Portal Berita Online

Ketua DPRD Lampung Ajak Pelajar SMK N 1 Trimurjo Cinta Pancasila

 


LAMTENG- Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay menggelar sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) yang dilaksanakan di SMK N 1 Trimurjo, Lampung Tengah, Senin (30/01).

Mingrum Gumay mengungkapkan bahwa Pembinaan Ideologi Pancasila ini merupakan tindak lanjut serta bentuk komitmen DPRD Provinsi Lampung bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI (BPIP) dalam membumikan pancasila di Provinsi Lampung.

”Kita tidak boleh lupa bahkan tidak terpeliharanya budaya dan karakter dari Pancasila itu sendiri,karena Provinsi Lampung terdiri dari banyak suku, ras, budaya dan agama," ujar Mingrum.

Ia juga mengingatkan bahwa penerapan nilai pancasila di tengah masyarakat merupakan salah satu cara menimalisir perbedaan sudut pandang yang berdampak terhadap gesekan sehingga timbul potensi konflik yang  mengakibatkan tergangunya ketentraman dan ketertiban di masyarakat.

”Pelajar harus menjadi pelopor Pancasila, sesampainya dirumah nanti sebarkan apa yang menjadi nilai-nilai Pancasila yang didapat disekolah sehingga secara tidak langsung kalian telah mengisi kemerdekaan dan berkontribusi untuk negara dalam menjaga dan merawat Pancasila," lanjut Mingrum.

Terakhir, Ia mengajak kepada seluruh siswa untuk tidak menjadi pengikut kelompok yang menggangu ketentraman dan ketertiban di masyarakat.

”Pelajar SMK N 1 Trimurjo jangan lakukan tindakan yang inkonstitusional, ini akan berdampak panjang bahkan masa depan kalian yang baik maupaun harapan orang tua kalian akan sirna ketika kalian ikut dalam kelompok tersebut," tutup Mingrum.(lis/ndi)


Share:

Gubernur Lampung Ikuti Peluncuran LTABI Tahun 2022


BANDARLAMPUNG–Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengikuti kegiatan Peluncuran Laporan Transparansi dan Akuntabilitas Bank Indonesia (LTABI) Tahun 2022 secara virtual, Senin (30/01/2023).


Pada kegiatan yang mengusung tema “Sinergi dan Inovasi Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Menuju Indonesia Maju”, Gubernur Arinal didampingi oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiyono, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Irfan Farulian, Direktur Utama (Dirut) Bank Lampung Presley Hutabarat, Inspektur Provinsi Lampung Fredy, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnardi, dan beberapa Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.


Adapun Laporan Transparansi dan Akuntabilitas (LTABI) Tahun 2022 merupakan perwujudan transparansi dan akuntabilitas Bank Indonesia, sesuai dengan pasal 58 ayat (2), ayat (6), dan ayat (7) dari UU No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia yang telah diubah beberapa kali, yang terkini yakni dengan UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.


Pada Peluncuran Laporan Transparansi dan Akuntabilitas Bank Indonesia (LTABI) Tahun 2022 tersebut, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo juga meluncurkan Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2022 dan Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah (KEKSI) 2022, sekaligus menggelar Seminar Nasional dengan narasumber Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenkomarves Odo R.M Manuhutu, dan Rektor Universitas Indonesia Ari Kuncoro. (Lis/ndi) 

Share:

Asisten Administrasi Umum Pembina Apel Gabungan Mingguan Lingkup Sekdaprov

 


LAMPUNG–Asisten Administrasi Umum, Pemprov Lampung, Senen Mustakim, mewakili Gubernur Lampung menjadi pembina apel gabungan mingguan lingkungan sekretariat daerah Provinsi Lampung, di lapangan Korpri, Senin (30/01/2023).


Dalam sambutan tertulis Gubernur Lampung yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Senen Mustakim menggatakan bahwa berdasarkan Rapat Koordinasi pengendalian inflasi di daerah pada tanggal 24 Januari 2023 yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri, Pemerintah Provinsi Lampung mampu meningkatkan capaian realisasi belanja dalam APBD Tahun Anggaran 2022 diposisi peringkat pertama dari seluruh Provinsi se-Indonesia dengan persentase realisasi belanja sebesar 97,25%.


Provinsi Lampung juga mampu mengoptimalkan dana yang ada pada kas daerahnya untuk membiayai program kegiatan pembangunan sehingga gap antara realisasi pendapatan dan belanja tidak terlampau jauh.


Untuk diketahui realisasi pendapatan dalam APBD Tahun Anggaran 2022 sebesar 100,6% atau gap antara realisasi pendapatan terhadap realisasi belanja sebesar 3,35%.


Senen Mustakim melanjutkan, dalam rapat tersebut  Menteri Dalam Negeri menyampaikan beberapa arahan  Presiden Joko Widodo, diantaranya agar  setiap daerah dapat mengendalikan inflasi dengan memantau harga di lapangan dan hati – hati dalam mengatur tarif; Menurunkan kemiskinan ekstrim sampai dengan target 0% (nol persen) pada tahun 2024 dan mendorong Daerah untuk menurunkan stunting dibawah 14% di tahun 2024.


Dalam rapat tersebut Mendagri juga menyampaikan pesan Presiden  bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia cukup baik di atas 5% di triwulan terakhir Tahun 2022. Dari segi inflasi cukup terkendali  yaitu 5,5% di akhir tahun. Arahan selanjutnya adalah memastikan APBD Tahun Anggaran 2023 dibelanjakan untuk produk produk dalam negeri.


Gubernur berharap kepada Kepala Perangkat Daerah terkait agar memahami arahan Menteri Dalam Negeri dalam rakor pengendalian inflasi tersebut. Seluruh Kepala Perangkat Daerah diminta untuk tetap menjaga sinergitas dan dapat bekerja sama dalam menyajikan data-data yang dibutuhkan, sehingga pengungkapan terhadap proses pengelolaan keuangan daerah selama tahun anggaran 2022 dapat disajikan sesuai dengan standar akuntansi pemerintah yang berlaku.


Saat ini siklus pengelolaan keuangan sedang memasuki tahap pelaporan atas pengelolaan keuangan Tahun Anggaran 2022.


Hadir dalam Apel para Staf Ahli, para Asisten, Kepala BPKAD, para Kepala Dinas, Sekretaris DPRD, para Kepala Biro di lingkungan pemerintah provinsi lampung, dan ASN dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung. 

Share:

Gizi Buruk, Bocah di Mesuji Lampung Dilarikan ke RS Muhammad Husein Palembang

 


MESUJI - Mitodius Dwi Widodo (7) putera dari pasangan Agustinus dan Magdalena warga Desa Simpang Pematang, Simpang Pematang, Mesuji, Lampung harus dilarikan Ke Rumah Sakit Muhammad Husein Palembang Sumatera Selatan dikarenakan mengalami gizi buruk. 


 Mitodius Dwi Widodo ini lahir dalam keadaan kandungan usia enam bulan dengan berat badan 1,3 Kg. Sampai saat sekarang ini di usia 7 tahun Mitodius belum bisa apa-apa, perkembangannya beda jauh dengan seusia anak lainnya. 


Menurut keterangan dokter spesialis anak Mitodius mengalami gizi buruk namun menurut medis belum mengetahui penyebab penyakitnya. 


Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Mesuji, Mulyadi mewakili Kadis Kesehatan, Yanuar mengatakan, pihaknya akan mencari data   terlebih dahulu ke pihak pelayanan setempat apa penyebab kronologi penyakit anak tersebut. Karena kalau usia di atas lima tahun itu biasanya penyakit dewasa bukan penyakit yang disebabkan karena gizi buruk apalagi yang dialami Mitodius yang usianya sudah tujuh tahun.


"Walaupun begitu, kami akan cari data terlebih dahulu kepada pihak pelayanan kesehatan setempat kronologi awal penyebab penyakit yang diderita Mitodius," kata Mulyadi, Minggu (29/01/23).


Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji Kusnandar menambahkan, ketika nanti apa ada rujuk balik ke Mesuji pihaknya akan melakukan penanganannya dengan baik.

 "Untuk ngambil langkah langkah penanganannya terhadap pasien tersebut," ujarnya.


 

Magdalena ibu kandung Mitodius menerangkan bahwa, dalam satu bulan ini Mitodius sudah dilakukan penanganan Medis di Rumah Sakit Bumi Ragab Begawe Caram (Mesuji)


Karena penyakit nya tidak kunjung sembuh, menurut keterangan Dokter spesialis anak Mitodius terkena gizi buruk dan batuk, namun pada saat dironsen tidak terlihat penyebab penyakitnya itu apa.


"Sehingga akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Muhammad Husein Palembang untuk mengetahui penyakitnya itu," imbuhnya.


Sesampainya di RS Muhammad Husein Palembang,  Mitodius dinyatakan mengendap penyakit gizi buruk, sinopis yang naik ke kepala dan juga mengalami usus naik sehingga akan dilakukan tindakan operasi. 

"Namun pada saat di ronsen penyakit medisnya tidak terlihat sehingga tindakan akan dilakukan operasi diulurkan kembali dan saat ini Mitodius hanya dilakukan perawatan inpus," kata Magdalena.


Salah satu warga, Novi membuka open donasi untuk membantu keluarga Agustinus dan Magdalena untuk meringankan biaya pengobatan anaknya yang saat ini sedang dirawat.


Dalam open donasi tersebut terkumpul dana sebesar Rp 1.550.000.


"Alhamdulillah mudah-mudahan dana donasi ini bisa membantu dan meringankan beban keluarga Agustinus dan Magdalena. Dana tersebut langsung diantarkan kepada keluarga Agustinus dan Magdalena yang ada di Desa Simpang pematang," kata Novi. (fan)

Share:

Elly Wahyuni Ajak Masyarakat Pahami Rembug Desa dan Kelurahan

 


Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung, Elly Wahyuni menegaskan pentingnya Pedoman Rembug Desa dan Kelurahan yang diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 1 tahun 2016, kepada masyarakat Provinsi Lampung.

“Saya mengajak masyarakat untuk dapat menyikapi setiap masalah dengan lebih mengedepankan musyawarah, agar setiap persoalan yang terjadi di lingkungan kita dapat disikapi dengan baik," ujar Wakil I Ketua DPRD Provinsi Lampung tersebut pada acara Sosialisasi Peraturan Daerah di pekon TambahRejo, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten PringSewu, Sabtu (28/1/23).

Dalam penjelasannya ia menyampaikan, regulasi ini perlu diimplementasikan dengan memberikan pemahaman mendalam tentang Peraturan Daerah No 1 tahun 2016 tersebut kepada masyarakat secara luas, sehingga potensi terjadinya gesekan dapat dihindari.

Hal ini sebagai upaya meminimalisir terjadinya konflik antar masyarakat jelang pemilu 2024.

Ditengah paparannya, Politisi Partai besutan Probowo Subianto ini kembali menekankan kepada masyarakat untuk dapat mengedepankan penyelesaian tiap masalah dengan cara musyawarah mufakat.

Bendahara DPD Gerindra Lampung ini juga mengingatkan masyarakat, agar tidak mudah terprovokasi dan tersulut dengan masalah atau isu negarif yang berkembang di masyarakat.

“Kita harus pandai menyikapi masalah, jangan mudah terprovokasi supaya hubungan bermasyarakat dapat terjalin dengan baik, jangan tinggalkan budaya gotong royong di lingkungan sekitar,”  tambahnya diakhir paparannya.

Mewakili masyarakat yang ikut menghadiri kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah tersebut, Yulia warga Pekon Tambahrejo Barat, mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh DPRD Provinsi Lampung, hal ini sangat membantu menjaga dan memelihara kerukunan serta keharmonisan masyarakat.

“Kita sebagai masyarakat berterimakasih dengan adanya sosialisasi yang dilakukan oleh DPRD Lampung, hal tersebut menjadi kegiatan yang dapat menambah pengetahuan juga mempererat tali silaturahmi,” tutupnya. (Ris*)

Share:

Di Pesisir Barat, Gubernur Lampung Minta ASN Netral


PESIBAR- Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi 

membina seluruh ASN di lingkungan Pemkab Pesisir Barat, pun meminta untuk bekerja optimal, membantu Bupati untuk menyukseskan pembangunan daerah.


Secara khusus, gubernur meminta bupati dan jepala tiap OPD di lingkungan Pemkab Pesisir Barat untuk melakukan pembinaan pada pegawainya karena kelak merekalah calon pemimpin di masa mendatang. Selain itu  meminta agar menempatkan kepala tiap OPD sesuai dengan bidang keilmuan atau pendidikannya.


“Saya sudah melakukannya, karena itulah Provinsi Lampung menjadi yang terbaik dalam tata kelola pemerintahan dan keuangan,” kata dia saat menggelar Silaturahmi Pemerintah Provinsi Lampung dengan Jajaran Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, di Kantor Pemkab Pesisir Barat, Rabu (25/1/23).

Arinal juga mengungkapkan bahwa Provinsi Lampung menempati peringkat pertama persentase realisasi belanja APBD Provinsi se-Indonesia untuk anggaran 2022 yang mencapai 97,25 persen sedangkan untuk realisasi pendapatan Provinsi Lampung mencapai 100,68 persen.


Memasuki tahapan pesta demokrasi 2024, yaitu Pemilu dan Pilkada serentak, Arinal mengimbau kepada seluruh ASN untuk menjaga netralitas dan menciptakan suasana serta iklim yang kondusif di Pesisir Barat selama momentum politik ini berjalan. (Lis/ndi).














Share:

Pimpin Apel Pencanangan, Wagub Lampung Ingatkan Bulan K3


 LAMSEL — Wakil Gubernur Lampung Chusnunia menjadi Pembina Apel Pencanangan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Provinsi Lampung Tahun 2023 yang digelar di Lapangan PT. Rafles Bumi Indah, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Rabu (25/01/2023).


Ia menyatakan bahwa Peringatan ini menjadi momentum untuk mengingatkan akan pentingnya K3, guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.


Sementara itu dalam amanatnya, Wakil Gubernur membacakan sambutan dari Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah, yang menyatakan bahwa Peringatan Bulan K3 Nasional tahun 2023 mengusung tema Terwujudnya Pekerjaan Layak yang Berbudaya K3 Guna Mendukung Keberlangsungan Usaha di Setiap Tempat Kerja.


Menurut Menaker, pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul, tidak hanya didukung dengan adanya regulasi yang baik di bidang ketenagakerjaan, namun yang tidak kalah penting adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran kepada seluruh pihak dalam menerapkan norma ketenagakerjaan, termasuk diantaranya membangun budaya K3 yang baik.


Kemudian, sebagai wujud komitmen pemerintah menghadirkan pekerjaan layak untuk dimasa depan, telah diterbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko yang merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. (Lis/ndi).


 


 


Share:

Wagub Lepas Keberangkatan PPDI Wilayah Lampung ke Jakarta


BANDAR LAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung Chusnunia, Melepas keberangkatan peserta Silaturahmi Nasional (SILATNAS) perangkat desa yang tergabung dalam wadah Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Wilayah Lampung, di Rumah Dinas Wakil Gubernur, Selasa (24/01/2023).

Chusnunia berharap kegiatan yang akan dilaksanakan berjalan dengan lancar tidak ada hambatan apapun, perjalanannya juga lancar, hasil maksud dan tujuan tercapai, juga pulang dengan keadaan sehat.


“Kami ini memimpin Lampung punya tanggung jawab penuh untuk memperjuangkan tanpa melihat batasan-batasan, yang penting semua sesuai dengan peraturan kepemerintahan,” ujar Wagub


“Semua yang memiliki aspirasi-aspirasi silahkan di perjuangkan pada SILATNAS, semoga SILATNAS memberikan manfaat positif untuk perjuangan para peserta yang ikut serta berpartisipasi,” lanjut Wagub


Wagub menambahkan bahwa Perangkat desa adalah ujung tombak perjuangan masyarakat, tempat curhat masyarakat, tempat komplain masyarakat, harus sabar menghadapi masyarakat, pelayanan yang bagus adalah kewajiban bagi para perangkat desa. (Lis/ndi)


 

Share:

Gubernur Lampung Paparkan Rencana Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi


LAMBAR–Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menggelar silaturahmi dengan jajaran Forkopimda serta Jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, dalam kunjungan kerja ke Lampung Barat yang dipusatkan di Sekolah Kopi Sumber Jaya, Selasa (24/1/23).


Arinal juga mengungkapkan rencana pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi di wilayah Suoh, Lampung Barat yang bisa menghasilkan tenaga listrik 500 megawatt.



“Semoga bermanfaat bagi Lampung Barat, tidak hanya menyerap tenaga kerja, tapi juga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah,” kata dia.

Arinal mengungkapkan bahwa Bank Lampung memberikan fasilitas kredit/pinjaman selama gaji para Peratin berada pada rekening Bank Lampung dengan menjaminkan SK Peratin (kades).


Ia meminta agar pinjaman tersebut digunakan sebagai modal usaha dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat dan menggerakkan perekonomian desa.



“Yang penting jangan dibuat rumah, jangan dibelikan motor, bersama-sama rakyat membangun desanya dari sisi apapun. Komunikasikan dengan Apdesi supaya mendapatkan hak yang sama,” kata dia.


Terkait infrastruktur, guna mendukung akses Perekonomian di Kabupaten Lampung Barat, Gubernur mengungkapkan bahwa tahun ini Pemerintah Provinsi Lampung akan melaksanakan Pembangunan dan pemeliharaan di beberapa ruas jalan yang menjadi kewenangan Provinsi diantaranya Ruas Pekon Balak – Suoh, Ruas Suoh – Sp. Blok 9, Sp. Trimulyo – Bungin – Sp.Tugu Sari serta Pemeliharaan ruas Liwa – Bts. Sumatera Selatan.

(Dinas Komindotik Provinsi Lampung)




Share:

Rembug Madya KTNA, Gubernur Lampung: Bisa Lebih Mudah Meningkatkan Pendapatan Petani


BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menghadiri acara Rembug Madya Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Lampung, di Sekretariat KTNA Provinsi Lampung, Senin (23/1/23).


Acara dihadiri oleh Asisten Perekonomian & Pembangunan, Plt. Kepala Dinas Perkebunan, serta Pengurus KTNA dari 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.


Arinal menyebutkan bahwa KTNA merupakan Duta bagi para petani. Oleh karenanya, Gubernur meminta agar KTNA lebih mengoptimalkan perannya untuk membantu para petani guna memajukan kesejahteraan petani.


“Saya hadir di acara ini agar KTNA bisa lebih mudah, bisa lebih bersemangat untuk meningkatkan pendapatan para petani,” kata dia.


Ia juga meminta agar KTNA aktif dalam mensosialisasikan Program Kartu Petani Berjaya (e-KPB) di daerah. Gubernur selanjutnya menjelaskan, salah satu layanan dalam e-KPB yaitu kemudahan untuk mendapatkan akses permodalan dari perbankan dan lembaga keuangan berupa Kredit Usaha Rakyat. Agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal, Gubernur meminta KTNA untuk melakukan pendampingan bagi para petani.


“Belum pernah di Indonesia ini yang menginisiasi, petani memiliki hak kredit 50 juta per petani. Lampung sudah bisa, karena saya punya kerjasama dengan perbankan,” kata dia.


“Di dalam pelaksanaannya, petani tidak boleh dilepas sendiri, harus dituntun dan dibina. Saya harapkan KTNA ikut mendampingi, agar petani bisa berusaha tani dengan baik dalam memanfaatkan 50 juta itu,” sambung Gubernur.


Sementara itu, Ketua KTNA Provinsi Lampung, Hanan A. Rozak mengatakan bahwa KTNA turut serta dalam pengimplementasian program Gubernur di lapangan, khususnya di sektor pertanian dalam artian luas.


Hanan juga menyebutkan, Gubernur bersama KTNA ingin agar sektor pertanian lampung unggul, maju dan modern. Melalui program e-KPB, Hanan berharap KTNA dapat ikut berperan dalam melakukan terobosan-terobosan serta inovasi guna menyejahterakan para petani


“Dengan KPB ini dimungkinkan, ada kegiatan-kegiatan yang off farm. Petani bisa pelihara ternak unggas, kambing, ikan untuk penghasilan tambahan. Karena bicara sejahtera, harus ada pendapatan lain di luar usaha taninya,” kata Hanan.


Di dalam acara, Gubernur juga berdiskusi dengan perwakilan KTNA Kabupaten/Kota terkait pemanfaatan lahan kering yang selama ini belum dimaksimalkan, pemanfaatan lahan hutan agar memiliki nilai ekonomis serta pendistribusian pupuk serta persiapan KTNA Provinsi Lampung dalam mengikuti Pekan Nasional Petani Nelayan tahun 2023 di Sumatera Barat pada bulan Juni mendatang. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).


 


 

Share:

Budhi Condrowati Apresiasi Kinerja Polres Tulang Bawang


Bandar Lampung — Anggota DPRD Provinsi Lampung, Budhi Condrowati mengapresiasi pihak kepolisian Polres Tulang Bawang yang telah sigap, tegas dan tepat menangkap pelaku pencurian alat kesenian Gamelan di Pura Dwi Tunggal Kecamatan Banjar Agung, Tulang Bawang.

“Terimakasih, saya sampaikan kepada Polres Tuba yang sigap, tepat, dan tegas menangkap pelaku pencurian Gamelan. Ini patut diapresiasi,” Kata Anggota Komisi V DPRD Lampung, Budhi Condrowati, Selasa, (24/01/2023).

Tentu, kata Ketua DPC PDIP Mesuji itu. Suatu kebanggaan bagi dirinya selaku masyarakat suku Bali atas kesigapan pihak kepolisian. Karena, pencurian yang dilakukan oleh oknum tersebut sudah merajalela ke sejumlah daerah.

“Di bulan September 2022, perwakilan kami sudah melapor ke Polres Tubaba. Dan hari ini pelaku sudah diamankan, artinya laporan kami direspon baik oleh kepolisian,” tegasnya seperti dilansir kinni.id.

Mudah – mudahan, lanjut Ketua Baguna DPD PDIP Lampung itu. Dengan tertangkapnya pelaku, tidak ada lagi pencurian di wilayah Lampung khususnya, yang berkenan dengan alat kesenian.

“Saya berharap pencurian alat kesenian tidak terjadi lagi, di wilayah Tuba, Tubaba yang menjadi target pelaku pencurian dan Lampung umumnya. Dan saya minta pelaku diberi hukuman yang setimpal atas perbuatannya,” tegas Condrowati.


Share:

Mingrum Gumay Hadiri HUT PDIP


Bandar Lampung – Kader Senior PDI Perjuangan Lampung Mingrum Gumay, hadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 50 PDIP sekaligus syukuran Hari Kelahiran Ketua Umum Prof. Dr. Hj. Megawati Soekarno Putri yang ke- 76 di kantor DPD PDI Perjuangan Lampung, Senin (23/012023)

Mantan Aktivis GMNI Mingrum Gumay menyebutkan kegiatan HUT digelar merupakan bagian dari rasa syukur yang diberikan Allah SWT hingga hari ini PDI Perjuangan masih terus bersama-sama rakyat mengisi kemerdekaan sebagaimana cita-cita Bung Karno serta atas rahmatnya pula Ibu Ketua Umum hingga hari ini diberikan kekuatan dan kesehatan untuk terus membimbing para kader PDI Perjuangan menuju cita-cita dan harapan bangsa.

“Selamat Ulang Tahun PDI Perjuangan, Selamat Ulang Tahun Ibu Ketua Umum, tak lelah dan tak letih perjuangan yang selalu di gelorakan bagian dari api kecil yang selalu hidup di jiwa para kader banteng di seluruh tanah air,” Ujar Mingrum

Mingrum juga menyebutkan kader PDI Perjuangan Lampung harus menjadi kader yang tunduk dan patuh apapun keputusan partai, karena kepentingan partai diatas kepentingan lainnya.

“Dinamika terus akan hadir jelang pemilu yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat, pegang erat dan sisingkan lengan untuk bersama mencapai tiga kali kemenangan sesuai arahan dan intruksi ketua umum PDI Perjuangan,” kata Mingrum

Mingrum yang juga sebagai Ketua DPRD Lampung mengharapkan seluruh kader PDI Perjuangan di DPRD Provinsi Lampung untuk lebih melakukan komunikasi intensif dan turun ke masyarakat guna mengakomodir apa yang menjadi harapan dan keluhan rakyat.

“Kemenangan PDI Perjuangan adalah kemenangan Rakyat, untuk itu kita harus sering melakukan komunikasi dan turun ke rakyat agar kita benar benar menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan rakyat,” tutup Mingrum seperti dilansir wartapost.id.

Dalam peringatan HUT, terlihat Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Sudin memberikan potongan tumpeng kepada mingrum gumay dengan tangan terlihat menggunakan salam Pancasila pada saat momen perayaan tersebut.


Share:

Tinjau Tempat Ibadah Perayaan Imlek, Gubernur Lampung: Jaga Persaudaraan


BANDARLAMPUNG–Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Forkopimda kunjungi  beberapa tempat ibadah klenteng di wilayah Bandar Lampung, Sabtu, (21/1/2023).


Kegiatan ini untuk memastikan perayaan Imlek 2023 berjalan dengan lancar, aman dan damai. 


Rombongan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Forkopimda mengawali kegiatan tersebut menuju  Vihara Thay Bin Hoo pada kunjungan pertama. Arinal beserta rombongan disambut meriah masyarakat sekitar sebagai bentuk antusias dan dukungan  masyarakat Lampung kepada warga yang merayakan perayaan Imlek 2023. Situasi ini terlihat dari kerumunan masyarakat sekitar yang ada di lokasi tersebut.


Dalam kunjungan di Vihara Thay Bin Hoo tersebut Arinal berpesan agar senantiasa menjaga persaudaraan dan menjaga kondisi Provinsi Lampung agar tetap aman dan damai.


“Provinsi Lampung termasuk salah satu provinsi terbaik dalam hal kesejukan antar umat beragama, oleh karena itu saya mengajak agar kita semua menciptakan kondisi aman dan damai. Saya ucapkan Gong Xi Fa Cai," ujar Arinal.


Selanjutnya rombongan Gubernur Arinal bersama Forkopimda mengunjungi Vihara Amurwa Bumi. Di lokasi tersebut disambut Pengurus Vihara dan diajak untuk menyaksikan suasana umat yang sedang beribadah di Vihara Amurwa Bumi.(lis/ndi) 


Share:

Pemberdayaan dan Kesehatan Perempuan Sangat Penting


BANDAR LAMPUNG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, menerima audiensi dari United Nations Fund for Population Activities (UNFPA), di Mahan Agung, Sabtu (21/01/2023).


Perwakilan UNFPA, Anjali Sen menjelaskan bahwa UNFPA adalah Badan PBB yang berfokus pada kesehatan seksual dan reproduksi.


Saat ini, UNFPA mengemban tiga tujuan transformatif yaitu nol kematian ibu yang dapat dicegah (zero preventable maternal deaths), nol kebutuhan KB yang belum terpenuhi (unmet needs for family planning), dan nol kekerasan berbasis gender dan praktik-praktik yang membahayakan (gender based violence) yang terkait pada kesehatan dan kesetaraan gender.


Anjali Sen juga menjelaskan, di tingkat nasional UNFPA berkoordinasi dengan Bappenas, BKKBN, KPPA, Kementerian Kesehatan, Komnas Perempuan, LSM atau grup-grup kaula muda serta KUPI (Kongres Ulama Perempuan Indonesia).


 Anjali Sen memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh stakeholder, karena sudah melakukan banyak hal terkait kesetaraan gender dan kependudukan yang telah dibuktikan dengan banyaknya penghargaan yang telah diraih.


Kedepan, Anjali Sen berharap UNFPA dapat menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Lampung serta menyediakan bantuan teknis di area domain kerja UNFPA.


“Dalam bekerja kami selalu berdasarkan data, oleh karena itu UNFPA mendukung pemerintah untuk mendapatkan data-data nasional seperti sensus, kekerasan pada perempuan, UNFPA juga menargetkan bekerja sama dengan kaula muda,” ujar Anjali Sen.(lis/ndi) 


Share:

Gubernur Lampung Ikuti Rakor Antisipasi dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan


BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Antisipasi dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2023 yang digelar oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI secara virtual dari Mahan Agung, Jumat (20/01/2023).


Membuka Rakor tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI Mahfud MD, menyatakan bahwa sebagaimana prediksi BMKG bahwa pada tahun 2023 akan lebih kering dari tahun-tahun sebelumnya, dan terdapat kemungkinan terjadinya elnino, sehingga diperkirakan terjadi peningkatan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seperti yang terjadi pada tahun 2019.


Pada tahun ini juga menurut Menko, tahun ini Indonesia diamanatkan sebagai ketua ASEAN dan memperoleh mandat untuk memimpin KTT ASEAN dan 3 KTT ASEAN terkait, yang pelaksanaannya akan dilaksanakan pada bulan Mei dan September yang diperkirakan akan menjadi puncak musim kemarau di tahun 2023.


“Oleh sebab itu, Saya minta pada semua Kementerian dan Lembaga, kepada Panglima TNI dan Kapolri, Kepala Daerah, Pangdam, Danrem, Kapolda dan stake holder serta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan saling bahu-membahu dalam penanggulangan karhutla sesuai dengan amanat inpres No.3 Tahun 2020,” ujar Menko.


Selain Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, pada Rakor tersebut juga dilakukan pemaparan kondisi terkini mengenai karhutla oleh Menteri LHK, Kepala BMKG, Kepala BNPB, Kepala  Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta laporan dari beberapa Kepala Daerah dan Forkopimda Provinsi yang yang diindikasi rawan korhutla seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Riau.


Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnardi, dalam keterangannya usai mengikuti rakor tersebut menyatakan bahwa Provinsi Lampung dalam kondisi cukup aman dan tidak terlalu rawan ataupun rentan, hal tersebut dikarenakan tanah Lampung merupakan tanah mineral, tidak seperti Provinsi Sumsel, Riau, Jambi, dan sebagainya yang merupakan Tanah gambut.


“Memang Lampung banyak juga ditemui Hot spot tapi kan bukan berarti kebakaran hutan, di Jakarta juga banyak Hot spot, itu memang merupakan salah satu indikasi, jadi tetap kita waspadai, kita juga melakukan penyuluhan yang terus menerus untuk menanggulangi masalah tersebut,” ucap Kusnardi. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).


 


Share:

BPK Serahkan LHP Semester II Tahun 2022 pada Gubernur Lampung


 BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan Provinsi Lampung Semester II Tahun 2022, di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, Jumat (20/1/23).


Gubernur Arinal Djunaidi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BPK Perwakilan Provinsi Lampung atas selesainya pemeriksaan dengan diserahkannya Laporan Hasil Pemeriksaan.


Laporan Hasil Pemeriksaan BPK, kata Gubernur, menjadi media introspeksi bagi Pemerintah Daerah dalam rangka meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan belanja daerah. Rekomendasi yang diberikan, menjadi masukan yang konstruktif guna perbaikan dan penyempurnaan dalam pengelolaan keuangan Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota.


“Semakin baiknya pengelolaan keuangan, akan berimplikasi terhadap peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah,” kata Gubernur Arinal.


Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, berwibawa dan profesional, Gubernur Arinal menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen dan terus berupaya mengoptimalkan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) pada tingkat Perangkat Daerah, serta penguatan fungsi Pengawasan Internal oleh APIP terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi, guna memberikan keyakinan yang memadai bahwa kegiatan telah dilaksanakan sesuai tolok ukur yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.


Komitmen dan upaya tersebut didukung dengan pembinaan dari BPK Perwakilan Provinsi Lampung baik melalui konsultasi, maupun saran dan rekomendasi dalam pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu.


“Hal ini telah berdampak pada perbaikan pengelolaan keuangan dan kinerja pemerintah daerah yang menunjukkan arah positif. Delapan tahun berturut-turut, Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Lampung mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI,” kata Gubernur Arinal.


Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPK Perwakilan Provinsi Lampung atas pembinaan terhadap Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota.


“Nilai-nilai integritas, independensi dan profesionalisme BPK Perwakilan Provinsi Lampung, telah berperan serta membangun tata kelola keuangan Pemerintah Daerah,” kata Gubernur.


Gubernur juga berharap agar koordinasi dan kerjasama yang baik antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota dengan BPK Perwakilan Provinsi Lampung dapat terus ditingkatkan, sehingga akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah dapat terus ditingkatkan, sebagai wujud pertanggungjawaban atas kinerja pemerintah daerah.


Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Lampung Yusnadewi menjelaskan bahwa BPK telah melakukan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) Belanja Modal Tahun 2022 pada Pemerintah Provinsi Lampung dan juga pemeriksaan pada 4 Pemerintah Kabupaten/Kota yaitu Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat.


Selanjutnya, Yusnadewi mengingatkan bahwa sesuai dengan UU No.15 Tahun 2004 pasal 20, Pejabat wajib menindaklanjuti rekomendasi dalam laporan hasil pemeriksaan dan memberikan jawaban atau penjelasan kepada BPK tentang tindak lanjut atas rekomendasi dalam LHP. Yusnadewi melanjutkan, jawaban atau penjelasan tersebut disampaikan kepada BPK selambat-lambatnya 60 hari setelah LHP diterima.


“Ini sudah kita sampaikan pada 20 Januari, jadi kami menunggu paling lambat 20 maret sudah disampaikan pada BPK. Tapi kalau lebih cepat, lebih baik. Itu menunjukkan suatu itikad dan lingkungan pengendalian yang baik dari Bapak Ibu,” kata Kepala Perwakilan BPK Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).


Share:

Gubernur Apresiasi Penyelenggaraan Lampung Elephant Bike Week Tahun 2023


 BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyambut baik penyelenggaraan Lampung Elephant Bike Week Tahun 2023 yang digelar oleh Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Provinsi Lampung pada 10-12 Maret 2023 mendatang.


Hal itu disampaikan Gubernur saat menerima audiensi dari Pengda IMBI Provinsi Lampung, di Mahan Agung, Jumat (20/1/2023).


Kegiatan ini nantinya akan dihadiri oleh IMBI yang tersebar dari seluruh Indonesia serta dari komunitas otomotif lainnya.


Arinal mengatakan kehadiran para bikers ini diharapkan memberikan energi positif terutama pada peningkatan perekonomian Lampung disektor UMKM dan pariwisata.


“Kami menyambut baik kehadiran teman-teman bikers nantinya di Provinsi Lampung,” ujar Arinal.


Arinal mengajak IMBI dan komunitas otomotif lainnya di Provinsi Lampung bersinergi bersama didalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang berkendara yang aman serta tertib berlalu lintas.


Sementara itu, Ketua Pengda IMBI Provinsi Lampung Wendy Melfa mengatakan kegiatan Lampung Elephant Bike Week Tahun 2023 ini sekaligus dalam rangka ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun Provinsi Lampung ke- 59.


Wendy menjelaskan kegiatan ini diperkirakan akan diikuti oleh 500 pengendara yang tersebar dari seluruh Indonesia.


“Diantaranya berasal dari Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi dan Bali. Kami juga mengundang dari komunitas otomotif lainnya,” ujar Wendy.


Ia menuturkan kedatangan para pengendara ini nantinya akan disambut oleh Gubernur Lampung di Mahan Agung.


“Pada tanggal 10 Maret sore harinya para peserta sudah masuk Lampung dan akan disambut oleh Bapak Gubernur sekaligus gala dinner,” katanya


Wendy menyebutkan puncak kegiatan pada tanggal 11 Maret direncanakan akan di laksanakan di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Pemerintah Provinsi Lampung.


Namun sebelumnya, para bikers tersebut akan melakukan bakti sosial menanam mangrove diwilayah pesisir pantai Pesawaran.


“Di Lapangan Korpri tersebut nantinya akan ada pameran UMKM dan malamnya akan ada hiburan mendatangankan grup band Tipe-X,” ujarnya.


Wendy berharap melalui kegiatan ini, akan dapat menggairahkan sektor pariwisata sekaligus menggerakan perekonomian Lampung.


“Baik itu dari makanan, minuman, UMKM, hotel dan sektor pariwisata lainnya. Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Bapak Gubernur Lampung,” katanya.(Adpim)


Share:

Pemerintah Pusat Tetapkan Enam Area yang Menjadi Pengampuan di RSUDAM


BANDARLAMPUNG–Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) dr. Lukman Pura mengungkapkan bahwa setelah melihat kesiapan RSUDAM, Pemerintah Pusat melalui Menteri Kesehatan telah menetapkan 6 area yang menjadi pengampuan pada RSUDAM.


Hal tersebut diungkapkan Dirut RSUDAM dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung, di Auditorium Medical Cinema Gedung Pelayanan Urofenefro, Kamis (19/1/23).


Keenam area tersebut di antaranya Pusat Jantung Terpadu, Onkologi Terpadu, Perinatologi, Revitalisasi Mahan Munyai A, Layanan Potensial lain (Vasculo Uro Nephrology, Stroke Center, Neuro Science Center, Rehab Medik) serta Pemantapan Sistem (Hospital Information System).


“Salah satu area yang terpenting yaitu Hospital Information System (HIS) guna mewujudkan jejaring terpadu (networking). Jadi saya akan membuat networking dengan Rumah Sakit Jiwa, dengan Rumah Sakit Bandar Negara Husada dan RS Daerah lainnya sehingga Electronic Data System terkait rekam medik dapat terlaksana di rumah sakit kita,” kata Dirut RSUDAM.


Terkait masalah kurangnya tenaga medis, khususnya dokter spesialis, dr. Lukman Pura mengungkapkan bahwa RSUDAM telah melaksanakan Program Pendidikan Dokter Spesialis pada 2021 (paru), 2023 (obsgyn), dan 2024 (penyakit dalam, anak, anestesi, bedah).


Sementara seusai acara, kepada awak media Sekdaprov Fahrizal Darminto mengungkapkan bahwa saat ini, RSUDAM telah memiliki fasilitas yang sudah sangat baik dari sebelumnya. Sekdaprov juga mengungkapkan rasa bangganya karena RSUDAM telah berhasil melakukan operasi bedah jantung terbuka.


Sekdaprov juga mengungkapkan keinginan Gubernur untuk membangun Rumah Sakit bertaraf Internasional. Terkait hal tersebut, Gubernur meminta dukungan seluruh Rumah Sakit Umum karena akan menjadi bagian yang terintegrasi.


Terkait Manajemen SDM, khususnya kurangnya Tenaga Medis, Sekdaprov mengatakan bahwa RSUDAM akan meningkatkan kuantitas dan kualitas serta variasi keahliannya yang dilakukan secara bertahap dan beriringan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)


Share:

Sekdaprov Lampung Pimpin Rakor dan Evaluasi Pelayanan Kesehatan di RSUDAM


B ANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung diwakili oleh Sekdaprov Fahrizal Darminto memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung, di Auditorium Medical Cinema Gedung Pelayanan Urofenefro, Kamis (19/1/23).


Sekdaprov Fahrizal Darminto dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga Gubernur Lampung terhadap Rumah Sakit Abdul Moeloek yang saat ini sudah sangat maju bila dibandingkan dengan beberapa waktu yang lalu.


Gubernur juga bangga karena saat ini Provinsi Lampung telah memiliki rumah sakit yang modern dan pelayanan yang semakin lengkap serta dikelola secara profesional.


“Mudah-mudahan kebanggaan Bapak Gubernur ini juga menjadi kebanggaan kita. Kalau kita semua sama-sama bangga maka kita semua akan menjaga dan memelihara rumah sakit ini dengan baik sehingga menjadi tumpuan masyarakat Lampung,” kata Sekdaprov Fahrizal Darminto.


Seperti diketahui, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek telah mengalami perkembangan pesat baik dari segi fisik maupun pelayanan. Gedung-gedung baru dibangun (Gedung Neurologi, Gedung Perawatan Bedah Terpadu) dan direvitalisasi (Gedung Instalasi Rawat Jalan dan Pembangunan Ruang Tunggu Rawat Jalan), serta adanya pelayanan–pelayanan baru (pelayanan eksekutif yang diresmikan tanggal 25 November 2022), yang kesemuanya diharapkan dapat meningkatkan pelayanan terhadap pasien.


RSUD Abdul Moeloek merupakan Rumah Sakit Tipe A yang telah ditetapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan Nasional untuk 5 (lima) pengampuan: Jantung, Stroke, Kanker, Uronefrologi, Kesehatan Ibu Anak. Fasilitas tersebut akan mendekatkan akses pelayanan kepada pasien, sehingga tidak perlu dirujuk keluar daerah.


Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek dr. Lukman Pura berharap, agar kegiatan ini menjadi momentum dalam peningkatan pelayanan rumah sakit sekaligus peningkatan kinerja dari aspek manajerial dan kedisiplinan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).


Share:

Sekdaprov Lampung Ikuti Webinar, Dukung Sukses Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024


BANDAR LAMPUNG — Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto, menghadiri acara webinar dengan tema “Momentum Pemilu Serentak Tahun 2024.


n 2024 sebagai Wujud Pembinaan Kesadaran Bela Negara Sarana Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan,” melalui Virtual Meeting, di Ruang Command Center Lt.II Diskominfotik Provinsi Lampung, Rabu (18/01/2023).

Hadir dalam webinar Dirjen Politik dan PUM Bahtiar, Anggota KPU RI Yudiyanto Sudrajat, Deputi I BPIP Prakoso, Wakil Rektor IPDN Bidang Akademik Hadi Prabowo, Kolonel Amir Ditbelanegara Kemhan, sedangkan dari Pemprov Lampung yang hadir Kadis Kominfo dan Statistik, Kaban Kesbangpol, Karo Pemerintahan dan OtDa.

Dirjen Politik dan PUM Kemendagri Bahtiar yang memimpin acara tersebut mengatakan bahwa webinar dilaksanakan setiap pekan dalam rangka mendukung sukses penyelenggaraan pemilu serentak 2024 yang tahapannya sedang berjalan.

Bagaimana membangun ekosistem pemilu yang sehat, webinar mengangkat topik  “Momentum Pemilu Serentak Tahun 2024 sebagai Wujud Pembinaan Kesadaran Bela Negara Sarana Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan,”.

Dalam perkembangan keberadaban dan manusia modern, pemilihan pemimpin dengan cara yang bermartabat, metode nya adalah demokrasi dan dengan instrumen pemilu. Pemilu adalah ajang perebutan kekuasaan dengan sah.

Indonesia adalah negara yang mengadopsi tata negaraan, sistem pemerintahan, sistem politik mengadopsi demokrasi. Dalam tahun 2024 tahapan ajang perebutan kekuasaan eksekutif dan legislatif dijadikan kekuatan untuk memperkuat kesatuan.

Sementara Anggota KPU RI Yulianto Sudrajat yang memaparkan materi terkait webinar menjelaskan Pemilu merupakan proses pergantian kekuasaan secara damai yang dilakukan secara berkala sesuai dengan amanat Konstitusi.

Semua negara demokrasi pasti menyelenggarakan Pemilu, tapi tidak semua Pemilu berlangsung demokratis. Penyelenggara pemilu berkewajiban untuk menjaga dan melindungi hak-hak politik dan kedaulatan rakyat untuk menyalurkan hak pilihnya dalam setiap pelaksanaan pemilu. Pemilu diharapkan dapat dilaksanakan secara bebas dan setara (free and fair). (Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung)


Share:

Wacana Pengurangan Kursi Dapat Penolakan dari Seluruh Fraksi DPRD Lampung


Bandarlampung--Wacana pengurangan jumlah kursi DPRD Provinsi Lampung mendapat penolakan dari seluruh fraksi.

Penolakan itu berdasarkan hasil rapat seluruh fraksi DPRD Lampung di rumah salah anggota Fraksi Golkar, Ismet Roni, Rabu (18-1-2023) malam.

Pertemuan internal, yang dipimpin Ismet Roni itu menghasilkan sejumlah kesepakatan baru tentang wacana KPUD yang akan merubah sejumlah dapil (daerah pemilihan), dan jumlah kursi dari 85 menjadi 75 kursi.

Jika wacana itu diberlakukan, maka delapan fraksi menolak kerena dasarnya jumlah penduduk Lampung yang tidak berkurang. Para pimpinan fraksi juga meminta agar KPUD tidak mengubah desain daerah pemilihan (Dapil) DPR dan DPRD Provinsi.

"Kami sepakat, secara bersama-sama untuk menyampaikan ke KPU. Soal Dapil dan jumlah kursi DPRD Lampung tidak diubah, tetap 85 kursi," kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Lampung, Supriyadi Hamzah kepada wartawan semalam.

Supriyadi Hamzah membenarkan, adanya forum yang membahas tentang isu Pemilu 2024, terutama soal pembagian Dapil yang dalam waktu tidak lama lagi akan ditetapkan oleh KPU.

Acara tersebut dihadiri oleh wakil dari 9 partai politik yang memiliki keterwakilan di DPRD Provinsi Lampung. Diantaranya, tiga anggota DPRD dari Fraksi Golkar: Supriyadi Hamzah (Ketua Fraksi), Ismet Roni, dan Ali Imron.

Abdullah Surajaya (Fraksi PAN), Joko Santoso (Fraksi PAN), Noverisman Subing (FPKB), Gerinza Reza Pahlevi (Fraksi Nasdem), Fachruroozi (Gerindra), Apriliati (PDIP), dan Ringgo Oktabara (PKS). 

"Jumlah kursi DPRD Lampung saat ini ada 85 orang, seiring penambahan jumlah penduduk, maka Pemilu 2024 tetap bertahan bukan malah berkurang," kata salah Anggota Fraksi dalam rapat tersebut.

Apriliati, pada rapat itu menyampaian perbandingan jumlah kepadatan penduduk di Lampung saat ini. Pada Pemilu 2009, Lampung memiliki kuota kursi legislatif 75 kursi. 

Pada Pemilu 2014, dari 75 naik lalu bertambah menjadi 85 karena jumlah penduduk di Lampung menjadi sekitar 9,2 juta lebih. "Oleh karena itu, kami bersepakat meminta 85 kursi tidak berkurang," ujar Apriliati seperti dilansir harianmomwntum.

Kesimpulan ini senada dengan aspirasi Komisi II DPR RI yang memang menolak perubahan Dapil DPR dan DPRD provinsi pada Pemilu 2024.

Rapat Kerja Komisi II DPR RI dengan Menteri Dalam Negeri dan lembaga-lembaga penyelenggara pemilu, Rabu (11/1/2023), merumuskan bahwa Pemilu 2024 dilaksanakan atas dasar UU No 07 Tahun 2017.

Abdullah Surajaya, Ketua Fraksi PAN DPRD Lampung mengklaim seluruh fraksi sepakat daerah pemilihan (dapil) pemilihan umum legislatif (pileg) DPR dan DPRD provinsi untuk 2024 tak berubah.

Namun, saat ini DPRD tak lagi memiliki kewenangan untuk menata dapil DPR/DPRD provinsi. Kewenangan itu kini sepenuhnya dimiliki Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kami sudah sepakati untuk dapil DPR RI dan dapil provinsi, sikap kami adalah tidak ada perubahan sama dengan lampiran dalam UU Nomor 7 tahun 2017," kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung Tengah ini, ditemui seusai rapat lintas fraksi, Rabu tadi malam.

Menurut Noverisman Subing dari Fraksi PKB, KPU tak perlu membuat persoalan baru. "Jadi jangan bikin persoalan baru. Putusan MK tak memerintahkan menata dapil menata kursi. Coba dibaca deh. Jadi tak setiap keputusan itu harus dilakukan, bisa iya bisa tidak. Kecuali diperintahkan," kata Mantan Wakil Bupati Lampung Timur tersebut. (**)


Share:

Anggota Komisi V DPRD Lampung Kunjungi Kapal SAR Basudewa


Bandarlampung
 -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Deni Ribowo mengunjungi Kapal KN SAR Basudewa di Pelabuhan Panjang, Bandarlampung, kamis (19-1-2023).

Kapal milik Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung, itu sebut Deni, sudah sering digunakan untuk operasi pencarian dan penyelamatan, seperti dalam kecelakaan pelayaran, penerbangan dan bencana alam.

"Kapal Basudewa ini dulu sudah banyak beroperasi besar. Salah satunya ketika pesawat Lion Air jatuh di perairan Karawang dan (Basudewa) mengangkut jenazah korban pesawat jatuh," ungkap Deni Ribowo dalam akun instagramnya seperti dilansir harianmomentum.

Deni menambahkan, Provinsi Lampung merupakan kawasan yang memiliki perairan luas, sehingga sering terjadi kasus warga tenggelam atau hanyut di perairan.

"Ingat!! Jangan hanya memikirkan pembangunan infrastruktur. Kita juga harus waspada adanya kebencanaan yang kapan pun dan di manapun bisa terjadi," kata Deni dalam status sosial media (sosmed) nya. (**)


Share:

Fraksi DPRD Lampung Tolak Wacana Kursi Dikurangi


Bandarlampung--
Seluruh faksi di DPRD Provinsi Lampung menolak rencana KPU Lampung merubah wilayah daerah pemilihan (dapil) dan pengurangan jumlah kursi dewan.

Pada Rabu (18-1-2023) malam, seluruh fraksi DPRD Provinsi Lampung mengadakan pertemuan di Rumah Inspirasi Ismet Roni, Enggal, Bandarlampung.

Pertemuan yang dipimpin Ismet Roni itu menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait dengan wacana Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) merubah wilayah sejumlah dapil (daerah pemilihan), dan pengurangan jumlah kursi DPRD Lampung dari 85 menjadi 75 kursi.

Jika rencana itu diberlakukan, delapan fraksi menolak karena jumlah penduduk Lampung yang tidak berkurang. Para pimpinan fraksi juga meminta agar KPUD tidak mengubah desain daerah pemilihan DPR dan DPRD provinsi.

"Kami sepakat, secara bersama-sama untuk menyampaikan ke KPU. Soal dapil dan jumlah kursi DPRD Lampung tidak diubah, tetap 85 kursi," kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Lampung, Supriyadi Hamzah kepada wartawan semalam.

Supriyadi Hamzah membenarkan, adanya forum yang membahas tentang isu Pemilu 2024, terutama soal pembagian Dapil yang dalam waktu tidak lama lagi akan ditetapkan oleh KPU.

Acara tersebut dihadiri oleh wakil dari 9 partai politik yang memiliki keterwakilan di DPRD Provinsi Lampung. Diantaranya, tiga anggota DPRD dari Fraksi Golkar: Supriyadi Hamzah (Ketua Fraksi), Ismet Roni, dan Ali Imron.

Abdullah Surajaya (Fraksi PAN), Joko Santoso (Fraksi PAN), Noverisman Subing (FPKB), Gerinza Reza Pahlevi (Fraksi Nasdem), Fachruroozi (Gerindra), Apriliati (PDIP), dan Ringgo Oktabara (PKS).

"Jumlah kursi DPRD Lampung saat ini ada 85 orang, seiring penambahan jumlah penduduk, maka Pemilu 2024 tetap bertahan bukan malah berkurang," kata salah Anggota Fraksi dalam rapat tersebut.

Apriliani, pada rapat itu menyampaian perbandingan jumlah kepadatan penduduk di Lampung saat ini. Pada Pemilu 2009, Lampung memiliki kuota kursi legislatif 75 kursi.

Pada Pemilu 2014, dari 75 naik lalu bertambah menjadi 85 karena jumlah penduduk di Lampung menjadi sekitar 9,2 juta lebih. "Oleh karena itu, kami bersepakat meminta 85 kursi tidak berkurang," ujar Apriliati seperti dilansir harinamomentum.

Kesimpulan ini senada dengan aspirasi Komisi II DPR RI yang memang menolak perubahan Dapil DPR dan DPRD provinsi pada Pemilu 2024.

Rapat Kerja Komisi II DPR RI dengan Menteri Dalam Negeri dan lembaga-lembaga penyelenggara pemilu, Rabu (11/1/2023), merumuskan bahwa Pemilu 2024 dilaksanakan atas dasar UU No 07 Tahun 2017.

Abdullah Surajaya, Ketua Fraksi PAN DPRD Lampung mengklaim seluruh fraksi sepakat daerah pemilihan (dapil) pemilihan umum legislatif (pileg) DPR dan DPRD provinsi untuk 2024 tak berubah.

Namun, saat ini DPRD tak lagi memiliki kewenangan untuk menata dapil DPR/DPRD provinsi. Kewenangan itu kini sepenuhnya dimiliki Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kami sudah sepakati untuk dapil DPR RI dan dapil provinsi, sikap kami adalah tidak ada perubahan sama dengan lampiran dalam UU Nomor 7 tahun 2017," kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung Tengah ini, ditemui seusai rapat lintas fraksi, Rabu tadi malam.

Menurut Noverisman Subing dari Fraksi PKB, KPU tak perlu membuat persoalan baru. "Jadi jangan bikin persoalan baru. Putusan MK tak memerintahkan menata dapil menata kursi. Coba dibaca deh. Jadi tak setiap keputusan itu harus dilakukan, bisa iya bisa tidak. Kecuali diperintahkan," kata Mantan Wakil Bupati Lampung Timur tersebut. (*)


Share:

Baleg DPR RI Sosialisasi 39 RUU Prioritas 2023 dan 259 RUU Perubahan


 BANDAR LAMPUNG — Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Sosialisasi sebanyak 39 Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Rancangan Undang-undang (RUU) Prioritas pada Tahun 2023 dan RUU Perubahan Keempat Tahun 2020-2024 sebanyak 259 RUU.

“39 RUU Prioritas Tahun 2023 itu  rincinnya 25 RUU usul DPR, 11 RUU usul Pemerintah dan 3 RUU usul DPD, ” Ujar  Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, H. Abdul Wahid saat melakukan Kunjungan Kerja  ke Provinsi Lampung, Senin (16/1/2023).

Pada kegiatan kunjungan kerja dalam rangka Sosialisasi Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2023 Perubahan Keempat Tahun 2020-2024, Badan Legislasi DPR RI diterima Sekdaprov Fahrizal Darminto mewakili Gubernur Lampung, di Ruang Rapat Utama.

Abdul Wahid menjelaskan, bahwa berdasarkan UU No.12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundangan, wujud konkrit dari tahapan perencanaan pembentukan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) diantaranya Prolegnas Jangka menengah (5 Tahunan) dan Prolegnas Tahunan (Prioritas). Prolegnas disusun oleh DPR RI, DPD RI dan Pemerintah dan dikoordinasikan oleh Badan Legislasi.

Selanjutnya, Abdul Wahid menjelaskan bahwa maksud sosialisasi ini adalah untuk menyebarluaskan Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2023 dan Prolegnas RUU Perubahan Keempat Tahun 2020-2024 kepada masyarakat dan stakeholder, agar masyarakat mengetahui rencana pembentukan undang-undang yang akan mengatur kehidupan masyarakat.

“Diharapkan dalam proses pembentukan undang-undang tersebut, masyarakat dapat memberikan masukan-masukan yang pada akhirnya setiap RUU yang akan disahkan menjadi undang-undang yang senantiasa mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat,” kata Abdul Wahid.

Sementara Gubernur Lampung diwakili oleh Sekdaprov Fahrizal Darminto  menyebutkan bahwa Provinsi Lampung yang dikenal sebagai salah satu Provinsi Lumbung Pangan Nasional, turut mendukung ketahanan nasional dari sisi suplai pangan. Provinsi Lampung memberikan kontribusi yang signifikan dari segi ketahanan pangan nasional.

“Provinsi Lampung merupakan salah satu provinsi yang paling tinggi terkait tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu. Terima kasih atas dipilihnya Provinsi Lampung sebagai objek kunjungan kerja Badan Legislasi DPR – RI.” ujar Sekdaprov

Sekdaprov juga mnyampaikan harapan Gubernur Lampung agar  seluruh stakeholder terkait dapat memberikan masukan demi sempurnanya Rancangan Undang-Undang yang akan dibahas pada tahun 2023.

Berikut ini merupakan daftar RUU yang masuk ke dalam Prolegnas Prioritas Tahun 2023 :

25 RUU Usul DPR

RUU tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 2014 ttg Aparatur Sipil Negara (usul Anggota, saat ini sedang tahap pembicaraan Tk. 1 di Komisi 2);

RUU tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 ttg Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya (usul Komisi 4, saat ini sedang tahap pembicaraan Tk. 1 di Komisi 4);

RUU tentang Energi Baru dan Terbarukan (usul Komisi 7, saat ini sedang tahap pembicaraan Tk. 1 di Komisi 7);

RUU tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak (usul Anggota, saat ini sedang tahap pembicaraan Tk. 1 di Komisi 8);

RUU tentang Perubahan atas UU No. 20 Tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran (usul Badan Legislasi, saat ini akan memasuki tahap pembicaraan Tk. 1);

RUU tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (usul Badan Legislasi, saat ini menunggu dijadwalkan dalam Rapat Paripurna untuk ditetapkan sebagai RUU usul DPR);

RUU tentang Masyarakat Hukum Adat (usul Anggota, saat ini menunggu dijadwalkan dalam Rapat Paripurna untuk ditetapkan sebagai RUU usul DPR);

RUU tentang Perubahan atas UU No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN (usul Komisi 6, saat ini sedang tahap harmonisasi di Badan Legislasi);

RUU tentang Pengawasan Obat dan Makanan (usul Komisi 9, saat ini sedang tahap harmonisasi di Badan Legislasi);

RUU tentang Perubahan Kedua atas UU No. 32 Tahun 2002 ttg Penyiaran (usul Komisi 1, saat ini sedang tahap penyusunan);

RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (usul Komisi 3, saat ini sedang tahap penyusunan);

RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (usul Komisi 6, saat ini sedang tahap penyusunan);

RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (usul Komisi 8, saat ini sedang tahap penyusunan);

RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan (usul Komisi 10, saat ini sedang tahap penyusunan);

RUU tentang Bahan Kimia (usul Badan Legislasi, saat ini sedang tahap penyusunan);

RUU tentang Perubahan Keempat atas UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (usul Badan Legislasi, saat ini sedang tahap penyusunan);

RUU tentang Larangan Minuman Beralkohol (usul Badan Legislasi, saat ini sedang tahap penyusunan);

RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik (usul Badan Legislasi, saat ini sedang tahap penyusunan);

RUU tentang Kesehatan (Omnibus Law) Dalam Prolegnas Perubahan Ketiga Tahun 2020-2024 tertulis RUU tentang Sistem Kesehatan Nasional) (usul Badan Legislasi, saat ini sedang tahap penyusunan);

RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia (usul Badan Legislasi, saat ini sedang tahap penyusunan);

RUU tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 22 Tahun 2004 tentang Komisi Yudisial (usul Badan Legislasi, saat ini sedang tahap penyusunan);

RUU tentang Kefarmasian (usul Badan Legislasi, saat ini sedang tahap penyusunan);

RUU tentang Perlindungan Tokoh Agama dan Simbol Agama (usul Anggota, saat ini sedang tahap penyusunan);

RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (usul Anggota, saat ini sedang tahap penyusunan).

RUU tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (omnibus law) [dalam Prolegnas Tahun 2020-2024 tertulis Rancangan Undang-Undang tentang Reformasi Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (omnibus law) (usul Komisi 11, sudah selesai tahap Pembicaraan Tk. 2 persidangan paripurna 15 Desember 2022).

11 RUU Usul Pemerintah

RUU tentang Hukum Acara Perdata (saat ini sedang tahap pembicaraan Tk. 1 di Komisi 3);

RUU tentang Perubahan atas UU No. 35 Tahun 2009 ttg Narkotika (saat ini sedang tahap pembicaraan Tk. 1 di Komisi 3);

RUU tentang Perubahan atas UU No. 1 Tahun 1973 ttg Landas Kontinen Indonesia (saat ini sedang tahap pembicaraan Tk. 1 di Pansus);

RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (SurPres sudah disampaikan ke DPR);

RUU tentang Desain Industri (Dalam proses permohonan SurPres);

RUU tentang Wabah/Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular (saat ini sedang tahap penyusunan);

RUU tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (SurPres sudah diterima DPR, proses pendalaman di internal pemerintah);

RUU tentang Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana (saat ini sedang tahap penyusunan);

RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten (saat ini sedang tahap penyusunan);

RUU tentang Perubahan UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (saat ini sedang tahap penyusunan);

RUU tentang Pengadaan Barang dan Jasa Publik (saat ini sedang tahap penyusunan).

3 RUU Usul DPD

RUU tentang Daerah Kepulauan (saat ini sedang proses tahap pembicaraan Tk. 1 di Pansus);

RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan (saat ini sedang proses penyusunan di DPD);

RUU tentang Bahasa Daerah (saat ini sedang proses penyusunan di DPD).

(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).


Share:

Wagub Buka FGD Percepatan RUU PPRT dan  Luncurkan Buku Saku Rumah Perempuan dan Anak


BANDAR LAMPUNG- Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim membuka Focus Group Discussion (FGD) Percepatan Rancangan Undang Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) dan meluncurkan Buku Saku Rumah Perempuan dan Anak, di Gedung Pusiban Jum’at, (13/01/2023).


 Wagub Chusnunia menjelaskan bahwa kegiatan FGD ini sebagai salah satu upaya untuk terus menyuarakan percepatan RUU PPRT agar segera disahkan.


Seperti diketahui, sejak tahun 2004, RUU PPRT terus mengalami pro kontra baik dalam hal perspektif, maupun substansinya.


“Apabila RUU PPRT ini telah disahkan, maka para pekerja rumah tangga khususnya perempuan akan memiliki payung hukum yang mampu memberikan perlindungan serta pemenuhan hal-hak para PRT sebagai bagian dari warga negara,” ujar Chusnunia.


Chusnunia menyampaikan bahwa forum ini sangat layak untuk mendorong percepatan pengesahan RUU PPRT.  Pemerintah Provinsi Lampung sangat mendukung kegiatan ini karena sejalan dengan Visi Rakyat Lampung berjaya dan misi untuk mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, dan kaum difabel.


Ketua Rumah Perempuan dan Anak Provinsi Lampung Eni Puji Lestari dalam kesempatan ini, berharap agar kegiatan ini dapat memberi pemahaman kepada para pembuat kebijakan mengenai substansi RUU PPRT yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan hak-hak asasi manusia untuk pencegahan tindak kekerasan.


Terkait peluncuran Buku Saku Rumah Perempuan dan Anak, Eni Puji menjelaskan bertujuan untuk media edukasi dalam upaya penguatan kesetaraan dan keadilan perempuan dan anak. Juga sebagai panduan bagi masyarakat dalam menangani tindak kekerasan perempuan dan anak.


Buku saku ini juga sebagai upaya optimalisasi pemenuhan keadilan bagi perempuan dan anak dalam hal pelaporan tindak kekerasan.


Kegiatan FGD dan peluncuran Buku Saku RPA, diakhiri dengan penandatanganan pernyataan sikap untuk percepatan RUU PPRT. (Adpim)


 

Share:

Sekdaprov Lampung Lepas 12 Ribuan Peserta Jalan Sehat Kerukunan di Metro


METRO–Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, mewakili Gubernur Lampung melepas sekitar 12 ribuan peserta  jalan sehat kerukunan se Provinsi Lampung dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti ( HAB ) ke-77 Tahun Kementrian Agama RI yang di pusat di Kota Metro, Sabtu (14/01/23).


Jalan sehat ini dilakukan serentak se Indonesia dengan tema “Kerukunan Umat untuk Indonesia hebat” yang dilaksanakan pada Sabtu tanggal 14 Januari 2023 mulai pukul 07.00, dengan start di depan Rumah Dinas Walikota Metro dan Finis di Lapangan Sambar Kota Metro dan jarak sekitar 5 Km dan diikuti sekitar 12 ribu orang.


Dalam sambutannya, Sekdaprov menyampaikan apresiasi kegiatan yang dilaksanakan secara serentak Se indonesia atas prakarsa kementrian agama RI, dan berterima kasih menunjuk kota metro sebagai lokasi Kegiatan diprovinsi Lampung, karena metro dianggap sebagai cerminan provinsi Lampung dalam keberagaman kerukunan agama.


Kegiatan jalan sehat kerukunan tersebut terbuka untuk umum dan dilepas secara langsung oleh Sekda Provinsi mewakili Gubernur Lampung pada pukul 6 pagi.


Jalan sehat tersebut di ikuti langsung Walikota, Wakil Walikota, Sekda Provinsi, Forkopimda Provinsi dan Kota Metro, Kasat Pol PP Provinsi, Kakanwil Kemenag, Rektor UIN, Kakandepag dan jajaran Se provinsi Lampung, pelajar dan mahasiswa serta masyarakat umum lintas agama.


Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengungkapkan terlaksanannya jalan sehat kerukunan dan Penandatangganan Deklarasi Damai Umat Beragama merupakan pertanda kokohnya kerukunan umat beragama yang ada di Provinsi Lampung.


Sebab menurutnya, Perbedaan merupakan wadah untuk kita dapat saling menghargai dan menghormati, serta dapat membangun sinergi daerah dengan saling bergotong-royong.


“Adanya kerukunan ini kita dapat menangkal semua upaya pihak yang tidak bertanggungjawab yang kemungkinan akan memecah belah, sehingga dengan adanya kekompakan dalam kerukuanan kita tentu dapat tangkal semua itu, “ujarnya.


Dia juga mengingatkan bahwa kita adalah satu yaitu anak bangsa Indonesia serta umat beragama yang saling mencintai kedamaian dan kebersamaan sebagai modal terbesar untuk memperkokoh dan mempererat kekuatan bangsa  negara kesatuan republik indonesia.


Dalalm kesempatan itu Sekdaprov juga menyinggung terkait dilaksanakannya pasar kuliner UMKM di lapangan samber metro ini, akan meningkatkan ekonomi masyarakat khusus nya produk makanan lokal


“Ini sejalan dengan program pemerintah Provinsi Lampung yang terus menggalakkan UMKM di seluruh wilayah provinsi Lampung. Sebab dengan UMKM akan memperkuat stabilitas ekonomi di provinsi Lampung, ” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Puji Raharjo melaporkan bahwa Jalan Sehat Kerukunan dan Deklarasi Damai Umat Beragama yang diadakan oleh Kementerian Agama digelar secara serentak sebagai rangkaian dari peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-77 Kementerian Agama.


Pada kesempatan yang sama  Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman atas nama Pemerintah Kota Metro mengucapkan terimakasih atas penunjukan dari Provinsi Lampung kepada Kota Metro sebagai ajang atau tempat penyelenggaraan Jalan Sehat Kerukunan Beragama se-Provinsi Lampung.


“Mudah-mudahan kegiatan jalan sehat ini akan mempunyai makna dan kesan-kesan yang khusus tentang Kota Metro, serta dapat membawa pencerahan dan kebahagiaan untuk Provinsi Lampung “ungkapnya


Selain itu kegiatan juga  di isi dengan deklarasi kerukunan umat beragama yang dibacakan oleh ketua FKUB Provinsi Lampung, dan deklarasi tersebut ditandatangani bersama  oleh masing-masing pemuka agama. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)


 

Share:

Ketua DPRD Lampung Raih Penghargaan dari SMSI


Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay  meraih penghargaan award tahun 2023 dari (Serikat Media Siber Indonesia) SMSI Provinsi Lampung dalam rangka pelantikan pengurus baru periode 2022-2027 di ballroom novotel, Minggu (15/01/2022)

Ketua DPRD Lampung Mingrum SH., MH menyebutkan bahwa penghargaan ini diperuntukan untuk seluruh angggota DPRD Provinsi Lampung Periode 2019-2024 yang telah bekerjasama dengan baik membantu kerja – kerja jurnalistik dalam rangka memberikan konfirmasi dan klarifikasi kepada pers.

"Alhamdulillah mewakili kelembagaan DPRD Provinsi Lampung saya ucapkan terimakasih atas penghargaan ini, sejatinya award ini karena seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung sangat menghargai bagaimana pers bekerja dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berimbang dan akurat," ujar Mingrum seperti dilansir lampung 7.com

Ia juga menyebutkan ditengah perkembangan teknologi yang begitu masif, banyak platform yang menyediakan ruang informasi keterbukaan publik, ini menjadi salah satu tantangan bagaimana peran media menjaga keutuhan infromasi serta menjadi handling hoax sebuah informasi.
"Pers harus berbeda dengan netizen atau user pengguna media sosial, kaidah jurnalisitk dan UU 40 Tahun 1999 menjadi pedoman pokok bagaimana pers bekerja, ditambah lagi pers harus bisa melakukan netralisir informasi di media sosial, jangan sebaliknya," lanjut Mingrum.


Share:

Budhi Condrowati Kutuk Keras Pencabulan Anak di Lingkungan Pendidikan


Bandarlampung - Anggota Komisi V DPRD Lampung Budhi Condrowati mengutuk keras pelaku pencabulan yang terjadi di wilayah kerjanya, terhadap pelajar kelas 1 SMP di Kabupaten setempat yang dilakukan oleh teman dan kepala sekolah.


Penegasan ini disampaikan Budhi Condrowati kepada wartawan, Sabtu (14/1). “Itu kelakukan biadab, tidak ada hati nurani. Saya minta Kepala sekolah dan temannya, untuk ditindak. Dan untuk kepala sekolah sanksinya pecat,” tegas Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Provinsi Lampung ini.


Ketua BAGUNA DPD PDIP Lampung ini juga meminta penegak hukum dan juga Dinas Pendidikan untuk juga segera, serta tegas memproses pelaku tanpa pandang bulu, agar terdapat efek jera.


“Saya akan kawal dan pantau kasus ini, jangan buat malu Kabupaten Mesuji dan Lampung pada umumnya. Untuk dinas pendidikan harus pro aktif, jangan lamban,” tegas Ketua DPC PDIP Kabupaten Mesuji itu.


Kemudian, kepada korban, srikandi PDIP Lampung itu mengapresiasi kepada keluarga korban yang sudah berani melaporkan kejadian ke kepolisian. Oleh karena itu, dirinya meminta kepada korban dan keluarga untuk tidak takut dan ragu memberikan laporan serta keterangan kepada penegak hukum, agar proses hukumnya bisa cepat.


“Jangan takut, jangan ragu, laporkan, ungkapkan yang sejujur – jujurnya. Jangan karena ada hubungan keluarga dekat, takut. Kalo diam maka pelaku akan berkeliaran, dan bisa jadi akan memakan korban baru,” tegas Condrowati seperti dilansir lampung way.


Untuk diketahui, berdasarkan informasi dan pemberitaan yang beredar. Bahwa, Pelaku berinisial AT (50) warga Kecamatan Serdang, Kabupaten Mesuji. Sedangkan, korban yang baru diketahui berinisial NVP (12) dan AS (12).


Saat ini pelaku, Tekab 308 Presisi Polres Mesuji berhasil mengamankan oknum kepala sekolah pada Bulan Desember 2022 lalu. (LW)


Share:

Wacana Pemda Pemutihan Pajak, Anggota DPRD Lampung Setuju


Bandar Lampung – Target pendapatan ratusan miliar, Wakil Ketua Komisi III DPRD Lampung Noverisman Subing setuju rencana Pemerintah daerah (Pemda) melakukan pemutihan pajak.


Pasalnya, ini terakhir program pemutihan untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari kendaraan yang belum bayar pajak.


Dalam waktu dekat, kita setuju rencana Pemda Provinsi Lampung lakukan pemutihan pajak,” ungkap Wakil Ketua Komisi III DPRD Lampung, Noverisman Subing, di Kantor DPRD Lampung, Jumat (13/1/2023).


Menurutnya, target PAD yang masuk ke Pemprov Lampung dari pemutihan pajak itu ratusan miliar.


“Kalau tembus 500 Miliar, itu prestasi buat Bapenda Provinsi Lampung,” tegasnya.



Diketahui sebelumnya, Pemprov Lampung kembali bakal mengelar program pemutihan pajak bermotor tahun 2023.


Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung secepatnya akan mengusulkan kepada Gubernur Lampung terkait program pemberian keringanan pajak kendaraan bermotor, atau disebut juga program pemutihan pada tahun 2023 ini.


“Hal ini merupakan upaya besar Bapenda meningkatkan wajib bayar pajak dan pada akhirnya, upaya tersebut juga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ungkap Kepala Bapenda Lampung Adi Erlansyah, seperti dilansir kinni. Id. 


Adi Erlansyah mengatakan di tahun 2022 Bapenda sudah melaksanakan kajian secara ilmiah, sebagai syarat membuka kembali program pemberian keringanan pajak kendaraan bermotor, atas permintaan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).




Share:

Gubernur Lampung Lantik 105 Pejabat Administrator


BANDARLAMPUNG---Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melantik dan mengambil Sumpah Jabatan 105 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, di Balai Keratun Lt III, Jumat (13/01/2023).

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor : 821.22.23/11/VI.04/2023 Tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Dalam dan Dari Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, dengan rincian 51 orang Pejabat Administrator dan 54 orang Pejabat Pengawas.

Usai mengambil sumpah jabatan, dalam sambutannya Gubernur Lampung menekankan agar setiap pejabat yang baru saja dilantik untuk segera mengusai bidang tugasnya masing-masing.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan selamat kepada para Pejabat Administrator yang dilantik pada hari ini. Selanjutnya saya minta kepada saudara untuk dapat bekerja dengan semangat dan rasa tanggung jawab yang tinggi, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dilingkungan Perangkat Daerah masing-masing. Berikan dedikasi dan loyalitas yang tinggi dalam bekerja demi memberikan pelayanan yang berkualitas," tegas Arinal.

Arinal juga menyatakan bahwa Jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dan dipertanggungjawabkan, bukan saja dari aspek administratif, tetapi juga aspek moral.

"Jabatan merupakan suatu kehormatan, karena tidak semua orang bisa mendapatkannya. Tetapi kehormatan hakiki tidak lahir dari tampilan atau kedudukan, melainkan dari sifat, perilaku, dan kinerja dalam pekerjaan," ucapnya.

"Kehormatan akan berubah menjadi kehinaan jika seorang pejabat tidak melaksanakan tugas dengan baik, melakukan perbuatan tercela, atau melanggar kode etik jabatan dan kode etik PNS," lanjutnya.

Oleh karenanya Arinal mengingatkan kembali, bahwa dalam organisasi kepemerintahan, mutasi, rotasi, promosi baik pejabat struktural maupun pejabat fungsional, merupakan suatu rutinitas yang harus dilakukan untuk peningkatan dan penyegaran organisasi.

"Seluruh pengangkatan dan pelantikan ini merupakan konsekuensi dari sistem karier yang dianut birokrasi pemerintahan selama ini, yang memang dibutuhkan dalam rangka menjaga stabilitas kinerja organisasi," tutup Gubernur. (Red)


Share:

Anggota DPRD Lampung: Pelaku Cabul Harus Hukum Berat


Bandarlampung - Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi di lingkungan pondok pesantren Kabupaten Tulangbawang Barat yang terungkap baru-baru ini, mendapat kecaman dari Sekretaris Komisi V DPRD Lampung Mikdar Ilyas.


Menurut politisi Partai Gerindra Lampung ini, pesantren yang seharusnya menjadi ruang aman dan transformasi pengetahuan ajaran agama dan moral bangsa, justru dikotori dengan perbuatan asusila.


“Ini (pelaku) harus ditindak tegas agar menimbulkan efek jera, dengan cara dihukum seberat-beratnya. Kalau bisa seumur hidup,” tegas Mikdar, Kamis (12/1).


Mikdar juga mendorong untuk adanya regulasi tegas yang dapat memberatkan pelaku pelecehan seksual, baik itu di lingkungan sekolah, pesantren ataupun lingkungan.


“Hukuman 1-2 tahun saja tidak cukup, harusnya seumur hidup atau minimal dikebiri agar pelaku benar-benar jera,” ucap politisi besutan Prabowo Subianto ini.


Kurikulum pendidikan moral dan agama di sekolah, menurutnya juga perlu ditingkatkan, agar dapat menciptakan generasi muda yang agamis, berkarakter dan tentunya jauh dari tindakan- tindakan yang melawan hukum, salah satunya asusila.


“Apalagi di zaman kemajuan teknologi seperti saat ini. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun bisa mendapatkan situs-situs yang tidak patut dilihat atau lebih tepatnya pornografi,” jelasnya seperti dilansir lampung way.


Tak hanya di Ponpes Tubaba, Mikdar juga menyoroti kasus Pelecehan Seksual di ponpes Lamsel maupun Lampung Utara. Selain itu, ia juga menyoroti kasus Pelecehan Seksual terhadap anak kandung maupun terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh anak di bawah umur juga.


Sebelumnya diketahui, Kasus asusila terhadap santriwati anak terjadi di pondok Pesantren Tulangbawang Barat. Pelaku pelecehan seksual tersebut berinisial AA (45) yang merupakan pimpinan ponpes itu sendiri.


Saat melakukan aksi bejat itu, pelaku AA memanggil ketiga korban dengan dalih minta dibuatkan secangkir teh. Lalu pelaku memaksa ketiga korban untuk masuk ke kamar.


Untuk meyakinkan korban, pelaku membujuk korban dengan dalih akan mendapatkan berkah jika mau disetubuhi.


Kasus itu terbongkar, setelah salah satu keluarga korban melaporkan perbuatan bejat AA ke Mapolres Tulangbawang Barat. Dari laporan itu, polisi menangkap AA. Saat ini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. (LW)


Share:

Popular


NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts