Lampung Selatan - Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia (RI), Dr.H.Zulkifli Hasan, S.E.,M.M menyebut kepala desa (kades) lebih memikirkan pilkada ketimbang petani. Hal ini disampaikan dalam pidato resmi di depan banyak orang yang mendadak ramai. Ternyata, pidato tersebut khususnya untuk kalangan Petani dan Kepala Desa di Lampung Selatan.
Dalam isi pidato Zulhas itu menyampaikan tentang kepala desa lebih memilih Kepala Daerah atau Pilkada serentak 2024, dari pada memikirkan para Petani di wilayahnya masing-masing. Dan ia menyampaikan jika Kades atau Kepala Desa mayoritas memikirkan pilkada bukan memikirkan Warganya yang Bertani atau Berkebun. Bang Zul, dalam sapaan akrabnya, juga menyebut bahwa kepala desa tidak memikirkan petani. Sehingga ia menyampaikan bahwa petani jarang memegang duit, mungkin beda lah dengan pilkada yang ada duitnya.
“Kades-kades banyak mikirin pilkada ya Pak, bukan mikirin petani. Betul enggak? Iya, kan?."
"Mungkin disangkanya. Petani, petani enggak ada duitnya. Oh jangan salah justru dari petani roda Ekonomi kita ini, jangan malah kades berpikir pilkada ada uangnya terus, pasti ada lah satu kades yang berpikiran seperti itu, bukankah begitu,” ucap pria yang murah senyum ini.
Pidato Zulhas ini, langsung direspons para hadirin. Setelah menyampaikan hal itu, Zulhas langsung bicara mengenai kios-kios, serta distributor pupuk untuk para petani.
Dalam acara tersebut di informasi bahwa, itu adalah acara pertemuan dengan petani di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), pada hari Minggu 10 November 2024 kemarin.
Setelah itu, meminta tanggapan dari beberapa kepala desa terkait Pidato Zulhas itu. Mereka bersedia memberikan komentar, saat menteri menegur kades di depan umum. Jika bicara masalah pupuk apa lagi yang subsidi.
Kendati begitu, kepala desa lainnya juga ikut memberikan komentar miring bagi yang tidak suka di tegur pak Zulhas terkait pidato tersebut. Sebagai menteri selama ini Zulhas sudah dianggap sebagai panutan sebetunya. Dan kebanggaan bagi Masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.
“Beliau sudah sepuh, tokoh pula. Jadi saya selaku warga masyarakat biasa bangga lah dengan prestasi beliau, di kalangan pemerintahan, tetapi bagi yang tak suka di tegur pak Zul, ya pasti tanggapan atau komentarnya miring,” imbuhnya salah satu Warga Masyarakat setempat.
Tambahnya lagi, "dan kita atau saya lah terutama ya, yang bangga dengan prestasi beliau di Pemerintahan pusat,” tukasnya. (Tim)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar