Portal Berita Online

KSKP Bakauheni Bersama Barantin Gagalkan Penyelundupan Ratusan Kulit Ular Piton


Lampung Selatan -- Kerja sama antara Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni dan Badan Karantina Indonesia (Barantin) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ratusan kulit ular piton.


Kulit ular ini diangkut dari Pekanbaru menuju Tangerang menggunakan truk tronton tanpa dokumen yang sah.


Kepala Karantina Lampung, Donni Muksydayan, mengungkapkan bahwa penyelundupan ini terungkap saat pemeriksaan rutin oleh tim gabungan.


“Dalam operasi ini, kami menemukan karung goni berisi kulit ular yang tidak dilengkapi dokumen karantina dan persyaratan lainnya. Ini adalah hasil sinergi yang baik antara Karantina Lampung dan KSKP Bakauheni,” jelasnya, pada Rabu (31/1/2024).


Kasatpel Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Akhir Santoso, menambahkan bahwa operasi berlangsung pada Minggu, 28 Juli.


“Sekitar pukul 12 siang, petugas menemukan enam ratus lembar kulit ular piton dalam truk tronton bernomor polisi B. Sopir truk tersebut tidak melaporkan muatan ini kepada petugas karantina,” katanya.


Sopir truk berinisial S saat ini diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut. Menurut Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, setiap lalu lintas produk hewan harus dilengkapi dokumen resmi.


Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik, memberikan apresiasi terhadap keberhasilan ini.


“Ini adalah contoh baik dari sinergi antara instansi yang berbeda dalam menjaga keamanan dan kepatuhan terhadap hukum. Kami akan terus memperkuat kerja sama untuk mencegah tindakan ilegal seperti ini,” ujarnya.(Hms)

Share:

Pemahaman Hukum Personil Polres Lampung Selatan bersama Ketua PN Kalianda


Lampung Selatan -- Polres Lampung Selatan menggelar penyuluhan hukum yang membahas gugatan pra peradilan dan sosialisasi Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 2 Tahun 2017. 


Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman hukum kepada personel Polri, terutama yang terlibat dalam penyelidikan dan penyidikan. Rabu, 31 Juli 2024 pukul 08.30 Wib di ruang Aula GWL Polres Lampung Selatan. 


Narasumber yang hadir dalam acara ini adalah Ketua Pengadilan Negeri Kalianda, Bapak Arizal Anwar, yang memberikan materi terkait gugatan pra peradilan. Selain itu, AKP Aidil Herafly juga menjadi pemateri dalam sesi yang membahas pemberian bantuan hukum kepada personel Polri.


Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur di lingkungan Polres Lampung Selatan, termasuk Para Kapolsek Jajaran, Para Kanit Sat Reskrim, para Kanit Sat Narkoba, Para kanit reskrim polsek jajaran, Anggota Sat Reskrim dan Narkoba Polres dan Polsek , Anggota Sat Lantas dan Agt Sat Samapta. 


Dalam penyuluhan ini, Kasi Hukum Polres Lampung Selatan, AKP Aidil Herafly, menjelaskan pentingnya memahami aspek-aspek hukum yang relevan dengan tugas kepolisian. 


“Beberapa materi yang dibahas meliputi penetapan tersangka, pengeledahan, penyitaan, restoratif justice, dan tindak pidana ringan,” lanjutnya. 


AKP Aidil Herafly juga menekankan segala tindakan penegakan hukum di lingkungan Polres Lampung Selatan harus selalu berlandaskan pada ketentuan dan undang-undang yang berlaku. 


“Dengan pemahaman yang baik tentang hukum, diharapkan personel Polri dapat menjalankan tugas dengan profesional dan sesuai prosedur” tutup Kasi Hukum AKP Aidil Herafly. (Rs/Is)

Share:

Mantan Kadis Perkim Pesawaran Sikapi Proyek SPAM Miliaran Rupiah Mangkrak


Pesawaran - Mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pesawaran, Lampung Firman Rusli dianggap sosok paling bertanggung jawab atas perencanaan Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) bernilai miliaran rupiah yang hingga kini kegiatan proyek spam tersebut mangkrak. 


Akhirnya ia mensikapi kabar proyek yang belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai penerima manfaat.


Firman Rusli menjelaskan memang benar usulan pekerjaan proyek SPAM pada saat itu dilaksanakan oleh PU Perkim saat dirinya menjabat sebagai kepala dinas, namun hanya sebatas pengusulan, yang kemudian pelaksanaannya dialihkan ke PUPR Pesawaran atas dasar regulasi. 


"Memang benar kala itu Perkim pegang peranan pada Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), dari melakukan perencanaan survey, ide, bahkan MOU, tapi mendekati pelaksanaan, SK penerima berubah dialihkan ke PUPR, dan Perkim dicoret dari kegiatan, mulai dari perencanaan, pengawasan, pelaksanaan, sudah tidak ada lagi. Walaupun benar awalnya kami di tahun 2022, yang kemudian pindah ke PUPR, karena regulasi," ungkap Firman Rusli, Rabu 30 Juli 2024.


Ia mengaku mendapatkan informasi kondisi saat itu langsung dari Kepala Dinas PUPR Pesawaran Zainal Fikri. Ia mengaku yang hingga kini menjadi persoalan saling tuding kesalahan, adalah kesalahan dan mengikuti analisa awal. 


"Yang namanya kelalaian ataupun kesalahan itu ada konsekwensinya, sebab saya juga mengatakan jika saya tidak sanggup saya akan mundur, diawali dengan mengakui adanya kelalaian dan kesalahan di sini, dan mengikuti analisa awal sebagai konsepnya, dan jangan dulu menyelesaikan masalah jika kita belum tau di mana kesalahannya," tegasnya. 


Pada intinya, lanjut Firman Rusli, bahwa Perkim kala itu, hanya melakukan kegiatan di awal, hanya sebatas pengusulan, yang begitu anggaran turun pelaksanaannya dialihkan ke PUPR atas dasar regulasi. 


"Mengenai saya dibilang biang kerok dalam hal ini, kita buktikan saja, cukup dengan melihat realita yang ada, akui saja kalau kita lalai dan salah, cari solusi yang terbaik, karena dalam hal ini ada pertanggungjawaban karena mengelola uang negara dan ada konsekwensinya, enggak mungkinlah pekerjaan ini terbayarkan jika belum selesai dikerjakan," ungkapnya.


Diketahui, tahun 2022 lalu Pemerintah Kabupaten Pesawaran sempat merealisasikan proyek SPAM, namun proyek tersebut kendati dilaksanakan dengan anggaran miliaran rupiah yang terbagi di beberapa titik lokasi hingga saat ini belum bisa dirasakan oleh masyarakat. 


Proyek yang menggunakan dana Alokasi Dana Khusus (DAK) tahun 2022 ini seharusnya telah mengalirkan air bersih ke sejumlah titik di antaranya: Desa Kedondong, Pasar Baru, Desa Waykepayang di Kecamatan Kedondong, serta Desa Kubu Batu di Kecamatan Waykhilau. Namun hingga saat ini, air belum mengalir seperti yang diharapkan.


Seorang warga Desa Kedondong mengungkapkan kekecewaannya,yang mana anggaran miliaran rupiah mubadzir karena tidak dapat dirasakan masyarakat


.” Saat Ini sungai dan sumur mulai mengering,dan ini selalu terjadi ketika musim kemarau, sebenarnya proyek SPAM tersebut yang menjadi harapan masyarakat. Namun proyek SPAM harapan masyarakat tidak bisa dirasakan oleh kami, padahal anggaran tersebut sangat besar,” keluhnya. 


Rudi Safari, seorang aktivis di Kabupaten Pesawaran, melalui grup WhatsApp menyampaikan kekecewaannya.

 “Proyek sebesar itu sudah menghabiskan biaya miliaran rupiah. Masa kalah dengan masyarakat yang hanya menggunakan selang karet atau talang bambu untuk mendapatkan air?” tulis Rudi.


Menanggapi hal ini, Firman Rusli, mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), yang diduga paling bertanggung jawab atas perencanaan proyek ini.(wan) 



Share:

Pererat Silaturahmi, Kecamatan Penengahan Lampung Selatan Gulirkan Program SITAJAM


Penengahan -- Pemerintah Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan. Mengeluarkan inovasi program yang berjudul "Silaturahmi Satu Jam" ( SITAJAM ) yang akan diterapkan di desa-desa yang ada di Kecamatan Penengahan, guna meningkatkan silaturahmi antar kecamatan dengan desa. 


Camat Penengahan Muhrizal mengatakan, yang digagas bernama SITAJAM itu dilakukan guna meningkatkan silaturahmi antara pihak kecamatan dengan desa, serta memonitoring kinerja seluruh perangkat desa yang ada di wilayahnya. Pada hari Senin 22 Juli 2024. Bertempat di Desa Tanjung Heran Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan. 


“Jadi program ini kami anggap sangat penting dilakukan guna mempererat hubungan antara pemerintah kecamatan, aparat desa dan masyarakat, dimana kami selaku aparat ditingkat Kecamatan akan mengunjungi Masyarakat dan Pemerintah Desa, untuk memberikan masukan dan saran bagi perangkat desa jika ada kendala yang dihadapi di suatu desa,” ujar Camat Penengahan Muhrizal, saat ditemui media ini yang sedang berkunjung bersama jajarannya di Desa Tanjung Heran Kecamatan Penengahan. (Har)

Share:

Bupati Lampung Selatan Resmikan Hasil Bedah Rumah Warga Buah Berak


DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto meresmikan hasil bedah rumah milik Mastiroh di Desa Buah Berak, Kecamatan Kalianda, Selasa (30/7/2024).


Program bedah rumah tersebut merupakan salah satu program inovasi Swasembada Rumah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam rangka menekan jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi layak huni di Bumi Khagom Mufakat.


“Saya berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memiliki rumah yang layak huni,” kata Nanang disela peresmian bedah rumah.


Nanang mengatakan, bantuan itu diharapkan memberikan manfaat yang positif bagi Mastiroh beserta keluarga. Ia juga mengatakan, Pemkab Lampung Selatan akan terus berupaya dan berusaha, untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Lampung Selatan.


“Salah satunya melalui program bedah rumah, yang merupakan salah satu langkah yang diambil oleh pemerintah daerah, dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem di Lampung Selatan,” ujarnya.


Sementara itu, Mastiroh mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan atas pembangunan rumahnya dari tidak layak menjadi rumah permanen yang layak untuk ditempati.


“Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada bapak bupati yang telah membantu membangun rumah kami. Alhamdulillah sekarang kami telah memiliki rumah yang layak,” kata Mastiroh. (Kmf/Is)

Share:

Resmi Ditutup, 85 Stand Tampil di Kalianda Fair


Lampung Selatan - Penutupan event Kalianda Fair 2024 yang diadakan di Lapangan Desa Agom, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan berlangsung sukses dan meriah, Senin (229/7/2024).


Beragam produk unggulan dari masing-masing desa dipamerkan dalam acara ini, mulai dari kerajinan tangan, kuliner khas, hingga produk pertanian, yang ditampilkan di 85 stand.


Tak hanya itu, para pengunjung juga disuguhkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang menambah semarak acara.


Pada acara pembukaan sebelumnya, kegiatan Kalianda Fair dibuka langsung Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto. Hadir juga Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, Dandim 0421/LS Letkol Inf. Esnan Haryadi, Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin beserta sejumlah pejabat utama di lingkup Pemkab Lampung Selatan. 

 

Ketua pelaksana Kalianda Fair 2024, Syahrudin, yang juga ketua APDESI Kecamatan Kalianda mengucapkan terimakasih kepada Forkopimda dan juga seluruh elemen masyarakat yang sudah membantu dan mensukseskan kegiatan ini. 


"Tujuan kegiatan ini, merupakan sebagai sarana informasi untuk potensi potensi ekonomi yang ada di setiap desa di Kecamatan Kalianda ini". 


"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan Kalianda Fair dari awal dibuka, hingga penutupan pada malam hari ini, berlangsung meriah dan antusias masyarakat sampai pada malam penutupan ramai dikunjungi, ini salah satu antusia warga yang ingin melihat potensi apa saja yang ada di Kalianda, yang dapat menjadi nilai tambah perputaran ekonomi di sini,” ujarnya. (Rls).

Share:

67 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto


Kalianda – Kepuasan publik terhadap Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto mencapai 67,00 persen.

Hal itu berdasarkan survei terbaru yang dirilis Disway Research and Development bekerjasama dengan Departemen Riset, Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Radar Lampung Media Grup (RLMG).

Berdasarkan data yang dikutip dari Radarlampung.disway.id, pada Senin, 29 Juli 2024, tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto di angka 67,00 persen.

Angka ini merupakan hasil gabungan dari responden yang menyatakan sangat puas dan puas.

Diketahui, survei itu dilakukan selama seminggu, dari tanggal 14 Juli hingga 20 Juli 2024 menggunakan metode simple random sampling.

Sampel survei berjumlah 500 responden, yang dipilih secara acak dari populasi mata pilih Kabupaten Lampung Selatan sebesar 796.779 jiwa, tersebar di 17 kecamatan.

Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri dari dua bagian utama: informasi demografi responden dan penilaian terhadap kinerja Bupati.

Dengan toleransi kesalahan (margin of error) plus minus 5 persen dan tingkat kepercayaan 90 persen.

Distribusi demografi responden meliputi jenis kelamin laki-laki (52,40 persen) dan perempuan (47,60 persen), usia: 17-35 tahun (56,00 persen) dan 36 tahun ke atas (44,00 persen).

Sedangkan pendidikan terakhir mayoritas dari latar belakang pendidikan SMA/SMK (47,20 persen) dan S1/S2/S3 (24,40 persen).

Serta pekerjaan dominan dari kalangan swasta/wiraswasta (66,40 persen) dan juga melibatkan PNS (11,80 persen), pelajar/mahasiswa (11,80 persen), serta yang belum bekerja (10,00 persen).

Dari hasil survei yang dilakukan, responden memberikan penilaian yang bervariasi terhadap kinerja Nanang Ermanto.

Sebanyak 14,40 persen dari total responden, menyatakan bahwa mereka merasa sangat puas dengan kinerja Bupati.

Kelompok ini mengapresiasi kebijakan pembangunan, respons terhadap kebutuhan masyarakat, atau transparansi dalam pengelolaan pemerintahan.

Sementara, sebanyak 52,60 persen menyatakan bahwa mereka merasa puas dengan kinerja Bupati.

Kepuasan ini menunjukkan bahwa mayoritas pengguna layanan publik di Bumi Khagom Mufakat ini merasa cukup puas dengan upaya Bupati dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai pemimpin.

Namun demikian, survei juga mengungkapkan bahwa ada sejumlah responden yang merasa kurang puas dengan kinerja Bupati.

Sebanyak 27,60 persen dari total, menyatakan bahwa mereka merasa kurang puas dengan kinerja Bupati.

Ketidakpuasan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti kurangnya respons terhadap masalah yang dihadapi masyarakat, kebijakan yang dianggap tidak tepat atau kurangnya transparansi dalam pengambilan keputusan.

Selain itu, sejumlah kecil responden atau sekitar 5,40 persen dari total, menyatakan bahwa mereka merasa sangat tidak puas dengan kinerja Bupati.

Respons ini mencerminkan adanya kekecewaan yang dalam terhadap kebijakan atau tindakan yang diambil oleh Bupati dalam menjalankan tugasnya.

1. Sangat Puas: 77 responden (14,40 persen)


2. Puas: 268 responden (52,60 persen)


3. Kurang Puas: 133 responden (27,60 persen)


4. Sangat Tidak Puas: 22 responden (5,40 persen)


Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan publik di Kabupaten Lampung Selatan perlu melakukan evaluasi dalam membangun strategi untuk merespons kebutuhan dan harapan masyarakat secara lebih efektif. (Rls)

Share:

Catat! Ini Event Nasional Pemkab Lampung Selatan di Bulan Agustus 2024


KALIANDA – Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-79, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan akan melaksanakan serangkaian event bertaraf nasional yang akan digelar pada bulan Agustus 2024 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto dalam Program Talk Show “Ruang Dialog” Radio DBFM Lampung Selatan, di Studio Siaran Radio DBFM, Senin (29/07/2024).


Event pertama yang akan dilaksanakan yakni, kejuaraan Bupati Cup Grasstrack bersama Risky Motorcroos dengan 11 nomor kejuaraan yang akan dilaksanakan pada 3-4 Agustus 2024.


Nanang mengatakan, kejuaraan Bupati Cup Grasstrack tersebut merupakan rangkaian kegiatan Lampung Selatan Expo 2024, yang akan digelar di Sirkuit Way Ragom Kalianda.


“Event ini merupakan salah satu promosi daerah dan peningkatan ekonomi masyarakat yang akan berdampak pada sektor UMKM dan Pariwisata nantinya. Untuk penonton gratis,” ujar Nanang yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin.


Selain itu lanjut Nanang, Kabupaten Lampung Selatan juga diberi kepercayaan menjadi tuan rumah event bergengsi turnamen bola voli nasional Kapolri Cup 2024 yang akan diselenggarakan di Gedung Olahraga Way Handak (GWH), Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.


“Alhamdulillah kita dipercaya menjadi tuan rumah. Ini menjadi kebanggaan, kesempatan kita diberi kepercayaan, jangan sampai disia-siakan. Event ini akan berlangsung dimulai dari tanggal 10 Agustus 2024 hingga 17 Agustus 2024,” ungkap Nanang.


Selanjutnya kata Nanang, Pemkab Lampung Selatan juga akan menggelar event tahunan bertajuk Lampung Selatan Expo 2024 pada tanggal 21-31 Agustus 2024.


“Acara tahunan ini akan digelar secara meriah selama 10 hari yang akan diisi dengan berbagai acara. Selain itu, acara ini juga dibuka untuk umum secara gratis,” kata Nanang.


Diakhir Talk Show, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Selatan atas semua pencapaian hebat yang telah diraih.


“Ini bukan kehebatan seorang bupati, tapi ini adalah kehebatan masyarakat Lampung Selatan yang telah mendukung program-program pemerintah daerah. Saya berharap dukungan masyarakat untuk memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Lampung Selatan,” tutup Nanang.(Rls)

Share:

Regional Head PTPN I Reg.7: “Yang Pantas Hanya Yang Berintegritas”


GEDONGTATAAN---PTPN I bersama PTPN IV Regional 7 mengukuhkan 46 karyawan pimpinan hasil rekrutmen tahun 2023 di Kebun Way Lima, Sabtu malam (27/7/24). Dikemas dengan agenda Planters Boothcamp, seluruh peserta mengikuti beberapa sesi game motivation, team building, dan renungan malam sebelum penyerahan SK sebagai karyawan pimpinan definitif.

Regional Head PTPN I Regional 7 Tuhu Bangun didampingi SEVP Operation Wiyoso, SEVP Business Support PTPN IV Regional 7 KSO, para pejabat, dan para manajer mengikuti acara itu. Menjelang pukul 00.00, diterangi kobaran api unggun yang dibuat di tengah amparan bebatuan Tempat Wisata Bronjong, Tuhu Bangun menyampaikan pesan-pesan dan arahan usai menyerahkan SK.

“Hari ini, Anda ditetapkan sebagai karyawan pimpinan dengan sebutan asisten definitif. Kami sudah ketahui kompetensi dan skill Anda. Tetapi, attitude-nya, hanya Anda dan Tuhan yang tahu. Kami memerlukan orang-orang pintar, tetapi kami lebih membutuhkan dan hormat kepada orang-orang yang memiliki attitude. Yang pantas berada di sini hanya pimpinan yang berintegritas,” kata Tuhu Bangun saat memberi warning kepada karyawan yang dikukuhkan.


"Mari kita infaqkan waktu, pengetahuan dan jabatan ini untuk perusahaan, bangsa dan negara. Manfaat kan semua resources yang ada untuk kemajuan Perusahaan dan kesejahteraan karyawan secara berkelanjutan (sustainability)," tambahnya.


Suasana malam yang hening di tengah sungai di area kebun karet membuat kalimat-kalimat Tuhu Bangun begitu bermakna. Bertebaran pesan-pesan berhikmat, mulai dari aspek relijius, rasa hormat atas jasa orang tua, posisi dan karir yang sedang dan akan kita raih, rasa bangga dan terima kasih kepada bangsa dan negara, sumbangsih kita terhadap kemajuan perusahaan, hingga soal catatan hidup apa yang akan diwariskan.

“Hidup ini bukan cerita, tetapi fakta yang harus terus kita perjuangkan. Jangan hanya cerita saja yang akan menjadi bukti, tetapi biarkan bukti yang akan bercerita kepada dunia. Kita harus meninggalkan legacy yang baik, legacy berupa bukti, bukan cerita-cerita belaka,” kata Tuhu Bangun.

Pada sesi sebelumnya, SEVP Business Support PTPN IV Regional 7 KSO Bambang Eko Prasetyo juga menyampaikan sambutan. Ia mengatakan, para CKP yang segera didefinitifkan menjadi para pimpinan ini memiliki tantangan yang sangat nyata di PTPN I maupun di PTPN IV. 

Menurut dia, istilah VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) yang saat ini melanda ekonomi makro, sedang dialami oleh industri agro. Beberapa indikator utama pada industri agro, seperti harga, respons pasar, dan kondisi alam sedang tidak baik-baik saja.

“Saat ini industri agro mengalami VUCA. Hampir semua aspek dilanda ketidak pastian, bahkan ambigu. Anda sebagai pemimpin sedang ditantang untuk menjadi bagian dari solusi mengatasinya,” kata pria lembut berambut ganih itu.

Namun demikian, Pak BEP, sapaan akrab Bambang Eko Prasetyo, memberikan clue normatif untuk mengatasi era VUCA. Segala ketidak stabilan yang terjadi, kata dia, harus dijawab dengan suatu sikap yang kuat, dinamis, dan berorientasi kepada hasil.

“Untuk menjawab atau menghadapi era VUCA ini, jawabannya juga dengan VUCA. VUCA sebagai jawaban ini adalah Visioner, Understanding, Clarity, dan Adaptation. Visi kerja kita harus fokus, pengetahuan kita terhadap masalah juga harus mumpuni, langkah kita harus jelas atau klir, dan kita harus bisa beradaptasi dengan perkembangan,” kata mantan bankir ini.

Kepada para Asisten baru ini, BEP juga meminta untuk membentuk mindset yang positif, dinamis, dan berkelanjutan. Berbagai problem dan pengalaman hidup maupun pengalaman bekerja, kata dia, harus menjadi acuan untuk memperbaiki keadaan. Sebab, seiring program transformasi bisnis yang sedang dijalankan di PTPN, menumbuhkan iklim kompetisi yang sehat dan progresif.


Jangan Cengeng!

Pada kesempatan yang sama, SEVP Operation PTPN I Regional 7 Wiyoso juga menyampaikan pesan-pesan heroik kepada para asisten baru. Ia mengatakan, masa percobaan dan magang selama lebih dari satu tahun sebagai CKP, kata dia, memberikan gambaran nyata tentang kerja seorang planters sejati.

Mengungkap tiga elemen utama prasyarat seorang pemimpin, yakni kompetensi, skill, dan attitude, Bang Yos, sapaan akrabnya, menekankan aspek sikap moral sebagai benteng terakhir. Dari sisi kompetensi, latar belakang kehidupan dan pendidikan menjadi modal awal untuk tumbuh dan berkembang. Lalu, skill atau keahlian alias kemahiran didapat dari pengalaman dan terus berlatih ketika mendapat tugas dan menghadapi pekerjaan.

“Nah, attitude ini merupakan kata sifat. Sikap moral itu menentukan karis seseorang dan berhasil atau gagalnya suatu sistem dalam menjalankan operasional. Sehebat apapun dan sepintar apapun kita, kalau attitude-nya buruk, niatnya salah, moralnya nakal, etikanya tidak terjaga, cepat atau lambat pasti hancur,” kata dia.

Terkait dengan tugas sebagai unsur pimpinan di PTPN I maupun PTPN IV Regional 7 yang nota bene adalah perusahaan perkebunan, Bang Yos menekankan agar mengobarkan juwa yang kuat dan berani. Tugas dan tantangan sebagai pimpinan di perusahaan perkebunan, kata dia, akan sangat menguras tenaga, pikiran, strategi, referensi, dan peranti lain untuk bisa bertahan. Selain itu, seorang pemimpin di perkebunan harus memiliki sikap yang respek, simpati, mudah bergaul, dan fleksibel.

“Masalah di perusahaan perkebunan itu kompleks. Tidak melulu soal agronomi, proses produksi, teknis pengolahan, keuangan, dan teknis lainnya. Kita butuh pengetahuan luas tentang sosial, kemasyarakatan, human character, dan lainnya. Pesansaya, jangan cengeng! Karena planter sejati itu berani dan tangguh,” kata dia.

Planters boothcamp yang diselenggarakan selama dua hari diikhtirkan untuk menggembleng mental para asisten untuk menghadapi tantangan. Kabag SDM Ronal Sudrajat mengatakan, 46 CKP dengan jabatan Asisten ini berasal dari semua unit kerja di PTPN I dan PTPN IV Regional 7 yang sebelumnya merupakan PTPN VII. Mereka adalah para asisten tanaman, teknik dan pengolahan, asisten personalia, dan sisten keuangan. (*)

Share:

Begini Cara Polres Lampung Selatan Antisipasi Geng Motor dan Tawuran Remaja


Lampung Selatan -- Polres Lampung Selatan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait menggelar kegiatan mitigasi aksi geng motor dan tawuran untuk merespons aksi tawuran remaja yang terjadi di Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, yang menyebabkan seorang korban mengalami luka berat akibat senjata tajam.


Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, Juli, pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin, Kasat Reskrim, Kasat Binmas, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Wilayah I, Kapolsek, Camat, Kepala Sekolah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, aparatur desa, tokoh pemuda, orang tua siswa, dan para siswa.


Dalam sambutannya, Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, menekankan bahwa kejadian tawuran yang baru-baru ini terjadi sangat meresahkan dan mencoreng nama baik Lampung Selatan. "Kita semua harus merasa bersalah atas kejadian ini. Situasi ini tidak membuat nyaman kita semua. Bagaimana sinergitas kita semua dalam membangun peradaban masyarakat yang beretika, bermoral, dan beradab. Kita semua yang ada di sini harus merasa benar-benar bertanggung jawab, termasuk saya yang paling bertanggung jawab atas kejadian ini," ujar AKBP Yusriandi.


Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Lampung I, Ibu Rina Intiza, dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Lampung Selatan atas dukungannya terhadap kebaikan anak-anak dan orang tua. "Kami mengimbau para orang tua untuk memberikan bimbingan khusus kepada anak-anaknya," tambah Ibu Rina.


Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Dhedi Adi Putra, menjelaskan beberapa kasus pidana yang melibatkan remaja dan anak sekolah yang menyebabkan kerugian material dan fisik. "Dari keterangan yang diberikan oleh pelaku, sebelum kejadian yang bersangkutan tidak masuk sekolah, menggunakan media sosial untuk ajang janji serta menyimpan senjata tajam di rumahnya," jelas AKP Dhedi.


Di akhir acara, Kapolres Lampung Selatan menyimpulkan bahwa perlu adanya komunikasi yang baik antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, kepala desa, dan warga. Selain itu, mengaktifkan siskamling atau ronda dan membangun komunikasi antara pihak sekolah dan kepolisian sangat penting agar informasi terkait kenakalan remaja di kalangan anak sekolah dapat segera sampai ke Bhabinkamtibmas.


Dengan adanya kegiatan mitigasi ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih aman dan kondusif di wilayah Lampung Selatan serta mencegah terjadinya aksi geng motor dan tawuran di masa mendatang. (Rs/Is)

Share:

Pembukaan Kalianda Fair 2024 Meriah


Kalianda -- Pembukaan Kalianda Fair 2024 yang berlangsung di Lapangan olahraga Desa Agom Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) berlangsung meriah, Jumat Malam (26/7/2024) 


Kegiatan ini bertemakan "Semangat Gotong-royong Tingkatkan Produktivitas UMKM Untuk Mendukung Pariwisata Kalianda Maju " Itu stand desa Negeri Pandan Jajakan Berbagai macam olahan makanan dan kerajinan tangan. Hasil dari UMKM dan UP2K para keder PKK. 


Kepala Desa (kades) Negeri Pandan Suplimansyah, mengatakan pihaknya lebih mengutamakan kearifan lokal, seperti memperkenalkan berbagai macam jenis makanan dan kerajinan tangan khas Lampung.


"Adapun produk unggulan UMKM dan UP2K Desa Negeri Pandan yang dipamerkan di Stand yakni, Minyak kelapa tanok,Juwadah, Sambel petis, Bumbu pedas, Keripik mantang, Keripik bombai, Tusuk gigi, Cuplis, Basreng, Biji ketapang. 

Dan keterampilan pernak-pernik adat lampung seperti, Kikhang, sekuk Tapis, Bros, kebung, dan masih banyak yang lainnya, "ujarnya.


Masih kata Kades, "Produk unggulan UMKM dan UP2K yang ada di Stand kita ini adalah hasil dari para kader-kader PKK yang bekerja sama dengan warga. 



Dirinya berharap adanya kegiatan Kalianda fair 2024 ini dapat memacu masyarakat khususnya warga Desa Negeri Pandan agar kedepannya para kader PKK dan warga bisa lebih kompak, serius, dan semangat lagi untuk meningkatkan hasil dari produk UMKM ataupun UP2K. Sehingga bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas. Dan juga bisa membantu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. 


Dari pantauan terlihat di Stand Negeri Pandan itu selain menjajakan bermacam olahan makanan khas Lampung. Disaat penyambutan Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengunjungi stand disambut dengan pertunjukan Pencak Silat Paksimuh Silat, (PAKSIMUH SILAT). (Har)

Share:

Kalianda Fair, Bupati Lampung Selatan: Menggerakkan Ekonomi Desa



Lampung Selatan -- Event Kalianda Fair 2024 yang diadakan di Lapangan Desa Agom, Kecamatan Kalianda berlangsung sukses dan meriah, Jumat 26 Juli 2024.


Beragam produk unggulan dari masing-masing desa dipamerkan dalam acara ini, mulai dari kerajinan tangan, kuliner khas, hingga produk pertanian, yang ditampilkan di 85 stand.


Tak hanya itu, para pengunjung juga disuguhkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang menambah semarak acara.


Kegiatan Kalianda Fair dibuka langsung Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto. Hadir juga Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, Dandim 0421/LS Letkol Inf. Esnan Haryadi, Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin beserta sejumlah pejabat utama di lingkup Pemkab Lampung Selatan. 


Dalam sambutannya, Nanang Ermanto mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Kalianda Fair 2024.


Nanang merasa sangat bangga melihat antusiasme masyarakat dan keikutsertaan semua desa di Kecamatan Kalianda. Stand-stand desa yang ditampilkan pun luar biasa dan inovatif, yang menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. 


“Saya melihat malam ini Kalianda Fair 2024 berlangsung begitu tertib, begitu meriahnya, benar-benar luar biasa. Setiap stand desanya juga begitu luar biasa,” kata Nanang. 


Nanang menyampaikan, Kalianda Fair 2024 juga menjadi ajang promosi bagi para pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka ke pasar yang lebih luas. 


“Tujuan kita bagaimana menggerakkan ekonomi desa. Alhamdulillah begitu meriah dan antusias masyarakat malam ini ingin melihat apa yang ada di Kalianda, terjadi perputaran ekonomi disini,” ujar Nanang. 


Sementara itu, Camat Kalianda, Erman Suheri menyampaikan, Kalianda Fair 2024 berlangsung mulai tanggal 26 hingga 29 Juli 2024 mendatang.


Erman Suheri berharap, melalui kegiatan Kalianda Fair 2024 yang menampilkan berbagai potensi unggulan ciri khas dari masing-masing desa, bisa menjadi wadah bagi pelaku usaha dan masyarakat, untuk saling berbagi informasi dan berkembang menjadi lebih baik lagi. 


“Dalam Kalianda Fair 2024 terdapat kurang lebih 85 stand, terdiri dari 25 stand Desa, 4 kelurahan, stand KUPT, dan stand pelaku UMKM,” ungkap Erman Suheri dalam laporannya. (Rs/red)

Share:

Kalianda Fair, Kades Jondong Lampung Selatan: Meningkatkan Perekonomian Masyarakat


Kalianda - Dalam acara semarak Kalianda Fair 2024 ada dua 25 desa dan 4 Kelurahan Se-kecamatan Kalianda, Lampung Selatan ikut memeriahkan dan mendirikan stand. 


Semua stand yang ikut adil dalam acara Kalianda Fair 2024 itu memamerkan berbagai produk unggulan dari masing-masing desa. Yang bertempat di lapangan olahraga Desa Agom, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Jumat (26/7/2024). 


Seperti halnya. Pemerintah Desa (Pemdes) Jondong ikut memeriahkan serta berkesempatan untuk memamerkan Produk- produk unggulannya. Hasil dari UMKM dan UP2K para keder PKK dan warga desa setempat. 


Adapun produk unggulan UMKM dan UP2K Desa Jondong yang dipamerkan di stand yakni, Juwadah, ketan Lapis, Bronis, Rengginang, kripik singkong, marning jagung, keripik kulitltangkil, tusuk gigi, keripik bawang, dan keterampilan pernak-pernik adat lampung seperti, kebung, khanjang maling, Betaiyan, kipas pengantin, pengepin, batal pengantin, tempat tisu, dan masih banyak yang lainnya. 


Produk andalan yang ada di Desa Jondong adalah kopi jahe, kue ketan lapis dan kue juwadah. Untuk kerajinan tangannya, berupa betaian, kebung dan ranjang maling. Selain produk andalan Desa Jondong juga memiliki wisata alam Way Guyuran, yang berada di bawah kaki gunung Rajabasa tepatnya di dusun dua desa setempat. 


Kades Jondong, Zakaria mengatakan produk unggulan UMKM dan UP2K yang ada di stand desa, ini adalah hasil dari para kader-kader PKK yang bekerja sama dengan warga. 


"Yang telah menciptakan produk-produk unggulan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dengan sangat baik untuk masyarakat. Dan sudah banyak beredar di pasaran," ujarnya. 


Zakaria berharap adanya kegiatan Kalianda fair 2024 ini dapat memacu masyarakat khususnya warga Desa Jondong agar kedepannya para kader PKK dan warga bisa lebih kompak, serius, dan semangat lagi untuk meningkatkan hasil dari produk UMKM ataupun UP2K. 


"Sehingga bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas. Dan juga bisa membantu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," kata dia. 


Ia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak baik dari seluruh aparatur, para kader, Karang taruna desa dan Anak-anak dari Mahasiswa yang sudah proaktif membantu mendirikan dan memeriahkan stand di dalam acara ini. (Is)

Share:

Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Pesawaran Terpilih


Pesawaran - Polres Pesawaran, Lampung mengaku terus bergerak menindaklanjuti kasus penganiayaan yang menyeret oknum anggota DPRD Pesawaran terpilih, Eko Saputra kepada Muslim operator mekanik sound sistem. 


"Setelah dilakukan penyidikan, dan pemeriksaan para saksi, serta pengumpulan alat bukti, dari proses sidik sementara ditemukan ada kontak fisik," ujar Kasat Reskrim Polres Pesawaran IPTU Devrat Aolia Arvan, mewakili Kapolres Pesawaran ,AKBP Maya Henny Hitijahubessy. 


Menurutnya kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Eko saputra terduga kasus penganiayaan terhadap Muslim warga Karang Rejo kini kasusnya akan dilanjutkan prosesnya ke tahap gelar perkara dan dalam waktu dekat akan dijadwalkan pelaksanaannya.


"Tahap berikutnya kami akan melakukan gelarkan perkara ini, untuk menentukan proses hukum yang akan dilakukan, dan terkait jadwalnya akan segera dilaksanakan," tutupnya (tim)

Share:

Tawuran di Desa Kunjir Rajabasa Lampung Selatan, Polisi Tetapkan Dua Tersangka


Lampung Selatan -- Polisi bertindak cepat mengamankan pelaku tawuran antar remaja di Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) yang berujung dua orang menjadi korban pembacokan mengalami luka berat, Kamis (25/7/2024). 


Akibat ulah para pemuda ini, kedua korban berinisial RAP warga Desa Totoharjo, Kecamatan Bakauheni dan MB warga Desa Kunjir mengalami luka serius dan dilakukan perawan di Rumah Sakit Bob Bazar, sedangkan RAP dirujuk ke RS Urip Sumoharjo Bandar Lampung.


Kapolres Lamsel AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan, pihaknya telah memeriksa sepuluh orang saksi dan akhir mengerucut menetapkan dua orang tersangka, salah satunya masih di bawah umur. 


“DAR berperan membacok korban MB dan AAP membawa celurit saat terjadinya penganiayaan,” kata Kapolres, Jumat (26/7/2024). 


Polisi berhasil diamankan tiga buah senjata tajam di antaranya satu samurai dan dua celurit yang digunakan para pelaku untuk melukai korbannya. 


Peristiwa penganiayaan menurut AKBP Yusriandi dilakukan sekira pukul 03.00 WIB di Jalan Raya Pesisir Desa Kunjir dengan cara awalnya korban dan temannya dari Desa Totoharjo Kecamatan Bakauheni menggunakan 9 sepeda motor. 


Mereka sudah membuat janji lewat media sosial Instagram (IG) untuk melakukan tawuran dengan para pemuda Desa Kunjir, yang dijanjikan di jembatan perbatasan antara Desa Totohargo Pancuran. 


Namun dari pihak Kunjir tidak datang, kemudian dari pihak kelompok pemuda Totoharjo masuk mendatangi Desa Kunjir dengan menggunakan sekira 10 unit kendaraan. 

Sesampainya di Desa Kunjir DAR, RAP dan KA yang berbonceng tiga melewati sekelompok pemuda Desa Kunjir dan akan di hadang. 

“Saat mereka mau dihadang, DAR membacok salah satu pemuda Desa Kunjir,” imbuh AKBP Yusriandi Yusrin. 


Setelah melukai warga kunji, motor yang dikendarai DAR dan rekannya terjatuh, rekan DAR yakni RAP yang berlari kea rah pantai pinggir laut Desa Kunjir menjadi korban penganiayaan sehingga menyebabkan luka bacok di sekujur badan, kemudian ditolong warga dan dilarikan ke RSUD Bob Bazar Kalianda dan menjalani perawatan secara serius. 


Atas peristiwa tersebut, Kasat Reskrim Polres Lamsel AKP Dhedi Ardi Putra dan anggota Polsek Kalianda mendatangi TKP dan berhasil mengidentifikasi kelompok tersebut dan mengamankan kedua tersangka, Kamis (25/7/2024) sekira pukul 11.00 WIB. 


Atas perbuatannya, tersangka dijerat Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 Pasal 2 ayat (1) dengan ancaman hukuman penjara setinggi-tingginya 10 Tahun dan Pasal 351 ayat (2) KUHPidana dengan hukuman penjara selama-lamanya 5 tahun. (Red)

Share:

Gebyar Operasi Patuh, Polres Lampung Selatan Beri Hadiah Pada Pengendara


Lampung Selatan -- Satgas Operasi Patuh Krakatau 2024 Polres Lampung Selatan menggelar operasi di Jalan ZA. Pagar Alam tepatnya di epan Polres lama, Jumat, 26 Juli 2024 pukul 16.00 Wib. 


Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin selaku Kepala Operasi menjelaskan giat kegiatan sore hari ini melakukan kegiatan pemeriksaan kendaraan mana yang sudah tertib berlalu lintas mana yang belum, polisi sifatnya melakukan teguran dan juga sampai dengan penindakan dengan tilang.

 

“Sampai dengan hari teguran sudah sampai dengan 200 teguran yang kita berikan kepada para pengendara yang belum tertib dalam hal penggunaan helm kaca spion dan lainnya, dan penindakan yang dengan tilang kita sudah melakukan penilangan sebanyak 150 pelanggaran,” jelasnya. 


Kegiatan patuh kali ini tampak pihak kepolisian menampilkan kosplay korban kecelakaan lalu lintas dengan diperagakan seorang yang tampak luka-luka dan keranda mayat yang di dalamnya terdapat boneka dibungkus kain kafan sebagai contoh korban kecelakaan karena melanggar ketetiban berlalu lintas. 


Untuk pengendara yang melintas dengan kelengkapan kendaraan dan surat surat kendaraan lengkap di berikan hadiah coklat dari polisi, karena patuh berlalu lintas. 


“Operasi patuh ini masih ada dua hari kami, menghimbau kepada seluruh masyarakat mari kita budayakan tertib berlalu lintas, hati hati dijalan utamakan keselamatan, jangan sampai kita menjadi korba lalu lintas," himbau Kapolres AKBP Yusriandi. 


Mardalena seorang pengendara roda dua menyampaikan keceriaanya telah mendapatkan hadiah dari polisi karena patuh berlalulintas 

“Kenang-kenangan sebuah bengbeng tanda cinta polisi terhadap saya karena saya lengkap pakai helm, perasaan saya senang,” ucap Mardalena.

.(red)

Share:

Direktur Pemasaran dan Aset Manajemen PTPN I Evaluasi Kinerja 2024 dan Persiapan RKAP 2025


Kabupaten Semarang – Memasuki semester II Tahun 2024 Direktur Pemasaran dan Aset Manajemen PTPN I Landi Rizaldi Mangaweang didampingi Kepala Divisi Manajemen dan Optimalisasi Aset PTPN I Anna Kunti Pratiwi melaksanakan Evaluasi Kinerja Tahun 2024 dan Persiapan RKAP 2025 Manajemen Aset dan Optimalisasi Aset PTPN I yang bertempat di Ruang Arabica, Kampoeng Kopi Banaran, Bawen Jawa Tengah pada tanggal 18-19 Juli 2024.


Optimalisasi dan Divestasi Aset merupakan salah satu program Turn Arround PTPN I. Dalam mencapai target sebagaimana kajian BCG di tahun 2029, PTPN I akan aktif melakukan restrukturisasi proses bisnis Divestasi. Untuk menjaga target Divestasi diperlukan komitmen bersama dan best effort yang sinergis dan berkesinambungan antara Regional dan Head Office.

Dalam sambutannya, Landi mengajak seluruh elemen dalam PTPN I untuk bekerja keras dan memaksimalkan potensi yang ada guna pencapaian rencana kerja yang sudah ditetapkan. 

“Evaluasi kinerja serta rencana kerja Semester II Tahun 2024 dan RKAP 2025 yang telah disusun agar dapat menjadi komitmen pencapaian kinerja dan pendapatan tinggi bagi masing-masing regional,” ujarnya.


Pada kesempatan yang sama Kadiv Divisi Manajemen dan Optimalisasi Aset  mengingatkan para karyawan untuk mengawal pelaksanaan RKAP, serta akselerasi dalam proses divestasi dan optimalisasi asset untuk pendapatan dan menjadi sumber cashflow.(lis) 



Share:

Soal Pemekaran DOB Kabupaten Bandar Lampung, Anton Carmana: Pemerintah Daerah Mendukung


DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda – Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Anton Carmana mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan sangat mendukung terbentuknya pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bandar Lampung.


“Intinya pemerintah daerah mendukung, kami hadir di sini untuk mendukung,” ujar Anton Carmana saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan DPRD Kabupaten Lampung Selatan yang juga dihadiri Panitia Pemekaran Natar Agung, di Ruang Banggar DPRD setempat, Kamis, 25 Juli 2024.


Kendati demikian, lanjut Anton Carmana, terkait usulan pemekaran DOB harus berdasarkan ketentuan yang berlaku, baik dari pemerintah pusat maupun dari pemerintah daerah itu tersendiri.


Menurut Anton, pemekaran DOB untuk Kabupaten Bandar Lampung harus memenuhi sejumlah syarat dasar, salah satunya adalah syarat administratif berupa persetujuan bersama antara DPRD dengan kepala daerah melalui forum sidang paripurna DPRD di tingkat kabupaten.


“Jadi memang dari syarat administrasi yang belum dilaksanakan itu berupa persetujuan bersama antara pihak eksekutif dan DPRD. Yang saya tekankan di sini, persetujuan itu tidak bisa berdiri sendiri, namun harus persetujuan bersama dengan DPRD dalam rapat paripurna,” kata Anton.


“Nah itu (hasil persetujuan bersama) yang akan dibawa, diusulkan ke pemerintah provinsi untuk disetujui oleh Gubernur dan DPRD Provinsi, baru disampaikan ke pusat,” tambah Anton.


Anton Carmana juga menyatakan, bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan tidak pernah mempersulit atau menghambat pemekaran DOB Kabupaten Bandar Lampung.


Bahkan kata Anton, sedari awal Pemkab telah memfasilitasi melalui dukungan pembiayaan dan penunjukan Tim Persiapan Pemekaran Daerah (TPPD) melalui surat keputusan bupati.


“Kami (Pemerintah Daerah dan DPRD) ini sifatnya memfasilitasi. Karena memang kajian pun menyatakan pemekaran DOB itu sudah layak untuk dilakukan,” kata Anton Carmana.


Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Setiawansyah mengatakan, bahwa persetujuan tertulis dalam pembentukan DOB untuk pemekaran kabupaten/kota merupakan persetujuan bersama antara kepala daerah dengan DPRD sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.


Setiawansyah menyebut, selain UU Nomor 23 Tahun 2014, instrumen hukum lainnya dalam pembentukan DOB tersebut adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2007 tentang Tata Cara Pembentukan Penghapusan dan Penggabungan Daerah.


“Jadi untuk pemekaran DOB ini harus mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ada 3 syarat dasar dalam usulan pemekaran DOB itu sendiri, yakni syarat teknis, administratif dan syarat fisik kewilayahan,” kata Setiawansyah.


Setiawansyah juga mengatakan, bahwa sampai dengan saat ini, pihaknya (Bagian Pemerintahan) telah berkoordinasi dengan pejabat (Kabag) sebelumnya, jika memang belum ada laporan dari panitia pemekaran terkait usulan pemekaran DOB Kabupaten Bandar Lampung.


Padahal, lanjut Setiawansyah, usulan dari panitia ke Pemkab akan menjadi dasar pengajuan persetujuan bersama antara DPRD dengan Pemda Kabupaten Lampung Selatan.


“Sehingga memang tidak bisa diusulkan. Jadi nanti jika memang ada laporan yang disampaikan panitia mengenai apa yang telah dilaksanakan dan sesuai dengan aturan, seperti musyawarah desa, ini akan kami pelajari beserta tim. Dan ini menjadi dasar untuk diusulkan ke DPRD, untuk menjadi persetujuan bersama, dan selanjutnya nanti akan dibawa sampai ke sidang paripurna DPRD,” ujar Setiawan.


Lebih lanjut Setiawan menyampaikan, setelah sudah ada persetujuan administratif berupa persetujuan bersama tadi, selanjutnya bupati akan menyampaikan usulan kepada gubernur untuk disetujui dengan melampirkan dokumen aspirasi masyarakat di calon kabupaten/kota.


“Kemudian hasil kajian daerah. Lalu, peta wilayah calon kabupaten/kota, dan yang terakhir Keputusan DPRD kabupaten/kota dan keputusan bupati/walikota,” kata Setiawan.


Untuk diketahui, di dalam RDP tersebut juga terungkap bahwa terkait pembentukan pemekaran DOB di Kabupaten Lampung Selatan, terdapat dualisme di TPPD, yakni DOB Natar Agung yang diketuai oleh Irfan Nuranda Djafar dan DOB Kabupaten Bandar Lampung yang diketuai oleh Puji Sartono.


Adapun pemekaran DOB tersebut mencakup lima kecamatan yakni Kecamatan Natar, Jati Agung, Tanjung Bintang, Merbau Mataram, dan Tanjung Sari. (Kmf)

Share:

ATR/BPN Lampung Selatan Rakoor GTRA


Kalianda -- Kepala Kantor Pertanahan Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Lampung Selatan mengadakan Rapat Koordinasi (Rakoor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), dengan tema ”Peran Gugus Tugas Reforma Agraria Dalam Mendukung Penataan Aset dan Penataan Akses di Lampung Selatan Berbasis Pengembangan Lintas Sektor” yang digelar di ruang rapat Grand Elty Krakatoa, Kamis (25/7/2024).


Kepala Kantor Pertanahan ATR/ BPN, Seto Apriyandi  diwakili Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan, Amiruddin saat diwawancara mengatakan, kegiatan ini adalah kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria.


Selain itu juga Amir menjelaskan, ada 3 Skema Reforma Agraria yaitu Tentang Konflik, Penataan Aset dan Penataan Akses.


"Kebetulan di Lampung Selatan ini kita di bagian penataan Aset dan penataan aksesnya,” ujar Amir.


Lanjutnya, untuk di Lampung Selatan khususnya di kantor Pertanahan terkait dengan Penataan Asetnya ada beberapa program yaitu Penataan Sistematis Lengkap (PTSL), Retribusi Tanah dan juga Mandiri. Sedangkan, untuk Penataan Akses itu terkait pemanfaatan tanahnya aktif dari pemberian aset.


”Kita menghindari dari hal-hal ketimpang tindihan misalnya, kepemilikan Desa pelaku-pelaku ekonomi menengah ke bawah itu bisa dijual, terkait tanah akses manfaatkan tanahnya jadi jangan langsung dijual, bisa kita manfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat untuk bidang UMKM dan nantinya kita juga adakan pelatihan-pelatihan,” pungkasnya.

(Red)

Share:

Lapas Kalianda Lampung Selatan Ikuti Pencanangan PIN


Kalianda -- Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda, Chandran Lestyono yang diwakili oleh Kasubsi Bimkemaswat, Sri Rahayu mengikuti kegiatan Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Tahun 2024 di Lapangan Desa Bumisari, Natar Lampung Selatan, Selasa (23/7).


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu diisi dengan sambutan Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto. Hingga kemudian dilakukan pencanangan Pekan Imunisasi Nasional tahun 2024 oleh Pj. Gubernur Lampung.


Kegiatan pencanangan dihadiri oleh Bupati Kabupaten Lampung Selatan yg diwakili oleh Sekda, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Lampung Selatan.


Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung suksesnya Imunisasi Nasional tahun 2024 di Kabupaten Lampung Selatan. (Hms/Is)

Share:

Tujuh Personil Polres Lampung Selatan Lepas Purnabaktikan

 


Lampung Selatan -- Polres Lampung Selatan menggelar acara pelepasan personil dalam rangka paripurna yang berlangsung dengan khidmat dan penuh haru dihalaman Apel Polres Lampung Selatan. Rabu 24 Juli 2024.


Acara ini diadakan untuk memberikan penghormatan dan apresiasi kepada personil yang telah mengabdi dengan dedikasi tinggi selama bertugas di Polres Lampung Selatan.


Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh personil yang telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Lampung Selatan. 


“apa yang senior lakukan, dharma bhakti nya luar biasa untuk Polres Lampung Selatan, dan selanjutnya akan kembali ke masyarakat secara utuh” ujar AKBP Yusriandi Yusrin.


“terima kasih telah memandu Polres Lampung Selatan selama ini, diharapkan dihatinya masih tertanam bhayangkara” lanjutnya.


AKBP Yusriandi Yusrin juga menyampaikan untuk tetap bersilaturahmi dan bertukar informasi, kami Polres Lampung Selatan siap menerima keritikan dan masukannya. 


Acara pelepasan ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres Lampung Selatan, keluarga personil yang dilepas, Bhayangkari dan anggota Polres Lampung Selatan. Suasana haru terasa ketika satu per satu personil yang dilepas menerima penghargaan dan ucapan selamat dari rekan-rekan sejawat.


Adapaun personil yang dilepas purnabaktikan yakni AKBP Suwandi, SH., AKP Zulkarnain, AKP Abdu Roni, IPDA Samsul Bahri, Aiptu Suparman, Aiptu Zulkarnain dan Aiptu Wicoro. 


Salah satu personil yang dilepas, AKBP Suwandi, SH, mengungkapkan rasa bangganya telah menjadi bagian dari Polres Lampung Selatan. 

“Saya merasa terhormat telah diberi kesempatan untuk mengabdi di sini. Kenangan dan pengalaman selama bertugas akan selalu saya kenang,mohon maaf bila dalam pelaksanaan tugas ada kekurangan dan kesalahan” kata AKBP Suwandi.


Acara ditutup dengan upacara pedangpora dihalam apel Mapolres selanjutnya dihantarkan menggunakan kendaraan odong – odong keluar dari kesatuan Polres Lampung Selatan. 


Dengan adanya acara pelepasan ini, Polres Lampung Selatan menunjukkan komitmennya dalam menghargai dan mengapresiasi setiap personil yang telah memberikan dedikasi terbaiknya dalam menjalankan tugas.

(Red)

Share:

Gaji Aparatur Desa Tertunda, Pemda PesawaranTerhutang Rp12 M


Pesawaran - Dinas Pemerintahan Desa (PMD) Pesawaran, Lampung merespon keluhan sejumlah gaji aparatur desa yang belum dibayar melalui dana Siltap. 


Dinas PMD melalui Kabid Perencanaan, Keuangan dan Aset Desa, Eko Susanto, menjelaskan terkait Siltap sudah terealisasi hingga enam bulan di tahun 2024, dan saat ini sudah proses pengajuan untuk bulan ke tujuh.


Sedangkan, tambah Eko, terkait masih ada pembayaran yang belum direalisasikan diawali adanya pemotongan anggaran saat terjadinya COVID-19 , sehingga harus terhutang sampai dua bulan pembayaran Siltap. 


"Diawali saat terjadinya COVID-19 dua tahun lalu, sehingga sampai saat ini harus menutupi dua bulan Siltap berjumlah Rp12 miliar, yang terhutang saat itu, atas pemotongan anggaran, tapi PMD dalam hal ini tetap mengajukan anggaran untuk hak aparatur desa yang tertunda, namun kondisi keuangan pemerintah kabupaten Pesawaran yang devisit, sehingga realisasinya diundur lagi," ujarnya, Rabu (24/7). 


Kata dia, kali ini Dinas PMD sudah merealisasikan pembayaran Siltap hingga bulan Juni 2024, atau enam bulan pembayaran Siltap, yang dibayarkan di tiap bulannya


"Untuk realisasi Siltap, pemerintah sudah mengucurkan anggaran untuk enam bulan di tahun 2024, Januari-Juni, dan untuk bulan Juli sudah dalam proses," lanjutnya. 


Dalam hal ini Dinas PMD Pesawaran akan tetap berupaya merealisasikan anggaran secara bertahap di tiap bulannya, dan tetap berupaya untuk mengajukan anggaran Siltap yang terhutang dua bulan senilai Rp12 miliar, agar dapat segera terealisasi. (Tim)

Share:

Dana Siltap Aparatur Desa di Pesawaran Belum Dibayar, Begini Kata DPRD


Pesawaran - Gaji aparatur desa di Kabupaten Pesawaran, Lampung belum dibayarkan. 


Terkait banyaknya keluhan belum dibayar gaji aparatur desa melalui dana siltap, Anggota DPRD Pesawaran, Yusak angkat bicara. Kata politisi Golkar ini, seharusnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) tidak ada alasan untuk menunda pembayaran gaji aparatur desa. 


Pasalnya, angaran gaji aparatur desa telah dianggarkan pada anggaran APBD murni tahun 2024, pun seharusnya anggaran tersebut dapat langsung diberikan kepada aparatur desa. 


Ia menjelaskan pada saat pembahasan anggaran perubahan APBD tahun 2024, untuk tidak meneruskan pembahasan jika anggaran Siltap melalui PMD Pesawaran tidak ada kejelasan untuk gaji aparatur desa.


"Kita jangan melanjutkan pembahasan APBD Perubahan jika anggaran untuk Siltap belum jelas, karena anggaran untuk Siltap lebih penting dari pada anggaran tambahan buat OPD yang lain, karena ini merupakan jerih payah aparatur pemerintah desa dan harus didahulukan," kata Yusak, Selasa 23 juli 2024.


 Mengenai Siltap kata dia, diharapkan pada Dinas PMD agar membayarkan keseluruhan kebutuhan aparatur desa tersebut, dengan cara per triwulan, jangan perbulan, terlebih dengan dicicil, sehingga, gaji aparatur desa dapat terealisasi semua tanpa ada penundaan pembayaran. 


"Untuk pembayaran tri wulan kedua dijelaskan pihak PMD sedang dalam proses, dan akan segera diselesaikan, dengan harapan pembayaran tri wulan ke tiga dapat direalisasikan september atau paling lambat di awal bulan Oktober," lanjutnya. 


Yusak menjelaskan agar ke depan terkait pembayaran Siltab harus dibayar sesuai dengan regulasi


"Apabila untuk tahap tri wulan pertama Januari hingga Maret, berarti di bulan Maret harus sudah dibayarkan, begitu juga selanjutnya, harus sesuai dengan regulasinya, karena itulah yang ditunggu aparatur pemerintah desa se Kabupaten Pesawaran, dan mengenai aparatur desa akan menggelar aksi mengenai pembayaran Siltap, diharapkan aparatur desa dapat bersabar, karena wakil rakyat dalam hal ini sedang memperjuangkan hak aparatur desa yang tertunda," paparnya. 


Sedangkan, saat Kepala Dinas Pemerintah Desa Kabupaten Pesawaran, Nur Asikin, saat dihubungi belum bisa menjawab konfirmasi. (Tim)

Share:

Dinas Koperasi dan UKM Komitmen Terapkan Platform Digitalisasi di Koperasi


Lampung Selatan -- Pemkab Lampung Selatan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menggelar pelatihan usaha digitalisasi bagi pengelola koperasi.


Kadis Koperasi dan UKM Lampung Selatan, Aryantoni, yang diwakili Sekdin, Pipien Khasanah, hadir secara langsung dalam kegiatan Penguatan usaha melalui digitalisasi koperasi bagi pengurus koperasi tersebut, yang dilaksanakan di ruang Aula D'sas kafe and Resto, Rabu (23/7/2024). 


Pipien Khasanah mengatakan, pelatihan ini merupakan salah satu bentuk upaya dari pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, untuk mendukung dan mengoptimalkan penerapan platform digitalisasi pada para pengelolaan koperasi di Kabupaten Lamsel, sehingga koperasi mampu bangkit dan naik kelas untuk semakin menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat, guna mendukung pemulihan ekonomi nasional.


"Ini menjadi harapan kita bersama, agar pelatihan ini dapat berkontribusi nyata dalam mendorong digitalisasi koperasi di daerah menuju koperasi modern, yang mampu beradaptasi dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman," ungkap Pipien khasanah. 


Ia berujar, transformasi digital bagi koperasi dan UMKM sudah menjadi keharusan. Seiring era Revolusi lndustri. kegiatan ekonomi dituntut bergeser dari metode konvensional menjadi lebih modern melalui digitalisasi. Terlebih lagi, digitalisasi telah menjadi solusi bagi para pelaku UMKM. Dimana kegiatan usaha dan ekonomi berubah dari yang semula offline menjadi online, dan penggunaan teknologi digital yang lebih masif.


"Untuk itu, diperlukan adanya pendekatan ekosistem mencakup transformasi digital proses bisnis dari hulu ke hilir atau end to end digital transformation, serta pendampingan dan pelatihan bagi koperasi, karena digitalisasi merupakan sarana bagi koperasi untuk dapat semakin optimal berperan membantu pelaku usaha maupun masyarakat dalam memperoleh akses modal dan pelatihan pengembangan usaha," pungkas Pipien Khasanah.(is) 

Share:

PIN Polio, Pemkab Lampung Selatan Siap Bersinergi dengan Pemprov


KALIANDA – Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin resmi mencanangkan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2024 tingkat Provinsi Lampung.


Pencanangan PIN Polio di provinsi Sang Bumi Ruwa Jurai itu berlangsung di Lapangan Desa Bumi Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (23/7/2024).


Di Provinsi Lampung, PIN Polio putaran satu akan dilaksanakan mulai tanggal 23 Juli hingga 3 Agustus 2024. Kemudian, putaran kedua akan dilaksanakan pada tanggal 6 Juli hingga 17 Agustus 2024.


Adapun, jumlah sasaran PIN Polio 2024 sebanyak 1.259.539 anak yang terdiri dari usia 0-7 tahun. Seperti, bayi, baduta, balita, anak sekolah TK/Paud dan SD.


Samsudin menyampaikan, program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan seluruh anak di Indonesia mendapatkan imunisasi Polio yang lengkap, guna mencegah penyebaran penyakit Polio yang berpotensi menyebabkan kecacatan permanen.


“Untuk mencegah agar tidak terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio. Mulai 23 Juli 2024 ini akan dilaksakanan serara serentak di 15 kabupaten/kota. Untuk itu, kepada Kepala Dinas Kesehatan untuk memantau pelaksanaannya, mohon dilihat dan dilaporkan,” kata Samsudin.


Dalam kesempatan itu, Samsudin juga menekankan pentingnya imunisasi sebagai langkah preventif untuk melindungi generasi muda dari penyakit berbahaya.


“Saya berharap, apabila terjadi kasus atau mengarah pada Polio di Provinsi Lampung, saya minta untuk segera bergerak cepat dalam menganggulanginya,” imbuhnya.


Sementara itu, Bupati Lampung Selatan diwakili Sekda, Thamrin, menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya, karena wilayahnya telah dipilih sebagai lokasi pencanangan PIN Polio tingkat Provinsi Lampung.


Thamrin menyampaikan, pelaksaan PIN Polio di Kabupaten Lampung Selatan akan dilaksanakan di Posyandu-Posyandu yang ada di 17 kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan.


“Kami ucapkan terima kasih. Semoga hadirnya bapak hari ini bisa memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten. Untuk memutus rantai Polio diperlukan imunisasi yang masif,” ujar Thamrin.


Terpantau, acara pencanangan tersebut dihadiri oleh sejumlah Pejabat Daerah Provinsi Lampung serta Pejabat Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Lampumg.


Hadir dari Kabupaten Lampung Selatan, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Intji Indriati, Kepala Dinas Kesehatan, Nessi Yunita, dan Ketua Tim Penggerak PKK, Winarni Nanang Ermanto. (Red)

Share:

Tekab 308 Polsek Penengahan Lampung Selatan Bekuk Dua Pelaku Curat


Penengahan -- Polsek Penengahan, Polres Lampung Selatan (Lamsel), Polda Lampung, berhasil mengamankan pelaku tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Jumat tanggal 19 Juli 2024 sekira jam 21.30 Wib di Dusun Siring Itik, Desa Bakauheni Kecamatan Bakauheni.


Keberhasilan pihak kepolisian menangkap pelaku ini diungkapkan saat Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin melakukan konferensi pers di Polsek Penengahan, pada Selasa (23/7/2024).


“Pada Hari jumat tanggal 19 juli 2024 sekira jam 21.30 wib di Dusun Siring Itik Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan telah terjadi tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh orang yang tidak diketahui jumlah dan idetitasnya dengan cara masuk melalui jendala depan rumah sebelah kiri,” ungkapnya yang didampingi Kapoksek Penengahan Iptu Mustholih.


“Setelah pelaku masuk kedalam rumah kemudian pelaku mengambil barang-barang milik korban, yaitu berupa 2 (dua) buah tabung gas wama hijau dengan ukuran berat 3 Kg yang berada didapur dan 1 unit Laptop merk HP warna hitam yang terletak di dalam laci lemari bagian bawah dan berada di posisi ruangan depan,” lanjutnya.


“Pada awalnya sekira jam 21.00 wib korban atau pelapor pulang kerumah dari warung tiket online dan juga warung jajanan online milik korban yang berada di depan menara siger Bakauheni, setelah sampai dirumah, korban atau pelapor melihat lampu rumah bagian depan mati yang awalnya hidup kemudian korban atau pelapor mengecek kamar depan dan terdapat lemari baju dalam keadaan acak-acakan yang berisikan baju dan tas serta dokumen,” terangnya lagi.


Kemudian kata dia, korban atau pelapor mengecek laptop dan tabung gas sudah tidak ada ditempat dan diduga diambil oleh pelaku. Atas kejadian tersebut Pelapor atau Korban mengalami kerugian dan jika ditafsirkan dalam bentuk rupiah sebesar Rp3,5 juta. Kemudian Pelapor Melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polsek Penengahan Polres Lampung selatan untuk ditindaklanjuti. 


“Berdasarkan laporan tersebut pada hari Sabtu tanggal 20 Juli 2024 team Tekab Polsek Penengahan melakukan penyelidikan dan mendapat informasi di duga pelaku akan menjual tabung gas, selanjutnya pelaku di amankan di pinggir jalan Dusun Siring Itik, Desa Bakauheni Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lamsel dan pelaku mengaku bernama TKS lalu diintrogasi mengakui telah melakukan pencurian bersama saudara M kemudian di lakukan pengembangan terhadap pelaku M dan di amankan di rumahnya berikut barang bukti 2 tabung gas ukuran 3 kg, dan 1 (satu) unit laptop merk HP milik korban lalu tersangka dan barang bukti di amankan ke Polsek Penengahan untuk penyidikan lebih lanjut,” terangnya.


Kata dia, saat korban tidak ada dirumahnya kemudian kedua orang pelaku tersebut masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel jendela rumah korban dan mematikan lampu depan rumah korban setelah itu mencuri 2 tabung gas ukuran 3 kg, dan 1 unit laptop merk HP milik korban dan rencananya tabung gas dan Laptop tersebut akan dijual dan hasil penjualan barang tersebut akan digunakan untuk membeli Rokok dan makanan.


“Terhadap tersangka TKS dan M disangkakan Pasal 363 Ayat (2) KUHPidana berbunyi ‘barang siapa mengambil barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagiannya kepunyaan orang lain dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum yang dilakukan di waktu malam hari dalam sebuah rumah atau pekarangan yang tertutup yang ada rumahnya, yang dilakukan oleh orang yang ada disitu tidak diketahui atau tidak dikehendaki oleh orang yang berhak yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu yang untuk masuk ke tempat melakukan kejahatan atau untuk sampai kepada barang yang diambil, dilakukan dengan merusak, memotong, atau memanjat atau dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu, dihukum dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” pungkasnya. (Red)

Share:

Pemkab dan DPRD Lampung Selatan Sepakati KUA-PPAS APBD TA 2025


Lampung Selatan -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menyepakati rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran (TA) 2025.


Kesepakatan itu ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman bersama antara pihak eksekutif yang dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin, dan Pimpinan DPRD Kabupaten Lampung Selatan dalam sidang paripurna di Gedung DPRD setempat, Senin, (22/7/2024).


Terpantau, dalam sidang paripurna yang dipimpin Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Lampung Selatan Amelia Nanda Sari didampingi Wakil ketua I Agus Sartono dan Wakil Ketua II Agus Sutanto, serta dihadiri 34 anggota dewan, delapan Fraksi di DPRD setempat menyetujui KUA-PPAS TA 2025.


Mewakili Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, Thamrin menyampaikan rasa terima kasih kepada Pimpinan, anggota DPRD dan jajaran Sekretariat yang telah melaksanakan seluruh rangkaian pembahasan KUA dan PPAS APBD TA 2025 ini sebagai pemenuhan dari amanat perundang-undangan.


Thamrin menjelaskan, Nota Kesepakatan KUA-PPAS tersebut adalah dasar atau langkah awal bagi penyusunan APBD Kabupaten Lampung Selatan yang akan datang.


“Pemkab Lampung Selatan akan segera menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dari masing-masing perangkat daerah dengan berpedoman pada pagu dan plafon anggaran sementara yang telah kita sepakati bersama,” kata Thamrin saat menyampaikan sambutan bupati.


Dengan adanya kesepakatan tersebut, diharapkan program-program prioritas yang telah direncanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di Bumi Khagom Mufakat.


“Semua ini merupakan perwujudan dari komitmen kita untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan,” kata Thamrin. (ptm)

Share:

Catat, Mulai 1 Oktober 2024 Beli Pertalite di Lampung Selatan Pakai QR Code


Lampung Selatan -- PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga Regional 1 Lampung terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pengguna Pertalite agar mendaftarkan kendaraannya sehingga mendapatan Quick Response Code (QR Code).


Mengingat, mulai 1 Oktober 2024, untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite, masyarakat wajib menggunakan QR Code di SPBU Pertamina seluruh Indonesia.


Hal itu disampaikan oleh Sales Brand Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional 1 Lampung, Parrama Ramadhan Amyjaya, saat audiensi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan di ruang rapat Asisten Ekonomi dan Pembangunan Lampung Selatan, Senin (22/7/2024).


Parrama Ramadhan Amyjaya mengatakan, akselerasi tersebut dilakukan sebagai upaya menciptakan penyaluran BBM bersubsidi jenis Pertalite dengan tepat dan optimal.


“Untuk Provinsi Lampung progam subsidi tepat pertalite akan diimplementasikan mulai 1 Oktober 2024,” kata Parrama Ramadhan Amyjaya dalam Audiensi tersebut.


Dirinya meminta agar Pemkab Lampung Selatan membantu mensosialisasikan kepada masyarakat untuk segera mendaftarkan kendaraannya dan mendapatkan QR Code yang dimaksud.


“Tujuan subsidi tepat Pertalite ini untuk melakukan pendataan sekaligus pencatatan pengguna serta volume dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk mendukung transaksi Pertalite,” katanya.


Sementara itu, Pemkab Lampung Selatan melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Dulkahar menyambut baik audiensi dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Lampung.


“Kami mendukung progam ini, agar penyaluran BBM bersubsidi dapat tepat sasaran sesuai dengan aturan yang berlaku dan berjalan dengan optimal,” ujar Dulkahar.


Pihaknya berharap agar masyarakat juga dapat mengikuti progam tersebut dengan bijak, demi kepentingan bersama. Apalagi ini tidak hanya pembatasan pembeli, hanya untuk pendataan. (Kmf)

Share:

HUT Pesawaran Ke-17, Bupati Dan Ribuan Warga Bersholawat


GEDONGTATAAN – Sholawat atas Nabi Muhammad SAW dikumandangkan Bupati Pesawaran bersama masyarakat Bumi Andan Jejama di areal Islamic Center kabupaten setempat, Selasa (23/7/24) malam.


Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan Pesawaran Bersholawat yang dipimpin Habib Umar bin Muhdor Al Hadad itu merupakan rangkaian memperingati hari jadi Kabupaten Pesawaran ke -17.


“Pesawaran Bersholawat ini merupakan salah satu rangkaian acara HUT Pesawaran yang jatuh pada tanggal 17 Juli kemarin. Pesawaran genap berusia 17 tahun yang diartikan sudah beranjak dewasa,” ucapnya.


Dirinya mengajak menyambut HUT Pesawaran dengan rangkaian-rangkaian kegiatan yang bermanfaat seperti pada malam hari ini.


Ia pun mendoakan agar Kabupaten Pesawaran dapat menjadi kabupaten yang sejahtera dan lebih maju.


“Semoga kita semakin mandiri dan Pesawaran menjadi kabupaten yang sejahtera. Mari kita semua untuk selalu optimis dan positif agar kabupaten kita ini dapat menjadi kabupaten yang sejahtera dan lebih maju lagi serta dijauhkan dari mara bahaya, bala dan bencana,” ujarnya.


Orang nomor satu di Bumi Andan Jejama mengapresiasi antusiasme masyarakat, karena berasal juga dari luar Kabupaten Pesawaran.


”Saya mengucapkan terima kasih untuk semua yang sudah hadir, tidak hanya berasal dari Pesawaran, tapi dari Bandar Lampung juga hadir disini,” ucapnya.


Dirinya berharap seluruh masyarakat Pesawaran mendapatkan keberkahan dari acara ini.


Sementara, Habib Umar bin Muhdor Al Hadad mengajak untuk bersama-sama berdoa untuk bupati dan seluruh jajaran beserta masyarakat Kabupaten Pesawaran semoga diberkati dan diberi keberkahan.


“Pada usia kabupaten Pesawaran yang ke-17 ini, semoga apa yang dicita-citakan, yang menjadi hajat kita semua dapat terkabul, dijauhkan dari mara bahaya, kesusahan serta selalu diberikan kesejahteraan,” katanya.


Turut hadir, Forkopimda Kabupaten Pesawaran, Staf Ahli, Asisten, Jajaran Kepala OPD, seluruh Anggota TP PKK kabupaten Pesawaran, para Camat, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pesawaran, Ketua Majelis Ulama Indonesia, Baznaz, Ketua MPAL Kab. Pesawaran dan Para Pimpinan Pondok Pesantren. (Rls)

Share:

Milad Ke-4 ‘Akhlak’, Tuhu Bangun: Jangan Terlena Comfort Zone


BANDAR LAMPUNG---Tagline “Akhlak” yang dirilis Menteri BUMN Erick Thohir pada 1 Juli 2020 telah empat tahun memberi treatmen kinerja di jajaran Kementerian BUMN. Di PTPN I Regional 7 yang sekarang juga menjadi “markas” PTPN IV Regional 7 KSO, milad ke-4 “Akhlak” diperingati dengan “Motivating Session” oleh Regional Head kepada karyawan di Bandar Lampung, Senin (22/7/24).

Seluruh petinggi Regional 7 hadir pada acara yang dikemas egaliter itu. Yakni, Regional Head PTPN I Regional 7 Tuhu Bangun yang didampingi SEVP Business Support Bambang Agustian dan SEVP Operation Wiyoso. Regional Head PTPN IV Regional 7 KSO Denny Ramadhan yang juga didampingi SEVP Business Support Bambang Eko Prasetyo dan SEVP Operasional Oshutri. Juga para pejabat utama lainnya.

Pada sesi pertama, acara yang diawali dengan doa, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dan Mars Planters itu tampil Tuhu Bangun, Regional Head PTPN I Regional 7. Dengan gaya kepemimpinan nya yang lugas dan bersemangat ( strong leadership), Tuhu Bangun memantik seluruh karyawan yang hadir maupun mengikuti secara online untuk bangkit berubah dan maju bersama. Sebab, kata dia, ancaman dari internal dan eksternal terhadap keberlangsungan dan eksistensi Perusahaan ini sangat nyata, cepat dan tanpa belas kasihan.

Menggunakan ilustrasi video pendek tentang seekor beruang Vs seekor harimau di belantara, Tuhu Bangun menggambarkan PTPN I Regional 7 dan seluruh karyawan sebagai mangsa atas serangan ekternal, maka jika kita tidak mempersiapkan dan atau ikut dalam perubahan global ini selanjut kita dan perusahaan yang kita cintai bisa punah. 

" Jangan sampai kita bernasib seperti beruang itu yang habis dan kalah dengan predator nya.

Kuta ketahui bersama bahwa banyak BUMN yang dilikuidasi ( di bubar kan ). Penyebabnya adalah karena tidak perform atau rugi terus menerus,” kata dia berapi-api.

Tuhu menyebut situasi saat ini tidak dalam baik baik saja atas interpensi atau tekanan VUCA; Volatility (perubahan radikal), Uncertainty (ketidakpastian), Complexity (masalah yang kompleks), dan Ambiguity (ambigu, ketidak jelasan). Dalam kondisi ini, setiap elemen dalam PTPN regional 7 harus melawan,dan ikut berubah untuk tumbuh dan berkembang dengan membalikan paradigma lama ke baru yang sesuai dengan tunturan jaman saat ini.

Ia menyebut sikap kita, baik secara personal maupun kolektif perusahaan yang selalu memilih opsi berada pada zona nyaman akan mengalami nasib akhir seekor beruang dalam video itu. Oleh sebab itu, ia “membakar” seluruh insan utama PTPN regional 7 untuk mengubah energi berupa potensi yang selama ini dipendam untuk dikeluarkan. 

“Kita jangan terlena merasa nyaman berada di comfort zone. Setiap bulan nya kita masih mendapat kan Gaji. Ini adalah salah satu hal yang harus kita ubah. Kalau tidak, saya khawatir kita akan meninggalkan Legacy adalah kegagalan bagi generasi perkebunan berikut nya,” kata dia.

Mengulas tagline “Akhlak”, Tuhu Bangun mengatakan enam suku kata penjabaran dari slogan itu adalah pondasi utama atau fundamental yang sudah kita mulai sejak tahun 2020. Akhlak sebagai parameter sikap dan perilaku setiap karyawan seharusnya dipakai untuk introfeksi diri berkelanjutan di dalam tugas dan fungsi kita " sudah kah kita memberi manfaat/ kontribusi kepada Perusahan dan dalam bermasyarakat"??

“Kita pakai Akhlak sebagai parameter. Kita tanya hati, apakah sudah Amanah? Apakah kita kompeten? Apakah kita menjadi bagian dalam menciptakan atmosfer yang harmonis dalam lingkungan kerja? Seberapa loyalitas kita kepada pekerjaan? Apakah kita sudah beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi? Apakah kita menjadi bagian dalam membangun kerjasama dalam kolaborasi?” tanya Tuhu.

Secara pragmatis, Tuhu Bangun juga membuat simulasi dan perhitungan kepada setiap insan PTPN regional 7 dengan beberapa pertanyaan personal atau peserta AKHLAK DAY. 

Kita bersyukur kepada allah SWT dimana sampai saat ini PTPN masih ada dan mampu tumbuh dan berkembang berkelanjutan dan berterimakasih kepada para senior senior yang sudah pensiun khusus nya jajaran BOD Holding PTPN melalui Dirut (bpk M.Abdul Ghoni) terus membuat yang terbaik.

Tuhu Bangun mengajak seluruh karyawan untuk berterima kasih dengan cara yang cerdas dan elegan. Yakni dengan berkarya secara maksimal, mengeluarkan semua potensi atau bekerja all out , dan menjaga perusahaan ini agar semakin maju dan sustainable.

Diselingi beberapa game untuk ice breaking, sharing experience dilanjutkan oleh Regional Head PTPN IV Regional 7 Denny Ramadhan. Mengusung tema paradigma lintas generasi, Denny memilih judul “Youth Skill Planters Need’. Judul ini mengurai kecenderungan setiap generasi sesuai zaman dan peranti yang menemani kehidupannya.

Saat ini, kata dia, perubahan yang begitu cepat terjadi dalam semua hal. Peralihan dari generasi lama, yang dia sebut sebagai generasi X yang lahir dari Zaman Perang sampai tahun 1970-an, kata dia, memiliki gaya hidup yang sangat disiplin. Pengaruh militeristik pada zamannya, menjadikan setiap orang sukses di negeri ini dididik dalam disiplin yang sangat tinggi.

Generasi berikutnya yang lahir pada era tahun 1970-an sampai 1990-an atau biasa disebut generasi Y menggunakan paradigma prosedural. Segala sesuatu dijalankan sesuai prosedur atau SOP.

“Nah, saat ini kita berada pada zaman yang dominasinya dipegang olehgenerasi milenial dan Gen Z. Paradigma lama banyak dibalik dan hampir semua berorientasi kepada hasil, bagaimanapun opsi dan caranya. Di sinilah kita harus beradaptasi dalam rangka mengoptimalkan kinerja perusahaan,” kata dia.

Sharing session yang digelar dengan pendekatan ilmu pengetahuan ini mendapat respons sangat baik dari karyawan. Di tengah rutinitas kerja yang suntuk dan melelahkan, para karyawan yang banyak dari kalangan milenial ini mendapat pencerahan tentang proyeksi dana masa depan perusahaan. (Lis*)

Share:

Popular


NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts