Bandar Lampung - Salah Satu Jurnalis Sebut Rencana Unjuk Rasa Jurnalis KJHLS Ke Kominfo Salah Sasaran.
Setelah berita stetment kepala dinas Kominfo yang mengajak teman teman Jurnalis Di KJHLS Berdialog Agar Hemat Energi untuk kemajuan Lampung selatan.
Ramai di bicarakan di Grup Grup Aktivis Dan Jurnalis serta Mayoritas Anggota banyak memuji langkah kadis Kominfo yang mengajak untuk dialog bermusyawarah.
Sebab menurut beberapa Jurnalis Bahwa Aksi Unjuk Rasa Ke dinas Kominfo terkait kebijakan Dinas Kominfo Terkait persyaratan Kontrak kerjasama dengan perusahaan itu tidak mendasar dan salah sasaran.
Di karenakan persyaratan Itu untuk Perusahaan Yang Berbadan Hukum Bukan untuk personal profesi Jurnalis.
Adapun Profesi seorang Pribadi Jurnalis tidak punya ikatan hubungan dalam kaitan aturan kerjasama dengan Kominfo dan Jurnalis merupakan karyawan di perusahaan yang bekerja untuk perusahaan bukan untuk Kominfo.
Bahkan salah satu Jurnalis Online bernama Desmi menyatakan dalam Grup Aktivis dan Jurnalis bahwa kebijakan kadis Kominfo itu tepat sesuai aturan dan di kuatkan dengan sudah di teraokanya di Dinas Kominfo di tiap tiap kabupaten Kota sepropinsi Lampung.
Di kutip dari beberapa Grup Watsaap aktivis dan jurnalis.
Berikut pernyataan salah satu Jurnalis biasa disapa Re yang bekerja pada Sebuah PT di salah satu perusahaan yang membidangi Media Online.
Menurut Pandangan Salah satu yang berprofesi sebagai Jurnalis Re Sapaan Akrabnya mengatakan bahwa Pernyataan Pak kadis Kominfo Lamsel ini menurut saya tepat.
"Contoh saya bekerja untuk Perusahaan Media, Bukan untuk Kominfo. Andaipun perusahan ternyata kontrak kerjasama dengan Kominfo itu wewenang yang punya perusahaan" Papar Re
Tidak ada komentar:
Posting Komentar