beradu seperti banteng di Jalan Lintas Sumatera, Kalianda,  Lampung Selatan, tempatnya tak jauh dari lokasi rumah makan alam mutiara desa Tajimalela, pada hari Senin tanggal (6/4/2026).

Insiden yang melibatkan dua kendaraan minibus ini tidak hanya menyebabkan kerusakan parah, akan tetapi juga mengungkapkan dugaan pengangkutan minuman keras (miras) ilegal.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, melibatkan mobil Toyota Calya warna silver bernomor polisi B 2508 BIY dan mobil Toyota Rush hitam BE 1127 YX milik Kabag Hukum Kabupaten Lampung Selatan

Berdasarkan pantauan media ini di lokasi, kedua kendaraan mengalami tabrakan frontal atau “adu banteng” dengan benturan sangat keras sehingga terpental ke bahu jalan.

Mobil Toyota Calya yang mengalami kerusakan berat di bagian depan, terutama pada ruang mesin yang ringsek dan kaca depan yang pecah.

Sementara itu, Toyota Rush terperosok ke area bahu pinggir jalan dengan kondisi roda depan hampir terlepas serta bagian bumper nya yang hancur total.

Dalam proses evakuasi, warga dan petugas dikejutkan fakta. Di dalam mobil Toyota Calya terdapat tumpukan kardus berisikan puluhan botol minuman keras berbagai merek. Sebagian kardus dalam kondisi basah dan sobek, sementara sejumlah botol pecah hingga cairannya tumpah ke dalam kabin depan mobil yang mengalir ke badan jalan.

Petugas Satlantas Polres Lamsel langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat insiden tersebut.

“Masih kami lakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kepastian kecelakaan. Terkait temuan minuman keras, akan kami dalami lebih lanjut, termasuk kondisi pengemudi saat kejadian ini,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Informasi dihimpun sekitar pukul 15.12 WIB menyebutkan bahwa pengemudi mobil Toyota Rush hitam diduga merupakan seorang pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Sementara itu, kondisi salah satu korban dilaporkan dalam keadaan stabil. Seorang warga menyebutkan korban bernama Qori kepala bagian (kabak) hukum telah mendapatkan penanganan medis.

"Alhamdulillah pak Qori tidak apa-apa. Sudah dibawa ke Rumah Sakit Bob Bazar, hanya luka ringan. Hasil rontgen bagus, beliau sadar penuh namun’ masih dalam observasi,” ungkapnya.

Kedua korban diketahui telah dilarikan ke RSUD Dr. H. Bob Bazar Kalianda untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Dari Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mendalami, termasuk menelusuri dugaan peredaran miras ilegal yang ditemukan di lokasi kejadian didalam mobil Toyota Calya. (Red)

Share:

Dari Bencana ke Identitas, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Krakatau Historical Corner di Kantor Bupati


LAMSEL, Kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan tengah menyiapkan sebuah ruang edukasi sejarah berbasis visual modern bertajuk “Krakatau Historical Corner” di lingkungan kantor bupati.

Program ini tidak sekadar menghadirkan informasi, tetapi juga mengubah cara pandang terhadap Krakatau, dari simbol bencana menjadi identitas dan kekuatan daerah.

Rencana tersebut mengemuka dalam audiensi antara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, dengan Rektor Universitas Indonesia Mandiri (UIM), Rustono Farady Marta, di ruang kerja Sekda setempat, Selasa (7/4/2026).

Dalam pertemuan itu, pihak UIM memaparkan konsep Krakatau Historical Corner sebagai mini museum modern yang mengedepankan pendekatan storytelling visual.

Narasi sejarah disusun secara kronologis dan terstruktur, mulai dari peristiwa letusan Krakatau hingga perkembangan wilayah serta perjalanan kepemimpinan di Lampung Selatan dari masa ke masa.

Tak berhenti pada penyajian informasi statis, konsep tersebut dirancang interaktif dan komunikatif. Pengunjung nantinya dapat menikmati panduan narasi melalui voice over, animasi visual, hingga akses informasi digital berbasis QR code yang memungkinkan eksplorasi lebih mendalam.

Selain itu, ruang tersebut juga akan dilengkapi video pembuka, peta perkembangan wilayah, serta dokumentasi perjalanan para bupati sebagai bagian dari penguatan identitas daerah yang dikemas secara modern.

Rektor UIM, Rustono Farady Marta, menjelaskan bahwa konsep ini bertujuan membangun perspektif baru terhadap Krakatau. Menurutnya, Krakatau tidak hanya identik dengan bencana, tetapi juga menjadi sumber kehidupan dan kemakmuran masyarakat Lampung Selatan.

Sementara itu, Sekda Supriyanto menilai konsep tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat identitas daerah, sekaligus meningkatkan kualitas informasi bagi masyarakat maupun tamu yang berkunjung.

“Konsepnya sudah sangat jelas dan bagus. Ini akan memberikan nilai tambah, terutama saat ada tamu yang datang, sehingga bisa melihat dan memahami Kabupaten Lampung Selatan dengan lebih bermakna,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Krakatau Historical Corner tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga sebagai sarana untuk mengangkat citra daerah melalui penyajian sejarah yang lebih menarik dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Ini bukan sekadar memperkenalkan sejarah, tetapi bagaimana kita mengangkat Kabupaten Lampung Selatan agar lebih dikenal. Dampaknya bisa sangat besar bagi daerah dan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, hasil pembahasan tersebut akan disampaikan kepada Bupati Lampung Selatan untuk mendapatkan arahan lanjutan sebelum masuk tahap pengembangan.

Dengan konsep ini, Pemkab Lampung Selatan diharapkan mampu menghadirkan ruang edukasi sejarah yang tidak hanya informatif, tetapi juga memberikan pengalaman visual yang kuat, sekaligus mempertegas identitas daerah di mata publik. (Is-Kmf)

Share:

Sekda Pesisir Barat Sidak OPD Cek Kedisiplinan ASN


PESISIR BARAT - Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko,  memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah perangkat daerah di Gedung Perkantoran Bupati Pesisir Barat, Senin (6/4/2026) .

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sidak tersebut merupakan langkah konkret Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan etos kerja ASN, serta memastikan pelayanan publik berjalan maksimal dan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah.

Dalam pelaksanaannya, Sekda didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Armen Qodar, Sekretaris BKPSDM Eko Priyanto, Inspektur Pembantu Wilayah II Ponco Prasetyo, serta Kabid Pol PP Penegakan Perundang-Undangan Daerah dan Sumber Daya Aparatur pada Satpol PP dan Damkar, Yusirwan.

Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa kedisiplinan ASN menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, seluruh perangkat daerah diminta lebih inovatif dan proaktif dalam menggali potensi daerah guna meningkatkan PAD.

“Disiplin kerja harus menjadi budaya. ASN dituntut hadir tepat waktu, bekerja maksimal, serta memberikan pelayanan terbaik. Di sisi lain, kita juga harus mampu menggenjot PAD melalui inovasi dan optimalisasi potensi yang ada di masing-masing OPD,” tegas Sekda.

Hasil sidak ini akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan dan pengawasan berkelanjutan, guna menciptakan ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada hasil.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan disiplin ASN serta mendorong optimalisasi PAD sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Yasir).

Share:

Hendry Kurniawan Dorong Petani Lampung Selatan Go Digital, Kenalkan Aplikasi hingga IoT untuk Tingkatkan Produktivitas


LAMSEL, Kalianda - Upaya mendorong petani beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Salah satunya melalui keterlibatan langsung Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, yang menjadi narasumber utama dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Pengarusutamaan Teknologi Digital di Sektor Pertanian, Senin (6/4/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Lampung tersebut digelar di D’Sas Kafe & Resto, Kalianda, dan menjadi ruang diskusi strategis lintas sektor untuk mendorong transformasi pertanian berbasis digital yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, Hendry menekankan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjawab berbagai tantangan di sektor pertanian, terutama dalam memutus hambatan rantai nilai yang selama ini membatasi kesejahteraan petani.

“Peran strategis Diskominfo tidak hanya sebagai penyedia infrastruktur, tetapi juga dalam penguatan literasi digital serta penyedia platform yang mendukung produktivitas petani secara langsung,” ujar Hendry.

Ia menjelaskan, Diskominfo memiliki fungsi penting dalam menyediakan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK), mengelola sistem informasi, hingga memperluas diseminasi informasi publik yang mudah diakses petani dan pelaku usaha tani.

Lebih jauh, Hendry memaparkan berbagai contoh konkret pemanfaatan teknologi digital di sektor pertanian. Dalam tahap budidaya, misalnya, petani kini dapat memanfaatkan aplikasi seperti Plantix untuk memantau kondisi tanaman hanya melalui foto daun.

Aplikasi tersebut mampu memberikan diagnosis penyakit tanaman, informasi cuaca, hingga rekomendasi kebutuhan pupuk dan estimasi biaya produksi.

Tak hanya itu, teknologi digital juga membuka akses pasar yang lebih luas. Melalui platform marketplace pertanian seperti PakTaniDigital, petani dapat menjual hasil panen, membeli sarana produksi, sekaligus memantau harga pasar secara real time tanpa harus bergantung pada rantai distribusi konvensional.

Sementara itu, penerapan teknologi Internet of Things (IoT) dalam pertanian dinilai mampu menjadi game changer. Dengan sistem sensor dan monitoring berbasis digital, kondisi tanaman dapat dipantau secara langsung, bahkan memungkinkan perawatan jarak jauh yang lebih efisien dan presisi.

FGD tersebut turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, koperasi, petani, hingga pelaku UMKM. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan bahwa digitalisasi pertanian tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan di lapangan.

Mengakhiri paparannya, Hendry mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama merumuskan langkah konkret dalam mendorong digitalisasi pertanian yang berdampak langsung bagi petani.

“Mari kita rumuskan bersama fokus digitalisasi pertanian yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif dan memberikan dampak nyata bagi para pelaku di lapangan,” kata Hendry Kurniawan. (lIs-Kmf)

Share:

Truk Angkut Ekskavator Seruduk Rumah di Lampung Selatan


LAMPUNG - Truk angkut ekskavator pukul 19.30 WIB ternyata tabrak motor hingga mobil sebelum seruduk rumah warga Desa Karang Sari, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (05/04/2026).

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP M Erza Trisyahputra Nasution mengungkap kronologi kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan sekaligus itu.

Dia menduga kecelakaan itu disebabkan oleh truk lowbed atau truk pengangkut ekskavator yang mengalami kerusakan pada sistem pengereman.

"Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP, kendaraan truk lowbed BE 8425 Y melaju dari arah Desa Jatimulyo menuju Desa Karang Anyar. Saat tiba di lokasi kejadian, diduga mengalami rem blong,” ujar AKP M Erza saat diwawancarai di Mapolres Lampung Selatan, Senin (6/4/2026).

AKP M Erza Trisyahputra Nasution menambahkan saat ini masih mencari supir truk yang belum ketemu, ” Supir masih kita cari, karena belum ketemu supir yang membawa truk muatan alat berat tersebut termasuk sudah kita panggil perusahaan truk yang bersangkutan, ” tegas AKP Erza.

Truk tersebut kemudian bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha Vixion B 3076 KVX yang datang dari arah berlawanan dan menghantam bagian samping kanan motor.

Tak lama berselang, sebuah mobil penumpang Toyota Sigra BE 1796 ABB yang keluar dari gang Karang Sari turut tertabrak di bagian bodi sebelah kiri.

Akibat hilang kendali, truk juga menabrak sebuah rumah milik warga bernama Muhrodin yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut tidak mengakibatkan korban meninggal dunia. Namun, tiga orang mengalami luka-luka, dengan rincian dua orang luka berat dan satu orang luka ringan.

Adapun korban luka di antaranya pengendara sepeda motor, Dicky Faris Fakhrudin (23), seorang mahasiswa asal Lampung Tengah.

Serta penumpang truk, Mahmud Julianto (28). Sementara pengemudi mobil, Hilman (56), pensiunan TNI, juga terlibat dalam kejadian tersebut.

Kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 130 juta.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan serta kondisi kendaraan yang terlibat. (Is)

Share:

Bupati Pesisir Barat Hadiri Pengajian Akbar Sekaligus Halal Bilhalal Di Ngaras


Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat, Lampung, Dedi Irawan, menghadiri kegiatan Pengajian Akbar, Halal Bihalal, dan Silaturahmi pasca Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan Kecamatan Ngaras, Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Daerah (PD) BKMT Kabupaten Pesisir Barat, Dian Hardianti Dedi, penceramah Abah Kyai H. Muhammad Nurhadi, Ketua PCNU Kabupaten Pesisir Barat Ahmad Khotob, Camat Ngaras Suparmi, serta jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama setempat.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum bulan Syawal sebagai sarana mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Bupati juga mengapresiasi Pengurus Daerah BKMT bersama PAC Muslimat NU Kecamatan Ngaras atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan nilai spiritual, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati turut menyalurkan bantuan berupa benih padi dari Kementerian Pertanian, serta bantuan beras dan minyak kepada masyarakat penerima manfaat sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warga.

Sementara itu, Ketua PD BKMT Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan momentum strategis untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mendorong peran perempuan dalam membina keluarga dan umat.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat persatuan serta semangat gotong royong dalam mewujudkan Kabupaten Pesisir Barat yang religius, harmonis. (Mayasir)

Share:

BM-PAN Lampung Selatan Kuatkan Barisan Kader, Gelar Bakti Sosial Di Tiga Kecamatan


LAMPUNG SELATAN – Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM-PAN) Kabupaten Lampung Selatan terus bergerak aktif memperluas jaringan dan memperkuat barisan kader pergerakan. Melalui pendekatan berbasis kepekaan sosial, organisasi sayap partai ini hadir langsung di tengah masyarakat untuk berbagi dan menyalurkan bantuan.


Kegiatan bakti sosial kali ini difokuskan di tiga titik wilayah Kecamatan Ketapang, Penengahan dan bakauheuni Kabupaten Lampung Selatan. Puluhan kader turun ke lapangan untuk membagikan ratusan dus susu kemasan dan snak bingkisan kepada masyarakat setempat, Rabu (04/04/2026).

 

Ketua BM-PAN Lampung Selatan, Vicky Candra yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen partai untuk selalu dekat dengan rakyat.

 

"Kami tidak hanya bergerak dalam politik, tetapi kami hadir dengan hati dan kepekaan sosial agar terbiasa bersama rakyat. Hari ini kami fokus di tiga Kecamatan dengan membagikan ratusan dus susu dan snak kemasan sebagai bentuk tanda cinta kami terhadap masyarakat," ujarnya.

 

Lebih lanjut dijelaskan, program sosial ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat barisan kader di tingkat kecamatan. Dengan pendekatan yang humanis, BM-PAN berharap dapat memenangkan hati masyarakat dan membangun jaringan yang kuat serta solid.

 

"Kegiatan seperti ini menjadi sarana bagi kami untuk menyapa masyarakat langsung, mendengar aspirasi, sekaligus memperkenalkan wajah-wajah baru kader PAN yang peduli dan siap bekerja keras untuk rakyat," tambahnya.

 

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi saat menerima bantuan yang disalurkan tersebut. Mereka mengapresiasi langkah BM-PAN yang tidak hanya berorientasi pada politik, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan sosial warga.

 

Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama dan harapan agar sinergi antara kader partai dan masyarakat dapat terus terjaga dengan baik demi kemajuan daerah tercinta lampung selatan. (Red)

Share:

Popular

NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts