Portal Berita Online

Anggota DPRD Lampung Ajak Warga Way Halim Jaga Kerukunan

 


Bandarlampung - Ustadz Suparman Abdul Karim mengatakan, keberadaan Perda ini sebagai salah satu upaya meminimalisir terjadinya konflik antar masyarakat jelang pemilu 2024.


Suparman mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tersulut dengan masalah atau isu negatif yang berkembang di masyarakat.


“Kita harus pandai menyikapi masalah, jangan mudah terprovokasi supaya hubungan bermasyarakat dapat terjalin dengan baik, jangan tinggalkan budaya gotong royong di lingkungan sekitar,” ucapnya saat menjadi pembicara    Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Perda Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pedoman Rembug Desa Dan Kelurahan Dalam Pencegahan Konflik di Provinsi Lampung.


 Kostiana yang juga ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Lampung ini mengajak masyarakat untuk mengedepankan musyawarah mufakat sehingga terhindar dari konflik yang tidak diinginkan.


“Saya mengajak masyarakat untuk dapat menyikapi setiap masalah dengan lebih mengedepankan musyawarah, agar setiap persoalan yang terjadi di lingkungan kita dapat disikapi dengan baik,” ujar Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung ini, Rabu (31/1).

Share:

Anggota DPRD Lampung Ajak Warga Hidup Rukun


Bandarlampung - Ustadz Suparman Abdul Karim mengatakan, keberadaan Perda ini sebagai salah satu upaya meminimalisir terjadinya konflik antar masyarakat jelang pemilu 2024.


Suparman mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tersulut dengan masalah atau isu negatif yang berkembang di masyarakat.


“Kita harus pandai menyikapi masalah, jangan mudah terprovokasi supaya hubungan bermasyarakat dapat terjalin dengan baik, jangan tinggalkan budaya gotong royong di lingkungan sekitar,” ucapnya saat menjadi pembicara    Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Perda Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pedoman Rembug Desa Dan Kelurahan Dalam Pencegahan Konflik di Provinsi Lampung.


 Kostiana yang juga ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Lampung ini mengajak masyarakat untuk mengedepankan musyawarah mufakat sehingga terhindar dari konflik yang tidak diinginkan.


“Saya mengajak masyarakat untuk dapat menyikapi setiap masalah dengan lebih mengedepankan musyawarah, agar setiap persoalan yang terjadi di lingkungan kita dapat disikapi dengan baik,” ujar Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung ini, Rabu (31/1).

Share:

Nilai Pancasila Penting Diterapkan di Masyarakat


Bandarlampung - Akademisi FISIP Universitas Lampung (Unila) R Sigit Krisbintoro mengajak masyarakat Sukarame untuk mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.


Menurutnya, Pancasila merupakan dasar yang menjadi patokan untuk keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara di tengah arus globalisasi. Nilai-nilai Pancasila menjadi pemersatu bangsa Indonesia dan menjadikan generasi anak bangsa memiliki karakter yang baik.


“Untuk itu, sudah sewajibnya kita sebagai warga negara Indonesia untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila maupun empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Share:

Budiman AS siap Jembatani Aspirasi Warga Bandarlampung


Bandarlampung -  Anggota DPRD Kota Bandarlampung Rezki Wirmandi bersama Ketua DPC Partai Demokrat Bandarlampung Provinsi Lampung yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Bandarlampung Budiman AS menggelar silaturahmi sekaligus kampanye tatap muka dengan ratusan warga Gunung Sulah, Sabtu.


Dalam kampanye tersebut, Budiman AS dan Rezki yang merupakan caleg nomor urut 1 Partai Demokrat di masing-masing dapil tersebut dikeluhkan berbagai persoalan, mulai dari BPJS, uang komite, hingga gaji guru honorer yang sangat memprihatinkan.


“Hari ini kami, saya dan Eky (sapaan akrab Rezki Wirmandi, red) menggelar silaturahmi sekaligus kampanye tatap muka dengan masyarakat Jagabaya II. Banyak keluhan yang masuk ke kami untuk menjadi perhatian kami sebagai wakil rakyat saat ini maupun ke depannya jika terpilih kembali,” ucap Budiman AS.


Persoalan BPJS misalnya. Banyak warga yang tidak puas dengan fasilitas BPJS yang hanya memiliki kuota tiga hari rawat inap. “Kita tidak tahu berapa hari kita sembuh ketika dirawat. Menurut saya, pembatasan hari rawat inap harusnya dihapuskan,” ucap Budiman AS.


Ketua Komisi I DPRD Lampung ini juga mengaku prihatin dengan gaji guru honorer yang terbilang sangat sedikit dan tentunya tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Saya sangat miris karena guru merupakan tugas mulia. Kita bisa seperti ini karena jasa para guru kita terdahulu. Sangat disayangkan jika para guru honorer masih menerima gaji yang sangat sedikit dan saya pastikan tidak dapat mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari,” tegas Budiman AS.

Share:

Ka. Kanwil Kemenag Lampung Dorong Calhaj Lunasi BPIH


Bandar Lampung - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Puji Raharjo,  mendorong jamaah calon haji di daerahnya untuk segera menyelesaikan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).

Meskipun kuota jamaah haji regular sejumlah 6969, data Kemenag Lampung menunjukkan bahwa baru 2166 calon haji yang telah melunasi tahap pertama, sementara 2349 masih dalam proses pelunasan.
"Sampai dengan Rabu, 30 Januari 2024, dari 6969 kuota jamaah haji regular, baru 2166 yang sudah melakukan pelunasan, dan yang belum melunasi 2349 orang," ungkap Puji Raharjo, Rabu (30/1).
"Saya menghimbau seluruh Calon Jamaah Haji Lampung untuk memanfaatkan waktu yang masih ada guna segera melakukan istitoah kesehatan dan melanjutkan proses pelunasan," tambahnya,
Lebih lanjut, Kemenag Lampung mencatat hingga saat ini 3869 calon jamaah haji regular yang telah istithaah, 447 orang calon haji cadangan, dan 104 tidak melakukan istithaah. Puji Raharjo memberikan penjelasan, menggambarkan bahwa pelunasan bukan hanya kewajiban administratif semata, tetapi langkah penting untuk menentukan jumlah calon haji yang siap berangkat dan memastikan kesiapan peserta cadangan yang mungkin akan menggantikan mereka yang belum melunasi
Karenanya Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung  mengingatkan kembali kepada jamaah calon haji untuk segera melunasi BPIH sebesar Rp56.046.172. Dengan adanya setoran awal JCH sebesar Rp 25.000.000, total yang harus dilunasi menjadi Rp 31.046.172.(lis/ndi)

Share:

Watoni Noerdin Sosperda di Padang Cermin


Pesawaran — ‘Waktu masa pacaran MANIS, dan ketika sudah menikah PAHIT seperti Potrowali. Jadi, masa pacaran harus tetap dibudayakan hingga rumah tangga’, demikian disampaikan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Watoni Noerdin, saat Sosialisi Peraturan Daerah Provinsi Lampung, Nomor 02 Tahun 2021, tentang Penghapusan Tindakan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Provinsi Lampung. Dihadapan, warga Desa Banjaran, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran. Selasa, (30/01/2024).


Senior PDI Perjuangan Lampung itu menegaskan bahwa sosialisasi digelar agar dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat Padang Cermin untuk meminimalisir tindak kekerasan di rumah

tangga dan lingkungan sekitar.


“Jadi, saya minta. Jadikan, masa pacaran itu penjajakan. Sehingga, ketika rumah tangga bisa saling tahu. Dan wajib menutupi kekurangan masing-masing, agar terhindar dari kekerasan terhadap rumah tangga,” kata Watoni.


Bahkan, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung itu menuturkan bahwa hal mendasar terselenggaranya Sosperda. Pertama, kegiatan Sosperda digagas oleh DPRD, yang selama ini diberikan kepada Dinas terkait. Tetapi, pada perjalanannya tidak tersampaikan ke akar rumput. Sehingga, DPRD Lampung menawarkan ke Kementrian agar bisa ikut andil menyampaikan secara langsung. Karena, DPRD punya fungsi pembuatan PERDA. Terlebih, dalam pembuatan PERDA sendiri dibuat dari APBD.


“Saya yakin adanya Perda ini, bapak-bapak sadar. Karena, ketika masa pacaran sangat manis. Namun, pada saat sudah menikah sering terjadi enteng tangan,” ungkapnya.


Kedua, pembuatan Perda tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak sesuai fakta. Dengan hasil kajian, dan masukan sejumlah kalangan. Diantaranya, LSM, akademisi, jumlah kasus yang terjadi, tokoh masyarakat dan lainnya.


“Gagasan kepada DPR untuk membuat Perda ini. Hasilnya, sangat positif, dan antusias masyarakat khususnya sangat positif,” kata Watoni.


Share:

Musrenbang, Bupati Lampung Selatan Paparkan Infrastruktur


Way Sulan – Pemerintah Kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan tengah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2025 secara maraton sesuai dengan jadwal yang telah disepakati bersama.


Pelaksanaan Musrenbang kali ini menjadi titik ke-7 yang dilakukan di lapangan Desa Karang Pucung Kecamatan Way Sulan, Selasa (30/1/2024).

Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto mengungkapkan, wilayah Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan, memancarkan potensi yang melimpah.


Namun, keberhasilan infrastruktur yang memadai dapat menjadi sebatas angan-angan tanpa SDM yang unggul. 

“Membangun sinergi di antara keduanya bukan hanya sebuah pilihan bijak, melainkan suatu keharusan,” tegas Nanang.


Camat Way Sulan Munir, melaporkan, pada tahun 2023, Kecamatan Way Sulan berhasil merealisasikan anggaran sebesar 16,3 Miliar rupiah meliputi alokasi dana desa, APBD, dan APBN.


“Dengan kegiatan prioritas kecamatan mulai dari pembangunan infrastruktur, pengembangan SDM dan potensi wilayah serta program bantuan bedah rumah,” terang Munir.


Dengan demikian, menurut Munir diharapkan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dan peningkatan kualitas hunian menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. (Is) 

Share:

Kunjungi Lapas Kalianda, Stafsus Menteri Apresiasi Bimbingan Kerja Lapas


KALIANDA - Staf Khusus (Stafsus) Menteri Hukum dan HAM Bidang Keamanan dan Intelijen, Krismono mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda, Senin (29/1).


Kegiatan Stafsus yang turut dihadiri oleh Kadivpas Kanwil Kemenkumham Lampung, R.B. Danang Yulianto, menyapa Warga Binaan dan keluarga yang melaksanakan kunjungan di taman kunjungan Lapas. 


Setelah mampir di Dapur Sehat Lapas dan Galery Bimbingan Kerja Lapas, Staf khusus Menteri Bidang Keamanan dan Intelijen mengapresiasi Pembimbingan Kerja yang ada di Lapas Kalianda.


"Ini Madu jenis Klanceng bagus sekali bisa dipanen seperti ini. Bagus sekali kerja Bimbingan Kerja Lapas Kalianda, terima kasih sudah berbuat yang terbaik untuk Lapas," tutur pria yang pernah menjabat sebagai Kakanwil Kemenkumham di Jawa Timur itu.


Dirinya juga menekankan bahwa petugas harus menjaga komitmen Kunci Pemasyarakatan 3+1  untuk mengupayakan menyelesaikan segala permasalahan yang ada di Lapas.


"Tetap jadikan 3+1 Kunci Pemasyarakatan sebagai pedoman dalam bertugas. Dan pesan saya, kawal dan persiapkan pemilu di Lapas dengan baik," tutup Krismono.


Pada kesempatan yang sama, Kalapas Kalianda, Chandran Lestyono memberi apresiasi kepada Staf Khusus Menteri Bidang Keamanan dan Intelijen atas kunjugan Stafsus ke Lapas Kalianda.


"Terima kasih Bapak Krismono atas kunjungan yang dilakukan, terima kasih atas apresiasinya, terima kasih atas wejangan yang diberikan. Kami akan terus menjaga satu komitmen berintegritas di Lapas Kalianda," tutup Kalapas. (Hms/Is)

Share:

Pemkab Dukung Inisiatif Hijau di Kodim Lampung Selatan


Lampung Selatan - Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekobang) Lampung Selatan Dulkahar menghadiri acara penanaman pohon serentak Kodim 0421/LS yang bertempat di kaki Bukit Gunung Rajabasa, Desa Kecapi, Kecamatan Kalianda, Senin 15-Januari-2024.


Komandan Kodim 0421/Ls Letkol Inf Fajar Akhirudin dalam laporannya mengatakan, tujuan dari terselenggaranya acara tersebut ialah memberikan gambaran tentang pelaksanaan penanaman pohon secara serentak khususnya di wilayah Gunung Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.


Adapun, jumlah pohon yang akan di tanam berupa 200 pohon alpukat dan 200 pohon durian dengan total keseluruhan pada tahap pertama ini ada 400 pohon yang akan ditanam.



“Dengan tujuan, guna mewujudkan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan dampak pencemaran di wilayah Gunung Rajabasa,” ucapnya.


Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekobang) Lampung Selatan Dulkahar, dalam arahannya menuturkan, kegiatan penanaman pohon serentak ini sebagai bentuk riil dukungan TNI kepada Pemerintah Daerah untuk mewujudkan pelestarian fungsi lingkungan hidup dan mengurangi dampak pencemaran lingkungan.


“Dan apa yang dilakukan oleh jajaran TNI melalui penanaman pohon serentak ini sangatlah tepat momentumnya dan perlu diberikan apresiasi yang tinggi dan didukung oleh kita semua,” tuturnya.


Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin dalam sambutannya menjelaskan,ini merupakan kegiatan komando atas dalam mensinergikan rasa cinta dan kepedulian TNI terhadap lingkungan.





Share:

PIP-WK di Pringsewu, Ini Pesan Anggota DPRD Lampung


Pringsewu — Giat rutin perdana menyapa masyarakat diawal tahun 2024, mulai digelar oleh seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung periode 2019-2024. Salah satunya, mensosialisasikan Ideologi Pembinaan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK), secara serentak di masing-masing Dapil.

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Watoni Noerdin mengatakan kegiatan sosialisasi Pembinaan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang digelar, menjadi agenda rutin bagi seluruh anggota DPRD Provinsi periode 2024. Dengan tujuan, memantapkan dan memberikan pembelajaran kepada masyarakat agar, tidak ada keraguan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini merupakan tugas wajib kami, untuk menyampaikan dan mensosialisasikan Pancasila ke masyarakat secara langsung,” kata Watoni Noerdin, disela kegiatan. Sosialisasi Ideologi Pembinaan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, di Pekon Waluyojati, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu. Jum’at (26/01/2024).

Karena, Senior PDI Perjuangan Lampung tersebut menegaskan bahwa upaya dari legislatif tersebut, wujud keperdulian akan Pancasila yang kian hari, semakin terkikis oleh perkembangan zaman, yang di salah artikan dalam penerapannya. Misalnya, penggunaan android di dalam keseharian, oleh semua kalangan khususnya pemuda dan anak-anak.

“Jadi, saya berharap. Dengan digelarnya Sosialisasi Pancasila ini. Kita sebagai orang tua, harus cermat akan perkembangan anak. Sehingga, dalam memfasilitasi buah hati tidak berdampak negatif kedepannya. Kita mulai menerapkan Pancasila dari rumah masing-masing,” tegas Watoni.

Share:

Ketua DPRD Lampung Komitmen Perjuangan Nasib PPPK


Bandar Lampung - Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay penuhi janji perjuangkan aspirasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang pernah disampaikan beberapa waktu lalu di gedung DPRD Lampung. 


Diketahui, surat yang berkop DPRD Lampung yang ditandatangani Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay tersebut ditujukan langsung kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). 


Mingrum Gumay membenarkan perihal surat yang ditujukan kepada Presiden Jokowi.


“Ya benar, sering saya katakan saya tidak pernah berbicara janji tetapi program dan saya sebutkan pula saya akan pastikan meneruskan aspirasi ini sesuai dengan fungsi dan kewenangan," ujarnya baru-baru ini. 


Politisi PDI Perjuangan daerah pemilihan Lampung Tengah ini juga menyebutkan, sejak dirinya dilantik menjadi Ketua DPRD, ia sangat konsen dengan dunia pendidikan.


“Setiap kegiatan kelembagaan DPRD selalu saya lakukan itu di sekolah, hampir semua sekolah di Lampung Tengah sudah saya jajaki, beberapa catatan menjadi tugas saya dan sebagian besar sudah selesai, ini pentingnya bagaimana kita mendengar langsung dari bawah, kemurniaan dan ketulusan baik tenaga pendidik maupun siswanya yang mempunyai harapan banyak terhadap pemerintah perlu untuk di perjuangkan,“ lanjutnya. 


Mingrum yang juga diketahui menjabat sebagai anggota DPRD lebih dari 3 periode ini juga menyinggung bahwa selama ia melihat, mendengar dan merasakan apa yang menjadi aspirasi dan masukan rakyat, dipastikan akan ditindaklanjuti karena baginya amanah yang diberikan rakyat kepada dirinya akan dipertanggungjawabkan baik secara penilaian kerja masyarakat maupun kepada bangsa dan agamanya.


“Jangan sakiti dan bohongi rakyat bahkan menjadi penghianat rakyat, jangan umbar janji bahkan yang melebihi batas kewenangannya, mereka itu menunggu dengan harapan yang besar, tidak ada wakil rakyat yang tidak dipilih dari rakyat dan cepat atau lambat akan kembali kepada rakyat, semua akan menjadi catatan sejarah nantinya," tutupnya. 


Mendengar kabar tersebut, Kordinator Forum  PPPK Provinsi Lampung Heru menyambut baik dan berterimakasih kepada Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay atas keseriusan dan kesungguhan memperjuangkan aspirasi yang disampaikan.


”Saya ucapkan banyak terimakasih atas komitmen dari bapak yang mendukung forum kami, dan mudah-mudahan apa yang kami cita-citakan bisa terwujud," imbuhnya. 

Share:

Kadivpas Kumham Lampung Sidak Lapas Kalianda Malam Hari: Lapas Negatif Napza


KALIANDA, - Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Lampung, R.B. Danang Yudiawan bersama Tim melakukan Sidak malam dengan melakukan Tes Urin Napza secara acak kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Kelas IIA Kalianda, Rabu (24/1).


Sidak yang dilakukan berupa Tes Urin Napza terhadap 77 orang WBP Lapas Kalianda yang berjalan dengan aman dan kondusif.


"Dalam Pelaksanaan, Kadivpas beserta jajaran memeriksa Urin Napza terhadap 77 orang Warga Binaan kita secara acak dari seluruh Blok Hunian," ucap Plh. Kalapas Kalianda, Mohamad Maolana


"Alhamdulillah, hasil Tes Urin yang diperoleh hasilnya Negatif semua. Semoga Lapas Kalianda selalu dalam Lindungan Allah SWT," tutup Kalapas Kalianda yang turut melaksanakan kegiatan.


Sebelum terselenggaranya kegiatan itu, Petugas Lapas Kalianda menggeledah Blok Hunian dengan pendekatan yang humanis dan persuasi yang efektif. (Hms/Is)

Share:

KUEP Rejo Maju Bersama di Desa Trimulyo Pesawaran Dikunjungi Ketua PKK Provinsi


PESAWARAN —– Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal menyerahkan bantuan peralatan mesin jahit kepada Kelompok Usaha Ekonomi Produktif (KUEP) Rejo Maju Bersama di Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran, Kamis (25/1/2024).


Total ada sebanyak 12 orang penerima yang mendapatkan bantuan tersebut.


Bantuan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menambah keterampilan masyarakat sehingga dapat membuka lapangan kerja baru.


Ibu Riana berharap masyarakat dapat mandiri dan meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan.


Ia berpendapat penjahit merupakan salah satu jasa yang dicari dan dibutuhkan oleh masyarakat.


Dengan adanya bantuan ini, Ibu Riana berharap kepada UEP Rejo Maju Bersama untuk dapat mengedukasi masyarakat Desa Trimulyo tentang keterampilan menjahit terutama kepada kaum wanita dan ibu rumah tangga.


“Saya yakin, kalau memang kita punya keinginan yang kuat, mau belajar, itu pasti bisa. Semua tidak ada yang sulit, tidak ada yang mudah tetapi kalau memang kita melalukannya dengan sungguh-sungguh dengan tekun dan sabar, insha allah pasti bisa,” ujarnya.


Ketua UEP Rejo Maju Bersama Sri Herawati mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Gubernur Arinal.


Ia berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat dalam meningkatkan perekonomian di Desa Trimulyo dan dapat menjadikan kaum wanita dan ibu rumah tangga di Desa Trimulyo semakin mandiri.(Adpim)



Share:

Bupati Pesawaran Lantik Kades Pujodadi


Pesawaran – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melantik Junaidi Samsul sebagai Penjabat Kepala Desa Pujodadi Kecamatan Negeri Katon di Lamban Agung Rumah Dinas Bupati Pesawaran pada Kamis (25/01/24).


Bupati Dendi mengatakan Desa Pujodadi merupakan pemekaran dari desa induknya yaitu Desa Poncokresno pada tahun 2016 dan menjadi desa definitif pada tahun 2022 dan merupakan contoh desa kerukunan.



“Contoh desa kerukunan di Indonesia, contoh desa kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Pesawaran dan Provinsi Lampung,” ucapnya.


Junaidi Samsul dilantik sebagai Penjabat Kepala Desa Pujodadi meneruskan perjuangan PJ Kades sebelumnya Alm. Tri Suwarto yang telah berpulang.


Disebutkan bahwa untuk kepala desa definitif nanti akan dipilih pada pilkades serentak yang akan di gelar pada tahun 2025 mendatang.


Tentunya sambung Dendi, banyak tantangan dan banyak hal yang harus diselesaikan dengan bekerja lebih keras lagi.


“Karena Desa Pujodadi ini sudah menjadi desa definitif dan sudah memiliki dana desa. Dalam dana desa ini tentunya ada penjabaran program kegiatan desa yang harus direalisasikan untuk mewujudkan rakyat desa yang makmur,” imbuhnya.


Dirinya juga mengimbau agar seluruh pihak untuk men- support Pj Kepala Desa yang baru.


“Saya harap seluruh perangkat desa, aparatur desa, serta tokoh masyarakat dan agama untuk memberikan dukungan kepada Pak Junaidi agar membawa Desa Pujodadi lebih baik kedepannya,” timpalnya.


Bupati juga berharap kepada Pj kades untuk mengguyubkan semua pihak yang ada di desa ini.

Share:

Elly Wahyuni Latih Ratusan Saksi TPS


Pesawaran – Hari ke-4 Bendahara DPD Partai Gerindra Lampung, Elly Wahyuni sisir sejumlah wilayah di Provinsi Lampung untuk melatih dan memberikan pembekalan untuk saksi TPS.


Setelah Kabupaten Pringsewu, kini wanita akrab disapa Bunda Elly melatih ratusan saksi TPS Gerindra di Pesawaran.


“Alhamdulillah, pelatihan dan pembekalan saksi TPS Gerindra di Kabupaten Pesawaran berjalan dengan lancar, dan saksi dapat menyimak materi yang diberikan,” ujarnya, saat pelatihan saksi di Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Kamis (25/1/24).


Diketahui, pelatihan itu dihadiri Ketua DPC Gerindra Kabupaten Pesawaran, Rico Julian, pemateri pelatihan saksi Rahmatul Umah (Mantan Komisioner KPU Kota Metro), dan sejumlah caleg setempat.


“Secara survey saat ini kita sudah unggul, untuk mengawal itu kita siapkan saksi kecamatan dan koordinator desa/kelurahan agar Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kabupaten Pesawaran dapat terkawal dengan baik, khususnya suara Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Probowo-Gibran maupun suara Partai Gerindra,” katanya.



Dirinya berharap dengan pelatihan ini, maka saksi yang nanti ditugaskan baik saksi kecamatan, koordinator desa/kelurahan maupun saksi yang ada di TPS dapat tervalidasi dengan baik sehingga suara Capres Probowo-Gibran maupun suara Partai Gerindra dapat terkawal dengan baik. (*)

Share:

Sambangi ATR/BPN Lampung: GMBI Paparkan Dugaan Tipikor Ganti Rugi Tol di Natar


Bandarlampung-- LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Lampung menyambangi Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Provinsi Lampung, Rabu(24/1/24). 

GMBI Lampung menemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) menyangkut uang ganti rugi jalan tol di Tanjungsari Kabupaten Natar, Lampung Selatan yang terjadi pada tahun 2018-2019 lalu.


Juru Bicara GMBI Kang Ay berujar, tujuan GMBI menyambangi BPN untuk silaturahmi. Kedua, memohon arahan kepada BPN terkait arahan bagaimana langkah kamu menyoal adanya temuan Tipikor di Lampung Selatan. 


"Sekaligus mohon dicek berkas-berkas kami," ujarnya.


Kepala Bidang Divisi Hukum GMBI Yusroni menuturkan, pihaknya menemukan adanya dugaan tindakan yang merugikan secara personal lebih-lebih adanya potensi kerugian negara.


"Ada dua kali pembayaran ganti rugi dampak tol, atas nama penerima AGS dengan alas hak yang sama ditahun yang berbeda. Kemudian, seseorang atas nama HS menerima ganti rugi, sementara didalam daftar nominatif itu tanahnya tidak terdampak dari jalan tol," tuturnya.


"Kerugian itu berkisar puluhan miliar," tambahnya.


Menurutnya, dari hasil investigasi GMBI terdapat dugaan bukan pemilik hak ganti rugi tapi dibuat seolah-olah pemilik hak dengan berdasarkan risalah lelang. 


"Tapi mohon ditelaah oleh BPN. Orang yang tidak terdampak kok mendapat ganti rugi," kata dia.


Dia menyebutkan, dugaan tipikor ini tidak mungkin dilakukan satu oknum. 


"Kita tidak bisa menyebutkan oknum itu ada di BPN atau dimana. Karena ada batasan kami untuk itu," jelasnya.


Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan BPN Lampung, Oki Harien Purnomo mengatakan apa yang disampaikan GMBI bahwa ada dugaan permasalahan ganti rugi jalan tol.


"Namun sebagaimana yang tadi bahwa belum ada titik temu. Pembahasan didalam (audiensi GMBI) sudah melebar juga begitu, yang kami mau sebetulnya mau memframing sesuai dengan surat audiensinya," kata Oki.


Pada intinya, lanjut dia, kami siap untuk menjelaskan, kemudian juga siap untuk meneruskan temuan-temuan rekan GMBI ke inspektorat.


"Kami mempunyai mekanisme tersendiri melaui Inspektorat Jendral Kementrian ATR BPN seperti itu," ujarnya.


"Dengan ketentuan bahwa dugaan itu benar adanya kami juga sesuai dengan data yang ada di kantor pertanahan," imbuhnya.(deaz/ndi) 

Share:

Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur di Pasar Bawah Kalianda Dibekuk


LAMSEL - Polres Lampung Selatan Berhasil Menetapkan 6 orang tersangka dalam kasus Tindak Pidana penganiayaan dan pengeroyokan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Jalan Ibnu Hasyim Pasar Bawah, Kalianda, Lampung Selatan, Rabu (17/01) malam. 


Para pelaku di antaranya M (19), SA (16), AR (16), TH (16), BA (17) dan AM (16) Warga Kalianda Lampung Selatan diamankan pada senin (22/1/2024) sekira pukul 03.00 WIB.


Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin menjelaskan bahwa kali ini sengaja mengundang dari berbagai instansi dan masyarakat menyikapi terkait terjadinya peristiwa pidana pengeroyokan yang menjadi atensi dari Polres lampung selatan. 


“Di Lampung Selatan kadang terjadi gesekan antara pelajar, antara pemuda yang dimulai dari saling posting, saling tantang dimedia sosial. Ini terjadi dan korban mengalami fatalitas yang cukup berat,” ucapnya. 


“Korban yang masih di bawah umur saat ini tidak bisa berkativitas normal seperti biasa dan sekolahnya terganggu,” tegasnya. 


Penangkapan keenam pelaku pengeroyokan ini berawal dari kejadian dimana korban NS (14) dikeroyok oleh orang tak dikenal, pada saat itu korban yang sedang mengendarai sepeda motor berboncengan, tiba-tiba ada sekelompok orang yang melempar batu mengenai wajah korban, sehingga korban terjatuh lalu dikeroyok, dipukul dan dibacok dengan senjata tajam yang diduga celurit dan golok.


Kejadian tersebut menyebabkan korban NS (14) mengalami luka bacok di bagian kepala, luka sabetan dibagian leher, dan luka dibagian lutut akibat senjata tajam.


Mendapat Laporan dari korban dan pelapor, Polres lampung Selatan bersama Polsek Kalianda melakukan serangkaian penyelidikan. Team berhasil mengendus dan mengamankan para tersangka, lalu dibawa ke Mako polres Lampung Selatan guna penyidikan lebih lanjut.


Atas kejadian tersebut, para tersangka terjerat Pasal 80 Ayat UU No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak  dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 Tahun.(Rls/Is)

Share:

Asril Resmi Jabat Pj Kades Pematang Kalianda

 


KALIANDA - Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Pematang Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Asril, resmi dilantik, Selasa (23/1/2024). 


 Camat Kalianda, Pirma Romayansyah mengatakan, Pj di Desa Pematang Kalianda ini ada tiga progres yang harus dilakukan oleh kepala desa yang baru, walaupun pejabat sebelumnya ini bertugas juga sebagai Kepala Bidang Trantibum dan Tranmas di kesatuan Pol PP Lamsel. 


"Sehingga beliau juga membawahi beberapa Kasi, termasuk Kecamatan yaitu pada 17 Kecamatan di Lamsel itu di bawah Kasi nya, itupun harus juga beliau menyelesaikan tugas tersebut. Maka ini juga memang pekerjaan yang tidak mudah," ucap Pirma. 


"Oleh karena itu saya juga sangat yakin dan percaya terhadap beliau (Azril), sebagai Kepala Bidang dan Kamtibung. Oleh sebab itu, dalam hal ini memang butuh support, dari ibu Pj Kades juga ya, karena sudah kita Sahkan. Itu yang pertama," tambahnya. 


Kemudian yang kedua, terus terang sebelum adanya PJ pihaknya sering bertukar fikiran bersama Azril dan Pak Sekcam Kalianda Muhammad Nur.


"Sempat saya ajukan juga untuk mengemban tugas mulya ini terhadap beliau (Pak Sekcam). Namun pak Sekcam pun, terus terang tidak sanggup pak, untuk mengemban tugas ini, karena memang beban dan tugas pekerjaan ini sangat luar biasa," ungkap Pirma.


"Lalu saya juga sampaikan dan mengajukan langsung kepada Pak Asril, bahwa Insyaallah dengan mengemban amanah saya ini pak Asril bisa serta dapat mengembannya dengan semaksimal mungkin. Insyaallah juga pak Azril bisa membangun desa ini dengan dukungan kita semua, maka Insyaallah warga kita disini ikut mendukung penuh dan membantu, serta bersama-sama mengontrol, yang Alhamdulillahnya pak Azril bersedia". Sambung Pirma. 


"Kemudian yang ketiga  terkait itu semua, yang terakhir adalah beliau juga harus mensukseskan dalam pemilihan kepala desa yang akan datang. Intinya harus beres semua dalam tiga progres tersebut," harapnya.(Is)

Share:

Konfercab PMII Bandar Lampung, Alandra Lanjutkan Estafet Kepemimpinan


Bandar Lampung - Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bandar Lampung menggelar agenda Konferensi Cabang (Konfercab) ke-37 bertempat di Gedung KNPI Lampung. 


Dalam Laporan Pertanggung Jawaban, Ketua Cabang Demisioner M. Julianto mengatakan, selama kepemimpinannya tentu masih ada kekurangan. Untuk itu Ia berharap siapapun yang terpilih sebagai ketua cabang PMII bandar Lampung selanjutnya dapat memberikan kontribusi sehingga membawa PMII Bandar Lampung ke arah yang lebih baik.


Laporan Pertanggung Jawaban masa kepengurusan di bawah kepemimpinan M. Julianto di terima oleh seluruh peserta sidang.


Senada dengan hal tersebut, Ketua PKC PMII Lampung yang juga hadir saat pendemisioneran mengatakan bahwa konfercab merupakan forum yang harus kita bingkai dengan kesadaran intelektualitas yang utuh, dalam semangat NDP dan Paradigma PMII forum konfercab masuk dalam pembelahan argumentasi administratif, bicara argumentasi administratif jangan hanya di liat persoalan surat menyurat atau pilih memilih, tapi forum konfercab harus mampu menghasilkan Ide PMII kedepan yang lebih baik, ide itu bisa di godok secara serius dalam sidang komisi. 


Konfercab adalah permusyawaratan tertinggi di tingkat cabang, di dalam forum tersebut anggota PMII menuangkan ide gagasan yang diimplementasikan dalam program untuk arah gerak PMII Bandar Lampung ke depan.


Konfercab ke-37 PMII Bandar Lampung menghasilkan beberapa keputusan, di antaranya terpilihnya Ketua PMII dan Kopri yang baru, yaitu Alandra Pratama sebagai mandataris PC PMII Bandar Lampung periode 2024-2025 dan Pina sebagai mandataris PC Kopri PMII Bandar Lampung. 


Alandra Pratama, sebagai mandataris terpilih mengatakan bahwa Konfercab tidak hanya forum yang digelar untuk menghasilkan ketua, melainkan juga forum yang digunakan untuk menentukan arah gerakan PC PMII Bandar Lampung ke depan.


"Saya harap kita semua memahami bahwa agenda ini tidak hanya mencari ketua baru untuk melanjutkan estafet kepemimpinan melainkan juga untuk menentukan arah dan gerakan PMII ke depan. Saya berharap, dengan dipilihnya saya sebagai mandataris baru, dapat berkontribusi besar terhadap kaderisasi di PMII Bandar Lampung," ucapnya Jumat (19/1/24). 

Share:

Wakil Ketua I DPRD Lampung Elly Wahyuni Beri Pelatihan Ratusan Saksi TPS di Pringsewu


Pringsewu- Peranan saksi di tempat pemungutan suara (TPS) pada Pemilu 2024 sangat vital. Selain memantau penghitungan, juga perlu cermat melihat siapa yang sudah atau belum menggunakan hak pilih.


Informasi ini disampaikan Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung, Elly Wahyuni saat memberi pembekalan dan pelatihan kepada ratusan saksi TPS di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Lampung Senin (22/1/24).


Bahkan, kata Elly, saksi dari Partai Gerindra harus proaktif menjemput masyarakat yang belum mencoblos sebelum penutupan TPS.


"Cek menjelang penutupan TPS mana pemilih yang belum datang maka dijemput untuk segera memilih, pastikan mereka untuk coblos nomor 2 Prabowo-Gibran menang Pilpres 2024," tuturnya.

Kendati begitu dia menekankan, menjelang penghitungan suara setiap saksi harus hadir untuk memastikan suara Prabowo, Partai Gerindra, dan calegnya untuk dimenangkan di setiap TPS.


Wanita akrab disapa Bunda Elly ini menyebut, kemenangan Partai Gerindra dan Prabowo sebagai presiden 2024, akan memaksimalkan langkah pengabdian dalam memperjuangkan persatuan Indonesia.


"Sejak awal Pak Prabowo berbicara bahwa jabatan presiden adalah alat perjuangan kita untuk mempersatukan Republik Indonesia, mempersatukan semua rakyat Indonesia," pungkasnya. (*)

Share:

Elly Wahyuni: Kami Yakin Prabowo-Gibran Menang di Lampung


Bandar Lampung- Tim Kemenangan Daerah (TKD) Lampung Prabowo-Gibran menggelar (Nobar) debat Cawapres. 

Bendahara Gerindra Lampung Elly Wahyuni menyebut Gibran punya gagasan yang konkret.


Alasannya, Cawapres milenial ini berkomitmen untuk memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki negara Indonesia untuk kemakmuran rakyat.


"Sudah jelas, tadi Cawapres Mas Gibran sudah menyampaikan bahwa Bapak Prabowo dan Mas Gibran akan memanfaatkan sumber daya alam secara maksimal untuk kemakmuran rakyat," ungkapnya, Minggu (21/1/24).


Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung ini mengaku tidak kaget jika Gibran bisa menguasai panggung debat cawapres meski banyak orang yang underestimate. 


"Penampilannya tadi (Gibran) semakin membuat kami yakin, Prabowo-Gibran menang di Lampung," pungkasnya. (*)

Share:

Anggota DPRD Lampung Paparkan Peran Penting Saksi


P
ringsewu- Peranan saksi di tempat pemungutan suara (TPS) pada Pemilu 2024 sangat vital. Selain memantau penghitungan, juga perlu cermat melihat siapa yang sudah atau belum menggunakan hak pilih.

Informasi ini disampaikan Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung, Elly Wahyuni saat memberi pembekalan dan pelatihan kepada ratusan saksi TPS di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Lampung Senin (22/1/24).

Bahkan, kata Elly, saksi dari Partai Gerindra harus proaktif menjemput masyarakat yang belum mencoblos sebelum penutupan TPS.

“Cek menjelang penutupan TPS mana pemilih yang belum datang maka dijemput untuk segera memilih, pastikan mereka untuk coblos nomor 2 Prabowo-Gibran menang Pilpres 2024,” tuturnya.
Kendati begitu dia menekankan, menjelang penghitungan suara setiap saksi harus hadir untuk memastikan suara Prabowo, Partai Gerindra, dan calegnya untuk dimenangkan di setiap TPS.

Wanita akrab disapa Bunda Elly ini menyebut, kemenangan Partai Gerindra dan Prabowo sebagai presiden 2024, akan memaksimalkan langkah pengabdian dalam memperjuangkan persatuan Indonesia.

“Sejak awal Pak Prabowo berbicara bahwa jabatan presiden adalah alat perjuangan kita untuk mempersatukan Republik Indonesia, mempersatukan semua rakyat Indonesia,” pungkasnya. (*)

Share:

Elly Ajak Warga Pilih Capres dengan Bijak


 Bandar Lampung- Tim Kemenangan Daerah (TKD) Lampung Prabowo-Gibran menggelar (Nobar) debat Cawapres.

Bendahara Gerindra Lampung Elly Wahyuni menyebut Gibran punya gagasan yang konkret.


Alasannya, Cawapres milenial ini berkomitmen untuk memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki negara Indonesia untuk kemakmuran rakyat.


“Sudah jelas, tadi Cawapres Mas Gibran sudah menyampaikan bahwa Bapak Prabowo dan Mas Gibran akan memanfaatkan sumber daya alam secara maksimal untuk kemakmuran rakyat,” ungkapnya, Minggu (21/1/24).


Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung ini mengaku tidak kaget jika Gibran bisa menguasai panggung debat cawapres meski banyak orang yang underestimate.




Share:

Elly Wahyuni Sikapi Terlantarnya Mahasiswa Unila


Bandar Lampung – Wakil Ketua DPRD Lampung, Elly Wahyuni mengaku belum mendapat kabar ratusan mahasiswa Unila terlantar saat melakukan kegiatan di luar kota.


Namun Politisi Gerindra Lampung ini berpesan agar pihak Unila lebih berhati-hati dalam membina mahasiswanya yang mengadakan kegiatan du luar kota. Pun meminta memberikan sanksi tegas pada ‘biang kerok’ masalah tersebut.

“Tapi jika aturan dan kesepakatan dengan mahasiswa PKL tidak dijalankan. Maka untuk segera pihak Unila melakukan dan mengumpulkan bukti kejadian yang ada dan memberikan teguran bahkan sanksi bagi penyelenggara serta meninjau ulang kembali kegiatan PKL. Agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ungkapnya, Senin (21/1/24).


Tokoh Lampung: Supaya Ada Perbaikan


Tokoh Masyarakat sekaligus Mustasyar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW-NU) Provinsi Lampung, M. Alzier Dianis Thabranie meminta pihak Universitas Lampung (Unila) lebih profesional dalam membimbing mahasiswa yang melakukan kegiatan di luar kota.

Mantan Ketua DPD 1 Golkar Lampung ini meminta pihak terkait bertanggungjawab untuk masalah terlantarnya ratusan mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani (Penjas) angkatan 2022 FKIP Unila yang melakukan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) sejak 14 Januari 2024 di tiga lokasi yakni Bali, Bromo dan Yogyakarta,


Mereka semua berjumlah 133 orang terlantar di Rest Area Tol Semarang-Batang Km 360 Kecamatan Subah Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah. Bahkan terancam diturunkan oleh sopir Bus Kensya Trans Wisata.



“Pembantu rektor harus turun lapangan, cek, diurus dijemput, jangan seperti jaman Prof. Aom (Karomani). Supaya ada perbaikan-perbaikan,” Minggu (21/1/24).



Share:

Watoni Noerdin Reses: Warga Minta Sumur Bor


Pesawaran — Silaturahmi yang dikemas dalam kegiatan serap aspirasi tahap 1 tahun 2024, terus dilakukan Anggota DPRD Provinsi Lampung periode 2019-2024 secara serentak. Hal tersebut bertujuan menselaraskan pembangunan di seluruh bidang, hingga terasa di semua lapisan masyarakat.

Dari diskusi yang digelar, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Watoni Noerdin banyak masukan aspirasi dari masyarakat Desa Lumbir Rejo, Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran. Diantaranya, pengadaan Sumur Bor lingkungan dan Sumur BOR Pertanian. Kemudian, bantuan ternak. Selanjutnya, pendampingan dan modal UMKM pengrajin tas, seragam jaranan.

Salah satu warga Lumbir Rejo Pesawaran, Sudarno (50) mengatakan wilayahnya kerap kesulitan air di setiap musim kemarau, baik untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, maupun lahan pertanian. Artinya, dengan hadir wakil rakyat dalam kesempatan ini, membuka harapan bagi warga Lumbir Rejo mendapatkan bantuan sumur BOR.

“Mewakili warga, kami minta kepda Pak Watoni, minta sumur BOR lingkung dan pertanian. Karena, ketika musim kemarau. Untuk mendapatkan air sulit,” kata Sudarno. Jum’at (19/01/2024).

Kemudian, Sudarno melanjutkan. Warga Lumbir Rejo Pesawaran meminta kepada pemerintah, dalam hal ini Anggota DPRD Provinsi selaku wakil rakyat, untuk dapat memberikan bantuan ternak.

“Tolong pak, jika memang ada program dari pemerintah. Kasih kami bantuan ternak, agar kami bisa berternak. Minimal, bantuan kambing,” tegasnya.

Share:

Reses Anggota DPRD Lampung, Warga Pesawaran Minta Tarup


Pesawaran — ‘Banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat, dalam diskusi yang dikemas kegiatan reses barusan, tentu ini menjadi catatan saya untuk terus menyuarakan, memperjuangkan aspirasi yang sudah saya terima’, demikian disampaikan Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Lampung, Hanifah usai kegiatan Reses di Kecamatan Way khilau, Kabupaten Pesawaran. Kamis (18/01/2024).


Pada kesempatan itu, Ketua Muslimat NU Kabupaten Pesawaran tersebut menuturkan. Dalam catatan tim, untuk Desa Way Kepayang. Masyarakat menginginkan pengadaan tarup, dan seragam pengajian.


“Untuk wilayah, Gunung Sari pun hampir sama. Artinya, mayoritas ibu-ibu meminta untuk bisa mendapatkan seragam. Ini akan segera diupayakan untuk direalisasikan melalui sejumlah program bantuan tersebut,” kata Hanifah.


Bahkan, sebelumnya. Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung itu mengaku masyarakat Desa Gading Rejo mengeluhkan persoalan BPJS Kesehatan gratis dan Bibit pertanian. “Hasil aspirasi ini, menjadi catatan saya, apalagi untuk pertanian memang ranah Komisi II. Mudah-mudahan, secepatnya bisa direalisasikan,” ungkapnya.


Namun, kata politisi PKB Lampung itu. Yang perlu diketahui oleh masyarakat Lampung, khususnya Dapil III meliputi Pesawaran, Pringsewu, dan Metro. Aspirasi yang diterima akan diperjuangkan secara maksimal dalam rapat-rapat Komisi untuk kemudian di putuskan dalam sidang paripurna.


“Tugas saya adalah memperjuangkan, mengawal, dan merealisasikan aspirasi yang sudah diminta oleh masyarakat. Sehingga, keluhan tentang berbagai bidang khususnya, pertanian dan kesehatan dapat teratasi,” tegas Hanifah.


Share:

Diskusi dengan Warga Pringsewu, Ini Kata Anggota DPRD Lampung


Pringsewu — ‘Pak, mayoritas kami disini petani. Lahan kami, banyak tidur kalau di musim kemarau. Dan Infrastruktur Jalan Tani tolong diperbaiki’, demikian disampaikan warga Dusun Padang Asri, Pekon Fajar Agung, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu. Dihadapan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Watoni Noerdin, saat diskusi dimasa reses. Rabu (17/01/2024).


Ketua Kelompok Tani, Beringin Jaya 2 Padang Asri, Kecamatan Pringsewu, Darsono mengatakan bahwa persoalan air pertanian sudah kerap disampaikan disejumlah forum, baik Desa dan sejenisnya. Tapi, sampai saat ini tidak pernah terwujud.


“Sawah saya murni tadah hujan, kalo musim kemarau, lahan banyak yang tidur. Karena, tanah liat petani mau nanam apa. Pak, tolong dibantu. Kami minta solusi dari Bapak Watoni,” kata Darsono.


Menurutnya, petani di wilayah Padang Asri Fajar Agung sudah bingung untuk mengadu persoalan perairan pertanian. Bahkan, usul sumur BOR gak pernah terwujud.


“Petaninya disini GIAT untuk bertani, tapi gak ada air. Kalau gak ada air petani Mangkrak. Jika nyedot dari irigasi, harus mengeluarkan uang dengan nilai 500 ribu/hektar,” tegasnya.


Ditempat yang sama, warga lainnya Suyatno mengatakan persoalan pertanian bukan hanya pengairan. Tetapi, ketersediaan pupuk yang selalu langka disaat musim tanam. Bahkan, informasi yang didapat. Kios pupuk memberlakukan persyaratan identitas lengkap dan asli, ketika akan mendapatkan pupuk.


“Pupuk Pak, kami dapat info dari kios. Kedepan, pupuk akan dikurangi 50 persen dari sebelumnya. Belum lagi, untuk mendapatkan nya harus menyerah kan identitas Asli. Sementara, kebutuhan pupuk banyak, tapi dari dinas dikurangi,” tegasnya.


Selanjutnya, Suyatno mengaku ada akses jalan pertanian dengan panjang kurang lebih 500 meter, selalu becek dan genangan air ketika curah hujan turun. Sementara, jalan tersebut merupakan akses untuk anak-anak sekolah.


“Kurang lebih 500 meter, masuk di Dusun Padang Asri. Tolong diperhatikan pak, karena jalan itu juga dilalui oleh anak-anak sekolah pak,” tegasnya.


Menanggapi persoalan yang terjadi, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Watoni Noerdin mengaku aspirasi yang diutarakan menjadi catatan untuk diperjuangkan. Artinya, persoalan pertanian di wilayah Pringsewu harus segera diselesaikan.


“Nanti, hasil reses ini akan masuk dalam pokok-pokok pikiran. Kemudian, direalisasikan dalam bentuk program. Selanjutnya, disampaikan ke masyarakat Pringsewu dan Lampung umumnya,” kata Watoni.


Apalagi, wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung itu menekankan bahwa persoalan pertanian harus menjadi prioritas utama. Karena, secara nasional. Lampung masuk dalam peringkat dua, namun ketika tidak ditopang dengan mensejahterakan petani melalui program yang baik. Maka, akan tergerus.


“Minimal ketika akan musim tanam, pupuk tidak langka. Obat-obatan pertanian terjangkau, harga hasil pertanian bisa sesuai harapan,” tegasnya. 


Share:

Anggota DPRD Lampung Dicurhati Masalah Pupuk


Pringsewu — Serap aspirasi tahap I Anggota DPRD Provinsi Lampung tahun 2024, serentak dilakukan. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui keluhan, dan harapan masyarakat terhadap sejumlah pembangunan di segala bidang. Sesuai Daerah Pemilihan masing-masing.


Dalam diskusi yang digelar, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Watoni Noerdin menerima sejumlah keluhan dan masukan khususnya tentang ketersedian pupuk, serta obat ham tanaman.


“Pak, kami meminta ketersediaan pupuk, dan obat Hama tanaman. Kami butuh pupuk. Sementara, untuk mendapatkan sangat sulit, apalagi kami ini tergabung di kelompok tani wanita (KWT),” kata Ketua Kelompok Wanita Tani Pager Sari Fajar Agung Barat, Pekon Fajar Agung, Kecamatan Pringsewu. Semi, disela diskusi. Rabu (17/01/2024).


Seharusnya, lanjut Semi. Kelompok yang dibina sudah tidak sulit untuk mendapatkan pupuk. Tapi, hingga saat ini sulit. “Kami minta ke Pak Watoni, untuk bisa memberikan solusi. Karena, menanam sayuran dilahan yang warga, yang tidak terpakai dan dimanfaatkan. Alhamdulillah, sudah berjalan. Tapi, pupuk menjadi kendala Pak,” tegasnya.



Menanggapi persoalan tersebut, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Watoni Noerdin mengatakan aspirasi yang disampaikan menjadi catatan, untuk diperjuangkan. Sehingga, persoalan kelangkaan pupuk tidak terjadi lagi. “Pupuk ini menjadi masalah yang selalu berulang dalam setiap tahunnya, apalagi setiap musim tanam. Nanti, akan bahas di dalam rapat Komisi, agar terjadi lagi,” ujarnya.


Oleh karena itu, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung itu melanjutkan. Kehadirannya ditengah-tengah masyarakat Pringsewu pada kesempatan ini, merupakan bentuk perhatian dari wakil rakyat, khususnya persoalan yang terjadi.


“Di masa reses ini, kami ingin tahu apa persoalan yang ada di daerah ini, dan disampaikan secara langsung oleh masyarakat. Ketika sudah diterima, akan diupayakan dalam rapat di kantor,” tegasnya.

Share:

Mingrum Gumay bersama OPD Bahas Nasib PPPK


Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay SH., MH penuhi janji perwakilan ribuan PPPK tahun penerimaan 2023 untuk menghadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menindaklanjuti keluhan yang sebelumnya pernah disampaikan minggu lalu. Selasa (16/01)


Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Lampung juga mengajak seluruh tamu undangan yang hadir untuk menyanyikan lagu hymne guru di saat kegiatan berlangsung.


Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay menyebutkan bahwa nasib tenaga pendidik ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah, untuk itu hari ini saya berterimakasih kepada OPD yang sudah menghadiri dan memenuhi undangan yang diberikan.


“ Ya saya terimakasih, ini sifatnya program bukan janji, hari ini adalah wujud kepastian dan keseriusan lembaga DPRD menindaklanjuti apa yang disampaikan sebelumnya, jadi kita diskusi dan kita cari solusinya “ Ujar Mingrum


Ia juga menilai bahwa apa yang di dengar terkait gaji yang diterima guru sangatlah tidak layak, ini harus juga menjadi kajian, bagaimana mungkin mereka akan fokus membangun dan meningkatkan peradabaan bagi generasi penerus apabila permasalahan dan kepastian mereka pun belum ada titik terang dan solusi atas permasalahan itu.


“ Kita ingin tenaga pendidik kesejahteraannya di evaluasi, tadi juga saya dengar kalau PPPK atau guru yang statusnya PNS masuk ke salah satu sekolah, jam mengajar guru status honorer akan di kurangi, yang setiap hari mengajar saja beluk tentu penuhi kebutuhan mereka apalagi jika dikurangi jam mengajarnya “ Lanjutnya




Share:

Diterpa Informasi Negatif Melalui Konten, Ini Ternyata yang Dilakukan Kominfo Lamsel


KALIANDA - Tepis informasi negatif berupa konten di media sosial yang memuat masalah jalan rusak, Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan (Pemkab Lamsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan kreatif menanggapinya juga dengan cara populis, yakni memuat konten video di platform jejaring sosial populer TikTok.


Diunggah melalui akun @kominfolamsel, konten tersebut mencoba menjelaskan bagaimana sebenarnya posisi, kondisi, dan situasi jalan tersebut. Bahkan, video berdurasi sekitar 5,38 detik itu turut diramaikan juga dengan tiktokers populer asal Lampung dengan akun @emakriza.


Selain akun @emakriza, produksi video itu juga menghadirkan sumber-sumber yang berkompeten terkait masalah jalan itu. Seperti Camat Natar, Supi'ah S.Ag, Kabid Bina Marga Dinas PUPR, Hasanuddin, dan Kepala Desa Merakbatin, Aldin.


Dalam sejumlah scene, konten tersebut mencoba menjelaskan bahwa jalan rusak yang dimaksud sudah masuk dalam perencanaan pembangunan, hingga bakal dieksekusi pada 2024 ini yang hanya tinggal menghitung hari.


Bahkan, Camat Natar, Supi'ah, menjelaskan usulan perbaikan jalan itu baru terakomodir di 2023 lalu, karena keterbatasan anggaran Pemda hingga tahapan skala prioritas pembangunan infrastruktur di Lamsel yang ternyata memiliki wilayah yang cukup luas.


Kemudian, di produk elektronik itu juga, kita disuguhkan record gambar bagaimana kondisi jalan tersebut dengan tingginya volume arus lalu lintas kendaraan yang berlalu lalang. Tidak sampai di situ, konten tersebut turut menunjukan bagaimana beban jalan yang dilalui sudah di ambang batas.


Seperti penampakan muatan kendaraan besar yang melintas, ada truk dengan muatan bahan tambang batu, truk tangki dengan muatan ribuan liter air hingga truk dengan muatan barang-barang komersil.


Meski hanya sebuah konten dengan muatan 

ringan, namun sepertinya kita diajak turut mencermati bagaimana jalan di area tersebut dapat mengalami kerusakan begitu parah, yang bahkan lebih mirip sebuah kubangan daripada sebuah jalan raya sebagai fasilitas umum.


Sementara, Kepala Dinas Kominfo Lamsel, Anasrullah, mengatakan bahwa gagasan awal dari pembuatan konten tersebut, merupakan lebih dari sebuah pemanfaatan sosial media sebagai sebuah sarana informasi dan komunikasi yang cukup efektif dan dapat diterima oleh seluruh kalangan masyarakat.


"Seperti arahan bupati kita, Pak Nanang Ermanto, bahwa kita, ASN ini jika ingin maju, maka harus mengubah mindset tidak selalu berfikir linear yang monoton begitu-begitu saja, tapi kita dituntut untuk berkreatifitas dengan memaksimalkan potensi yang ada," ujar Anasrullah, Kamis 18 Januari 2024.


"Dengan gagasan awal itu, kita lihat sosmed ternyata cukup efektif, ya. Sebagai sebuah sarana informasi dan juga komunikasi yang ternyata dapat diterima dan menyentuh segala kalangan di lapisan masyarakat," ungkap Anasrullah seraya menambahkan bahwa tujuan produksi konten tersebut juga dalam rangka untuk memberikan nilai edukasi, kreativitas dan juga produktifitas ke masyarakat supaya dapat bijak dan santun menggunakan sosmed.


Sebelumnya sempat viral sebuah video berdurasi sekitar 58 detik oleh konten kreator asal Lampung, Mira Desiana, yang cukup familiar bagi netizen di dunia jagad maya khususnya di Provinsi Sang Bumi Rua Jurai.


Melalui akun IG dan Tik Tok @miradesiana, konten tersebut menampilkan sebuah lokasi jalan rusak yang sepertinya sengaja dibiarkan tanpa perhatian dari pemerintah daerah di Kecamatan Natar, Lampung Selatan.(*)

Share:

Watoni Siap Perjuangan Keluhkan Petani Pringsewu


Pringsewu — ‘Pak, mayoritas kami disini petani. Lahan kami, banyak tidur kalau di musim kemarau. Dan Infrastruktur Jalan Tani tolong diperbaiki’, demikian disampaikan warga Dusun Padang Asri, Pekon Fajar Agung, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu. Dihadapan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Watoni Noerdin, saat diskusi dimasa reses. Rabu (17/01/2024).

Ketua Kelompok Tani, Beringin Jaya 2 Padang Asri, Kecamatan Pringsewu, Darsono mengatakan bahwa persoalan air pertanian sudah kerap disampaikan disejumlah forum, baik Desa dan sejenisnya. Tapi, sampai saat ini tidak pernah terwujud.

“Sawah saya murni tadah hujan, kalo musim kemarau, lahan banyak yang tidur. Karena, tanah liat petani mau nanam apa. Pak, tolong dibantu. Kami minta solusi dari Bapak Watoni,” kata Darsono.

Menurutnya, petani di wilayah Padang Asri Fajar Agung sudah bingung untuk mengadu persoalan perairan pertanian. Bahkan, usul sumur BOR gak pernah terwujud.

“Petaninya disini GIAT untuk bertani, tapi gak ada air. Kalau gak ada air petani Mangkrak. Jika nyedot dari irigasi, harus mengeluarkan uang dengan nilai 500 ribu/hektar,” tegasnya.

Ditempat yang sama, warga lainnya Suyatno mengatakan persoalan pertanian bukan hanya pengairan. Tetapi, ketersediaan pupuk yang selalu langka disaat musim tanam. Bahkan, informasi yang didapat. Kios pupuk memberlakukan persyaratan identitas lengkap dan asli, ketika akan mendapatkan pupuk.

“Pupuk Pak, kami dapat info dari kios. Kedepan, pupuk akan dikurangi 50 persen dari sebelumnya. Belum lagi, untuk mendapatkan nya harus menyerah kan identitas Asli. Sementara, kebutuhan pupuk banyak, tapi dari dinas dikurangi,” tegasnya.

Selanjutnya, Suyatno mengaku ada akses jalan pertanian dengan panjang kurang lebih 500 meter, selalu becek dan genangan air ketika curah hujan turun. Sementara, jalan tersebut merupakan akses untuk anak-anak sekolah.

“Kurang lebih 500 meter, masuk di Dusun Padang Asri. Tolong diperhatikan pak, karena jalan itu juga dilalui oleh anak-anak sekolah pak,” tegasnya.

Menanggapi persoalan yang terjadi, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Watoni Noerdin mengaku aspirasi yang diutarakan menjadi catatan untuk diperjuangkan. Artinya, persoalan pertanian di wilayah Pringsewu harus segera diselesaikan.

“Nanti, hasil reses ini akan masuk dalam pokok-pokok pikiran. Kemudian, direalisasikan dalam bentuk program. Selanjutnya, disampaikan ke masyarakat Pringsewu dan Lampung umumnya,” kata Watoni.

Apalagi, wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung itu menekankan bahwa persoalan pertanian harus menjadi prioritas utama. Karena, secara nasional. Lampung masuk dalam peringkat dua, namun ketika tidak ditopang dengan mensejahterakan petani melalui program yang baik. Maka, akan tergerus.

“Minimal ketika akan musim tanam, pupuk tidak langka. Obat-obatan pertanian terjangkau, harga hasil pertanian bisa sesuai harapan,” tegasnya.
Share:

Watoni Noerdin Serap Aspirasi Warga Pringsewu


Pringsewu — ‘Pak, mayoritas kami disini petani. Lahan kami, banyak tidur kalau di musim kemarau. Dan Infrastruktur Jalan Tani tolong diperbaiki’, demikian disampaikan warga Dusun Padang Asri, Pekon Fajar Agung, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu. Dihadapan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Watoni Noerdin, saat diskusi dimasa reses. Rabu (17/01/2024).


Ketua Kelompok Tani, Beringin Jaya 2 Padang Asri, Kecamatan Pringsewu, Darsono mengatakan bahwa persoalan air pertanian sudah kerap disampaikan disejumlah forum, baik Desa dan sejenisnya. Tapi, sampai saat ini tidak pernah terwujud.


“Sawah saya murni tadah hujan, kalo musim kemarau, lahan banyak yang tidur. Karena, tanah liat petani mau nanam apa. Pak, tolong dibantu. Kami minta solusi dari Bapak Watoni,” kata Darsono.


Menurutnya, petani di wilayah Padang Asri Fajar Agung sudah bingung untuk mengadu persoalan perairan pertanian. Bahkan, usul sumur BOR gak pernah terwujud.


“Petaninya disini GIAT untuk bertani, tapi gak ada air. Kalau gak ada air petani Mangkrak. Jika nyedot dari irigasi, harus mengeluarkan uang dengan nilai 500 ribu/hektar,” tegasnya.


Ditempat yang sama, warga lainnya Suyatno mengatakan persoalan pertanian bukan hanya pengairan. Tetapi, ketersediaan pupuk yang selalu langka disaat musim tanam. Bahkan, informasi yang didapat. Kios pupuk memberlakukan persyaratan identitas lengkap dan asli, ketika akan mendapatkan pupuk.


“Pupuk Pak, kami dapat info dari kios. Kedepan, pupuk akan dikurangi 50 persen dari sebelumnya. Belum lagi, untuk mendapatkan nya harus menyerah kan identitas Asli. Sementara, kebutuhan pupuk banyak, tapi dari dinas dikurangi,” tegasnya.


Selanjutnya, Suyatno mengaku ada akses jalan pertanian dengan panjang kurang lebih 500 meter, selalu becek dan genangan air ketika curah hujan turun. Sementara, jalan tersebut merupakan akses untuk anak-anak sekolah.


“Kurang lebih 500 meter, masuk di Dusun Padang Asri. Tolong diperhatikan pak, karena jalan itu juga dilalui oleh anak-anak sekolah pak,” tegasnya.


Menanggapi persoalan yang terjadi, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Watoni Noerdin mengaku aspirasi yang diutarakan menjadi catatan untuk diperjuangkan. Artinya, persoalan pertanian di wilayah Pringsewu harus segera diselesaikan.


“Nanti, hasil reses ini akan masuk dalam pokok-pokok pikiran. Kemudian, direalisasikan dalam bentuk program. Selanjutnya, disampaikan ke masyarakat Pringsewu dan Lampung umumnya,” kata Watoni.


Apalagi, wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung itu menekankan bahwa persoalan pertanian harus menjadi prioritas utama. Karena, secara nasional. Lampung masuk dalam peringkat dua, namun ketika tidak ditopang dengan mensejahterakan petani melalui program yang baik. Maka, akan tergerus.


“Minimal ketika akan musim tanam, pupuk tidak langka. Obat-obatan pertanian terjangkau, harga hasil pertanian bisa sesuai harapan,” tegasnya

Share:

Anggota DPRD Lampung: Tidak Ada Jarak Warga dan Pemimpin


Mesuji — Ucapan selamat datang disampaikan fungsionaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mesuji, atas kehadiran Calon Ibu Negara Republik Indonesia Hj. Siti Atiqoh Supriyanti istri (Ganjar Pranowo) Capres yang diusung oleh PDI Perjuangan pada Pilpres 14 Februari 2024.


Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mesuji, Budhi Condrowati mengatakan kehadiran calon Ibu Negara di Bumi Ragab Begawi Caram merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kader partai. Karena, silaturahmi yang dilakukan dapat memberikan semangat bagi seluruh jajaran pengurus DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting, dan simpatisan untuk bekerja tidak kenal lelah, demi menjemput kemenangan hatrick di Pemilu 2024 ini.


“Kemenangan Hatrick harga mati mas, dan kami punya komitmen yang kuat untuk menjemput kemenangan itu. Saya berharap ke depan, hadirnya Ibu Atiqoh di Mesuji lagi, sudah sebagai ibu Negara RI,” kata Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lampung, Budhi Condrowati.


Selain itu, Ketua BAGUNA DPD PDI Perjuangan Lampung itu menuturkan. Dalam agenda kampanye dan silaturahmi tersebut. Ibu Atiqoh singgah di Rest Area 234, dan disambut Pengurus DPC PDI Perjuangan, relawan, dan pedagang UMKM di rest area tersebut.


“Tadi, Ibu Atiqoh ngopi bersama pengurus, relawan dan mayarakat yang singgah di rest area dan bersuwa-foto. Antusias warga sangat semangat menyambut Ibu,” ungkapnya.


Menurutnya, dalam kunjungannya. Ibu Atiqoh berdiskusi dan berdialog dengan masyarakat yang singgah di rest area tersebut. “Tadi, warga bincang santai dengan Ibu Atiqoh Ganjar Pranowo. Tidak ada jarak antara warga dan Ibu. Ini menunjukkan, warga menginginkan pemimpin Ibu Negara yang dekat dengan masyarakat tanpa melihat golongan, ras, agama,” tegasnya.



Share:

Ketua DPRD Lampung Bahas Isu Strategis Masyarakat Lampung


Lampung – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung, Mingrum Gumay, kembali menunjukkan sambutan hangatnya terhadap kehadiran Calon Presiden Ganjar Pranowo dalam rangkaian Safari Politik di Lampung. Senin, (22/1/2024).

Mingrum Gumay menyambut Ganjar Pranowo dengan penuh keakraban. Mereka bersama-sama membahas sejumlah isu strategis yang sedang dihadapi oleh masyarakat Lampung, termasuk pembangunan, ekonomi, dan kesejahteraan rakyat.

“Kedatangan beliau memberikan peluang berharga untuk merumuskan solusi yang konstruktif demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Lampung,” ujar Mingrum Gumay.

Mingrum Gumay juga mengatakan bahwa kedatangan Ganjar Pranowo ini menjadi sorotan utama, menciptakan momentum krusial untuk berdialog langsung dengan warga Lampung.

“Ini merupakan kesempatan emas bagi masyarakat kami untuk berinteraksi secara langsung dengan seorang pemimpin potensial dan membahas isu-isu yang sangat relevan bagi kemajuan daerah kita,” pungkas Mingrum Gumay. 


Share:

Pakai Syal Palestina, Rapat Paripurna DPRD Bahas Raperda


DPRD Provinsi Lampung menggelar Rapat Paripurna, Selasa (16/1). Saat rapat, para Anggota DPRD Lampung mengenakan syal Palestina sebagai bentuk dukungan kemerdekaan Palestina.
Rapat Paripurna itu membahas Pembicaraan Tingkat II dalam rangka laporan Panitia Khusus dan Bapemperda DPRD terhadap Raperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan Provinsi Lampung

Juga, disampaikan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun Anggaran 2024.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Sekdaprov Fahrizal, Gubernur Arinal mengapresiasi dan memberi penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para anggota Dewan atas telah disetujuinya beberapa Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dimaksud untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Dalam rangka penerapan/pelaksanaan lebih lanjut Peraturan Daerah tersebut, ia mengatakan bahwa akan menginstruksikan kepada Kepala Perangkat Daerah pelaksana Peraturan Daerah terkait untuk segera menyiapkan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan seperti menyusun dan mempersiapkan Peraturan Gubernur sebagai pelaksanaan atas Peraturan Daerah terkait.

Gubernur Arinal juga menginstruksikan untuk melakukan penguatan sumberdaya aparatur pelaksana Peraturan Daerah.

"Selanjutnya Rancangan Peraturan Daerah yang ditetapkan pada hari ini sebelum diundangkan dalam Lembaran Daerah Provinsi Lampung akan dilakukan fasilitasi oleh Menteri Dalam Negeri," lanjutnya.

Gubernur Arinal menyampaikan bahwa saran dan catatan yang disampaikan oleh Bapemperda sehubungan dengan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah akan menjadi perhatian untuk kemudian diterjemahkan dalam bentuk kebijakan selanjutnya. 
Share:

DPRD Lampung Tampung Aspirasi Puluhan CASN PPPK


Bandar Lampung - Puluhan calon abdi negara menemui Ketua DPRD Lampung dan jajaran di gedung DPRD setempat, Jum’at (12/01).

Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay yang langsung menerima silaturahmi dan penyampaian aspirasi dari Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau (PPPK) Tahun 2023 menyebutkan, sebagai pimpinan DPRD Lampung berterimakasih atas kepercayaannya kepada rekan terpelajar untuk menyampaikan aspirasi dengan bijak dan terdidik.

"Saya merasa terhormat dikunjungi rekan-rekan guru yang saya hormati. Prinsipnya saya mendengarkan apa yang disampaikan, kemudian akan saya tindaklanjuti sebagaimana mekanisme yang ada, kalau kapasitasnya ini di provinsi tenggat waktunya bisa dipercepat, tapi kalau hal-hal di luar kewenangan pemerintah provinsi kami akan kaji dan usulkan kepada pemerintah pusat," imbuhnya.

Politisi PDIP Lampung Daerah Pemilihan Kabupaten Lampung Tengah ini juga menyebutkan, dirinya sangat perduli terhadap dunia pendidikan terutama kesejahteraan guru bahkan fasilitas yang dimiliki di tempat pendidikan itu sendiri.
“Boleh dicek hampir semua sekolah baik negeri, swasta atau lainnya pada tingkat menengah atas telah saya kunjungi di Lampung Tengah, tidak hanya menyerap aspirasi tetapi kami lakukan sosialisasi baik tentang Ideologi Pancasila , maupun peraturan daerah salah satunya mengenai narkotika, jadi saya pastikan akan consen pada permasalahan ini," kata dia.

Ia juga berjanji akan memanggil sejumlah dinas terkait untuk duduk bersama dan meminta perwakilan PPPK 2023 untuk hadir, jika memungkinkan agar secara bersama-sama melakukan kajian dan analisis mengenai hal tersebut.
“Button Up ya, Insya Allah minggu depan kita agendakan segera, semoga langsung terjawab dan memberikan satu keputusan yang kongkrit,“ tutupnya.

Koordinator PPPK Minta Diperjuangkan Nasib

Dalam kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Forum Komunikasi CASN PPPK guru 2023 di seluruh Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung yang jumlahnya mencapai hingga 100 orang.

Perwakilan dari CASN Guru PPPK, Mukromin menyampaikan, pengabdian, loyalitas dan dedikasi bagi guru yang sudah bertahun-tahun bahkan puluhan tahun mengabdi kepada bangsa dan negara tidak seyogyanya diragukan, bahkan dirinya mengaku selama bertahun-tahun menempuh 5 mata pelajaran yang harus diembannya sebagai bagian dari tenaga pendidik.
“Saya ini latar belakang guru bahasa inggris dan faktanya saya mengajar di luar latarbelakang pendidikan saya, salahsatunya bidangnya olahraga, sebagai informasi juga saya bisa membawa murid-murid saya mengikuti kontestasi hingga tingkat nasional pada bidang tersebut," ujarnya.
Ia berharap pemerintah bisa mengakomodir ataupun memberikan apresiasi bagi tenaga pendidik dengan memberikan peningkatan status menjadi ASN seutuhnya. Kata dia, jikalau melihat masa pensiun dirinya sekitar 19 tahun lagi, ia ingin anak-anak didik dapat masa depan yang baik.

"Bagaimana mungkin saat ini gaji yang kami terima, jauh dari kata layak karena kami dibayar perjam. Saya mohon agar kiranya nasib kami dapat diberikan kejelasan dan kelayakan sebagaimana mestinya," ujarnya.
Koordinator PPPK Provinsi Heru meminta kepada Ketua DPRD Provinsi Lampung untuk segera mengambil langkah dan menindaklanjuti apa yang disampaikan sejumlah rekan sejawat yang hadir.

"Kami mendorong sebelum bulan April, status kami ditetapkan dan kami menolak untuk dilakukan tes kembali. Kami ingin disamakan proses penerimaan PPPK-nya dengan tahun tahun sebelumnya," tegasnya. (Ndi)

Share:

Bupati Lampung Selatan Salurkan Bantuan Rp20 Juta pada Warga dari Program CSR


Tanjung Bintang – Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menyerahkan bantuan bedah rumah berupa uang tunai sebesar Rp20 juta rupiah dari program Corporate Social Responsibility (CSR) bersama Bank Syariah Indonesia Cabang Kalianda.


Bantuan tersebut diserahkan kepada sepasang suami istri Nardi Bodong dan Warnisah, salah satu warga desa Jati Indah, Kecamatan Tanjung Bintang. Sabtu (13/01).


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lampung Selatan mengatakan, program Bedah rumah Kabupaten Lampung Selatan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam penuntasan rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni.


“Ini sudah kami serahkan bantuan berupa uang 20 juta rupiah, saya minta nanti pak camat dan pak kades nanti mengkoordinir agar pembangunan rumahnya jadi lebih cepat, masyarakat juga bisa saling bergotong-royong,” ucapnya.


Nanang menjelaskan, program bantuan bedah rumah ini juga merupakan keterlibatan dan dukungan semua elemen termasuk para pihak perusahaan dalam menuntaskan kemiskinan ekstrem di Lampung Selatan ini.


Sementara, Nardi Bodong (64) atau yang akrab disapa Mbah bodong tersebut mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah kabupaten Lampung Selatan yang telah hadir langsung membawa kepedulian yang luar biasa kepada warganya.


“Saya dan keluarga mengucapkan terimakasih banyak kepada bapak Bupati berserta jajaran atas bantuan yang sudah diberikan, kami juga ucapkan terimakasih kepada BSI dengan bantuan ini pembangunan rumah kami menjadi terasa lebih ringan. Kami senang sekali, sekali lagi kami ucapkan terimakasih,” pungkasnya. (Kf)

Share:

Popular


NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts