Portal Berita Online

Bupati Pesawaran Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Untuk Menguatkan Kebersamaan


Pesawaran– Bupati Pesawaran mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menguatkan komitmen bahwa Pesawaran Bumi Andan Jejama adalah milik, kebanggaan dan tanggungjawab bersama.


Hal itu diungkapkan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi saat menghadiri kunjungan silaturahmi Ramadhan di Masjid Nurul Falah Desa Kota Jawa Kecamatan Way Khilau dan Masjid Babusalam Desa Way Harong Kecamatan Way Lima pada Senin (01/04/24).



Bupati Dendi menyampaikan silaturahmi Ramadhan menjadi wadah menyampaikan informasi sekaligus menyerap aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat, sehingga menjadi referensi dalam pembangunan daerah kedepannya. Selain itu, silaturahmi Ramadhan ini juga untuk meningkatkan tali silaturahim dan perekat antara pemerintah daerah dengan masyarakat.


Ia juga mengajak mengisi Ramadhan ini dengan amalan-amalan, sebagai wujud kepatuhan kepada Allah SWT.


“Mari senantiasa berlomba-lomba melakukan kebaikan, mengendalikan diri dari segala nafsu, memupuk kebersamaan, kepedulian sosial serta mengulurkan tangan untuk membantu sesama,” ajaknya.


Orang nomor satu di Kabupaten Pesawaran itu menyerahkan bantuan untuk pembangunan masjid, santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa dengan harapan bantuan tersebut bermanfaat dan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya.


Dirinya berpesan agar terus memperhatikan lingkungan dan kesulitan sesama.


“Karena hakikat sebagai muslim adalah saling membantu dan memastikan bahwa jangan sampai ada warga yang kesulitan,” pungkasnya.


Turut hadir dalam kunjungan tersebut Jajaran Forkopimda Kabupaten Pesawaran, Para Pejabat Struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Kepala Kemenag Kabupaten Pesawaran, Camat beserta Uspika Kecamatan Way Khilau dan Way Lima ( rls)

Share:

Paripurna DPRD Lampung, Dani Mulyawati Gantikan I Gede Jalantik


Bandarlampung
--Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Senin, (1-4-2024), menggelar rapat paripurna pelantikan dan pengambilan sumpah Dani Mulyawati, sebagai anggota pergantian antarwaktu (PAW) untuk sisa masa jabatan 2019-2024.

Dani Mulyawati menjadi anggota DPRD Provinsi Lampung untuk mengisi kursi Fraksi Golkar yang sebelumnya dijabat I Gede Jalantik. Kursi tersebut kosong sejak Gede meninggal dunia pada Desember 2023.

Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay mengatakan, sumpah jabatan harus menjadi komitmen menjalankan tugas.

"Sumpah ini disaksikan oleh Tuhan, sehingga harus berkomitmen menjalankan Undang-undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia dan berkomitmen membawa dan meneruskan konstituen. Semoga dapat amanah dalam mengemban tugas-tugasnya," kata Mingrum.

Dani Mulyawati saat diwawancara mengatakan, akan melanjutkan program yang telah tersusun ditubuh DPRD Provinsi Lampung khusunya di Komisi V.

"Saya akan melanjutkan apa yang sudah dilakukan almarhum pak Jelantik, karena waktu ini hanya tinggal beberapa bulan lagi," ujarnya.

"Program sudah tersusun sebagaimana mestinya, saya hanya tinggal melanjutkan seperti sosialisasi perda (Sosper) yang dilaksanakan mulai 6 April nanti," tutupnya. (Sumber harian momentum*)

Share:

Ketua Komisi I DPRD Lampung Segera Rapat Persiapan Pilkada Serentak


Bandar Lampung — Komisi I DPRD Provinsi Lampung segera menggelar rapat gelar pendapat dengan KPU Provinsi Lampung dan Bawaslu Provinsi Lampung. Pemanggilan tersebut terkait persiapan Pilkada Serentak 2024 baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

.
Hal tersebut merupakan tindaklanjut setelah KPU RI yang telah melaunching tahapan Pilkada Serentak 2024, pada Candi Prambanan, Yogyakarta, Minggu, 31 Maret 2024 kemarin.
.
“Kami segera tindaklanjuti itu. Akan ada rapat dengar pendapat lagi,” ujar Ketua Komisi I DPRD Lampung, Budiman AS, Senin, 1 April 2024.
.
Rapat dengar pendapat nantinya akan membahas beberapa poin. Mulai dari besaran anggaran dari APBD Provinsi Lampung maupun APBD kabupaten/kota.
.
Kemudian terkait kesiapan pelaksanaan pilkada. Hal itu dengan mengevaluasi proses tahapan Pemilu Serentak 2024 kemarin, serta kebijakan lainnya. “Habis lebaran ini, Insya Allah hearing,” katanya.
.
Selain itu Budiman juga menyebut Komisi I akan menelaah beberapa kebijakan pemilihan kepala daerah serentak 2024. Misalnya, soal Kemendagri yang meminta Penjabat Kepala Daerah, harus mundur dari jabatannya apabila ingin maju pilkada. Wajib mundur tersebut sejak 5 bulan sebelum hari pemilihan 27 November 2024.
Kemudian terkait adanya Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor. 12/PUU-XXI/2024 yang menyebutkan calon anggota legislatif yang terpilih pada Pemilu 2024, wajib mengundurkan diri setelah pelantikan sebagai anggota parlemen. Apabila yang bersangkutan ingin maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah 2024.
“Soal Pj. kalau memang harus mundur ya harus mundur. Kemudian Putusan MK juga sifatnya final dan mengikat. Terkait caleg terpilih, kita lakukan RDP nanti,” katanya.
Sebelumnya, penandatangan naskah hibah perjanjian daerah (NPHD) untuk Pilkada Serentak 2024 wilayah Lampung sudah terlaksana. Penandatanganan tersebut oleh Gubernur Lampung, Bupati dan Walikota 15 Kabupaten/Kota, Jumat Malam, 10 November 2023 kemarin.
Total anggaran KPU Provinsi Lampung untuk pilkada mencapai Rp295.956.908.000, dan anggaran Bawaslu Provinsi Lampung mencapai
Rp68.064.646.000. (Sumber: lampost.co)

Share:

Desy Ratnasari Kunjungi Sekretariat DPRD Lampung


Bandarlampung--Desy Ratnasari, Ketua Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jawa Barat, mengunjungi kantor DPRD Provinsi Lampung, Senin (1-4-2024).

Kunjungan artis asal Sukabumi, Jawa Barat, yang kini menjadi politisi itu untuk melakukan penelitian disertainya tentang perempuan politissi di Indonesia.

Di DPRD Provinsi Lampung, Desy melakukan pertemuan dengan sejumlah anggota dewan perempuan. Antara lain, Lesty Putri Utami, Ririn Kuswantari, Budhi Condrowati, Apriliati, Jauharoh Haddad, Kostiana, dan Dani Mulyawati 

Dalam pertemuan itu, Desy yang kini menjabat Anggota Komisi X DPR RI, membagikan kuisioner kepada para anggota DPRD Provinsi Lampung.

Kepada wartawan, Desy menjelaskan, ada dua puluh provinsi di Indonesia yang akan didatanginya untuk mencari responden penelitiannya.

"Saya pilih Lampung, Riau, Jambi, Bengkulu kemudian seluruh Jawa, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan. Ini dipilih karena merepresentasikan perempuan. Lampung juga dipilih karena akses mudah," kata pelantun tembang Tenda Biru itu.

Ia mengatakan, total ia membutuhkan enam belas politisi perempuan di Lampung, namun yang hadir pada hari ini sebanyak sembilan politisi perempuan.

"Menurut saya, sembilan dari enam belas responden yang hadir itu sudah cukup baik bisa hadir, saya mengapresiasi," tukasnya.

"Jadi respondenya itu sukal rela, saya tidak bisa memaksa yang tidak bisa hadir," imbuhnya.

Alasan ia memilih tema perempuan politisi dalam diseretasinya, karena ingin memberikan gambaran pemikiran tentang perempuan Indonesia seperti apa.

"Dalam ilmu psikologi tidak terlalu banyak yang bersumber dari pemikiran perempuan Indonesia, dan kenapa tentang politik, karena saya kebetulan politisi," jelasnya. (Sumber harian momentum) 
Share:

DPRD Tegaskan Program Lampung Berjaya Untuk Rakyat


Wakil Ketua Komisi II DPRD Lampung I Made Bagiase yang juga Waki Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Provinsi Lampung menegaskan program Lampung Berjaya adalah untuk rakyat.


Hal tersebut sebagai tindak lanjut dari adanya pemberitaan yang mengatakan program Lampung Berjaya hanya untuk penguasa.


I Made Bagiase mengatakan, program Lampung Berjaya Gubernur Arinal murni diadakan untuk masyarakat Lampung, bukan untuk penguasa.


Sebab, kata I Made Bagiase, di dalam program Lampung Berjaya terdapat bermacam-macam program yang tersebar di organisasi perangkat daerah (OPD) di Lampung.


Program Lampung Berjaya, disampaikan I Made Bagiase merupakan pengejawantahan dari 33 janji Gubernur Arinal saat kampanye 2018 lalu yang tersebar dan dilaksanakan oleh OPD di Pemprov Lampung.



"Sejak menjabat pada Juni 2019 hingga saat ini Gubernur Lampung telah merealisasikan janji 33 kampanyenya untuk masyarakat Lampung," ujar Made Bagiase melalui keterangan tertulis Senin 1 April 2024.


Lanjut I Made Bagiase, program dari Lampung Berjaya yang telah direalisasikan seperti program petani berjaya, pupuk murah, kesehatan gratis dan terjangkau.


Kemudian, jalan-jalan dan jembatan dibangun, irigasi dibangun, peningkatan mutu bidang pendidikan, menjaga kestabilan harga pupuk, gabah, bibit termasuk harga kebutuhan pokok dan pangan serta dunia pertambangan, migas dan penerbangan, dan lain-lain.


"Itu merupakan contoh-contoh dari program Lampung Berjaya yang telah dilaksanakan oleh Gubernur melalui dinas instansi dalam rangka memenuhi 33 janjinya," ungkapnya.


Terkait kemiskinan di Lampung, I Made Bagiase menjelaskan banyak indikator penyebabnya. Mulai dari gubernur harus menyelesaikan utang pemprov sebelumnya.





Share:

Anggota DPRD Lampung Ini Sampaikan Interupsi Saat Rapat Paripurna Istimewa PAW Aleg


Anggota DPRD Lampung dari Fraksi Gerindra Mikdar Ilyas menyampaikan interupsi saat Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka peresmian pemberhentian dan pengangkatan pengganti antar waktu (PAW) Anggota DPRD Lampung Fraksi Golkar sisa masa jabatan 2019-2024, Senin (1/4).


Mikdar Ilyas meminta kepada Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay untuk segera membahas pemekaran tiga kabupaten di Lampung. Pasalnya, pada 28 Maret 2024 DPR RI sudah mengagendakan pembahasan pemekaran kabupaten kota di Indonesia, termasuk Lampung.


"Di provinsi Lampung ada pemekaran di Lampung Utara, Lampung Selatan dan Lampung Tengah," kata Mikdar Ilyas.


Sebagai wakil rakyat dari Dapil 5 yang meliputi wilayah Lampung Utara dan Way Kanan, Mikdar menggaris bawahi pemekaran di Kabupaten Lampung Utara yakni kabupaten Sungkai Bunga Mayang.


Mikdar melanjutkan bahwa pemekaran Kabupaten Sungkai Bunga Mayang yang paling lama yakni sudah 10 tahun diusulkan. Berkasnya sudah diserahkan panitia ke pemerintah provinsi Lampung tetapi sampai hari ini belum dibahas.


"Kami harap alangkah bagusnya jika di tingkat provinsi bisa menindaklanjuti, pusat aja sudah membahas, kok provinsinya belum membahas," kata Sekretaris Komisi V DPRD Lampung ini.


Dia menjelaskan bahwa pemekaran wilayah itu merupakan usulan masyarakat yang diajukan ke pemerintah kabupaten. Setelah itu dikaji dan diparipurnakan di DPRD kabupaten.


"Jika disetujui kemudian diserahkan ke provinsi. Nantinya dikaji lagi di tingkat DPRD provinsi bersama pemda. Ketika memenuhi syarat, nanti baru ada rekomendasi gubernur untuk diteruskan ke Kementerian," jelasnya.


Menurutnya, pemekaran wilayah ini harus segera ditindaklanjuti karena tujuannya untuk kemajuan daerah dan memaksimalkan pembangunan.


Mendengar interupsi tersebut, Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay mengatakan menerima aspirasi tersebut dan akan membahasnya di kemudian hari.


Diketahui, pemekaran Kabupaten Sungkai Bunga Mayang dengan induk di Lampung Utara. Meliputi Kecamatan Bunga Mayang (ibukota), Sungkai Selatan, Sungkai Tengah, Sungkai Barat, Sungkai Jaya, Muara Sungkai, Sungkai Utara dan Hulu Sungkai.


Kemudian, Kabupaten Natar Agung merupakan pemekaran dari Lampung Selatan dengan nama alternatif Kabupaten Bandar Lampung. Meliputi Kecamatan Jati Agung (ibukota), Natar, Tanjung Bintang, Merbau Mataram dan Tanjung Sari.


Selanjutnya, Kabupaten Seputih Timur dan Seputih Barat yang berinduk di Kabupaten Lampung Tengah diusulkan sejak tahun 2015.



Kabupaten Seputih Timur meliputi Kecamatan Bumi Nabung (ibukota), Seputih Banyak, Way Seputih, Rumbia, Putra Rumbia, Bandar Mataram, Seputih Surabaya dan Bandar Surabaya.


Kemudian, Kabupaten Seputih Barat meliputi Kecamatan Padang Ratu (ibukota), Anak Tuha, Anak Ratu Aji, Bangun Rejo, Kalirejo, Pubian, Sendang Agung dan Selagai Lingga. 


Share:

DPRD Lamsel, Gelar Rapat Paripurna LKPJ Tahun Anggaran 2023


Lampung Selatan – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten, Thamrin, mewakili Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) Bupati Lampung Selatan Tahun Anggaran 2023 di hadapan 36 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.


LKPJ tersebut disampaikan Thamrin dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Lampung Selatan yang digelar di gedung DPRD setempat, Kamis (28/3/2024).


Dalam sambutannya, Thamrin mengatakan, penyampaian LKPJ merupakan bagian dari agenda rutin penyelenggaraan pemerintahan daerah, untuk secara transparan dan akuntabel menyampaikan informasi atas kebijakan dan hasil penyelenggaraan pemerintahan sepanjang tahun anggaran 2023.

 



“Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban merupakan agenda tahunan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah,” kata Thamrin.


Lebih lanjut Thamrin menyampaikan, total Pendapatan Daerah pada Tahun 2023 ditargetkan sebesar Rp2.287.056.439.361,00 dan terealisasi sebesar Rp2.240.799.064.922,50 atau 97,98 persen.


Dengan rincian, penerimaan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang direncanakan sebesar Rp376.548.223.361, terealisasi sebesar Rp347.290.190.268,50 atau 92,23 persen. 

 

“Kemudian, penerimaan dari Pendapatan Transfer yang direncanakan sebesar Rp1.909.548.216.000,00, terealisasi sebesar Rp. 1.893.208.874.654,00 atau 99,14 persen,” ungkap Thamrin.



Sementara itu, pada sektor Belanja Daerah pada Tahun 2023 yang dianggarkan sebesar Rp2.300.927.766.361,00, terealisasi sebesar Rp2.158.310.960.262,99 atau 93,80 persen.(Is/Kmf)

Share:

Yayasan Alfian Husin-UKM IIB Darmajaya Bagikan 100 Nasi Kotak ke Panti Asuhan Setiap Hari


BANDAR LAMPUNG – Setelah membagikan 100 nasi kotak selama Ramadhan 1445 Hijriyah kepada warga kurang mampu di beberapa tempat di Kota Bandar Lampung, Yayasan Alfian Husin juga membagikan makanan berbuka kepada sejumlah panti asuhan yang ada di Kota Tapis Berseri ini.

Selain warga kurang mampu atau warga yang sedang dalam perjalanan, kami juga membagikan makanan berbuka puasa berupa 100 nasi kotak setiap hari kepada panti asuhan,” kata Ketua Yayasan Alfian Husin Ary Meizari, S.E., MBA., didampingi Sekretaris Yayasan Dr. Ir. Firmansya Y. Alfian, MBA., M.Sc., kemarin.

Menurut Ary, pada 16 Maret pihaknya membagikan nasi kotak di Panti Asuhan Mahmuda. Kemudian, dilanjutkan di Panti Asuhan Harapan Karomah pada 19 Maret 2024 dan Panti Asuhan Alhusnah pada 20 Maret 2024. 

“Yang turun langsung membagikan mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya dari UKM DCFC, UKM Artala, dan UKM As-Salam. Tanggal 27 Maret kemarin, kami memberikan makanan berbuka di panti Asuhan Hasbi Rabbi yang disalurkan oleh mahasiswa Hima Bisnis Digital,” kata Ketua Apindo Provinsi Lampung ini. 

Sementara, Sekretaris Yayasan Alfian Husin Dr. Ir. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc.,menambahkan selama sebulan penuh nasi kotak memang dibagi ke beberapa tempat bagi warga yang membutuhkan. “Dua pekan terakhir akan kami fokuskan di panti asuhan. Untuk pembagian, kami mengerahkan mahasiswa IIB Darmajaya yang tergabung dalam UKM dan BEM,” kata dia.

Hari ini, Kamis (28/3/24), lanjut Firmansyah, akan dijawalkan pembagian nasi kotak di Panti Asuhan Ummy May di Jalan Pagaralam, Segalamider, Bandar Lampung. Yang akan diturunkan membagikan mahasiswa dari UKM FIK-R SEHATI IIB Darmajaya. “Alhamdullilah selama ini pembagian berjalan lancar dan penerima merasa senang mendapatkan bantuan makanan berbuka puasa,” kata dia.

Firmansyah juga mengatakan bagi warga yang masih dalam perjalanan dan sudah memasuki waktunya berbuka puasa (Magrib) kampus IIB Darmajaya juga menyediakan makanan dan minuman berbuka puasa. “Kalau kebetulan lewat dan memasuki waktu Magrib, silahkan langsung ke Masjid Baitul I’lmi IIB Darmajaya untuk beristirahat dan berbuka puasa lebih dulu sekaligus Shalat Magrib berjamaah,” kata dia. 

Sejumlah warga yang menyempatkan diri berbuka puasa di Masjid Baitul I’lmi IIB Darmajaya mengaku senang dan bangga kepada Yayasan Alfian Husin. Ilham (40), misalnya. Warga Natar, Lampung Selatan ini mengaku sempat berbuka puasa di IIB Darmajaya.

“Waktu itu saya dalam perjalanan pulang setelah seharian bekerja di kawasan Telukbetung. Pas waktu Magrib tiba, saya posisi di dekat kampus Darmajaya. Saya mampir sejenak berbuka puasa sekaligus Shalat Magrib Berjamaah. Alhamdullilah, saya dapat makan berupa nasi kotak dari pengurus masjid,” kata Ilham, yang bekerja di salah satu Toko di Telukbetung. (**)

Share:

Bupati Pesawaran Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Kecamatan Tegineneng dan Negeri Katon


Pesawaran – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanada Indira Dendi menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Kecamatan Tegineneng dan Negeri Katon.


Bantuan yang diberikan itu berupa hibah untuk pembangunan masjid dan ambal, bantuan sembako untuk kaum duafa, santunan anak yatim, Alqur’an dan kipas angin serta beasiswa untuk anak sekolah.


Bupati Dendi berharap bantuan yang diberikan bermanfaat dan juga dapat digunakan dengan sebaik -baiknya.


Selain memberikan bantuan, orang nomor satu di Kabupaten Pesawaran itu juga bersilaturahmi dengan seluruh elemen masyarakat di Masjid Baitul Muslimin Dusun Tanjung Rejo Desa Poncokresno Kecamatan Negeri Katon dan Masjid Nurul Huda Dusun Sriwedari Desa Sriwedari Kecamatan Tegineneng pada Kamis (28/03/24).


Kunjungan silaturahmi Ramadhan itu dijelaskannya merupakan salah satu agenda Pemerintah Kabupaten Pesawaran ke seluruh wilayah kecamatan untuk meningkatkan tali silaturahmi dan perekat antara pemerintah daerah dengan masyarakat.


“Silaturahmi Ramadhan sebagai wadah menyampaikan informasi sekaligus menyerap aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat, sehingga menjadi referensi dalam pembangunan daerah kedepannya,” katanya.


Dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pesawaran yang telah mendukung dan membantu Pemkab Pesawaran dalam melaksanakan pembangunan dan mengajak untuk menguatkan komitmen dan kebersamaan serta berdoa agar masyarakat di Bumi Andan Jejama selalu rukun.


Bupati yang juga Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung itu juga mengucapkan terima kasih juga kepada semua pihak khususnya Baznas Kabupaten Pesawaran yang sudah membantu program di Kabupaten Pesawaran.


“Baznas telah meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan berbagai programnya yaitu, Berkah Benar, Berkat dan Bapak Siji. Semoga bantuan tersebut bermanfaat dan digunakan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Bupati Dendi mengajak mengisi ramadhan ini dengan amalan-amalan, sebagai wujud kepatuhan kepada Allah SWT serta senantiasa berlomba-lomba melakukan kebaikan, mengendalikan diri dari segala nafsu, memupuk kebersamaan, kepedulian sosial serta mengulurkan tangan untuk membantu sesama.


“Karena hakikat sebagai muslim adalah saling membantu dan memastikan bahwa jangan sampai ada warga yang kesulitan,” tutupnya.




Share:

Peringati HUT ke-51 Tahun PT. ASDP Salurkan Bantuan Operasi Sumbing Bibir Gratis bagi 108 Anak di 7 Wilayah

 


Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bekerjasama dengan Yayasan Smile Train Indonesia memberikan bantuan operasi sumbing bibir dan sumbing langit-langit gratis kepada 108 anak di 7 wilayah Indonesia dengan total sumbangan senilai Rp 702 juta dalam rangka memperingati HUT ke-51 ASDP.


Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar ASDP yang turut memperingati HUT ke 51 tahun ini dengan mendukung

aksi kemanusiaan untuk membantu anak-anak Indonesia kembali tersenyum indah, dan tumbuh dengan percaya diri dalam meraih masa depan yang cerah.


Hal ini sudah selaras dengan apa yang kita canangkan bersama, bahwa setiap Ferizyan dalam kesehariannya selalu menjalankan tiga (3) purpose: personal purpose (tujuan pribadi), corporate purpose (tujuan korporasi), dan noble purpose (tujuan mulia) membantu sesama. Bahwa, bantuan yang kita berikan bagi anak-anak ini adalah bukti konkret kesadaran kita dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan umat di sekeliling kita,” tuturnya.


Adapun aksi bantuan operasi sumbing bibir dan langit-langit secara gratis ini, ASDP menyalurkan secara bertahap di tujuh wilayah Indonesia, yakni Jabodetabek, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara. Operasi ini membutuhkan dana Rp 6,5 juta per anaknya dengan total sumbangan yang diberikan sebesar Rp 702 juta dengan rincian Rp 663 juta dari TJSL dan Rp 39 juta dari sumbangan karyawan ASDP.


“Dengan bantuan Rp 6,5 juta di setiap operasi yang dilakukan, dapat mengubah hidup dan masa depan anak-anak Indonesia. Setelah menjalankan operasi, mereka akan kembali memiliki senyum yang indah. Atas nama jajaran direksi ASDP, saya mengucapkan terima kasih kepada Ferizyan di seluruh Indonesia,” jelas Ira dalam sambutannya saat perayaan Tasyakuran HUT ASDP di Kantor Pusat ASDP, pada Rabu (27/3).


Program bantuan operasi sumbing bibir ini bukan untuk kali pertama digelar oleh ASDP, melainkan dimulai sejak tahun 2019. Program rutin ini juga telah membantu kurang lebih 400 peserta sumbing bibir dari berbagai provinsi di Indonesia dengan bekerja sama bersama Smile Train Indonesia. Hal ini dilakukan karena ASDP menyadari kurangnya penyediaan layanan kesehatan yang merata di Indonesia, termasuk informasi terkait sumbing dan/atau celah langit-langit mulut. Kelainan bibir dan langit-langit mulut tersebut merupakan kondisi dimana terdapat celah di antara rongga mulut dan rongga hidung akibat ketidaksempurnaan proses penyatuan bibir dan langit-langit pada masa perkembangan janin.


Sampai saat ini, masih cukup banyak penderita sumbing bibir dan kangit-langit di Tengah masyarakat Indonesia. Dikutip dari situs Media Indonesia pada 2022, setiap tahunnya ada 8000 bayi sumbing bibir lahir di Indonesia. Angka ini terus naik dari tahun ke tahun, sehingga membutuhkan perhatian lebih dari berbagai kalangan.


“Kami sebagai orang tua berterima kasih kepada ASDP, sudah memberi jalan kepada kami untuk melakukan operasi. Semoga setelah dioperasi anak kami bisa sehat terus dan dapat bermain bersama anak lainnya,” ungkap Rima Nurmala, ibu dari ananda Asadillah, salah satu pasien penerima bantuan.


Di usia yang telah menginjak 51 tahun ini, ASDP terus konsisten untuk terus memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar demi mencapai hidup yang bermakna. ASDP juga berkomitmen untuk menjadi Perusahaan yang menerapkan nilai keberlanjutan dalam setiap kegiatan operasi dan usahanya.

(Is/Hms)

Share:

Soal Putusan MK Nomor 02/PUU-XXI/2023, Arjuna Wiwaha: Tidak Membuat Norma Hukum Baru


KALIANDA - Pemerhati sosial, Arjuna Wiwaha mengamini apa yang disampaikan oleh pakar hukum Tata Negara Universitas Lampung, DR. Yusdianto, SH, MH yang menyatakan Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto masih dapat maju kembali pada pilkada 2024.


Menurut dia, ada dua cara memahami putusan MK. Pertama dengan membaca utuh amar putusan. Kemudian yang kedua adalah menyimak apa isi pertimbangan hukum yang sifatnya mengikat.


Karena faktanya, hakim MK dalam putusan MK Nomor 02/PUU-XXI/2023 mempertimbangkan perkara-perkara sebelumnya yang berkaitan dengan norma perkara yang diuji, seperti putusan MK Nomor 8/PUU-VI/2008 maupun Putusan MK Nomor 22/PUU-VII/2009 dan putusan MK Nomor 67/PUU-XVIII/2020.


"Perlu dipahami bahwa, putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 02/PUU-XXI/2023 itu tidak membuat norma hukum baru. Putusan tersebut hanya menegaskan, bahwa MK tidak membedakan masa jabatan definitif ataupun pejabat sementara," ujar dia kepada wartawan, Rabu 27 Maret 2024.


Artinya, terus warga Kecamatan Sidomulyo ini, dalam kaitannya dengan Pasal 7 ayat (2) Huruf n UU No. 10/2016, Nanang Ermanto tentunya masih bisa maju dalam kontestasi pilkada 2024 yang bakal dihelat pada November mendatang.


"Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 02/PUU-XXI/2023 itu kan kaitannya dengan permohonan judicial review oleh Bupati Kutai Kartanegara, Edi Darmansyah. Beliau meminta MK untuk mengabulkan permohonan dan menyatakan Pasal 7 Ayat (2) huruf n UU Pilkada bertentangan dengan UUD 1945," katanya 


"Dan pasal 7 tersebut tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat sepanjang kata “menjabat” dinyatakan hanya berlaku untuk yang menjabat sebagai Bupati definitif dan tidak termasuk untuk yang menjabat sebagai Plt. Bupati. Namun, MK menolak gugatan Bupati Edi Damasnsyah itu," imbuh Arjuna.


Lebih lanjut diungkapkan Arjuna, jika disimak, masa jabatan Nanang Ermanto sebagai pelaksana tugas (Plt) kurang dari 2,5 tahun atau hanya menjabat 1 tahun 8 bulan. Begitu juga dengan jabatan bupati definitif yang hanya 9-10 bulan.


Sehingga kalau ingin dimaknai, sambung dia, pertimbangan Putusan MK Nomor 2/PPU-XXI/2023 itu, yakni MK tidak membedakan masa menjabat (dua setengah tahun atau lebih sebagai satu periode) antara pejabat definitif dengan pejabat sementara.


"Dengan 2 keadaan yang berbeda ini, baik yang pejabat sementara maupun yang definitif, tidak ada satu pun yang memenuhi hitungan 1 periode," ungkapnya seraya menambahkan bahwa tidak ada juga putusan MK yang menetapkan 2 kondisi jabatan itu dapat dihitung gabung, atau yang menyebutkan satu periode adalah gabungan antara penjabat definitif dan plt bupati.


Lebih dalam, Arjuna juga mengungkapkan adanya sejumlah yurisprudensi keputusan MK yang menguatkan dalil-dalil tersebut. Seperti Putusan MK Nomor 67/PUUXVIII/2020. Putusan ini mengenai bupati Bonebolango periode 2010-2015, Hamin Pou.


Hamim Pou diketahui menjadi pelaksana tugas bupati selama dua tahun delapan bulan sembilan hari. Hamin Pou kemudian menjadi bupati definitif selama dua tahun tiga bulan dan dan 21 hari. Putusan MK 67/2020 tidak menyatakan Hamim Pou tak memenuhi syarat sebagai calon bupati periode 2021-2026 karena terhitung dua periode. Hamin Pou akhirnya menjabat Bupati Bonebolango periode 2021-2026.


"Putusan MK 67/2020 menjelaskan cara menghitung masa jabatan bupati adalah sejak pelantikan. Pertimbangan hukum terkait Hamim Pou ini mirip dengan situasi yang dihadapi Bupati Lamsel Nanang Ermanto. Sewaktu menjabat wakil bupati Lamsel, Nanang Ermanto kemudian dilantik sebagai bupati Lamsel periode 2016-2021 menggantikan Bupati Zainuddin Hasan yang berhalangan tetap kala itu," pungkasnya.(rls/is) 

Share:

Pakar Hukum Tata Negara Unila: Nanang Ermanto Masih Bisa Maju di Pilkada Lampung Selatan 2024


Lampung Selatan – Tafsir terhadap putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 02/PUU-XXI/2023 terhadap uji materi Undang-Undang 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) makin terang benderang.


Pakar Hukum Tata Negara Universitas Lampung, DR. Yusdianto, SH, MH, menyatakan, Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto masih berpeluang kembali maju pada Pilkada 2024.


“Dalam Undang-Undang 10 Tahun 2016 itu disebutkan bahwa satu periode kepala daerah terjadi jika masa jabatan definitifnya melebihi setengah masa jabatan definitif,” kata Yusdianto saat diwawancarai di Lantai 2 Fakultas Hukum Unila, Selasa (26/03/2024).


Sebelumnya ramai menjadi perdebatan, bahwa Nanang Ermanto tidak dapat maju pada Pilkada 2024 sebab dianggap telah dua periode menjabat sebagai Bupati Lampung Selatan.


Menurut Yusdianto, berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MKRI) Nomor : 22/PUU-VII/2009, dalam amar putusannya khususnya pada poin keempat diterangkan; Masa Jabatan Yang Dihitung Satu Periode Adalah Masa Jabatan Yang Telah Menjalani Setengah Masa Jabatan Atau Lebih Dari Setengah Masa Jabatan.


"Kemudian dikuatkan juga oleh putusan MKRI Nomor 67/PUU-XVIII/2020. Artinya, yang dihitung satu periode adalah masa jabatan yang telah dijalani setengah masa jabatan atau lebih,” terang Yusdianto.


Sedangkan Bupati Nanang Ermanto memang secara sah telah dilantik sebagai bupati sebanyak dua kali. Namun usia masa jabatan Nanang Ermanto sebagai Bupati Lampung Selatan definitif hasil Pilkada 2016-2021, tidak sampai setengah masa jabatan kepala daerah.


“Karena Nanang Ermanto sendiri dilantik sebagai Bupati Lampung Selatan definitif oleh Gubernur Lampung, pada 12 Mei 2020. Berarti hanya terhitung selama 9-10 bulan saja,” kata Yusdianto.


Lebih lanjut dia menyampaikan, Nanang Ermanto juga pernah duduk sebagai wakil bupati, dan ditunjuk sebagai Pelaksana tugas (Plt) bupati sekitar 1 tahun 8 bulan, sejak menerima SK pada 3 Agustus 2018.


“Namun jabatan sebagai Plt tidak terhitung masuk hitungan periode, SK mandat diluar konstitusi. Sehingga tidak ada alasan lagi bupati Nanang Ermanto tidak bias mencalonkan diri kembali,” tegas Yusdianto.


Menurutnya hal tersebut sudah cukup menjawab perdebatan pada masyarakat soal isu terkait Nanang Ermanto tidak dapat maju pada Pilkada Lampung Selatan 2024.


“Beliau masih punya hak konstitusi untuk mencalonkan diri dan dicalonkan kembali menjadi Bupati Lampung Selatan pada Pilkada 2024 nanti,” katanya.


Yusdianto menambahkan, Regulasi Pemilihan Umum Kepala Daerah kewenangannya ada pada pemerintah.


“Kita mohon juga kepada KPU untuk cermat dan bijak menanggapi perdebatan ini. Karena KPU juga tidak punya hak dan kepentingan, mereka hanya melaksanakan saja,” ujar Yusdianto.


Diketahui fenomena perdebatan ini tak hanya terjadi di Kabupaten Lampung Selatan tetapi juga terjadi di Kabupaten Tulang Bawang Barat terhadap bupati Umar Ahmad, dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia. (Kmf/Is)

Share:

Hari ini Cair THR ASN dan THLS Pemkab Lampung Selatan ,Cek Rekening


Lampung Selatan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas Sukarela (THLS) atau honorer cair hari ini, Rabu (27/3/2024).


Hal itu ditandai penyerahan THR secara simbolis oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto kepada perwakilan ASN dan THLS di Aula Rajabasa, kantor bupati setempat.


Nanang menyampaikan, pemberian THR Idulfitri 1445 Hijriah bagi ASN merupakan amanat yang telah tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 2024 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun dan Penerima Tunjangan Tahun 2024.


Aparatur negara tersebut antara lain, pegawai negeri sipil (PNS) dan calon PNS, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), prajurit TNI, anggota Polri dan pejabat negara. Namun, tidak untuk tenaga honorer. 

 

“Pemberian tunjangan keagamaan untuk THLS (honorer) merupakan kebijakan dari Pemkab Lampung Selatan dengan melihat kemampuan keuangan daerah,” kata Nanang Ermanto.


Oleh karena itu, Nanang berpesan kepada seluruh pegawai, agar THR Idulfitri 1445 Hijriah dapat dipergunakan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan.


“Ini kewajiban pemerintah daerah yang diharapkan seluruh pegawai. Maka, pemerintah itu harus siap. Alhamdulillah, kita bisa menjalankan amanat Undang-Undang,” ujar Nanang.


Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lampung Selatan, Wahidin Amin menyampaikan, bahwa THR Idulfitri 1445 Hijriah bagi ASN dan THLS di 53 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sedang dalam proses pencairan.


Wahidin Amin menyebut, besaran THR (Gaji 14) yang diterima oleh ASN sesuai dengan gaji yang diterima pada bulan Maret 2024. Sedangkan, THR untuk THLS sebesar Rp500.000.


“Semua (proses) sudah diserahkan kepada pihak Bank Lampung. Seluruh ASN dan THLS tinggal menunggu payroll,” ujar Wahidin Amin. (Is/kmf)

Share:

Pasar Murah di Sukamaju Lampung Selatan, Telur dan Gula, Paling Diminati Warga


Lampung Selatan – Kegiatan Operasi Pasar Murah yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan di Desa Sukamaju, Kecamatan Sidomulyo, kembali disambut antusias masyarakat setempat, Selasa, 26 Maret 2024.


Pasar murah itu menyediakan kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula, telur, bawang merah, bawang putih, cabai merah dan cabai rawit dengan harga lebih murah.


Dalam Operasi Pasar Murah kali ini, salah satu komoditi yang paling banyak diminati masyarakat adalah telur dan gula. Pasalnya, banyak masyarakat yang ingin membuat kue.


Dalam pasar murah itu telur dijual dengan harga Rp28 ribu/kg dan gula Rp15 ribu/kg. Harga itu lebih murah dari pasaran. Alhasil, dalam waktu satu jam telur dan gula ludes terjual.


Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan, Firdaus mengatakan, Operasi Pasar Murah itu merupakan program yang dicanangkan Bupati Lampung Selatan untuk membantu masyarakat selama bulan Ramadan.


“Kegiatan ini kita laksanakan di 17 kecamatan. Tujuannya untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan sembako dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Firdaus


Perlu diketahui, terdapat pula pasar murah yang digelar di Dekranasda Lampung Selatan yang berlangsung setiap hari selama Ramadan, mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB. 

(*)

Share:

Penyidik Polres Lampung Selatan Tetap Dua Tersangka Pelaku Perang Sarung


Lampung Selatan -- Polres Lampung Selatan tetapkan dua peserta perang sarung DAA (19) dan F (16) sebagai tersangka meninggalnya Levino Rafa Padila (13) warga Desa kecapi Kalianda saat perang sarung, Senin (18/3/2024) lalu.


Kapolres Lamsel AKBP Yusriandi Yusrin menjelaskan penetapan dua orang tersangka saat konferensi pers yang di ruang vicon, Mapolres setempat, Senin (25/3/2024) tindak pidana kekerasan yang terjadi Senin (18/3/2024), sekitar pukul 21.00 WIB, di Jalan umum Desa Kecapi, Kecamatan Kalianda. Akibat perang sarung yang mengakibatkan meninggalnya Levino Rafa Padila meninggal dunia.


Melalui serangkaian proses hukum itu, lanjut Yusriandi, polisi menyita barang bukti berupa 1 set pakaian milik korban, 1 set pakaian milik DAA dan F, 2 buah sarung milik tersangka, dan 2 sandal jepit yang digunakan saat perang sarung.


“Dengan progress penyelidikan, penyidikan dan juga mengumpulkan bukti bukti yang ada, dan menggelarkan penetapan tersangka, penyidik Sat Reskrim Polres Lampung Selatan menetapkan dua orang tersangka ini ada 2 orang, inisial DAA dewasa sudah 19 tahun, dan juga F masih dibawah umur 16 tahun” lanjut AKBP Yusriandi Yusrin

 

Kapolres menjelaskan awal mula terjadinya perang sarung dari chating WhatsApp ajakan dari kelompok Desa Kecapi dengan kelompok Pematang akhirnya terjadilah pertemuan di SD dekat lapangan voli dan terjadilah permainan perang sarung.


“meski sempat dibubarkan warga, perang sarung tetap berlanjut dan korban terkena sabetan sarung milik dua tersangka pada bagian dada dan kepala. 


Pelaku memukul dengan menggunakan sarung yang sudah digulung dan dikeraskan sebagai alat perang sarung didalamnya tidak ada apapun, serta menendang korban dan menewaskan Levino Rafa Padila.


"Jadi untuk motif tidak ada ya, hanya murni ajakan permainan perang sarung. Motif tertentu tidak ada," ujarnya.


Yusriandi menegaskan, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 76c juncto Pasal 80 ayat 3 UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang disangkakan penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang Undang. "Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," pungkasnya. 


Karena kasus pidana kekerasan perang sarung ini melibatkan anak–anak usia sekolah dalam pelaksanaan konference pers pihak Polres Lampung Selatan menggandeng dari pihak Bapas, Dinas Pendidikan Lamsel dan Dinas PPA. 


Kapolres Lampung Selatan menghimbau kepada orang tua semua pihak yang memiliki anak anak remaja pelajar khususnya.

"Mari kita sama – sama mengawasi anak kita, jangan sampai menjadi pelaku atau korban dari kenakalan remaja," ucapnya..(is/hms)

Share:

AKBP Yusriandi Yusrin Beri Penghargaan Warga Yang Bantu Tugas Polri Gagalkan Curanmor


 Lampung Selatan - Kapolres Lampung Selatan AKBP Yushriandi Yusrin berikan penghargaan kepada 4 orang warga yang membantu kelancaran tugas kepolisian di lapangan, Senin (25/3/2024).


Keempat warga yang menerima penghargaan yakni Didi Herwanto, Hamzah, Reno Saputra yang telah berhasil menggagalkan pencurian sepeda notor di Desa Sukaratu Kec.Kalianda Lamsel. 


Selanjutya Ba[ak dewa Putu Martawa diberikan penghargaan atas bantuannya memberikan bantuan melancarkan kegiatana pemilu 2024 dengan menyediakan tempat penyimpanan barang logistik dan tempat istirahat untuk anggota yang melaksanakan pengamanan. 


"Saya mengucapkan terimakasih kepada mas dah bapak yang sudah berhasil membantu kami menggagalkan pencurian kendaraan bermotor dan yang sudah membantu menyiapkan tempat untuk anggota kami dilapangan untuk pengamanan logistik pemilu". Ucap Kapolres.


"Penghargaan ini merupakan suatu apresiasi kita kepolisian kepada masyarakat kita yang seyogyanya adalah mitra kita di masyarakat karena kita adalah bagian dari masyarakat". Lanjut Kapolres Lampung Selatan 


Kapolres Lampung Selatan mengharapkan penghargaan ini menjadi motivasi untuk kita semua dalam menjaga dan memelihara harkamtibmas dan mengungkap suatu tindak pidana.


Banyak tugas kegiatan kepolisian yang dilaksanakan yang bersifat preemtif, preventif dan penegakan hukum yang semyanya membutuhkan bantuan Masyarakat, karena polisi tidak bisa bekerja sendiri.


Polri dan masyarakat harus bahu membahu menjaga situasi kamtibmas, sehingga diharapkan mitra kamtibmas baik poskamling, siskamling dan ronda-ronda bisa bersinergi dengan Polri untuk menjaga harkamtibmas yang aman dan kondusif.


AKBP Yusriandi menegaskan bilamana masyarakat menemukan adanya dugaan pelaku curanmor, masyarakat bisa melakukan upaya-upaya kepolisian dan memberikan informasi kepada petugas kepolisian sehingga bersama sama mengamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. (Hms/Is)

Share:

Pisah Sambut Camat Penengahan Lampung Selatan: Tingkatkan Mutu Jalankan Program Bupati


Lampung Selatan - Pemkab Lampung Selatan (Lamsel), melalui Kecamatan Penengahan, menggelar pisah sambut Camat yang lama Jaelani kepada Camat yang baru Muhrizal, Senin (25/3/2024). 


Camat sebelumnya Jaelani mengucapkan banyak terimakasih kepada para staf dan intansi serta seluruh kepala Desa Se-kecamatan Penengahan, yang selama ini telah mendukung segala program sehingga dapat terlaksana, meski belum semuanya program-program bisa dijalankan.


“Kurang lebih enam tahun saya bertugas di Kecamatan Penengahan ini, dari mejabat sebagai Sekcam sampai dilantik sebagai Camat, Alhamdulillah dalam keadaan kondusif, karena itu semua tidak terlepas dari dukungan seluruh kepala desa, dan intansi yang ada di Kecamatan Penengahan ini. Saya atas nama pribadi dan keluarga, mohon maaf yang sebesar besarnya jika ada khilaf dan kesalahan, baik tutur kata dan bahasa, kepada semuanya, sebagai manusia biasa tentunya tak luput salah dan khilaf. Mudah-mudahan dengan kedatangan Camat yang baru bisa bekerjasama dengan baik dengan seluruh Kepala Desa dan semua pihak yang ada di Kecamatan Penengahan," ungkap Jaelani. 


Sementara itu Camat Penengahan yang baru Muhrizal menuturkan, pada prinsipnya tetaplah ingin meningkatkan mutu serta menjalankan program-program Bupati. 


“Untuk itu saya mohon kepada seluruh Kepala Desa agar bisa meneruskanya, serta bisa menciptakan Kecamatan Penengahan ini tetap kondusif aman tertib dan juga lebih baik lagi," tuturnya. 


"Saya mohon dukungan kepada Camat yang sebelumya dan aparatur serta para Staf Kecamatanan, juga saya mohon izin kepada unsur Uspika, untuk bergabung di tempat yang baru ini, saya berharap kita semua bisa berkerjasama demi untuk memajukan Kecamatan Penengahan khususnya Kabupaten Lampung Selatan untuk lebih baik lagi," ucap Camat Penengahan Muhrizal. 


Ditempat yang sama Ketua APDESI Suhatsyah, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Camat Jaelani atas kerja sama, dan pengabdiannya serta kerja kerasnya selama bertugas di Kecamatan Penengahan. 


"Saya mewakili rekan-rekan kepala Desa Se-kecamatan Penengahan, mengucapkan terimakasih, mohon maaf jika selama kebersamaan kita selama ini ada Hal-hal kurang berkenan mohon dimaafkan. Kami ucapkan selamat dan sukses ditempat yang baru, sebagai Camat Kecamatan Sragi" kata Suhatsyah.(Is)

Share:

Bupati Lampung Selatan Terima Audensi Pimpinan Media Lampung Post


LAMSEL, Kalianda – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menerima audiensi Pimpinan Media Lampung Post, di ruang kerja bupati, Senin 25 Maret 2024.


Audiensi dihadiri Pimpinan Perusahaan Media Lampung Post Iskandar Zulkarnain, Pemimpin Redaksi Lampung Post Abdul Ghofur, beserta Marketing Iklan, dan Kabiro Lampung Selatan.


Pimpinan Perusahaan Media Lampung Post, Iskandar Zulkarnain menyampaikan, Media Lampung Post akan beralih ke digital yang serba cepat.


“Selama ini Lampung Post sudah bekerjasama dengan baik dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Sekarang ditingkatkan lagi untuk masuk ke era digital,” ujar Zulkarnain.


Zulkarnain menambahkan, Media Lampung Post memiliki beberapa program, salah satunya yaitu program membangun desa. Dengan harapan bisa membranding desa agar lebih maju.


“Baik dari desa maupun perangkat daerah nantinya diharapkan dapat bekerjasama, sehingga apapun kegiatan yang ada dapat segera dibranding. Nanti kami juga ada pelatihan, nanti bisa ikut dipelatihan itu, untuk bagaimana cara membranding yang baik,” ucapnya.


Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto sangat mendukung dengan adanya rencana kerja sama dengan Media Lampung Post.


Dirinya berharap, melalui kerja sama itu nantinya dapat saling bersinergi dengan program-program yang ada untuk membangun Kabupaten Lampung Selatan lebih maju.


“Saya harap kepada dinas terkait, dengan adanya kerja sama ini nantinya, jika ada kegiatan apa pun hubungi pihak Lampung Post. Supaya apapun kegiatan yang ada dapat dibranding, demi kemajuan Lampung Selatan,” kata Nanang. (Nsy/is)

Share:

FGD Renstra FEB IIB Darmajaya, Ini Masukan dari Stakeholder


BANDARLAMPUNG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar Forum Group Discussion (FGD) Rencana Strategi (Renstra) 2023 – 2027 bertempat di Aula Pascasarjana Lantai II pada Kamis, (21/3/24).


Dalam sambutannya Rektor IIB Darmajaya RZ Abdul Aziz, S.T., M.T., Ph.D., mengatakan sebenarnya FEB dalam rangka penyusunannya telah mengundang beberapa pihak terutama para stakeholder, pengguna lulusan, serta para stakeholder bukan cuma pengguna lulusan karena outputnya selain mahasiswa juga Tri Darma yang lain. Termasuk penelitian dan pengabdian.


“Juga berdiskusi dengan para pihak tersebut, apa yang menjadi strategi penelitian kedepan yang dibutuhkan oleh para stakeholder atau penelitian-penelitian yang dapat disupport oleh FEB. Begitu juga dengan pengabdian apa hasil yang bisa diimplementasikan ke masyarakat,” ungkap dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.


Menurut dia, dunia pendidikan sekarang ini sudah memasuki era disruptif. Dimana era yang agile, pendek, dan peluang menjadi besar. “Kita tahu saat ini penggunaan chat GPT, anak-anak (mahasiswa) menggunakannya dalam mengerjakan tugas tetapi mereka menulisnya dengan analisis lebih mendalam lagi,” ucapnya.


RZ Abdul Aziz menerangkan bahwa lembaga-lembaga pendidikan juga tumbuh sangat banyak dengan diikuti stakeholder juga berkembang sangat pesat. “Kalau selama ini terdapat istilah lembaga pendidikan itu kajian 1 atau 2 tahun lebih kebelakang dari dunia nyata tetapi saat ini bisa kita percepat dengan maraknya informasi di media sosial. Kita bisa langsung melakukan kajian-kajian dari hal tersebut,” tuturnya.


Masih kata dia, dengan hal tersebut dapat melihat peluang dan tantangan yang bisa dikembangkan. “Karena FEB IIB Darmajaya bukan hanya milik lingkungan Darmajaya tetapi ini adalah aset Provinsi Lampung dan aset Republik Indonesia. FEB ini memiliki andil baik dalam pemikiran, baik dalam kajian-kajian yang dibutuhkan para stakeholder,” imbuhnya.


Rektor berharap kepada para stakeholder dan tamu undangan dapat memberikan masukan dalam FGD Renstra FEB IIB Darmajaya. “Dari pariwisata misalnya apa yang cocok dan berbeda dengan yang ada di provinsi lain. Masukan-masukan ini juga diharapkan rutin dan terima kasih kepada stakeholder yang hadir,” bebernya.


Dalam FGD Renstra FEB IIB Darmajaya, Dekan FEB Aswin, S.E., M.M. melakukan paparan kepada para tamu dan stakeholder. Beberapa masukan dan saran juga diberikan dalam penyusunan Renstra.


Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Bobby Irawan, M.Si., mengatakan bahwa Provinsi Lampung ini bisa dilirik investor dengan contoh adanya hotel jaringan internasional JW Marriot di pesisir Pesawaran. “Ini yang diharapkan dapat menarik para wisatawan dari luar untuk.berkunjung ke Provinsi Lampung,” ungkapnya.


Artinya apa, lanjut dia, investor telah percaya dengan Provinsi Lampung untuk menginvestasikan usahanya. “Artinya juga pangsa pasar untuk Pariwisata sangat lebar dan bis akita raih. Saya mohon sekali dari akademisi Darmajaya bisa memformulasikan secara materi perkuliahan yang paling cocok untuk mahasiswa kita ini seperti apa dengan perkembangan saat ini,” ujarnya.


Masih kata dia, diharapkan juga dari IIB Darmajaya dapat berkolaborasi dan saling mengisi bagaimana Provinsi Lampung akan berkembang. “Terutama juga dengan penyediaan SDM dibidang pariwisata yang masih menggunakan dari luar Provinsi Lampung. Tetapi harapannya bisa disiapkan dari IIB Darmajaya,” ucapnya.


Perwakilan Balitbangda juga menyampaikan Resource (sumberdaya) yang dihasilkan IIB Darmajaya sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya lulusan dari Kampus The Best dalam pemilihan senator 2024 – 2029.


Balitbangda juga mencatat banyak lulusan dari IIB Darmajaya menjadi wirausaha-wirausaha baru. Maka, dari resource tersebut juga dapat meningkatkan pembangunan Provinsi Lampung melalui ekonomi kreatif.


Beberapa stakeholder lain juga memberikan masukan dalam Renstra FEB mulai dari IDX Perwakilan Lampung, Dinas Koperasi dan UKM Pesawaran, Alumni dan mahasiswa. (**)

Share:

Nenek Ngadiem Senang Banget, Dapat Bantuan Bedah Rumah Dari Bupati Lampung Selatan


Lampung Selatan - Nenek Ngadiem (68), warga Dusun II, Desa Maja Kecamatan Kalianda, mendapatkan bantuan bedah rumah dari Bupati Lampung Selatan.


Ngadiem yang termasuk warga miskin di Kecamatan Kalianda ini senang bukan kepalang lantaran didatangi langsung orang nomor satu di Bumi Khagom Mufakat.


Bantuan bedah rumah berupa uang tunai Rp20 juta diserahkan secara simbolis oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto kepada Ngadiem, Minggu, 24 Maret 2024.


“Nanti duit ini dipegang pak camat untuk membeli bahan bangunan,” ujar Nanang Ermanto.


“Saya ucapkan terima kasih, semoga pak bupati beserta jajaran selalu diberi kesehatan dan kelancaran rejeki,” ucap Ngadiem menimpali perkataan bupati.


Pembangunan rumah layak huni melalui program Gerakan Sedekah Seribu Rupiah (Geserbu) atau “bedah rumah” terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.


Program Geserbu ini merupakan wujud kepedulian Pemkab Lampung Selatan terhadap rumah tangga kurang mampu dan upaya menekan kemiskinan esktrem di Lampung Selatan.


Selama tahun 2023, dibawah kepemimpinan Bupati H. Nanang Ermanto, Pemkab Lampung Selatan telah berhasil melakukan program bedah rumah sebanyak 1.098 unit.


702 unit diantaranya dibantu dari anggaran APBD dan sisanya berasal dari Program Gerakan Sedekah Seribu (GESERBU), Baznas, dan CSR dari pihak swasta.


Nanang mengatakan, dalam mengentaskan rumah tidak layak huni di Kabupaten Lampung Selatan, pemerintah daerah turun langsung untuk memberikan bantuan bedah rumah.


Untuk itu Nanang meminta kepada camat dan kepala desa agar bersama-sama peduli terhadap lingkungan sekitarnya jika ada warganya yang memiliki rumah tidak layak huni.


“Pak camat dan kepala desa nanti ajak masyarakatnya, gotong royong bantu pembangunan rumah ibu Ngadiem. Camat ini sebagai koordintaor, ibu anteng saja, tau-tau rumahnya jadi ya bu” kata Nanang.


Sementara, Ngadiem mengaku senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto dan jajaran.


“Saya sangat bersyukur. Terima kasih pak atas bantuannya, jujur saya sangat senang sekali atas bantuan yang telah diberikan,” ungkap Ngadiem.


Selain menerima bantuan berupa uang tunai, Ngadiem juga menerima paket bantuan berupa sembako dan perlengkapan sehari-sehari.

(Is/Kmf)

Share:

Pemkab Lampung Selatan Bantu Pengobatan Penderita Tumor Berobat ke RSCM Jakarta


Lampung Selatan -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan serta Kementerian Sosial (Kemensos) RI membatu pengobatan Prisila Azizah. R (11) warga Desa Cugung, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan.


Diketahui, ananda Prisila Azizah. R atau yang biasa disapa Sisil menderita tumor yang sudah menyebar ke hati, limpa, dan beberapa bagian tubuh lainnya.


Jelang pengobatan ke Jakarta, pihak Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan melakukan _assessment_ terhadap penderita tumor, atas nama Prisila Azizah. R (Sisil).


Sebelumnya, Sisil sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Lampung Selatan, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung.


Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Puji Sukanto mengatakan, saat ini klien atas nama Prisila Azizah. R sudah berada di rumah singgah di Bandar Lampung dan sedang menunggu rujukan untuk keberangkatan menuju RSCM Jakarta.


"Sesuai arahan pak bupati, melalui upaya Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial, kami mengajukan bantuan ke Kementerian Sosial. Hari ini klien atas nama Sisil dirujuk ke RSCM Jakarta,” kata Puji Sukanto, Jumat (22/3/2024).


Lebih lanjut Puji Sukanto menyampaikan, untuk segala kebutuhan baik transport makan dan minum selama dalam perjalanan dan selama dalam perawatan di RSCM, semuanya sudah di fasilitasi oleh Pemkab Lampung Selatan melalui Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Kemensos.


“Untuk keberangkatan Sisil ke Jakarta menggunakan fasiltas ambulans 119 Dinas Kesehatan Lampung Selatan. Dibantu Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS), Kemensos RI,” ujar Puji.


Puji Sukanto menambahkan, selama dirawat di Jakarta, sedianya Sisil akan tinggal di rumah singgah milik Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan yang berada di Jakarta Barat.


Namun lanjut Puji, atas kebijakan Kepala STIS, klien anak Sisil akan tinggal di Balai STIS, Cibinong, Kabupaten Bogor, pasca menjalani perawatan di RSCM.


"Agar kondisi Sisil lebih terjamin dan memudahkan pihak Kemensos dalam melakukan pemantauaan terhadap perkembangan kesehatannya,” kata Puji Sukanto.


Sementara itu, Imam Nurrohimin (46) ayah dari Prisila Azizah. R mengaku sangat bersyukur dengan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam hal ini Dinas Sosial. Dirinya juga berharap pengobatan anaknya berjalan lancar dan segera cepat sembuh.


"Alhamdulillah, saya ucapan terima kasih kepada pak bupati dan seluruh jajaran Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial yang sudah memfasilitasi,” tutur Imam Nurrohimin. (Is/kmf)

Share:

Pisah Sambut Camat Kalianda Lampung Selatan Berlangsung Khidmat


Lampung Selatan - Pemkab Lampung Selatan (Lamsel), melalui Kecamatan Kalianda, menggelar pisah sambut Camat yang lama Firma Romayansyah kepada Camat yang baru Erman Suheri, Jumat (22/3/2024). 


Camat sebelumnya Pirma Romayansyah mengucapkan banyak terimakasih kepada para Staf dan intansi serta seluruh kepala Desa Se-kecamatan Kalianda, yang selama ini telah mendukung segala program sehingga dapat terlaksana, meski belum semuanya Program-program bisa dijalankan.


“Kurang lebih satu tahun satu bulan saya bertugas di Kecamatan Kalianda ini, Alhamdulillah dalam keadaan kondusif, karena itu semua tidak terlepas dari dukungan semua intansi yang ada di Kecamatan Kalianda ini. 

Saya atas nama pribadi dan keluarga, Mohon maaf yang sebesar besarnya jika ada hilaf dan kesalahan, baik tutur kata dan bahasa, kepada semuanya, sebagai manusia biasa tentunya tak luput salah dan khilaf. Mudah-mudahan dengan kedatangan Camat yang baru bisa bekerjasama dengan baik dengan seluruh Kepala Desa dan semua pihak yang ada di Kecamatan Kalianda," ungkap Pirma Romayansyah. 


Sementara itu Camat Kalianda yang baru Erman Suheri menuturkan, pada prinsipnya tetaplah ingin meningkatkan mutu serta menjalankan program program Bupati. 


“Untuk itu saya mohon kepada seluruh Kepala Desa agar bisa meneruskanya, serta bisa menciptakan Kecamatan Kalianda ini tetap kondusif aman tertib dan juga lebih baik lagi," tuturnya. 


"Saya mohon dukungan kepada Camat yang sebelumya dan aparatur serta para Staf Kecamatanan, juga saya mohon izin kepada unsur Uspika, untuk bergabung di tempat yang baru ini, saya berharap kita semua bisa berkerjasama demi untuk memajukan Kecamatan Kalianda khususnya Kabupaten Lampung Selatan untuk lebih baik lagi," ucap Camat Kalianda Erman Suheri. (Is)

Share:

Sekda Thamrin Siap Maju Di Pilkada Lampung Selatan 2024


Lampung selatan – Kembali bursa calon kepala daerah di Lamsel ramai,dengan pernyataan Tamrin Sekertaris Daerah Lampung Selatan.

Hal ini dikatan Tamrin saat di tanya awak media usai pelantikan pejabat di lingkup Pemkab Lamsel di Aula Rajabasa Kamis (21/3/24). 


“Saya siap saja jika masuk dalam pencalonan Bupati Lamsel November 2024 ini,apalagi memang ada amanah yang di berikan kesaya” Kata Thamrin.


Sosok yang identik dengan tampilan berkumis ini memang sudah lama memiliki rekam jejak pengalaman karirnya di Pemkab Lamsel, mulai mengawali karier dari CPNS sampai akan memasuki masa pensiun beliau mengabdi di Lamsel.


Berkaca dengan pengalaman diatas itulah beliau merasa mampu untuk maju dalam bursa pemilihan Bupati Lampung Selatan yang akan dilaksanakan bulan November 2024 ini. (Is) 

Share:

Bupati Lampung Selatan: Saya Fokus Kerja Pelayannya Masyarakat


Lampung Selatan - Seusai kegiatan Safari Ramadhan, 1445 H tahun 2024 M pemerintah daerah provinsi Lampung di kabupaten Lampung Selatan, yang digelar di Masjid Agung Kalianda, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, angkat bicara terkait pemberitaan sebelumnya, yang mengatakan Thamrin (Sekda) siap jika masuk dalam pencalonan Bupati Lampung Selatan, pada bulan November 2024 nanti.


"Jika Undang-undang sudah mengatur 

dimana sebagai warga negara berhak, dalam mengikuti pesta demokrasi. Kalau putra-putra daerah ada niat yang baik, ya kita dukung dong," ungkap Nanang Ermanto saat diwawancarai oleh para awak Media di depan Masjid Agung Kalianda, Kamis (21/03/2024).


Nanang Ermanto menambahkan jika dirinya merestui semua, karena semua punya hak yang sama, dan tidak pandang siapa pun. 


Saat awak media menyinggung tentang dirinya apakah akan mencalonkan diri kembali pada bulan November 2024 nanti, Nanang Ermanto tegas mengatakan dirinya tetap pokus bekerja untuk rakyat.


“Semua warga negara berhak, tidak pandang siapa pun, kalau saya tetap fokus bekerja. Bekerja sebagai pelayannya rakyat," pungkasnya. 


Sebelumnya Thamrin (Sekda) mengatakan siap jika masuk dalam pencalonan Bupati pada bulan November 2024 nanti, saat dikonfirmasi awak media, usai melaksanakan pelantikan pejabat di lingkup Pemkab lamsel, di Aula Rajabasa pada hari Kamis pagi (21/03/2024).

Share:

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Warga di Pantai Kepala Doyong Lampung Selatan


Lampung Selatan - Warga Kalianda dihebohkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di bibir pantai kelapa doyong Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Rabu (21/3/2024) sekitar pukul 10.40 Wib


Mayat yang diduga jenis kelamin perempuan itu pertama kali ditemukan seorang warga yang hendak berangkat memancing di seputaran bibir pantai dusun kelapa doyong dan langsung melaporkan ke pihak berwajib


Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Lampung Selatan, Rully Fikriansyah mengaku pihaknya telah menerima laporan terkait penemuan mayat terapung di bibir pantai kelapa doyong


Kemudian kata Rully setelah mendapatkan laporan tersebut tim posko yang tengah bertugas 1 regu meluncur ke lokasi yang di madsud sekitar pukul 10.48 Wib


“Setibanya di lokasi pihak kami dengan dibantu TNI-POLRI dan BPBD langsung

mengevakuasi mayat tersebut,” kata Rully

Fikriansyah


Disampaikan olehnya bahwa penemuan mayat pertama kami oleh seorang warga bernama Muizir yang hendak pergi memancing di seputaran bibir pantai dusun kelapa doyong


Akan tetapi, setibanya di lokasi yang di tuju dirinya melihat ada benda yang mencurigakan mengapung di tepi pantai,


“Karena merasa curiga ia pun memanggil rekannya yang kebetulan melintas guna memastikan benda apa yang mengapung seperti mayat tersebut,” jelasnya


Menurutnya saat ditemukan, saat ditemukan kondisi mayat sudah dalam kondisi tidak utuh lagi dan beberapa bagian tubuhnya telah hilang


Kemudian kami juga mencari keterangan seorang warga di lokasi temuan mayat mengatakan, warga tidak ada yang mengenali identitas mayat tersebut. Sejumlah warga yang ditanya juga tidak ada yang mengenalinya


“Korban selanjutnya dilarikan ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk dilakukan Autopsi dan tindakan selanjutnya,” tandasnya. (Rls/is) 

Share:

Fokus Kerja, Nanang Ermanto Belum Pikirkan Kontestasi Pilkada 2024


Kalianda Lampung Selatan – Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, hingga saat ini belum mau memikirkan terkait kontestasi Pilkada serentak bulan November 2024 mendatang.


Orang nomor satu di Bumi Khagom Mufakat ini mengaku masih ingin fokus menyelesaikan berbagai program pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan.


“Sekarang kita kerja dululah, melayani rakyat itu yang utama. Urusan maju tidaknya kita serahkan kepada Partai” ujar Nanang menjawab pertanyaan media ini.


Menurut Nanang, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Pemkab Lampung Selatan kedepan. Terutama berkaitan dengan pengentasan kemiskinan ekstrem, bedah rumah, stunting, hingga peningkatan indeks pembangunan manusia.


“Kita kerja dululah, nanti kita pikirkan urusan Pilkada, tunggu saja tanggal mainnya,” kata Nanang Ermanto usai Safari Ramadhan di Kecamatan Penengahan belum lama ini.


Diketahui, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak dipastikan akan dilaksanakan pada Rabu, 27 November 2024. Pilkada serentak akan dilaksanakan di 37 provinsi dan 308 kabupaten/kota se-Indonesia, termasuk Kabupaten Lampung Selatan.


Penetapan itu tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024.


Dilansir dari laman jdih.kpu.go.id, PKPU itu ditetapkan pada 26 Januari 2024 dan ditandatangani langsung oleh Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari.


Sejumlah nama kandidat yang akan maju di Pilkada Lampung Selatan mulai bermunculan. Setidaknya ada 16 nama yang muncul sebagai kandidat Bupati Lampung Selatan Tahun 2024.

(*/red)

Share:

Pemkab Lampung Selatan Roling 20 Pejabat Struktural, Erman Suheri Sebagai Camat Kalianda


Kalianda Lampung Selatan – Bupati Lampung Selatan kembali melakukan pergesaran pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.


Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Thamrin, S.Sos., M.M., di Aula Rajabasa, kantor bupati setempat, Kamis pagi, 21 Maret 2024.


Dari roling kali ini, 20 pejabat struktural dilantik. Lima diantaranya ada camat yang berganti. Mereka yakni, Surhayanah, S.Pd., sebagai Camat Kecamatan Palas. Lalu Erman Suheri, S.E., sebagai Camat Kecamatan Kalianda, dan Mirliansyah, S.E., sebagai Camat Kecamatan Rajabasa.


Kemudian, Jaelani, S.STP., M.H., dilantik sebagai Camat Kecamatan Sragi. Sementara Muhrizal, S.E., dilantik sebagai Camat Kecamatan Penengahan menggantikan posisi Jaelani. 


Selain camat, pelantikan pejabat struktural kali ini juga menyasar pejabat administrator (eselon III) dan pejabat pengawas (eselon IV) lainnya.


Diantaranya, Pirma Romayansyah, S.H., M.M., yang sebelumnya sebagai Camat Kalianda, kini menempati posisi baru sebagai Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan.


Selanjutnya, Mhd Dharma Kurniawan, S.STP., M.M., dilantik sebagai Sekretaris Badan Kepegawaian dan Diklat, lalu Agus Hariyanto, S.Hut., menggantikan posisi Dharma sebagai Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Lalu ada Abidin, S.E.,M.M., dilantik sebagai Kepala Bidang Layanan Kepemudaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Murizal Effendi, S.H., sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan Septa Perdinan, S.H.,M.M., sebagai Sekretaris Kecamatan Rajabasa.


Usai melantik dan mengambil sumpah jabatan, Sekda Kabupaten Lampung Selatan Thamrin mengucapkan selamat kepada camat dan para pejabat yang baru dilantik.


Menyampaikan amanat Bupati Lampung Selatan, Sekda Thamrin meminta pejabat yang baru dilantik untuk dapat berkomitmen memberikan kinerja yang terbaik atas amanah yang diterima.

“Saya ingin ada perubahan kearah yang lebih baik disetiap pergantian jabatan. Tunjukkan kinerja yang terbaik dan bekerjalah dengan semaksimal mungkin,” imbuh Thamrin.


Selain itu, pada kesempatan tersebut, Thamrin kembali menegaskan, bahwa pelantikkan pejabat tersebut tetap berpedoman kepada sistem meritokrasi.

Thamrin bilang, pejabat yang dipilih adalah pejabat yang benar-benar memiliki kompetensi, kualifikasi dan kinerja yang diberlakukan secara adil, wajar, transparan dan tanpa diskriminasi.


“Selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), pak bupati akan senantiasa mempertimbangkan seluruh tahapan dan kriteria yang harus dijalani sebagai upaya untuk mendapatkan pejabat yang professional, penuh inovasi dan berintegritas,” kata Thamrin. (Kmf/Is)

Share:

Lebaran Idul fitri 1445 H/2024 M, PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Siapkan 66 Kapal 7 Dermaga


Lampung Selatan - General Manager (GM) PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) gelar Konfrensi Pers Angkutan Lebaran (Angleb) 2024, Jelang arus mudik dan arus balik lebaran Idul fitri 1445 H/2024 M, sekaligus buka puasa bersama dengan awak media di VVIP Room PT.ASDP cabang Bakauheni Lampung Selatan, Rabu (20/3/2024).


Acara tersebut digelar di ruang VIP ASDP Bakauheni, dengan pemaparan Persiapan Angleb tahun 2024 langsung dari General Manager (GM) ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni Capt. Rudi Sunarko didampingi Humas ASDP Bakauheni Syaiful Harahap.


Capt. Rudi Sunarko, memaparkan kepada awak media, Prediksi puncak arus balik lebaran 2024 yaitu H+3 dengan lonjakan signifikan mulai terjadi H+3 sampai dengan H+4 dengan prediksi jumlah produksi KK 69.753 kendaraan, dengan total kapasitas kapal mencapai 32.499 KK ditambah kapasitas pelabuhan 9.919 KK. 

"Kapal yang akan di operasikan berjumlah 66 kapal, 60 kapal reguler di tambah 6 kapal Exsekutif, siap beroperasi untuk menampung penumpang dari sumatera atau pulau Jawa," papar Capt Rudi. 


Lanjut Capt. Rudi Sunarko, Cegah terjadi penumpukan kendaraan di area pelabuhan Bakauheni pihaknya menerapkan rekayasa geometrik atau pemberlakuan pembelian tiket dengan jarak 4,42 km dari pelabuhan Bakauheni tujuannya agar tidak terjadi antrian di pelabuhan, jadi semua yang sudah membeli tiket akan masuk pelabuhan sudah sesuai dengan jam yang sudah di tentukan, kita menyiapkan skenario dayling sistem memanfaatkan rest area KM 208, KM 498, terminal Exs agrobisnis Gayam dan rumah makan tiga saudara untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan di pelabuhan Bakauheni.


Untuk prediksi cuaca di selat Sunda kita telah bekerjasama dengan BMKG dan BPTD bahwa di bulan April nanti cuaca aman tidak ada suatu kendala apapun,"pungkasnya.(Is)

Share:

Pastikan Stabilitas Harga, Nanang Ermanto Pantau Bahan Pokok di Pasar Inpres Kalianda


Lampung Selatan – Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, mendatangi Pasar Inpres Kalianda. Kamis (21/3/2024).


“Kunjungan orang nomor satu di Bumi Khagom Mufakat ini untuk memantau stabilitas harga dan pasokan kebutuhan bahan pokok.


Datang didampingi sejumlah pejabat terkait, Nanang langsung menyapa para pembeli dan pedagang bahan pokok di pasar, seperti beras, ayam, daging, ikan, bawang dan lainnya.


Berdasarkan hasil pantauan, ada beberapa bahan pokok yang harganya yang naik dan turun, namun untuk saat ini harga kebutuhan pokok masih cenderung stabil.


Kemudian, untuk ketersediaan stok komoditas pangan di Pasar Inpres Kalianda juga masih terlihat cukup hingga menjelang hari raya Idulfitri 1445 Hijriah mendatang.


Melihat situasi pasar tersebut, Nanang Ermanto berharap, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bisa terus menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok.


Dia meminta agar tim pemerintahan tetap mengecek situasi pasar, sehingga bisa meminimalisir kenaikan harga bahan pokok sambil melaksanakan program pasar murah di 17 kecamatan.


“Biasanya mendekati Idulfitri permintaan masyarakat meningkat. Maka kita harus melakukan penyeimbangan harga,” kata Nanang dalam kunjungan tersebut.


Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Lampung Selatan, Marlena mengatakan akan terus mengecek situasi pasar. Hal itu guna meminimalisir kenaikan harga bahan pokok serta menjaga ketersediaan pangan agar tetap aman.


“Untuk menjaga stabilitas harga, pemerintah daerah melalaui TPID menyelenggarakan Pasar Murah di Dekranasda, ada juga di 17 kecamatan yang sedang berjalan. Kita menghadirkan pasar sembako murah untuk masyarakat,” kata Marlena. (ptm-Is)

Share:

Polisi Periksa 22 Orang, Pasca Perang Sarung di Desa Kecapi Lampung Selatan


Lampung Selatan - Polres Lampung Selatan, lakukan penyelidikan dengan memeriksa 22 orang terkait perang sarung yang tewaskan seorang remaja bernama LRF (14) di Jalan Raya Desa Kecapi, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) pada Senin malam, (18/3/2024).


Setelah pemeriksaan terhadap 22 orang saksi ini lengkap kemungkinan bisa dinaikkan status perkara ke penyidikan, hal tersebut dijelaskan oleh Kapolres Lamsel, AKBP Yusriandi Yusrin saat konferensi Pers. Selasa, (19/3/2024).


"Ini kan banyak, kita betul-betul memilah siapa-siapa saja 22 orang ini takutnya temannya korban sendiri, perang sarung ini kan asal. Maka kita harus bisa mendudukkan betul anak-anak ini siapa yang patut diduga sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia," sambungnya.


Autopsi terhadap jasad korban telah dilakukan di RS Bob Bazar Kalianda, hasil sementara korban dinyatakan meninggal lemas dikarenakan trauma benda tumpul di kepala, kemudian memar di punggung dan luka pada lutut.


"Namun untuk hasil resmi masih menunggu hasil uji dari laboratorium," ungkapnya.


Perang sarung tersebut bermula dari korban bersama teman-temannya Desa Kecapi, berjanjian dengan anak-anak dari Desa Pematang yang letaknya bersebelahan, mereka berkumpul melakukan permainan perang sarung yang tidak jauh dari lokasi lapangan voli.


"Sempat dibubarkan oleh seseorang namun masih terjadi kejar-kejaran terhadap korban dan teman-temannya, sehingga mengakibatkan korban Levino Rafa Fadila meninggal dunia dikarenakan lemas," urai Kapolres.


Paska kejadian tersebut, Polres Lamsel bertindak cepat mendatangi tokoh tokoh dari kedua desa untuk memberikan himbauan agar tidak meluas dan menyerahkan kasus tersebut kepada Polres Lampung Selatan.


Pemeriksaan mengambil keterangan dan klarifikasi terhadap 22 saksi yang masih di bawah umur dan masih duduk di bangku SMP dan SMA dari Desa Kecapi maupun Desa Pematang. 


Kapolres AKBP Yusriandi menerangkan, motif perang sarung ini karena ada ajakan dari rekan korban melalui pesan WhatsApp. Hingga saat ini penyidik masih mengumpulkan alat-alat bukti yang digunakan oleh para pelajar dalam kasus perang sarung tersebut.


"kita masih terus mendalami, mencari bukti-bukti permulaan yang cukup siapa-siapa saja yang patut diduga melakukan perbuatan tindak pidana kekerasan terhadap korban. Ini kita masih terus berkelanjutan ya jadi mohon waktu mohon bersabar, karena cukup banyak yang kita ambil keterangan, kita harus melengkapi alat bukti yang cukup," ujar Kapolres.


Saat ini penyidik Polres Lamsel baru mengamankan barang bukti berupa 1 pasang sendal dan 1 set pakaian milik korban.


“Kita juga masih mencari tahu alat apa yang digunakan saat perang sarung, apakah hanya sarung saja, atau ada sarung yang dibuntal bahkan ada yang diisi batu. Itu yang masih kita dalami,” tutupnya.(Hms/Is)

Share:

Disambut Sekkab Lampung Timur, IIB Darmajaya Rencanakan Kerjasama


LAMPUNG TIMUR – Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya melakukan kunjungan silaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur di Ruang Sekretariat Kabupaten pada Selasa, (19/3/24).


Adapun rombongan IIB Darmajaya dipimpin Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komputer Nurfiana, S.Kom., M.Kom. bersama Direktur Humas, Kerjasama, Pemasaran dan RPL Dian Eka Darma Wahyuni, S.E., juga Senior Staf Kerjasama Ketut Artaye, S.Kom., M.T.I., dan Senior Staf RPL Bandarsyah, S.Kom., M.M.T. Mereka diterima Sekretaris Kabupaten Lampung Timur Ir. Moch. Jusuf dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Timur Marsan, S.Pd., Ing., M.Pd.


Nurfiana mengatakan IIB Darmajaya mendukung pemerataan pendidikan di Provinsi Lampung yang bertujuan untuk peningkatan angka partisipasi kasar (APK) terutama di daerah. “Tujuan kami ingin mensinergikan dengan program pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan bekerjasama dalam Tri Darma Perguruan Tinggi,” ucap dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.


Masih kata dia, sebagai Kampus Terbaik di Provinsi Lampung juga mengenalkan beberapa program kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. “IIB Darmajaya menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Bandarlampung yang mendapatkan izin resmi pembukaan program perkuliahan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dari Kemdikbudristek RI dengan hibah program sarjana (S1). Dengan sasaran juga kepada para ASN, pekerja yang belum memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi dikarenakan aktivitas pekerjaan,” ujarnya.


Nurfiana membeberkan bahwa setiap ASN yang ingin melanjutkan Pascasarjana (S2) mendapatkan rekognisi atas masa kerja selama kurang lebih dua tahun. “Rekognisi tersebut akan dikonversi kepada SKS sehingga perkuliahan dapat dilakukan hanya dalam 1 tahun untuk S2. Begitu juga Sarjana yang dapat ditempuh selama 2 tahun dengan rekognisi masa kerja lebih dari dua tahun,“ terangnya.


Sementara, Sekretaris Kabupaten Lampung Timur Ir. Moch. Jusuf menyambut baik adanya program RPL IIB Darmajaya. “Kita sangat mendukung dalam upaya peningkatan SDM di Lampung Timur dan mendukung program pembangunan serta pemerataan pendidikan,” ungkapnya.


Menurut dia, Pemkab Lampung Timur sangat terbuka untuk menjalin kerjasama. “Untuk kemajuan, Pemkab Lampung Timur sangat terbuka menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi,” pungkasnya. (**)

Share:

Pemkab Lampung Selatan Komitmen Salurkan ADD Dan DD Tepat Waktu


Lampung Selatan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan berkomitmen untuk menyalurkan alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD) secara tepat waktu.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Lampung Selatan, Erdiyansyah, di kantor Dinas PMD setempat, Selasa, 19 Maret 2024.

Erdiyansyah mengatakan, terkait adanya pemberitaan belum dibayarkannya insentif ADD, itu karena saat ini sedang dalam tahap pengajuan proposal pencairan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) secara bergelombang, dimana gelombang pertama sudah mulai cair.

Erdiyansyah bilang, untuk gelombang pertama DD sudah diajukan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) tanggal 16 Maret 2024. Sementara untuk ADD gelombang pertama juga sudah diajukan tanggal 18 Maret 2024.

“Desa yang masuk gelombang pertama ini adalah desa-desa yang paling siap berkas persyaratan pencairan DD dan ADD tahun 2023. Mudah-mudah akhir Maret dan awal April sebelum Idulfitri sudah dapat dibayarkan,” kata Erdiyansyah.

Erdiyansyah menambahkan, untuk penyaluran tahun 2023 lalu, selama 12 bulan sampai dengan bulan Desember tahun 2023, insentif ADD sudah terbayarkan secara penuh.

Kendati demikian, Erdiyansyah tidak memungkiri penyalurannya sedikit tersendat. Hal itu karena adanya perubahan regulasi dengan diberlakukannya DAU Earmark pada APBD Kabupaten Lampung Selatan.

Erdiyansyah menyebut, perubahan regulasi itu merujuk Peraturan Menteri Keuangan Nomor 212/pmk.07/2022 Tahun 2022 tentang Indikator Tingkat Kinerja Daerah dan Ketentuan Umum Bagian Dana Alokasi Umum yang Ditentukan Penggunaannya Tahun Anggaran 2023.

Sehingga lanjut Erdiyansyah, berdampak pada ADD dan ditambah dengan belum tersalurkannya Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Provinsi sampai dengan saat ini.

“ Itu juga berdampak pada belum tersalurkannya DBH bagi desa-desa. Termasuk upah pungut bagi petugas di desa. Demikian sebagai penjelasan bagi segenap desa-desa,” kata Erdiyansyah. (Dul/Is)

Share:

Popular


NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts