Portal Berita Online

Polres Lampung Selatan Gelar Jumat Berkah Makan Bergizi bersama SDN Kerinjing


Lampung Selatan – Polres Lampung Selatan kembali menjalankan program "Jumat Berkah" dengan memberikan makan bergizi  kepada murid SD Negeri Kerinjing, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (1/11/2024  dimulai pukul 08.30 WIB ini adalah bagian dari dukungan Polres Lampung Selatan terhadap program 100 Hari Asta Cita Presiden RI.


Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin hadir langsung dalam acara ini, didampingi seperti Kasat Binmas AKP Yani Devi Yanti, Kasi Humas AKP Wayan Susul, Kapolsek Kalianda Iptu Sulyadi, Kanit Bhabinkamtibmas Ipda Jefri Erawan, serta Bhabinkamtibmas Desa Kerinjing Aiptu Yanuar dan Kasi Dokkes Aiptu Teguh Widodo.  


Dalam sambutannya, Kapolres Yusriandi menyapa murid-murid dan para guru dengan penuh kehangatan. “Bagaimana kabarnya anak-anak hari ini? Alhamdulillah kita bisa melanjutkan program dari Presiden RI. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan berjalan lancar,” ujarnya. 


“Insya Allah, kami berharap kehadiran kami di sini bisa menambah semangat anak-anak untuk terus berjuang meraih cita-cita.”


Kepala SDN Kerinjing, Ibu Rika Sari Dewi, turut menyampaikan apresiasinya. “Kami berterima kasih atas kunjungan dan perhatian Bapak Kapolres dan jajarannya kepada anak-anak kami. Kehadiran Bapak Kapolres di sini sangat berarti, dan kami harap kegiatan serupa bisa terus berlanjut,” ujarnya. 


Rika juga menjelaskan bahwa program makan bergizi gratis ini sangat penting  sehingga dapat membantu meningkatkan semangat dan energi mereka di sekolah.


Kepala Desa Kerinjing, Bapak Rohmat, yang turut hadir dalam acara ini, juga menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami bersyukur atas kehadiran Bapak Kapolres dan dukungannya kepada anak-anak kami di sini. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut agar manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak anak-anak lainnya,” ucapnya.


Program "Jumat Berkah" ini memang bertujuan untuk membantu anak-anak di daerah terpencil yang jarang mendapatkan akses pada program gizi yang layak. Dengan adanya makan bergizi gratis, Polres Lampung Selatan berupaya mendukung pemerintah dalam mengatasi masalah stunting dan gizi buruk yang banyak dialami anak-anak di daerah pelosok.


Kegiatan makan bergizi ini juga dilanjutkan dengan memberikan pelayanan Kesehatan oleh dokter Kesehatan Polres Lampung Selatan  kepada para siswa dan guru. Semoga kegiatan ini dapat meberikan kesan dan manfaat yang bagi para siswa. (Red)

Share:

Kemenhub Tunda Penyesuaian Tarif Penyeberangan di 27 Lintasan, ASDP Patuhi Ketentuan Regulator


Jakarta, 1 November 2024 – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) resmi menunda penyesuaian tarif angkutan penyeberangan kelas ekonomi di total 27 lintasan, yang semula direncanakan berlaku mulai Jumat, 1 November 2024 pukul 00.00 WIB. Selaku operator, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan kesiapannya mematuhi keputusan regulator ini untuk memastikan kelancaran layanan bagi seluruh pengguna jasa.


Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menyatakan bahwa ASDP mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas layanan transportasi bagi masyarakat. “Kami telah menerima informasi penundaan ini secara resmi dari Ditjen Hubdat, dan ASDP akan menjalankan keputusan tersebut dengan tetap mengutamakan pelayanan yang optimal,” ujar Shelvy.


Dalam keterangan resminya, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Risyapudin, menyampaikan bahwa keputusan penundaan ini bertujuan memberikan waktu sosialisasi yang lebih panjang kepada masyarakat, agar penyesuaian tarif dapat tersampaikan dengan baik dan dipahami oleh pengguna jasa.


Penyesuaian tarif ini sendiri telah diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 131 Tahun 2024, yang memperbarui aturan tarif sesuai KM 61 Tahun 2023. Namun, untuk saat ini, tarif penyeberangan akan tetap mengacu pada tarif lama hingga waktu yang belum ditentukan.


Shelvy menambahkan, “ASDP akan selalu mendukung setiap langkah pemerintah dalam menjaga keseimbangan kepentingan masyarakat serta keberlanjutan operasional angkutan penyeberangan. Kami akan terus memantau perkembangan dan siap melaksanakan penyesuaian tarif sesuai arahan lebih lanjut dari regulator.”


Sebelumnya, direncanakan terdapat 22 lintasan penyeberangan yang dikelola ASDP akan mengalami penyesuaian tarif yakni Merak - Bakauheni, Ketapang - Gilimanuk, Padangbai - Lembar, Tanjung Kalian - Tanjung Api-api, Bitung Ternate, Sape - Labuan Bajo, Pagimana - Gorontalo, Bitung - Tobelo, Batam - Kuala Tungkal, Batam - Sei Seleri, Karimun - Sei Seleri, Batulicin - Garongkong, Dabo - Kuala Tungkal, Kendal - Kumai, Ketapang - Lembar, Sape - Waingapu, Bajoe - Kolaka, Mamuju - Balikpapan, Sape - Waikelo, Batam - Mengkapan, Jangkar - Lembar, dan Jangkar - Kupang.


Selain 22 lintasan penyeberangan yang dikelola ASDP, penyesuaian tarif juga dilakukan di lintasan Balikpapan-Taipa,  Siwa-Lasusua, Surabaya - Lembar, Karimun-Mengkapan, dan Dumai - Malaka, serta 1 penambahan lintasan Garongkong - Stagen.


Penyesuaian tarif ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan operasional serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang di setiap lintasan. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, dengan mengutamakan keselamatan, keamanan & kenyamanan pengguna jasa,” ujar Shelvy.


Untuk memastikan bahwa pelayanan tetap memenuhi standar yang optimal, ASDP bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan para pemangku kepentingan untuk melakukan sosialisasi terkait penyesuaian ini. Tarif baru diharapkan dapat mendukung investasi berkelanjutan dalam infrastruktur dan peralatan penyeberangan, sejalan dengan visi ASDP dalam memberikan layanan yang lebih berkualitas.


Manajemen ASDP terus berkomitmen menghadirkan layanan prima dan akan terus fokus meningkatkan pelayanan secara maksimal dan bernilai tambah. ASDP selaku penyedia jasa layanan penyeberangan terbesar di Tanah Air tentu perlu memastikan bahwa pendapatan yang diraih perusahaan cukup untuk menutup biaya operasional dan mendukung investasi berkelanjutan dalam infrastruktur 

dan peralatan. 



Share:

Penyesuaian Tarif di 22 Lintasan Penyeberangan Dikelola ASDP Resmi Berlaku Mulai 1 November 2024


Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi menerapkan penyesuaian tarif di 22 lintasan penyeberangan yang dikelola ASDP, mulai Jumat (1/11) pukul 00.00 WIB. Kamis (31/10/2024).


Penerapan regulasi penyesuaian tarif angkutan penyeberangan ini berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan RI nomor KM 131 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Perhubungan Monor KM 61 Tahun 2023 tentang Tarif Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan Kelas Ekonomi Lintas Antarprovinsi Dan Antarnegara.


Adapun ke 22 lintasan yang mengalami penyesuaian tarif yakni Merak – Bakauheni, Ketapang – Gilimanuk, Padangbai – Lembar, Tanjung Kalian – Tanjung Api-api, Bitung Ternate, Sape – Labuan Bajo, Pagimana – Gorontalo, Bitung – Tobelo, Batam – Kuala Tungkal, Batam – Sei Seleri, Karimun – Sei Seleri, Batulicin – Garongkong, Dabo – Kuala Tungkal, Kendal – Kumai, Ketapang – Lembar, Sape – Waingapu, Bajoe – Kolaka, Mamuju – Balikpapan, Sape – Waikelo, Batam – Mengkapan, Jangkar – Lembar, dan Jangkar – Kupang.


Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan bahwa penyesuaian ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan operasional serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang di setiap lintasan. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, dengan mengutamakan keselamatan, keamanan & kenyamanan pengguna jasa,” ujarnya.


Untuk memastikan bahwa pelayanan tetap memenuhi standar yang optimal, ASDP bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan para pemangku kepentingan untuk melakukan sosialisasi terkait penyesuaian ini. Tarif baru diharapkan dapat mendukung investasi berkelanjutan dalam infrastruktur dan peralatan penyeberangan, sejalan dengan visi ASDP dalam memberikan layanan yang lebih berkualitas.


Beberapa faktor yang mendorong penyesuaian tarif ini meliputi peningkatan biaya operasional seperti perawatan kapal dan harga suku cadang, serta tekanan ekonomi global seperti inflasi tahunan dan fluktuasi nilai tukar yang mempengaruhi biaya operasional. ASDP percaya bahwa langkah ini akan mendukung stabilitas bisnis dan meningkatkan daya saing layanan penyeberangan.


Manajemen ASDP terus berkomitmen menghadirkan layanan prima dan akan terus fokus meningkatkan pelayanan secara maksimal dan bernilai tambah. ASDP selaku penyedia jasa layanan penyeberangan terbesar di Tanah Air tentu perlu memastikan bahwa pendapatan yang diraih perusahaan cukup untuk menutup biaya operasional dan mendukung investasi berkelanjutan dalam infrastruktur

dan peralatan.


“Dengan harapan operasional dan keberlanjutan bisnis Badan Usaha Angkutan Penyeberangan dan Pelabuhan dapat berjalan stabil, penyesuaian ini dapat menjadi motivasi dan energi bagi ASDP dalam meningkatkan kualitas pelayanan, dan daya saing dengan moda lain,” ujar Shelvy lagi.


Ia mengungkapkan bahwa langkah penyesuaian tarif tersebut tidak hanya mendukung iklim bisnis penyeberangan di Tanah Air menyusul faktor pendorong penyesuaian tarif penyeberangan cukup signifikan mulai dari kenaikan biaya operasional seperti perawatan kapal, serta kenaikan harga suku cadang yang terjadi setiap tahunnya.


Selanjutnya, faktor lain yang juga memicu diantaranya rata-rata inflasi tahunan sebesar 3.53% dan nilai tukar dollar AS mengalami kenaikan sebesar 18% dari tahun 2015 hingga tahun 2024, sehingga berdampak signifikan pada biaya operasional.


Dalam sosialisasi penyesuaian tarif yang berlangsung sore ini, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyambut baik rencana penyesuaian tarif penyeberangan yang akan berlaku mulai malam ini, demi mendukung iklim bisnis penyeberangan di Tanah Air. “Namun demikian, jika tadi disampaikan bahwa nilai persentase kenaikan masih 70 persen dari HPP, diharapkan hal ini tidak mempengaruhi atau menurunkan kualitas pelayanan yang diberikan, dan utamanya dimensi keselamatan. Ini faktor utama yang harus tetap terjaga, dan operator justru harus meningkatkan kualitas pelayanan lebih baik lagi bagi pengguna jasa,” tuturnya.


Secara keseluruhan, penyesuaian tarif akan berlaku di 27 lintasan komersil eksisting dan 1 penambahan rute dengan rata-rata kumulatif sebesar 5%. Sementara untuk lintasan perintis  belum mengalami penyesuaian tarif.


Adapun khususnya besaran tarif terpadu lintasan Merak-Bakauheni untuk penumpang mengalami penyesuaian menjadi


A. PENUMPANG

* Dewasa : Rp 23.400

* Bayi : Rp 1.900

B. KENDARAAN

* Golongan I : Rp 27.600

* Golongan II : Rp 65.500

* Golongan III : Rp 135.900

* Golongan IV :

Kendaraan Penumpang : Rp 512.600

Kendaraan Barang : Rp 463.800

* Golongan V

Kendaraan Penumpang : Rp 998.600

Kendaraan Barang : Rp 885.900

* Golongan VI

Kendaraan Penumpang : Rp 1.657.200

Kendaraan Barang : Rp 1.365.100

* Golongan VII : Rp 1.969.300

* Golongan VIII : Rp 2.503.000

* Golongan IX : Rp 3.814.500


Kemudian, untuk besaran tarif terpadu lintasan Ketapang-Gilimanuk penumpang mengalami penyesuaian menjadi


A. PENUMPANG

* Dewasa : Rp 11.100

* Bayi : Rp 1.600

B. KENDARAAN

* Golongan I : Rp 11.200

* Golongan II : Rp 33.100

* Golongan III : Rp 46.400

* Golongan IV :

Kendaraan Penumpang : Rp 225.000

Kendaraan Barang : Rp 192.200

* Golongan V

Kendaraan Penumpang : Rp 426.900

Kendaraan Barang : Rp 326.200

* Golongan VI

Kendaraan Penumpang : Rp 647.100

Kendaraan Barang : Rp 534.300

* Golongan VII : Rp 664.100

* Golongan VIII : Rp 897.600

* Golongan IX : Rp 1.243.000


Selain 22 lintasan penyeberangan yang dikelola ASDP, penyesuaian tarif juga dilakukan di lintasan Balikpapan-Taipa,  Siwa-Lasusua, Surabaya – Lembar, Karimun-Mengkapan, dan Dumai – Malaka, serta 1 penambahan lintasan Garongkong – Stagen. (Red)

Share:

Pilkada Lampung Selatan, Egi-Syaiful Janji Sejahterakan Petani dan Nelayan


Kunjungan ini bertujuan untuk berdialog langsung dengan para nelayan dan mendengarkan berbagai aspirasi serta masalah yang mereka hadapi, terutama terkait kesejahteraan dan dukungan dalam sektor perikanan. Kamis (31/10/24) Lampung Selatan, terutama terkait kesejahteraan dan dukungan dalam sektor perikanan. Kamis (31/10/24) 


Dalam kesempatan itu, Calon Bupati Lamsel, nomor urut Dua (2) menyampaikan di depan para nelayan, bahwa Paslon Egi-Syaiful berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan jika terpilih menjadi Bupati lamsel. 


"Ada berapa program yang akan kami prioritaskan, salah satu meliputi bantuan peralatan tangkap ikan, fasilitas penyimpanan hasil laut, serta pelatihan untuk mengembangkan keterampilan dalam pengolahan hasil tangkapan agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi."Ujar Egi


Dilokasi yang sama salah satu perwakilan dari para nelayan Samsul, mengatakan, sudah sekian tahun mereka mengajukan terkait apa yang diinginkan oleh nelayan ke instansi terkait namun belum ada yang di realisasi. Mudah-mudahan dengan hadirnya calon Bupati Radityo Egi hadir di sini bisa merealisasikan permintaan dari pada nelayan."ungkap Samsul. 


Masih kata Samsul, "Sudah ada beberapa kali pengajuan yang kami ajukan diantaranya, Tambatan perahu atau dermaga perahu nelayan prioritas, dan berikut alat tangkap ikan. Karena kelompok nelayan yang tergabung di minang ruah ini ada 16 kelompok Kelompok Usaha Bersama (KUB) dari masing-masing di setiap dusun Desa Klawi  ini. Dari para pemuda juga kami mengajukan untuk kegiatan olahraga seperti bola voli berikut jaring netnya. " Terang Samsul (Red)

Share:

Ketua Komisi I DPRD Lamsel Warning Semua Camat Harus Bersikap Netral di Pilkada


Kabupaten Lampung Selatan - Pada rapat Rancana Kerja dan Anggaran (RKA) APBD Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan adalah merupakan bagian dari mekanisme penyusunan APBD, dan RKA adalah merupakan Dokumen yang berisi rencana pendapatan, belanja program serta kegiatan dan pembiayaan sebagai dasar penyusunan APBD.


Dengan demikian. Setelah puas bicarakan pengelolaan anggaran Kecamatan, Ketua Komisi 1 Agus Sartono mewarning untuk setiap camat agar selalu bersikap Netral di pilkada Lamsel 2024 ini.


Selain mewarning para camat, anggota komisi juga mengingatkan anggara yang dikelola camat untuk digunakan sebaik baiknya, jangan dihabiskan hanya untuk kegiatan seremonial saja.

"Dana yang sudah dialokasikan jangan dihabiskan untuk kegiatan seremonial saja, tapi perlu digunakan untuk pembinaan UMKM kecamatan setempat, terutama UMKM yang miliki ciri khusus kecamatan," jelas anggota Komisi I Jenggis Khan Haikal, S.H.,M.H, di ruang Komisi setempat pada hari Kamis (31-10-2024).


Tempat yang sama Ketua Komisi I Agus Sartono mewanti wanti camat harus selalu bersihkap netral di Pilkada tahun ini. "Saya sudah banyak dengar, tapi sejak ini saya ingatkan untuk bersikaplah netral," tambah Politisi dari PAN ini.

Lebih lanjut Agus Sartono juga mengingatkan setiap camat dapat menjaga hubungan baik dengan anggota dewan, terutama dewan di Wilayahnya masing-masing.


"Setiap ada acara besar, misal Kecamatan Fair, tidaklah salah untuk mengundang anggota dewan setempat. Ini yang saya maksud camat itu harus mampu menjaga hubungan baik dengan dewan di daerah setempat. Tapi, jangan malah sebaliknya, dewan setempat tidak diberitahu sama sekali," terang Agus Sartono.

Untuk diketahui, dalam rapat komisi yang berlangsung kamis siang, Komisi I secara bergantian memanggil Camat Penengahan Bapak Muhrizal, Camat Ketapang Bapak Randy Eko, Camat Bakauheni Bapak Furqon, dan Camat Sragi Dalam pertemuan itu, dua camat yakni Camat Sragi dan Camat Ketapang meminta untuk diperjuangan usulan rehap rumah dinas, aula kantor, dan rehap kantor.


"Ya sudah, usulan sudah kita terima dan akan kami kawal untuk penganggarannya," jelas Ketua Komisi I Agus Sartono DPRD Lamsel.

Sedangkan, Camat Bakauheni menyebutkan dari anggaran yang dikelola Kecamatan Bakauheni, terbagi dua, yakni untuk belanja pegawai sebanyak 8,9 juta dan untuk kebutuhan belanja modal sebanyak Rp7,9 juta.


"Belanja modal, sudah kita keluarkan diantaranya untuk pembelian TV LED, Leptop, dan Printer. Tapi, masih banyak kekurangan dan kiranya untuk kebutuhan belanja modal tahun depan dapat lebih ditingkatkan,” harapnya. (Red)

Share:

Warga Keluhkan Bau Busuk Menyengat Dari Antrian Mobil Pengangkut Kotoran Sapi PT Juang Jaya Abdi Alam


Lampung Selatan - Lagi peternakan sapi potong (Cattle Freedlot) PT Juang Jaya Abdi Alam (PT JJAA) disoal.

Selain dugaan pencemaran lingkungan dengan banyaknya lalat, bau busuk menyengat dan air sungai yang berubah menjadi hitam tidak bisa dimanfaatkan kembali oleh warga yang diduga kuat disebabkan oleh perusahaan asal Australia yang berada di Jalan Raya Trans Sumatera KM 40, Dusun Kampung Baru, Desa  Kota Dalam,  Sidomulyo, Lampung Selatan.

Kini warga yang tinggal di dekat peternakan mengeluhkan bau busuk kotoran sapi yang diangkut mobil bertonase besar dari dalam peternakan. Rencananya kotoran sapi tersebut bakal dijadikan pupuk.

Warga setempat, berinisial A mengaku kesal dengan bau busuk kotoran sapi dari mobil yang keluar masuk ke PT JJAA dengan membawa limbah kotoran sapi.

"Emang benar Bang kalau kotoran sapi yang dibawa oleh mobil dari Juang Jaya itu emang baunya sangat menyengat," kata A, Rabu (31/10).

Ia bertutur, intensitas mobil bertonase besar sangat intens saat mengeluarkan kotoran sapi, pemandangannya pun seperti antrian mobil yang cukup panjang hingga ratusan meter.

"Itu bukan satu mobil atau dua mobil itu udah puluhan mobil. Karena itu dikirim menurut keterangan juga petani yang memakai limbah itu oleh petani jagung apa petani padi. Tapi kan baunya tuh kan mengganggu kenyamanan kita, khususnya yang ada di Kampung Baru ini. Itu enggak tahu kalau yang desa yang lain tapi kalau kami ini sangat berdekatan langsung dengan PT Juang Jaya," ujarnya.

Kadus Desa Kota Dalam, Sidomulyo Toni saat mendampingi tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung beserta DLH Lampung Selatan dan perwakilan PT JJAA baru-baru ini mengaku keberadaan peternakan sapi potong ini terbukti mencemari sungai Way Bungur.

Air sungai Way Bungur yang terletak di Desa Kota Dalam, Sidomulyo, Lampung Selatan sejak puluhan tahun tidak bisa dimanfaatkan oleh warga setempat. Di sepanjang Jembatan Way Bungur, Jalan Lintas Sumatera KM 40, Desa Kota Dalam, Sidomulyo, Lampung Selatan yang melintasi rumah warga tidak bisa dimanfaatkan kembali karena bau dan berwarna hitam.

Pun. Ditengarai keberadaan perusahaan penggemukan sapi asal Australia ini memberikan dampak buruk bagi lingkungan karena bau busuk kotoran sapi dan banyak lalat yang menjadi pemandangan setiap hari bagi warga sekitar.

"Air sungai sudah tidak bisa digunakan lagi. Semenjak keberadaan Juang Jaya," kata Kadus Desa Kota Dalam, Sidomulyo Toni.

Manager General Affair PT. JJAA Thamaroni Usman mengaku, padasarnya kompos yang dikeluarkan oleh Juang Jaya adalah kompos matang, untuk membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan di tengah kesulitan mendapatkan pupuk subsidi untuk kebun dan pertaniannya.
"Selama ini pupuk dari Juang Jaya juga dimanfaatkan untuk program pemerintah daerah khususnya Lamsel salah satu contoh untuk kebun edukasi, untuk support lahan pertanian yang dikelola oleh Kodim, dan para petani, masyarakat yang membutuhkan," papar Tama.

Kemudian kata dia, pengeluaran kompos pun juga dipersyaratkan sangat ketat oleh manajemen PT JJAA dari angkutan yang layak, pengelolaan yang baik, dan jauh dari pemukiman. Semua yang mengambil kompos juga akan menandatangani pernyataan atas tanggung jawan hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaannya.
"Untuk sementara bila adanya keluhan akan kita stop dahulu pengeluaran dan memastikan kepada yang ambil kompos untuk mengelola dengan baik sesuai yang dipersyaratkan," ujarnya. (Is/ndi)



Share:

Blusukan Di Durian Payung, Reihana - Yodhi Akan Benahi Drainase Bandar Lampung


Bandar Lampung - Paslon Walikota - Wakil Walikota Nomor Urut 1, Reihana - Yodhi, mengatakan akan benahi drainase Bandar Lampung saat blusukan di Durian Payung, Tanjung Karang Pusat, Rabu 30 Oktober 2024.


Blusukan tersebut dilakukan secara spontan, usai melayat di kediaman Dani (Komandan Satgas DPC PDI Perjuangan Bandar Lampung) atas wafatnya ayahanda beliau, Thamrin Naim bin M. Saleh Saari, di Jalan Ratu Di Puncak, Gang Durian.


"Wah ini paritnya sepertinya tersumbat ya, tidak lancar. Ini harusnya tidak seperti ini, nanti kalo hujan bakal banjir ini," kata Aryodhia SZP Calon Wakil Walikota Bandar Lampung Nomor Urut 1.


Yodhi (Sapaan Aryodhia SZP) mengatakan, sistem drainase Bandar Lampung, harus jadi perhatian khusus saat dirinya dan Reihana memimpin Bandar Lampung, agar aliran air rumah tangga lancar dan mengurangi dampak terjadinya banjir saat musim penghujan.


Di lokasi itu, juga tampak Reihana - Yodhi diserbu oleh ibu - ibu warga setempat yang antusias berebut untuk minta berfoto bersama. (Red)

Share:

Calon Wakil Walikota Bandar Lampung Aryodhia Kembalikan Tim Korfball Terdampar Di Belanda


Den Haag - Tim Korfball Lampung yang tergabung di Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PKSI) Lampung terdampar di Amsterdam Belanda, sejak Selasa 29 Oktober 2024.


Tim yang berjumlah 9 orang itu terdiri 1 Manajer, 1 Pelatih serta 7 orang atlet. Usai mengikuti 22nd Turnamen Internasional LFD Korfball Tournament Standskanaal'74 pada 25-27 Oktober yang diadakan di Sporthal de Tirrel Winsum, Groningen, Belanda.


Informasi terdamparnya Tim Korfball itu diketahui, ketika Agung Staf Kedubes RI di Den Haag Belanda, menyampaikan via whatsapp kepada Aryodhia SZP yang kebetulan orang Lampung, perihal surat dari PKSI Lampung kepada Kantor Kedutaan Besar RI untuk Belanda, Rabu (30 Oktober 2024) pagi.


Dari tangkapan gambar Surat tertulis, jika tim tersebut saat surat dikirimkan (Selasa, 29/10), sedang terdampar di Amsterdam, lantaran kehabisan uang.


Dalam surat tersebut tertulis juga, jika Tim Korfball Lampung memohon agar KBRI dapat membantu transportasi dari Amsterdam ke Den Haag dan penginapan serta biaya transportasi karena tiket pulang pesawat mereka 2 November 2024.


Yodhi (sapaan Aryodhia SZP) mengatakan, bahwa tim tersebut memang berangkat ke Belanda secara mandiri untuk mengikuti kompetisi, dan baru pada rabu (30/10) pagi, Yodhi mendapat informasi perihal terdamparnya Tim Korfball Lampung tersebut.


Beruntungnya, karena memang sudah ada kedekatan antara Yodhi dengan Staf dan Kepala KBRI di Belanda, rombongan tersebut bisa mendapatkan akomodasi hingga tanggal 2 November serta transportasi ke bandara.


"Pihak Kedubes RI di Den Haag juga sudah saya hubungi, alhamdulilah nanti akan disiapkan mess oleh pihak Kedubes untuk menginap tim tersebut," kata Yodhi.


Yodhi menambahkan jika upaya yang dilakukan tidak ada maksud untuk melangkahi pihak KONI baik Pusat atau Daerah yang terkesan  lambat.


"Yang penting atlet kita sudah jelas menginap dimana, tidak terdampar lagi, kasian jauh dan gak ada keluarga disana," imbuh Yodhi.


Selain itu Yodhi diketahui sangat menyayangkan perihal keberangkatan Tim Korfball Lampung ke Belanda tanpa ada laporan ke Pihak KBRI di Den Haag Belanda.


"Sedikit himbauan saja, seharusnya Tim tersebut dari awal melapor ke KBRI di Belanda, karena biaya hidup sangat mahal sekali di Eropa," tutup Yodhi.(lis) 

Share:

Ketua Tagana Kota Bandar Lampung: Tugas Kami Juga Melakukan Penanggulangan Bencana


 Taruna Siaga Bencana (Tagana) Indonesia, menjadi salah satu unsur yang mengikuti peringatan Hari Pahlawan di Kota Bandar Lampung, Minggu, 10 November 2024.

Peringatan yang dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan Tanjung Karang, Tagana ikut melakukan upacara ziarah kubur dan tabur bunga di makam-makam pahlawan.

Para relawan Tagana bersama Pemerintah Provinsi Lampung, Forkopimda, dan organisasi masyarakat lainnya, tampak khidmat mengikuti rangkaian peringatan Hari Pahlawan 2024.

Ketua Tagana Kota Bandar Lampung Sri Purnamawati, mengaku bangga dapat mengikuti peringatan Hari Pahlawan Tahun 2024, bersama unsur pemerintah dan masyarakat.

Kata dia, peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum penting untuk mengenang jasa pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Tagana memiliki tugas pokok penanganan pra, saat, pascabencana, tentu sangat menghormati jasa-jasa pahlawan, terlebih tugas kami juga melakukan penanggulangan bencana,” katanya.

Diketahui, hadir pada peringatan Penjabat Gubernur dan Ketua DPRD Lampung, Kapolda, Danrem 043/Gatam, Kejati, Kabinda, Danlanud, Danlanal, Danbrigif-4BS Marinir, Pengadilan Tinggi, dan Pengadilan Agama. (SMARTNEWS.ID)

Share:

Temuan BPK RI Ratusan Juta di RSUD Batin Mangunang Ratusan Juta, Ada Oknum Anggota DPRD Tanggamus?

 


Tanggamus - Oknum Anggota DPRD Tanggamus, Lampung berinisial W diduga menjadi rekanan di RSUD Batin Mangunang. 


Hal itu terkuak saat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) menemukan kelebihan bayar mencapai Rp600 juta lebih di RSUD Batin Mangunang tahun anggaran 2023.


BPK RI menemukan kelebihan anggaran kegiatan yang cukup besar di Kabupaten Tanggamus. Kegiatan itu pada kegiatan pembayaran belanja makan minum pasien dan belanja jasa outsourcing tenaga kebersihan dan tenaga keamanan. 

Sumber media ini menyebutkan, oknum Anggota DPRD Tanggamus, W menjadi rekanan di RSUD Batin Mangunang tepatnya bidang belanja outsourcing tenaga kebersihan dan keamanan. 

"Itu punya anggota DPRD Tanggamus, kawan kita," kata sumber. 

Sekretaris Inspektorat Tanggamus, Gustam Apriansyah, pun mengakui hal yang sama. 

"Ya (anggota Dewan W) yang sekarang. Perusahaan outsourcing ya (anggota Dewan W) yang sekarang. Perusahaan outsourcing," kata Sekretaris Inspektorat Tanggamus, Gustam Apriansyah, Selasa (29/10). 


Ia mengatakan temuan BPK RI di RSUD Batin Mangunang Tanggamus sudah ditindaklanjuti. 


"Untuk yang makan minum sudah dikembalikan melalui dua tahap pembayaran, sudah clear 100 persen," ucapnya. 

Namun untuk belanja outsourcing belum sepenuhnya dikembalikan oleh pihak penyedia layanan. 

"Untuk outsourcing sudah dikembalikan dua kali pembayaran, sisanya saya belum paham, yang jelas sudah ditindaklanjuti," ujar dia. 

Gustam mengaku Inspektorat akan terus melakukan pembinaan pada organisasi perangkat daerah (OPD) di Tanggamus, terlebih temuan BPK RI yang bernilai fantastis. 

"Setelah hasil LHP BPK itu, nanti konsen pembinaan oleh Inspektorat supaya tidak terulang lagi ke depannya, kita punya kebijakan pengawasan, yang menjadi titik berat temuan BPK itu, kita akan dalami setiap tahunnya," kata dia. 

Diketahui, BPK RI menemukan kelebihan anggaran kegiatan yang cukup besar di Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Pembayaran belanja makan minum pasien, belanja jasa outsourcing tenaga kebersihan dan tenaga keamanan pada RSUD Batin Mangunang, tidak sesual ketentuan sebesar Rp603 juta lebih. 


Pada tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Tanggamus menganggarkan belanja barang dan Jasa BLUD untuk RSUD Batin Mangunang sebesar Rp18 miliar lebih dan telah direalisasikan sebesar Rp14 miliar lebih atau sebesar 77,9746 dari anggaran, yang diantaranya digunakan untuk pembayaran belanja makan minum pasien di RSUD Batin Mangunang.

Selain itu, RSUD Batin Mangunang juga memperoleh dukungan APBD dengan anggaran belanja barang dan jasa sebesar Rp26 miliar lebih dan realisasi sebesar Rp21 miliar lebih atau sebesar 82,106 dari anggaran. Anggaran ini diantaranya digunakan untuk membayar belanja jasa outsourcing. 


"Berdasarkan hasil pemeriksaan secara uji petik terhadap belanja BLUD diketahui bahwa terdapat kelebihan minum pasien berupa sembako, belanja jasa outsourcing tenaga keamanan sebesar Rp229 juta lebih + Rp171 juta lebih menjadi Rp400 juta lebih. Kemudian penunjukkan penyedia tidak yang memadai dan terdapat keluarga pasien sebesar Rp207 juta lebih," tulis LHP BPK RI. 


RSUD merealisasikan belanja sembako yang beras sebesar Rp1 miliar untuk membiayai penyediaan bahan pasien. RSUD Batin Mangunang melakukan menunjuk CV SBJ sebagai penyedia bahan makanan. 


Hasil pemeriksaan BPK pembelanjaan makan minum pasien RSUD berdasarkan surat perjanjian yang dilakukan antara CV SBJ dan direktur RSUD yang ditandatangani pada tahun 2020. Kemudian sempat berhenti, kemudian dilanjutkan lagi tanpa adanya pembaruan surat perjanjian. Isi dari surat perjanjian ini secara garis besar berisi bahwa pihak CV SBJ berkewajiban untuk menyediakan bahan makan minum pasien berupa bahan mentah sembilan bahan pokok (sembako) sesuai dengan jumlah pesanan yang dilakukan oleh instalasi gizi.


 Dalam Perjanjian ini tidak mengatur mengenai kesepakatan harga sembako, pengenaan pajak dan jangka waktu perjanjian yang jelas. Pengadaan makan minum pasien yang dilakukan oleh RSUD berupa bahan makanan pokok dan snack yang selanjutnya diproses menjadi makanan siap saji oleh Instalasi Gizi. Kegiatan Instalasi Gizi dalam menentukan belanja makan minum pasien dimulai dari sore hari untuk melihat jumlah pasien yang ada kemudian ditambah 10-15 porsi untuk mengantisipasi apabila terjadi lonjakan pasien, setelah itu kebutuhan makan minum pasien disesuaikan dan dihitung berdasarkan menu harian yang sudah disusun oleh instalasi gizi.


Berdasarkan hasil pemeriksaan antara buku penerimaan dan laporan pertanggung jawaban yang dilampirkan terdapat selisih volume sembako yang dipesan. Berdasarkan keterangan Kepala Instalasi Gizi dan PPTK diketahui bahwa pengajuan dokumen SPJ yang dilampirkan oleh CV SBJ tidak pernah dilakukan pencocokan data dengan buku penerimaan yang dibuat oleh bagian gudang sehingga dokumen SPJ yang dilampirkan langsung ditandatangani oleh PPK, PPTK, bendahara pengeluaran dan pihak instalasi gizi. 

Pihak penyedia mengakui bahwa pihaknya melakukan markup (penambahan) jumlah barang yang dilampirkan pada SPJ. Pemeriksaan lebih lanjut menunjukan bahwa pihak CV SBJ tidak melakukan pencatatan atas belanja sebenarnya dilakukan. Pengujian atas perbandingan data antara dokumen SPJ : SBJ dengan rekap penerimaan yang dibuat oleh pihak instalasi. 


"Terdapat kelebihan pembayaran sebesar Rp 229 juta lebih," petikan LHP BPK RI. 

 

Kemudian RSUD Batin Mangunang sejak tahun 2020 mem pekerjaan petugas kebersihan, terdapat tenaga honorer kebersihan sejumlah 15 orang akan jasa outsourcing, tenaga honorer kebersihan yang ada dialihfungsikan menjadi tenaga administrasi.


Berdasarkan hasil wawancara di lapangan terhadap pegawai outsourcing, terdapat perbedaan antara nilai yang ada dokumen pertanggungjawaban dengan nilai yang sebenarnya diterima yaitu gaji pokok, tunjangan hari raya dan fasilitas BPJS yang tidak sesuai dengan kontrak. Direktur PT TJM menjelaskan bahwa pada bulan Januari -Juni pembayaran gaji dibayarkan penuh sebesar UMP, namun pada bulan Juli - Desember pihak PT TJM menambah personel tenaga kebersihan sebanyak 5 orang menjadi 32 orang sehingga gaji yang diberikan berkurang dan tidak sesuai kontrak. 


Penambahan personel jasa kebersihan dilakukan tanpa ada pemberitahuan terhadap PPTK dan PPK serta tidak dilakukan oddendum terhadap kontrak. Hasil pemeriksaan atas dokumen pertanggungjawaban dan hasil wawancara kepada PT TIM selaku penyedia jasa outsourcing menunjukan bahwa terdapat kelebihan pembayaran jasa outsourcing sebesar Rp229 juta lebih yang terdiri dari kelebihan bayar leader sebesar Rp12 juta lebih dan anggota sebesar Rp217 juta lebih. 


Berdasarkan hasil wawancara di lapangan terhadap tenaga keamanan outsourcing diketahui terdapat perbedaan antara nilai yang ada di SPJ dengan nilai yang sebenarnya diterima. Seperti gaji pokok di bawah UMP, tunjangan hari raya yang tidak sesuai kontrak dan fasilitas BPJS yang tidak pernah dibayarkan oleh pihak perusahaan. Hasil pemeriksaan terhadap dokumen SPJ dan hasil wawancara kepada PT TJM selaku penyedia jasa outsourcing tenaga keamanan menunjukan bahwa terdapat kelebihan pembayaran jasa outsourcing keamanan sebesar Rp171 juta lebih. 


Permasalahan di atas mengakibatkan kelebihan pembayaran belanja makan minum pasien, belanja Jasa outsourcing tenaga kebersihan dan Belanja Jasa outsourcing petugas keamanan sebesar Rp608 juta lebih (Rp207 juta lebih + Rp229 juta lebih + Rp171 juta lebih. 


"Hal tersebut disebabkan di antaranya Direktur RSUD selaku PPK kurang optimal dalam dalam pelaksanaan belanja BLUD. PPTK RSUD, penyedia jasa tidak melaksanakan kontrak," demikian petikan LHP BPK. 


Sementara Direktur RSUD Batin Mangunang Tanggamus, Theresia Hutabarat saat dikonfirmasi ihwal temuan BPK RI, menyarankan awak media mengkonfirmasi ke inspektorat setempat. 

"Sudah ditindak lanjutin Pak. Saran saya mohon koordinasi ke Inspektorat saja. Ke Inspektorat aja biar klarifikasinya jelas beserta datanya," kata dia. 

Namun Theresia enggan menjawab rentetan pertanyaan yang ditujukan pada dirinya. (Ndi) 





Share:

Inspektorat Tanggamus Benarkan Kelebihan Ratusan Juta di Kegiatan RSUD Batin Mangunang


Tanggamus - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) menemukan kelebihan bayar mencapai Rp600 juta lebih di RSUD Batin Mangunang tahun anggaran 2023.


BPK RI menemukan kelebihan anggaran kegiatan yang cukup besar di Kabupaten Tanggamus. Kegiatan itu pada kegiatan pembayaran belanja makan minum pasien dan belanja jasa outsourcing tenaga kebersihan dan tenaga keamanan. 

Sekretaris Inspektorat Tanggamus, Gustam Apriansyah, mengatakan temuan BPK RI di RSUD Batin Mangunang Tanggamus sudah ditindaklanjuti. 

"Untuk yang makan minum sudah dikembalikan melalui dua tahap pembayaran, sudah clear 100 persen," ucapnya, Selasa (29/10). 

Namun untuk belanja outsourcing belum sepenuhnya dikembalikan oleh pihak penyedia layanan. 

"Untuk outsourcing sudah dikembalikan dua kali pembayaran, sisanya saya belum paham, yang jelas sudah ditindaklanjuti," ujar dia. 

Gusta mengaku Inspektorat akan terus melakukan pembinaan pada organisasi perangkat daerah (OPD) di Tanggamus, terlebih temuan BPK RI yang bernilai fantastis. 

"Setelah hasil LHP BPK itu, nanti konsen pembinaan oleh Inspektorat supaya tidak terulang lagi ke depannya, kita punya kebijakan pengawasan, yang menjadi titik berat temuan BPK itu, kita akan dalami setiap tahunnya," kata dia. 

Diketahui, BPK RI menemukan kelebihan anggaran kegiatan yang cukup besar di Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Pembayaran belanja makan minum pasien, belanja jasa outsourcing tenaga kebersihan dan tenaga keamanan pada RSUD Batin Mangunang, tidak sesual ketentuan sebesar Rp603 juta lebih. 


Pada tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Tanggamus menganggarkan belanja barang dan Jasa BLUD untuk RSUD Batin Mangunang sebesar Rp18 miliar lebih dan telah direalisasikan sebesar Rp14 miliar lebih atau sebesar 77,9746 dari anggaran, yang diantaranya digunakan untuk pembayaran belanja makan minum pasien di RSUD Batin Mangunang.

Selain itu, RSUD Batin Mangunang juga memperoleh dukungan APBD dengan anggaran belanja barang dan jasa sebesar Rp26 miliar lebih dan realisasi sebesar Rp21 miliar lebih atau sebesar 82,106 dari anggaran. Anggaran ini diantaranya digunakan untuk membayar belanja jasa outsourcing. 


"Berdasarkan hasil pemeriksaan secara uji petik terhadap belanja BLUD diketahui bahwa terdapat kelebihan minum pasien berupa sembako, belanja jasa outsourcing tenaga keamanan sebesar Rp229 juta lebih + Rp171 juta lebih menjadi Rp400 juta lebih. Kemudian penunjukkan penyedia tidak yang memadai dan terdapat keluarga pasien sebesar Rp207 juta lebih," tulis LHP BPK RI. 


RSUD merealisasikan belanja sembako yang beras sebesar Rp1 miliar untuk membiayai penyediaan bahan pasien. RSUD Batin Mangunang melakukan menunjuk CV SBJ sebagai penyedia bahan makanan. 


Hasil pemeriksaan BPK pembelanjaan makan minum pasien RSUD berdasarkan surat perjanjian yang dilakukan antara CV SBJ dan direktur RSUD yang ditandatangani pada tahun 2020. Kemudian sempat berhenti, kemudian dilanjutkan lagi tanpa adanya pembaruan surat perjanjian. Isi dari surat perjanjian ini secara garis besar berisi bahwa pihak CV SBJ berkewajiban untuk menyediakan bahan makan minum pasien berupa bahan mentah sembilan bahan pokok (sembako) sesuai dengan jumlah pesanan yang dilakukan oleh instalasi gizi.


 Dalam Perjanjian ini tidak mengatur mengenai kesepakatan harga sembako, pengenaan pajak dan jangka waktu perjanjian yang jelas. Pengadaan makan minum pasien yang dilakukan oleh RSUD berupa bahan makanan pokok dan snack yang selanjutnya diproses menjadi makanan siap saji oleh Instalasi Gizi. Kegiatan Instalasi Gizi dalam menentukan belanja makan minum pasien dimulai dari sore hari untuk melihat jumlah pasien yang ada kemudian ditambah 10-15 porsi untuk mengantisipasi apabila terjadi lonjakan pasien, setelah itu kebutuhan makan minum pasien disesuaikan dan dihitung berdasarkan menu harian yang sudah disusun oleh instalasi gizi.


Berdasarkan hasil pemeriksaan antara buku penerimaan dan laporan pertanggung jawaban yang dilampirkan terdapat selisih volume sembako yang dipesan. Berdasarkan keterangan Kepala Instalasi Gizi dan PPTK diketahui bahwa pengajuan dokumen SPJ yang dilampirkan oleh CV SBJ tidak pernah dilakukan pencocokan data dengan buku penerimaan yang dibuat oleh bagian gudang sehingga dokumen SPJ yang dilampirkan langsung ditandatangani oleh PPK, PPTK, bendahara pengeluaran dan pihak instalasi gizi. 

Pihak penyedia mengakui bahwa pihaknya melakukan markup (penambahan) jumlah barang yang dilampirkan pada SPJ. Pemeriksaan lebih lanjut menunjukan bahwa pihak CV SBJ tidak melakukan pencatatan atas belanja sebenarnya dilakukan. Pengujian atas perbandingan data antara dokumen SPJ : SBJ dengan rekap penerimaan yang dibuat oleh pihak instalasi. 


"Terdapat kelebihan pembayaran sebesar Rp 229 juta lebih," petikan LHP BPK RI. 

 

Kemudian RSUD Batin Mangunang sejak tahun 2020 mem pekerjaan petugas kebersihan, terdapat tenaga honorer kebersihan sejumlah 15 orang akan jasa outsourcing, tenaga honorer kebersihan yang ada dialihfungsikan menjadi tenaga administrasi.


Berdasarkan hasil wawancara di lapangan terhadap pegawai outsourcing, terdapat perbedaan antara nilai yang ada dokumen pertanggungjawaban dengan nilai yang sebenarnya diterima yaitu gaji pokok, tunjangan hari raya dan fasilitas BPJS yang tidak sesuai dengan kontrak. Direktur PT TJM menjelaskan bahwa pada bulan Januari -Juni pembayaran gaji dibayarkan penuh sebesar UMP, namun pada bulan Juli - Desember pihak PT TJM menambah personel tenaga kebersihan sebanyak 5 orang menjadi 32 orang sehingga gaji yang diberikan berkurang dan tidak sesuai kontrak. 


Penambahan personel jasa kebersihan dilakukan tanpa ada pemberitahuan terhadap PPTK dan PPK serta tidak dilakukan oddendum terhadap kontrak. Hasil pemeriksaan atas dokumen pertanggungjawaban dan hasil wawancara kepada PT TIM selaku penyedia jasa outsourcing menunjukan bahwa terdapat kelebihan pembayaran jasa outsourcing sebesar Rp229 juta lebih yang terdiri dari kelebihan bayar leader sebesar Rp12 juta lebih dan anggota sebesar Rp217 juta lebih. 


Berdasarkan hasil wawancara di lapangan terhadap tenaga keamanan outsourcing diketahui terdapat perbedaan antara nilai yang ada di SPJ dengan nilai yang sebenarnya diterima. Seperti gaji pokok di bawah UMP, tunjangan hari raya yang tidak sesuai kontrak dan fasilitas BPJS yang tidak pernah dibayarkan oleh pihak perusahaan. Hasil pemeriksaan terhadap dokumen SPJ dan hasil wawancara kepada PT TJM selaku penyedia jasa outsourcing tenaga keamanan menunjukan bahwa terdapat kelebihan pembayaran jasa outsourcing keamanan sebesar Rp171 juta lebih. 


Permasalahan di atas mengakibatkan kelebihan pembayaran belanja makan minum pasien, belanja Jasa outsourcing tenaga kebersihan dan Belanja Jasa outsourcing petugas keamanan sebesar Rp608 juta lebih (Rp207 juta lebih + Rp229 juta lebih + Rp171 juta lebih. 


"Hal tersebut disebabkan di antaranya Direktur RSUD selaku PPK kurang optimal dalam dalam pelaksanaan belanja BLUD. PPTK RSUD, penyedia jasa tidak melaksanakan kontrak," demikian petikan LHP BPK. 


Sementara Direktur RSUD Batin Mangunang Tanggamus, Theresia Hutabarat saat dikonfirmasi ihwal temuan BPK RI, menyarankan awak media mengkonfirmasi ke inspektorat setempat. 

"Sudah ditindak lanjutin Pak. Saran saya mohon koordinasi ke Inspektorat saja. Ke Inspektorat aja biar klarifikasinya jelas beserta datanya," kata dia. 

Namun Theresia enggan menjawab rentetan pertanyaan yang ditujukan pada dirinya. (Ndi) 




Share:

HP Milik Mayat di Drainase Tol Bakter Bakal Jadi Petunjuk Penyelidikan


 Bandar Lampung - Polres Lampung Selatan terus mendalami peristiwa penemuan mayat di drainase jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) KM 3B. Barang bukti handphone bakal jadi petunjuk penyelidikan kepolisian. 


Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusriandi mengatakan, barang bukti handphone diduga kuat milik korban inisial MP (28) tersebut ditemukan di dalam saku celana jeans yang dikenakan pria tersebut. 


"Iya, saat ditemukan memang posisi handphone tersebut mati, tapi berhasil dihidupkan. Ini masih didalami petugas dan akan menjadi petunjuk penyelidikan kasus ini," ujarnya menyampaikan keterangan di Polresta Bandar Lampung, Selasa (29/10/2024). 


Hasil pemeriksaan sementara, petugas telah menemukan adanya komunikasi atau percakapan terakhir korban dengan keluarga, termasuk bersama sejumlah rekannya. 


"Ini yang masih kami dalami, apa pembahasan dalam percakapan tersebut masih ditelusuri," kata Yusriandi.


Lebih lanjut penyidik Polres Lampung Selesai sejauh ini telah memeriksa dan memintai keterangan ke sebanyak 5 orang saksi. 


"Proses pemeriksaan masih terus berlanjut, kami juga akan melakukan proses autopsi korban di RS Bhayangkara Polda Lampung," tandas Kapolres.(is) 



Share:

Tiga Pria Ditangkap Polisi Saat Konsumsi Sabu di Pos Satpam Katibung Lampung Selatan


Lampung Selatan – Tim Reskrim Polsek Katibung, Lampung Selatan, berhasil mengamankan tiga pria berinisial H (42), AR (43), dan K (38) yang kedapatan mengonsumsi sabu di pos satpam, Desa Tanjungan, Kecamatan Katibung, pada Senin (28/10/2024) sekitar pukul 22.30 WIB.


Kapolsek Katibung, AKP Rudi S, menjelaskan bahwa ketiganya ditangkap atas dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu, yang dilakukan tanpa izin dan melanggar hukum. "Penangkapan berlangsung di pos satpam depan pabrik onggok di Desa Tanjungan," ungkap AKP Rudi pada Selasa (29/10).


Penangkapan ini bermula ketika tim patroli Polsek Katibung sedang melaksanakan pemantauan rutin di Desa Tanjungan. Saat melintas di depan pabrik, petugas melihat aktivitas mencurigakan di dalam pos satpam dan memutuskan untuk memeriksa lebih lanjut.


Saat anggota patroli masuk ke dalam pos, mereka mendapati empat pria yang sedang asyik menggunakan narkotika. Namun, salah satu dari mereka, dengan inisial A, berhasil melarikan diri sebelum petugas melakukan penangkapan.


Tiga tersangka, yakni H, AR, dan K, yang merupakan warga Desa Tanjungan, berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Mapolsek Katibung. Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu plastik klip bening berisi kristal yang diduga sabu, satu plastik klip kosong, alat hisap sabu, serta sebilah golok.


Para tersangka dijerat dengan Pasal 112, Pasal 114, dan Pasal 127 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Saat ini, ketiga tersangka beserta barang bukti telah diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan untuk proses hukum lebih lanjut,” tutup Kapolsek Rudi. (Red)

Share:

Puluhan Ribu Masyarakat Tubaba Hadiri Sholawatan Bersama Mirza-Jihan


Kabupaten Tulang Bawang Barat, – Suasana penuh khidmat menyelimuti Lapangan Pulung Kencana, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Selasa malam (29/10/2024), saat puluhan ribu masyarakat berkumpul dalam acara “Tulang Bawang Barat Bersholawat”. 


Acara ini diselenggarakan dalam rangka tasyakuran atas terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia serta memperingati Hari Santri Nasional. Shalawat dipandu oleh Gus Hafidz dan Gus Azmi dari Majelis Taklim dan Sholawat Syubbanul Muslimin.


Ketua panitia, M. Fadel, menyampaikan dalam sambutannya, “Semoga kegiatan ini menjadi sarana peningkatan ketakwaan kita semua. Mari kita doakan Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Gibran Rakabuming Raka agar dapat menjalankan pemerintahan dengan baik dan dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Tak lupa, kami juga berdoa agar Kyai Rahmat Mirzani Djausal dan dr. Jihan Nurlela dapat memimpin Lampung pada 2025-2030.”


Acara ini menjadi momen spesial dengan hadirnya Rahmat Mirzani Djausal, Calon Gubernur Lampung, yang mengajak masyarakat untuk bersyukur dan terus bersholawat. Dalam sambutan, Mirza—sapaan akrabnya—mengingatkan kembali dukungan masyarakat Tulang Bawang Barat yang turut menghantarkan Prabowo ke kursi kepresidenan. “Kepercayaan masyarakat Lampung, khususnya Tulang Bawang Barat, adalah amanah besar. Bapak Prabowo berkomitmen untuk memajukan provinsi Lampung selama lima tahun ke depan, dan Tulang Bawang Barat menjadi salah satu prioritas,” ujar Mirza.


Lebih lanjut, Mirza mengungkapkan bahwa pembangunan yang dijanjikan tidak hanya menyasar infrastruktur, namun juga program-program yang pro-petani dan ekonomi masyarakat kecil. “Insya Allah, Pak Prabowo akan memenuhi kebutuhan para petani dengan pasokan pupuk yang stabil dan harga panen yang menguntungkan. Mari kita doakan bersama agar beliau diberikan kekuatan untuk mewujudkan janji-janji ini,” tambahnya.


Jihan Nurlela, yang turut hadir sebagai Calon Wakil Gubernur Lampung, menghangatkan suasana dengan sebuah pantun untuk para santri dan fans Gus Azmi. “Makan seruit di Tulang Bawang Barat, makin bangik pakai sambel cumi. Yang jomblo rajin-rajinlah bersholawat, insya Allah jodohnya mirip Gus Azmi,” ucapnya yang disambut sorakan dan tepuk tangan riuh.


Jihan juga mengapresiasi kehadiran para santri dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional. “Insya Allah, ke depan kita memiliki pemimpin yang peduli kepada santri. Bapak Prabowo berkomitmen untuk memberikan nutrisi terbaik bagi anak-anak bangsa, termasuk santriwan-santriwati. Mari kita bangun bersama Provinsi Lampung yang religius, yang dirahmati Allah, bersama ulama dan para kyai,” tuturnya.


Acara yang berlangsung hingga malam ini diisi dengan lantunan sholawat yang menggema di seluruh lapangan, membawa suasana yang penuh ketenangan dan kekhusyukan. (*)

Share:

Debat Perdana Pilkada Pesawaran, Pasangan Aries Sandi-Supriyanto Terlihat Kuasai Materi


Pesawaran - Dua Pasangan Calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Pesawaran mengikuti debat perdana pada Pilkada Kabupaten Pesawaran, yang digelar di Gedung Adora, Kecamatan Gedong Tataan kabupaten setempat, Selasa (29/10/2024).


Kedua paslon tersebut adalah, Paslon nomor urut 01 Aries Sandi-Supriyanto, dan Paslon nomor urut 02 Nanda Indira-Antonius Muhammad Ali.


Dalam debat perdana tersebut pasangan Aries Sandi dan Supriyanto (ASRI) dengan nomor urut 1 terlihat menguasai panggung debat, pasalnya dalam debat tersebut pasangan nomor urut 1 tidak mengunakan teks atau contekan sedangkan pasangan nomor urut 2 terlihat membuka kertas yang diduga contekan sehingga terkesan tidak menguasai materi debat.


Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesawaran, Yatin Putro Sugino mengatakan, pada debat perdana ini mengambil tema Pembangunan Sosial dan Pelayanan Publik.


Dia berharap, debat ini dapat menjadi ajang untuk menyampaikan gagasan-gagasan segar yang bermanfaat bagi masyarakat.


“Melalui debat ini, kami berharap kedua paslon dapat menyampaikan ide-ide terbaik mereka untuk kesejahteraan Pesawaran,” ujar Yatin.


Dan debat ini juga diharapkan dapat menjadi ajang bagi masyarakat, untuk menilai langsung visi dan misi dari kedua paslon. Sehingga dapat memilih pemimpin yang tepat untuk masa depan Pesawaran. 


Yatin juga menekankan bahwa pentingnya partisipasi masyarakat dalam Pilkada yang dijadwalkan pada 27 November mendatang. Karena menurut dia, ini adalah momentum penting dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun ini.


“Kami mengajak seluruh masyarakat Pesawaran untuk datang ke TPS pada tanggal 27 November 2024 mendatang,” ucapnya. (Lis) 

Share:

Rahmat Mirzani Djausal: Kuatkan Ekonomi Lokal, Prioritaskan Pengusaha Lampung


Tulangbawang Barat - Dewan Kehormatan BPD Hipmi Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya memperkuat peran pengusaha lokal dalam perekonomian daerah. Hal ini dia sampaikan pada acara pelantikan dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Tulangbawang Barat. Dalam kesempatan tersebut, Mirza—sapaan akrabnya—mengungkapkan keprihatinannya atas dominasi perusahaan asing dan investor luar di berbagai sektor ekonomi strategis, termasuk ekspor komoditas utama Lampung.


“Kita punya kekayaan luar biasa, tetapi sayangnya nilai tambah komoditas Lampung lebih banyak dinikmati oleh pihak luar. Sebagian besar transaksi ekonomi di Lampung tidak menguntungkan masyarakat lokal, karena uangnya keluar dan tidak kembali lagi ke Lampung,” ujar Mirza, Selasa 29 Oktober 2024.


Mirza menyoroti besarnya aliran dana yang keluar dari Lampung, akibat rendahnya keterlibatan pengusaha lokal. Menurutnya, sekitar 75% dari perputaran uang di Lampung justru lari ke luar daerah, menghambat pertumbuhan ekonomi lokal dan membatasi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Mirza menekankan bahwa untuk mencapai kemandirian ekonomi, Pemerintah Lampung harus mendukung pengusaha lokal dengan kebijakan yang berpihak kepada mereka.


“APBD kita Rp8 triliun, tapi hanya sedikit yang benar-benar bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan. Kita butuh kebijakan yang berpihak pada pengusaha lokal untuk mempertahankan nilai tambah komoditas di Lampung,” tambah Mirza.


Mirza juga menekankan pentingnya sinergi antara pengusaha lokal dengan investor, agar pengusaha muda Lampung dapat berperan lebih besar dalam mengembangkan sektor-sektor unggulan seperti singkong, karet, dan sawit. Dengan dukungan regulasi yang tepat, pengusaha lokal dapat berkembang dan membawa manfaat ekonomi lebih besar bagi masyarakat Lampung.


“Presiden Prabowo memiliki komitmen kuat untuk mendorong penguatan ekonomi daerah dan pengusaha lokal. Saat ini adalah momentum bagi kita di Lampung untuk memanfaatkan kebijakan yang berpihak pada daerah. Jangan sampai generasi muda Lampung hanya menjadi penonton di rumah sendiri. Dengan adanya HIPMI di Tulangbawang Barat, kita harus optimis bisa menggerakkan roda ekonomi lokal,” ujar Mirza.


Dengan pesan yang penuh semangat, Mirza mengajak generasi muda untuk aktif terlibat, menjalin kolaborasi, dan menciptakan usaha-usaha baru yang dapat mendongkrak perekonomian daerah. Menurutnya, pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta peran pengusaha lokal yang inovatif adalah kunci untuk memajukan Lampung.


“Selamat bertugas kepada para pengurus BPC HIPMI Tulangbawang Barat yang baru dilantik. Mari bersama-sama membangun ekonomi yang kuat, berdaulat, dan berdaya saing untuk Lampung yang lebih sejahtera,” tutup Mirza dalam pesannya kepada para pengurus dan anggota HIPMI yang hadir.


Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pengusaha muda, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah setempat. (*)

Share:

PWRI Bandar Lampung Sosialisasikan Hak Dan Kewajiban Bagi Pensiunan PNS


Persatuan Wredata Republik Indonesia (PWRI) Kota Bandar Lampung, mensosialisasikan hak dan kewajiban bagi pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), di kantor PWRI setempat, Selasa, 29 Oktober 2024.

Pada sosialisasi tersebut, PWRI menggandeng PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri atau Taspen (Persero), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, dan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung.

Ketua PWRI Bandar Lampung, Hi. Muhammad Nurdin, S.H, mengatakan sosialisasi dengan menggandeng sejumlah pihak instansi terkait, agar para pensiunan mengetahui hak dan kewajiban setelah memasuki masa pensiun.

Sebab, kata dia, masih banyak pensiunan belum mengetahui antara hak dan kewajiban yang harus diterima dan diberikan setelah memasuki masa pensiun. “Untuk itu maka pentingnya mensosialisasikan hal tersebut,” katanya.



Hasil dari sosialisasi ini, lanjut dia yang didampingi Ketua PWRI Unit Disdikbud Drs. Hi. Suyitno, itu nantinya akan disampaikan kepada para pensiunan termasuk kepada calon pensiunan PNS di Kota Bandar Lampung.

“Seperti suami yang PNS meninggal, maka si jandanya masih dapat pensiunnya suami. Begitu juga kalau anak di atas 25 tahun, bila masih kuliah juga masih diberikan tunjangan sepanjang ada surat keterangan dari perguruan tingginya,” kata dia.

“Begitu juga kalau pensiunan sakit, juga masih ditanggung biaya pengobatannya oleh pemerintah. Tidak ada masuk rumah sakit 3 hari sembuh tidak sembuh harus ke luar, pensiunan tetap akan ditanggung biaya pengobatannya hingga sembuh,” lanjutnya.

Ia menambahkan, selain sebagai wadah bagi para pensiunan, salah satu fungsi organisasi PWRI juga untuk memfasilitasi para pensiunan dalam memberikan informasi akurat yang menjadi hak dan kewajiban pensiunan.

“Seperti pada sosialisasi ini, para pensiunan diberikan informasi mengenai hak dan kewajibannya,” kata dia yang juga mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah dan Penjabat Bupati Pertama Kabupaten Lampung Timur itu.

Sementara itu, Ketua PWRI Unit Disdikbud Bandar Lampung Suyitno, mengaku peserta yang mengikuti sosialisasi mencapai ratusan pensiunan. Para pensiunan itu, katanya, berasal dari beragam latar belakang keilmuan.

“Peserta yang ikut sosialisasi ini ada yang dari pensiunan dokter, jaksa, hakim, guru, lurah, camat, serta pensiunan pejabat pada instansi di lingkungan pemerintah,” kata dia dibenarkan anggota PWRI lainnya, Muhammad Yusri, S.Pd., M.M itu. (**SMARTNEWS.ID)

 

Share:

Mayat Anonim Di Drainase Tol Bakter, Oknum Polisi Diduga Terlibat


Lampung Selatan - Digegerkan dengan penemuan mayat anonim yang ditemukan di drainase KM 03B Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (Bakter), Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), pada Senin (28/10/2024) kemarin.


Mayat tak beridentitas akhirnya terkuak. Pengakuan S warga Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung adalah sebagai istri dari MP (28) yakni mayat yang ditemukan di drainase KM 03B Tol Bakter.


S menenangkan, sang suami MP masih sempat pulang ke rumahnya pada hari Jumat (25/10) lalu, berpamitan akan pergi bekerja ke Bakauheni ikut oknum Polisi berinisial I. Lalu, suaminya mengabarkan sedang dalam keadaan bahaya dan meminta pertolongan.


“Yank yank tolong aku, aku dijebak polisi aku mau dibunuh polisi. Dia kirim voice note seperti itu ketakutan, seketika handphonenya mati dan tidak ada kabar sama sekali,” ujar S, ditemui di ruang jenazah RSUD Bob Bazar Kalianda, Selasa (29/10).


Mendapat informasi itu, istri korban sempat mengecek dengan menelepon rekan kerja suaminya yakni inisial T, untuk menanyakan apa yang terjadi dengan MP sehingga meminta pertolongan, T menjawab akan menanyakan kepada H terlebih dahulu.


“Kata H, MP ada dan tidak apa-apa. Dia sedang tertidur mungkin halusinasi saja karena bawaan tidak tidur,” sambungnya.


Ironisnya, pada Sabtu (26/10) malam oknum Polisi inisial I mengirimkan pesan suara dan mengabarkan bahwa MP melompat dari dalam mobil, dan kabur.


Nahas, Istri MP tiba-tiba mendapat kabar bahwa sang suami telah tewas dan tergeletak di drainase KM 03B Tol Bakter.


“Mendengar kabar suami meninggal dunia hari Senin (28/10) sore,” ucapnya.


Dan saat ditanya apakah dirinya telah melihat kondisi jenazah almarhum MP, S menjawab sudah saat berada didalam kamar jenazah RSUD Bob Bazar Kalianda.


“Sudah, meninggalnya tidak wajar,” celetuknya.


Merasa sang suami meninggal dunia dalam keadaan tidak wajar, S berencana akan melaporkan kejadian ini ke Mapolres Lamsel hari Selasa (29/10) ini.


“Rencana laporan ke Polres Lampung Selatan hari ini,” tegas S.


Menurut informasi yang diterima S, jenazah sang suami rencananya akan dilakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Bandar Lampung. Ia berharap, akan ada titik terang penyebab kematian sang suaminya.


“Harapan saya, ingin mengetahui siapa pembunuhnya, saya yakin itu pembunuhan berencana," tandasnya dengan kesedihan yang mendalam. (*/Red)

Share:

Kegiatan RSUD Batin Mangunang Tanggamus Jadi Temuan BPK RI


Tanggamus - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) menemukan kelebihan anggaran kegiatan yang cukup besar di Kabupaten Tanggamus. 

Pembayaran belanja makan minum pasien, belanja jasa outsourcing tenaga kebersihan dan tenaga keamanan pada RSUD Batin Mangunang, Lampung tidak sesual ketentuan sebesar Rp603 juta lebih. 


Pada tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Tanggamus menganggarkan belanja barang dan Jasa BLUD untuk RSUD Batin Mangunang sebesar Rp18 miliar lebih dan telah direalisasikan sebesar Rp14 miliar lebih atau sebesar 77,9746 dari anggaran, yang diantaranya digunakan untuk pembayaran belanja makan minum pasien di RSUD Batin Mangunang.

Selain itu, RSUD Batin Mangunang juga memperoleh dukungan APBD dengan anggaran belanja barang dan jasa sebesar Rp26 miliar lebih dan realisasi sebesar Rp21 miliar lebih atau sebesar 82,106 dari anggaran. Anggaran ini diantaranya digunakan untuk membayar belanja jasa outsourcing. 


"Berdasarkan hasil pemeriksaan secara uji petik terhadap belanja BLUD diketahui bahwa terdapat kelebihan minum pasien berupa sembako, belanja jasa outsourcing tenaga keamanan sebesar Rp229 juta lebih + Rp171 juta lebih menjadi Rp400 juta lebih. Kemudian penunjukkan penyedia tidak yang memadai dan terdapat keluarga pasien sebesar Rp207 juta lebih," tulis LHP BPK RI. 


RSUD merealisasikan belanja sembako yang beras sebesar Rp1 miliar untuk membiayai penyediaan bahan pasien. RSUD Batin Mangunang melakukan menunjuk CV SBJ sebagai penyedia bahan makanan. 


Hasil pemeriksaan BPK pembelanjaan makan minum pasien RSUD berdasarkan surat perjanjian yang dilakukan antara CV SBJ dan direktur RSUD yang ditandatangani pada tahun 2020. Kemudian sempat berhenti, kemudian dilanjutkan lagi tanpa adanya pembaruan surat perjanjian. Isi dari surat perjanjian ini secara garis besar berisi bahwa pihak CV SBJ berkewajiban untuk menyediakan bahan makan minum pasien berupa bahan mentah sembilan bahan pokok (sembako) sesuai dengan jumlah pesanan yang dilakukan oleh instalasi gizi.


 Dalam Perjanjian ini tidak mengatur mengenai kesepakatan harga sembako, pengenaan pajak dan jangka waktu perjanjian yang jelas. Pengadaan makan minum pasien yang dilakukan oleh RSUD berupa bahan makanan pokok dan snack yang selanjutnya diproses menjadi makanan siap saji oleh Instalasi Gizi. Kegiatan Instalasi Gizi dalam menentukan belanja makan minum pasien dimulai dari sore hari untuk melihat jumlah pasien yang ada kemudian ditambah 10-15 porsi untuk mengantisipasi apabila terjadi lonjakan pasien, setelah itu kebutuhan makan minum pasien disesuaikan dan dihitung berdasarkan menu harian yang sudah disusun oleh instalasi gizi.


Berdasarkan hasil pemeriksaan antara buku penerimaan dan laporan pertanggung jawaban yang dilampirkan terdapat selisih volume sembako yang dipesan. Berdasarkan keterangan Kepala Instalasi Gizi dan PPTK diketahui bahwa pengajuan dokumen SPJ yang dilampirkan oleh CV SBJ tidak pernah dilakukan pencocokan data dengan buku penerimaan yang dibuat oleh bagian gudang sehingga dokumen SPJ yang dilampirkan langsung ditandatangani oleh PPK, PPTK, bendahara pengeluaran dan pihak instalasi gizi. 

Pihak penyedia mengakui bahwa pihaknya melakukan markup (penambahan) jumlah barang yang dilampirkan pada SPJ. Pemeriksaan lebih lanjut menunjukan bahwa pihak CV SBJ tidak melakukan pencatatan atas belanja sebenarnya dilakukan. Pengujian atas perbandingan data antara dokumen SPJ : SBJ dengan rekap penerimaan yang dibuat oleh pihak instalasi. 


"Terdapat kelebihan pembayaran sebesar Rp 229 juta lebih," petikan LHP BPK RI. 

 

Kemudian RSUD Batin Mangunang sejak tahun 2020 mem pekerjaan petugas kebersihan, terdapat tenaga honorer kebersihan sejumlah 15 orang akan jasa outsourcing, tenaga honorer kebersihan yang ada dialihfungsikan menjadi tenaga administrasi.


Berdasarkan hasil wawancara di lapangan terhadap pegawai outsourcing, terdapat perbedaan antara nilai yang ada dokumen pertanggungjawaban dengan nilai yang sebenarnya diterima yaitu gaji pokok, tunjangan hari raya dan fasilitas BPJS yang tidak sesuai dengan kontrak. Direktur PT TJM menjelaskan bahwa pada bulan Januari -Juni pembayaran gaji dibayarkan penuh sebesar UMP, namun pada bulan Juli - Desember pihak PT TJM menambah personel tenaga kebersihan sebanyak 5 orang menjadi 32 orang sehingga gaji yang diberikan berkurang dan tidak sesuai kontrak. 


Penambahan personel jasa kebersihan dilakukan tanpa ada pemberitahuan terhadap PPTK dan PPK serta tidak dilakukan oddendum terhadap kontrak. Hasil pemeriksaan atas dokumen pertanggungjawaban dan hasil wawancara kepada PT TIM selaku penyedia jasa outsourcing menunjukan bahwa terdapat kelebihan pembayaran jasa outsourcing sebesar Rp229 juta lebih yang terdiri dari kelebihan bayar leader sebesar Rp12 juta lebih dan anggota sebesar Rp217 juta lebih. 


Berdasarkan hasil wawancara di lapangan terhadap tenaga keamanan outsourcing diketahui terdapat perbedaan antara nilai yang ada di SPJ dengan nilai yang sebenarnya diterima. Seperti gaji pokok di bawah UMP, tunjangan hari raya yang tidak sesuai kontrak dan fasilitas BPJS yang tidak pernah dibayarkan oleh pihak perusahaan. Hasil pemeriksaan terhadap dokumen SPJ dan hasil wawancara kepada PT TJM selaku penyedia jasa outsourcing tenaga keamanan menunjukan bahwa terdapat kelebihan pembayaran jasa outsourcing keamanan sebesar Rp171 juta lebih. 


Permasalahan di atas mengakibatkan kelebihan pembayaran belanja makan minum pasien, belanja Jasa outsourcing tenaga kebersihan dan Belanja Jasa outsourcing petugas keamanan sebesar Rp608 juta lebih (Rp207 juta lebih + Rp229 juta lebih + Rp171 juta lebih. 


"Hal tersebut disebabkan di antaranya Direktur RSUD selaku PPK kurang optimal dalam dalam pelaksanaan belanja BLUD. PPTK RSUD, penyedia jasa tidak melaksanakan kontrak," demikian petikan LHP BPK. 


Sementara Direktur RSUD Batin Mangunang Tanggamus, Theresia Hutabarat saat dikonfirmasi ihwal temuan BPK RI, menyarankan awak media mengkonfirmasi ke inspektorat setempat. 

"Sudah ditindak lanjutin Pak. Saran saya mohon koordinasi ke Inspektorat saja. Ke Inspektorat aja biar klarifikasinya jelas beserta datanya," kata dia. 

Namun Theresia enggan menjawab rentetan pertanyaan yang ditujukan pada dirinya. (Ndi) 


Share:

Pilkada Pesawaran, Relawan RRG Nyatakan Dukung Aries Sandi - Supriyanto

 


Pesawaran  – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran, Aries Sandi dan Supriyanto yang dikenal dengan sebutan ASRI, semakin mendapat dukungan kuat dari berbagai elemen masyarakat.


Salah satu momen penting dalam perjalanan kampanye kali ini, datang dari Keluarga Besar  Masyakarat Sumatera Barat, Relawan Rumah Gadang (RRG) se-Kabupaten Pesawaran yang siap mendukung dan memenangkan Calon Bupati Aries Sandi - Supriyanto, yang dilakukan pada Pengukuhan Relawan Rumah Gadang, Di GOR lapangan Futsal Desa Pasar Baru, Dusun Tanjung Aman, Kecamatan Kedondong, pada Senin 28 Oktober 2024.


Pada pengukuhan tersebut, sebanyak 250 orang yang tergabung dalam KBMSB menyatakan komitmennya mendukung penuh Paslon Aries Sandi dan Supriyanto pada Pilkada Pesawaran 27 November 2024 mendatang.


Aries Sandi menyampaikan beberapa poin penting yang menjadi fokus perjuangan mereka jika terpilih memimpin Pesawaran.


"Kami berkomitmen untuk membawa Pesawaran kearah yang lebih baik lagi dan masyarakatnya sejahtera dan saya akan mewujudkan mimpi saya yang belum terlaksana, jika saya diberi amanah memimpin Pesawaran," ujarnya. 


Dikatakan Aries Sandi, jika dirinya diberi amanah memimpin Pesawaran dirinya akan fokus melakukan pembangunan dan pembenahan disemua bidang baik infrastruktur, pertanian, kesehatan, pendidikan, dan bidang sosial.


"Jika saya diberikan kepercayaan memimpin Pesawaran, saya pastikan dalam waktu 2 tahun semua jalan yang ada di 148 desa juga jalan di dusun jalan lingkungan saya jamin mulus semua," kata Aries Sandi.


Begitupun, sambungnya dengan bidang pertanian, saya akan menjamin ketersediaan pupuk dengan mengelontorkan dana anggaran sebesar Rp1 miliar untuk petani se-Kabupaten Pesawaran.


”Saya akan salurkan anggaran tersebut untuk setiap kecamatan, buat menjamin petani dari kelangkaan pupuk yang selama ini dikeluhkan para petani Pesawaran,” ungkapnya.


Kemudian pada bidang sosial, lanjutnya, pihaknya akan mengaktifkan kembali pengajian majelis Ta’lim Ar-Royan yang beranggotakan 54.300 jamaah dan rutin setiap 2 bulan sekali, akan mengadakan acara siraman rohani dengan menghadirkan ustad dan ustazah dari ibu kota.


“Selain akan meningkatkan intensif para guru ngaji, marbot, dan penjaga makam, juga kepada lansia, saya akan berikan jaminan pengobatan gratis dan bantuan Rp 200 ribu per bulan, untuk biaya penerangan listriknya,” terangnya.


“Dan saya juga akan mengaktifkan kembali 45 ribu kartu Kesehatan BPJS yang telah terblokir  karena Pemda tidak bisa membayar utang ke pihak BPJS," tuturnya.


Sementara Ketua Tim Relawan RRG, Muklis mengatakan, bahwa KBMSB se-Kabuoaten Pesawaran menyatakan siap mendukung dan berjuang memenangkan Paslon ASRI pada Pilkada mendatang.


“Intinya, KBMSB yang tergabung dalam tim relawan rumah gadang menyatakan siap mendukung dan memenangkan Paslon ASRI," tutur Muklis. 


Dijelaskan Muklis, keinginan dari pada KBMSB mendukung ASRI dengan harapan jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati agar bisa membawa Kabupaten Pesawaran lebih maju lagi, sejajar dengan Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung.


“Pada intinya dukungan yang kita berikan kepada Paslon ASRI dengan harapan jika terpilih menjadi Bupati atau wakil Bupati bisa membawa Kabupaten Pesawaran lebih maju, terutama terkait pembangunan infrastruktur jalan dan juga memajukan UMKM yang ada di Kabupaten Pesawaran," pungkasnya.(lis) 

Share:

UIM Lampung Bentuk Prodi HIMApik


LAMPUNG,  -Mengukir sejarah, Universitas Indonesia Mandiri (UIM) Lampung membentuk Himpunan Mahasiswa Program Studi (Prodi) Administrasi Publik (HIMApik) purwa angkatan tahun 2024 semester pertama.


Sebelum lebih lanjut, perlu diketahui, kata 'purwa' memiliki arti 'awal', 'pertama', atau 'mula-mula'. Dan Univer

sitas Indonesia Mandiri berada di bawah naungan Yayasan Batutta Bangunan Negeri. Jenis Perguruan Tinggi Swasta yang didirikan pada 25 Juni 2021; 3 tahun lalu, dengan Rektor Dr. Drs Kasiyarno. Hum, dan beralamat Jl. Trans Sumatera, Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.


Dan hari ini, UIMandiri untuk perdana membentuk HIMApik dengan cara demokratis. Cetusan tersebut patut di apresiasi, terkhusus kepada Dosen yang juga menjabat sebagai Kepala Prodi Administrasi Publik (AP) yakni Tiyas Apriza, S.I.P, M.I.P.


Dosen Tiyas sapaan akrabnya mengungkapkan keyakinan bahwa UIMandiri Lampung akan lebih berkembang dan maju lagi.


"InsyaAllah kita nanti-nantikan kehebatannya di tahun-tahun berikutnya," ungkapnya di hadapan Mahasiswa AP, pada Minggu (27/10/2024).


Ia menerangkan pentingnya di bentuk HIMApik, untuk menjalankan aktivitas Kampus di luar jam belajar mengajar.


"Dalam waktu beberapa hari setelah pertemuan, saya berfikir dan mempersiapkan yang terbaik untuk rekan-rekan Mahasiswa semua, mengenai apa yang menjadi kebutuhan dan persiapan mekanisme pemilihan dan juga pendaftaran," tegas Dosen Muda kepada Mahasiswanya.


Dirinya mengatakan, HIMApik sudah dibuat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART)nya, dan kepegurusan yang terbentuk hanya tinggal menjalankan saja.


"Kalaupun mau ada perbaikan Anggaran Dasarnya, nanti setelah satu periode kepengurusan teman-teman semua pada saat Musyawarah Besar (Mubes, red) yang dihadiri oleh Mahasiswa aktif untuk mengembangkan apa yang menjadi evaluasi kemaren dan apa yang harus kita proyeksikan untuk kepengurusan yang akan datang," ucapnya.


Lanjutnya, "tapi yang paling penting bagi saya adalah Organisasi ini, Himpunan ini kita berjalan seiringan bersama. Semua berkualitas dan semua punya kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam perhimpunan ini," terangnya lagi


Dosen Tiyas berharap, "tidak ada permusuhan. Semuanya saling bantu, yang kalah bantu menang, dan juga yang lainnya." Pungkasnya. 


Diketahui, setelah diadakannya Pemilihan secara Demokratis, atas nama Bustami terpilih dan sah menahkodai HIMApik UIMandiri Lampung 2024. (Red)

Share:

Polres Lampung Selatan Kawal Logistik Pilkada 2024 Hingga Gudang KPUD


Lampung Selatan – Logistik untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Lampung Selatan tiba di Pelabuhan Bakauheni dengan pengamanan ketat. Selain Lampung Selatan, logistik ini mencakup kebutuhan Pilkada untuk kabupaten/kota lainnya di Provinsi Lampung. Pengawalan langsung oleh pihak kepolisian dan instansi terkait dilakukan untuk menjamin keamanan dan kelancaran distribusi logistik hingga ke gudang Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lampung Selatan.


Kompol Tangguh Satya Buana, Karendal Operasi Mantap Praja Polres Lampung Selatan, menjelaskan bahwa kendaraan pembawa logistik Lampung Selatan tiba di Pelabuhan Bakauheni bersama logistik kabupaten/kota lainnya pada Minggu, 28 Oktober 2024, pukul 21.45 WIB. 


"Ada tujuh kendaraan yang membawa logistik Pilkada untuk seluruh kabupaten/kota di Lampung. Logistik Lampung Selatan dan Pesawaran diangkut dalam satu kendaraan" jelasnya.


Kendaraan yang membawa logistik Lampung Selatan dan Pesawaran dikawal oleh personel Polres Lampung Selatan, Bawaslu dan dengan satu personel Brimob yang melekat pada kendaraan. Enam kendaraan lainnya dikawal oleh Ditlantas Polda Lampung, Brimobda, petugas KPUD dan Bawaslu Provinsi langsung menuju tujuan masing-masing di kabupaten/kota lainnya.


Truk kontainer bernomor polisi B 9357 FXX, yang membawa logistik untuk Lampung Selatan dan Pesawaran, tiba di Gudang KPUD Lampung Selatan pukul 23.45 WIB. Setelah diperiksa dan dinyatakan aman, dilakukan penurunan sebanyak 136 kotak surat suara Pemilihan Gubernur (kertas putih) dan 136 kotak surat suara Pemilihan Bupati (kertas pink) oleh lima pekerja, dengan pengawasan dari petugas KPUD, Bawaslu, Polri, dan media.


Setelah selesai, truk melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Pesawaran dengan pengawalan personel Polres Pesawaran yang datang menjemput bersama petugas KPUD dan Bawaslu Pesawaran pukul 00.45 WIB. Gudang KPUD Lampung Selatan kemudian ditutup dan dikunci, disaksikan oleh petugas jaga. (Red)

Share:

Eva-Dedi Komitmen Bangun Bandar Lampung


Bandar Lampung – Pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Eva Dwiana-Deddy Amarullah, menyampaikan visinya untuk menciptakan kota yang “Sehat, Cerdas, dan Aman” sebagai kelanjutan dari program-program yang telah dijalankan sebelumnya.


Dalam visinya, Eva berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, serta memperkuat infrastruktur demi mendukung perekonomian publik dan ekonomi kerakyatan.


“Kami telah menjalankan berbagai program yang terbukti membantu masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan. Ke depannya, kami bertekad untuk melanjutkan serta memperkuat program-program tersebut agar seluruh masyarakat Bandar Lampung dapat merasakan dampaknya secara nyata,” katanya, bertempat di Hotel Emersia, pada Senin malam (28/10/2024).


Eva menyoroti pentingnya peningkatan infrastruktur sebagai salah satu cara untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. “Pembangunan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kemitraan antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.


Dalam bidang kebudayaan, Eva berkomitmen untuk melestarikan budaya daerah dan menciptakan lingkungan yang sejuk, bersih, dan nyaman, di mana kehidupan masyarakat dapat berlangsung secara konsisten dan harmonis.


Ia juga menegaskan pentingnya pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan bertanggung jawab untuk menciptakan Bandar Lampung yang lebih baik.


“Visi kami adalah melanjutkan apa yang sudah kami mulai dan membawa kota ini ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. (Paparan lampung) 

Share:

Ketua Dewan Pembina Ruang UMKM Rahmat Mirzani Djausal: Dukung UMKM Lampung

 


Lampung Selatan - Dalam rangka meningkatkan kualitas dan daya saing pelaku UMKM di Lampung, acara “Gebyar UMKM Se-Lampung 2024” diselenggarakan di Natar, Lampung Selatan, pada Minggu, 27 Oktober 2024. 

Dengan mengusung tema “UMKM Naik Kelas Menuju Lampung Maju Indonesia Emas,” acara ini bertujuan untuk membangkitkan semangat kewirausahaan serta memberikan dukungan penuh bagi pelaku UMKM agar dapat berkembang dan berdaya saing tinggi.


Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, pengusaha lokal, dan masyarakat umum dari 15 kabupaten/kota se-Lampung. “Gebyar UMKM Se-Lampung 2024” menghadirkan serangkaian kegiatan menarik, seperti bazar UMKM, talk show inspiratif, demo produk, penampilan seni, hingga borong produk UMKM. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal dan mendukung produk lokal Lampung.


Ketua Dewan Pembina Ruang UMKM, Rahmat Mirzani Djausal, menyatakan bahwa acara ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan cita-cita agar UMKM Lampung bisa naik kelas. “Kami ingin memberikan dukungan penuh kepada UMKM Lampung untuk menjadi lebih berdaya saing, agar bisa bersaing di pasar nasional maupun internasional. Kami percaya bahwa UMKM adalah pilar penting dalam membangun ekonomi yang kuat,” ujar Mirza—sapaan akrabnya.


Dalam acara ini, pengukuhan presidium provinsi Ruang UMKM Lampung juga dilakukan, yang dihadiri oleh Purnama Wulan Sari, yang bertindak sebagai Bunda UMKM Lampung. Serta presidium lainnya yang terdiri dari Robby Herdian, Ivan Nugroho, Tri Indah, Novel Sanggem, Febi Arisma, dan Coach Eddie. Para presidium ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam memperjuangkan hak dan kebutuhan UMKM di seluruh Lampung.


Purnama Wulan Sari, Bunda UMKM Lampung, menyampaikan komitmennya untuk mendukung pengembangan UMKM di Lampung agar dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi ekonomi daerah. “Kehadiran presidium ini adalah bentuk dukungan dan pendampingan konkret bagi UMKM. Kami ingin UMKM Lampung memiliki akses yang lebih luas, baik dari segi permodalan maupun pasar,” tutur Wulan.


Presidium Ruang UMKM Lampung, Robby Herdian, juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif UMKM dalam berbagai program pendampingan dan pelatihan. Menurutnya, dukungan pemerintah sangat diperlukan, namun pelaku UMKM juga harus proaktif dalam mengambil kesempatan untuk berkembang.


Acara ini diinisiasi oleh Ruang UMKM, yang mendampingi dan memfasilitasi UMKM Lampung dalam meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan pasar. Melalui acara “Gebyar UMKM Se-Lampung 2024” ini, Ruang UMKM berharap para pelaku usaha kecil menengah di Lampung dapat meraih sukses yang lebih besar dan berperan dalam mewujudkan ekonomi Lampung yang maju dan berdaya saing. (*)

Share:

Beredar Video Dugaan Intimidasi Tim Cabup Lampung Selatan


Lampung Selatan, - Beredar viral video dugaan intimidasi terhadap salah satu tim pemenangan pasangan calon nomor urut 2 Egi-Syaiful.

Dugaan intimidasi yang dilakukan oleh salah satu tim Nanang-Antoni, yang terjadi di Dusun Umbul Waru, Desa Kota Dalam.


Kejadian intimidasi tersebut terjadi bermula saat Kordinator RT Dusun 05 Umbul Waru, Desa Kota Dalam, J, sedang mendata warga di lapangan, untuk memberikan kupon yang akan ditukarkan untuk pasar murah minyak goreng pada Senin, 21 Oktober 2024. 


Kemudian malam harinya, W yang merupakan warga dusun setempat, yang diduga kuat salah satu tim paslon 01 yakni tim dari calon Wakil Bupati Antoni Imam, mendatangi kediaman Johan. 


Terdengar dalam video tersebut W dengan nada tegas mengintimidasi serta mengancam kordinator RT Dusun Umbul Waru tersebut untuk dibawa ke kantor Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam), serta akan membawanya ke kantor desa.


"Luu tau gak.? kalo yang kamu lakukan itu salah.! Dengan mendata warga lalu mengarahkannya ke 02 itu udah salah. kalau luu tidak tau luu akan saya bawa kantor Panwas sekarang juga, kalo enggak ayuk kita ke kantor desa aja lah sekarang. Karena kalo luu mau coba-coba enggak apa-apa.! Biar ngerti gitu loh. Sekarang mintanya lu itu terserah maunya gimana dengan saya itu," ucapnya.


Selanjutnya, terdengar juga dalam rekaman itu, Girin sempat membawa-bawa nama Instansi Kecamatan Sidomulyo yang dikepalai oleh Rohidin. 


"Kalo mau jalan terang-terangan saya mau telpon camat segala, jadi kalo luu mau coba-coba enggak papa biar luu ngerti politik itu seperti apa, jadi enggak usah giring-giring kosong dua kosong dua gitu," tukasnya. (TIM)

Share:

Popular


NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts