Portal Berita Online

ASDP Optimalkan Layanan dan Keselamatan Penyeberangan


Jakarta – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat lonjakan signifikan trafik penumpang dan kendaraan selama arus balik long weekend Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek 2025. Banyak masyarakat yang memperpanjang liburan atau menambah waktu cuti, sehingga meningkatkan volume pergerakan di sejumlah lintasan utama.


Berdasarkan data produksi periode 24-30 Januari 2025, di lintasan Merak-Bakauheni, sebanyak 233.962 penumpang menyeberang dari Sumatera ke Jawa, meningkat 64% dibandingkan tahun lalu yang mencapai 142.971 orang. Total kendaraan yang menyeberang mencapai 59.593 unit, naik 44% dari 41.477 unit pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, arus dari Jawa ke Sumatera mencatat 249.542 penumpang atau naik 51% dari tahun sebelumnya yang mencapai 164.798 orang, dengan total kendaraan mencapai 60.139 unit atau meningkat 40% dari 42.962 unit tahun lalu.


Di jalur Ketapang-Gilimanuk, arus balik dari Bali ke Jawa tercatat sebanyak 180.451 penumpang, naik 25% dibandingkan tahun lalu yang mencapai 144.757 orang, dengan jumlah kendaraan mencapai 44.431 unit atau meningkat 14% dari 38.948 unit tahun lalu. Sementara itu, pergerakan dari Jawa ke Bali mencatat 181.074 penumpang atau naik 29% dari tahun sebelumnya yang mencapai 140.264 orang, serta kendaraan sebanyak 44.279 unit, meningkat 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 36.894 unit.


Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin menjelaskan bahwa lonjakan trafik ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang. Untuk memastikan kelancaran layanan, ASDP terus mengoptimalkan sistem digitalisasi, terutama melalui pemesanan tiket online via Ferizy yang terbukti mempercepat proses keberangkatan dan mengurangi antrean di pelabuhan.


“Transformasi digital yang ASDP lakukan dalam lima tahun terakhir bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa. Saat ini, reservasi tiket online Ferizy telah diterapkan di 28 pelabuhan di seluruh Indonesia, utamanya di pelabuhan utama Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk dan juga Ajibata-Ambarita,” ujar Shelvy.


Selain memastikan kelancaran operasional, ASDP juga memperkuat aspek keselamatan, terutama dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada operasional penyeberangan.


Mengacu pada instruksi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, ASDP terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau prakiraan cuaca dan memastikan kesiapan armada menghadapi kondisi ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.


Shelvy menegaskan bahwa dalam kondisi cuaca yang berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran, ASDP tidak akan ragu untuk menunda atau membatalkan perjalanan demi keamanan pengguna jasa, sesuai dengan izin berlayar yang diterbitkan oleh regulator. “Keselamatan adalah prioritas utama kami. Jika kondisi cuaca tidak memungkinkan, perjalanan dapat ditunda hingga situasi kembali aman untuk berlayar,” katanya.


Untuk mendukung aspek keselamatan, ASDP juga telah memperketat pemeriksaan kesiapan kapal, memastikan semua alat keselamatan dalam kondisi optimal, serta meningkatkan pengawasan di pelabuhan. “Kami mengimbau seluruh pengguna jasa agar selalu mematuhi aturan keselamatan dan mengikuti arahan petugas di pelabuhan maupun di atas kapal,” tambah Shelvy.


*Wajibkan Tiket Online*

ASDP juga semakin memperkuat sosialisasi terkait reservasi tiket online sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan prima bagi pengguna jasa. Dengan penerapan sistem geofencing, tiket hanya bisa dibeli melalui loket resmi dan aplikasi Ferizy, memastikan kenyamanan dan keamanan transaksi bagi seluruh penumpang.


Selain itu, ASDP telah menghentikan penjualan tiket di pelabuhan dan mengalihkan seluruh transaksi ke platform digital Ferizy. Pemesanan tiket dapat dilakukan hingga 60 hari sebelum keberangkatan dengan beragam metode pembayaran, termasuk transfer bank melalui BRI, Mandiri, BNI, dan BCA, serta e-wallet seperti LinkAja, ShopeePay, OVO, dan Dana.


Dengan lonjakan trafik yang terjadi selama arus balik ini periode libur Isra Miraj dan Imlek, ASDP memastikan layanan tetap optimal dengan dukungan digitalisasi dan manajemen operasional di seluruh pelabuhan. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan kelancaran perjalanan bagi seluruh pengguna jasa, terutama saat periode libur panjang. (*/Red)

Share:

Ketua FKWKP Apresiasi Kejari Pringsewu Berhasil Bongkar Kasus Korupsi Dana Hibah LPTQ


Pringsewu – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Pringsewu sebagai tersangka kasus korupsi dana hibah Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) tahun 2022. Penetapan ini dilakukan setelah penyelidikan intensif terkait dugaan penyalahgunaan dana hibah yang merugikan keuangan negara. Jum'at (31-1-2025) 


Kepala Kejari Pringsewu menyatakan bahwa penyelidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya tersangka lain. "Kami masih mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus ini," ujarnya.


Bambang Hartono, Ketua Forum Komunikasi Wartawan Kabupaten Pringsewu (FKWKP), mengapresiasi kinerja Kejari Pringsewu yang berhasil mengungkap berbagai kasus korupsi di daerah tersebut. 


"Kami mendukung penuh upaya Kejari dalam memberantas korupsi. Selain kasus LPTQ, Kejari juga sudah menetapkan tersangka dalam kasus BPHTB yang melibatkan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pringsewu, Waskito," kata Bambang.


Kasus korupsi dana hibah LPTQ ini mencuat setelah adanya laporan dari LSM Gepak yang difasilitasi dan didukung penuh oleh FKWKP. Laporan tersebut menjadi dasar bagi Kejari untuk melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil membongkar dugaan Korupsi dengan menetapkan 3 (tiga) tersangka.


Bambang berharap Kejari Pringsewu terus mengawasi dinas lain yang berpotensi melakukan penyimpangan anggaran. "Keberhasilan ini harus menjadi pemicu untuk membongkar kasus lain yang merugikan masyarakat," tambahnya.


Dengan adanya penetapan tersangka dalam kasus ini, masyarakat Pringsewu berharap aparat penegak hukum tetap konsisten dalam menindaklanjuti kasus korupsi yang merugikan keuangan Negara khususnya Pemerintah daerah Pringsewu, Kejari Prinhsewu juga diharapkan dapat menuntaskan kasus ini hingga ke meja hijau guna memberikan efek jera bagi para pelaku korupsi. (*/Red)

Share:

Polres Lampung Selatan Gagalkan Penyelundupan 16 Kg Ganja, Dua Tersangka Ditangkap


Lampung Selatan – Sat Res Narkoba Polres Lampung Selatan bersama KSKP Bakauheni berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ganja seberat 16 kilogram. Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan dua tersangka, yaitu JQPP (20) yang bertindak sebagai kurir, serta RS(21) yang berperan sebagai pengendali.


Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, dalam konferensi pers pada Kamis (30/1/2025), menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama antara Sat Res Narkoba Polres Lampung Selatan dan KSKP Bakauheni. 


“bermula dari KSKP Bakauheni yang melakukan pengungkapan di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, kemudian dikembangkan bersama-sama dengan Sat Res Narkoba Polres Lampung Selatan, pada Jumat (24/1/2025)” lanjutnya


Modus penyelundupan ganja ini terbilang rapi, di mana barang haram tersebut dikemas dalam satu koli karung berwarna hijau dan disamarkan sebagai paket ekspedisi. “Paket tersebut dikirim menggunakan truk ekspedisi J&T Cargo warna putih dengan nomor polisi B 9281 UEX, yang berasal dari Medan dan bertujuan ke Kosambi, Tangerang, Banten” pungkas Kapolres.


Dalam pemeriksaan tersebut, polisi menemukan 16 paket ganja yang dibungkus plastik merah dan dilakban coklat dengan berat total 16,67 kilogram. Setelah menemukan barang bukti, polisi langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pihak yang terlibat dalam jaringan penyelundupan ini.


Hasil pengembangan penyelidikan mengarah kepada JQPP (20), seorang kurir yang bertugas mengambil paket ganja. Polisi berhasil menangkapnya di daerah Karawang, Jawa Barat, pada Minggu (26/1/2025) sekitar pukul 13.50 WIB. 


Setelah itu, polisi melanjutkan penyelidikan dan akhirnya berhasil membekuk RS(21) di Bandung pada hari yang sama sekitar pukul 19.00 WIB.


Dalam pemeriksaan, JQPP (20) mengaku bahwa dirinya hanya disuruh mengambil paket tersebut oleh RS(21), yang merupakan teman SMP-nya. Sebagai imbalan, JQPP (20) menerima upah sebesar Rp500 ribu untuk setiap paket yang diambilnya.


"Kami sudah berteman sejak SMP, lalu saya diberi uang Rp500 ribu untuk mengambil paket ganja," ujar JQPP (20) di hadapan penyidik.


Selain menangkap kedua tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit ponsel—Samsung dan Infinix—serta resi pengiriman kargo J&T yang digunakan untuk mengirim ganja tersebut.


Kapolres Lampung Selatan menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan ini telah menyelamatkan ribuan jiwa dari ancaman bahaya narkotika. Secara ekonomis, nilai ganja yang disita diperkirakan mencapai Rp48 juta, dengan estimasi jumlah jiwa yang dapat terselamatkan mencapai 3.200 orang.


Kedua tersangka kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) atau Pasal 111 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya tidak main-main, yaitu pidana penjara seumur hidup atau hukuman penjara minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun, serta denda hingga miliaran rupiah.


Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan melaporkan jika mengetahui adanya peredaran narkotika di sekitar mereka.

"Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap jaringan narkotika. Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan narkoba di wilayah Lampung Selatan," tegas AKBP Yusriandi Yusrin. (Red)

Share:

Rumah Sehat Baznas Pesawaran Diresmikan


Prasasti peresmian Rumah Sehat Baznas ( RSB) ditandatangani langsung Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona disaksikan langsung Ketua Baznas Republik Indonesia (RI) Prof Noor Ahmad , di Desa Sukabanjar Kecamatan Gedong Tataan Pesawaran,Kamis (30/1/2025).


RSB berdiri di atas lahan seluas 1.924 m² yang merupakan hibah dari Pemerintah Daerah Pesawaran.Keberadaan Rumah Sehat Baznas menjadi yang kedua di Provinsi Lampung setelah RSB Lampung Tengah, dan secara nasional merupakan bagian dari 38 unit RSB yang telah dibangun di Indonesia.


Rumah Sehat Baznas merupakan program Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI yang bertujuan memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat kurang mampu (mustahik) melalui sistem kepesertaan.


Ketua Baznas RI Prof. Noor Ahmad, menjelaskan bahwa pembangunan RSB ini merupakan hasil kerja sama antara Baznas pusat, daerah, dan pemerintah kabupaten. Seluruh biaya operasional tenaga medis dan staf akan ditanggung oleh Baznas pusat selama dua tahun pertama.


“RSB adalah rumah sehat tanpa kasir, artinya semua layanan diberikan secara gratis kepada mustahik. Ini merupakan bukti nyata kepedulian Baznas dan Pemerintah Daerah dalam membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses kesehatan yang layak,” ungkap Prof. Noor Ahmad.



Hadir saat Peresmian diantaranya Pimpinan Baznas RI Pembina Wilayah Lampung Prof. Nadratuzzaman Hosen, Ketua Baznas Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Ketua Baznas Pesawaran Abdul Hamid, Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran Achmad Rico Julian, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.


Sementara itu, Ketua Baznas Pesawaran Abdul Hamid, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan RSB ini. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini sebaik-baiknya.


“Peletakan batu pertama RSB ini telah dilakukan pada 31 Juli 2024, yang menjadi tonggak sejarah kerja sama antara Baznas RI dan Pemkab Pesawaran dalam memberikan layanan kesehatan gratis bagi fakir miskin,” ujarnya.

Share:

Sekda Pringsewu Ditetapkan Tersangka Dana Hibah

 


Pringsewu - Drs Heri Iswahyudi, M.Ag Sekretaris Daerah (Sekda) Pringsewu, Lampung ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dana hibah untuk Lembaga Pengengemban Tilawatil Qur’an (LPTQ) Tahun 2022 oleh Kejaksaan Negeri Pringsewu, Kamis (30/01/2025).


Heri Iswahyudi diperiksa kejaksaan dari pukul 09.30 WIB hingga 11.30 WIB. Kemudian, setelah menjalani serangkaian pemeriksaan lebih kurang selama 6 jam, Heri Iswahyudi digiring oleh Tim penyidik ke mobil tahanan kejaksaan setempat.


Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pringsewu Raden Wisnu Bagus Wicaksono didampingi Kasi Kasi Intelijen Kadek Dwi Ariatmaja mengatakan, Heri Iswahyudi selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta melekat sebagai Ketua LPTQ periode Tahun 2020 hingga 2025 telah terbukti dan terlibat dalam penyalahgunaan anggaran LPTQ 2022 lalu.


"Peran tersangka HI di kasus ini diduga penyalahgunaan kewenangan dalam jabatan yang melekat pada jabatan dan kedudukannya, sehingga mengakibatkan timbulnya kerugian keuangan negara," kata Kajari Pringsewu Raden Bagus Wicaksono menjelaskan kepada awak media.


Lebih lanjut Kajari Pringsewu dikatakannya, penetapan tersangka HI berdasarkan bukti permulaan yang cukup dan didukung dengan alat bukti yang sah.


Tim penyidik kejaksaan melakukan pemeriksaan saksi berdasarkan surat yang diterbitkan Perintah Penyidikan Nomor: Print-01/L.8.20/Fd.2/01/2025 tanggal 30 Januari 2025.


Dengan serangkaian pemeriksaan dan memenuhi alat bukti yang cukup, tim penyidik kejaksaan meningkatkan status Heri Iswahyudi dari saksi sebagai Sekdakab Kabupaten Pringsewu menjadi tersangka kapasitasnya sebagai ketua LPTQ berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Nomor: Tap-01/L.8.20/Fd.2/01/2025 tanggal 30 Januari 2025.


“Dengan sangkaan pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP," jelasnya.


Selanjutnya Heri Iswahyudi dilakukan penahanan di Rutan Kota Agung selama 20 (dua puluh) hari ke depan, terhitung sejak hari ini. Penahanan dilakukan berdasarkan pemenuhan syarat objektif dan subjektif sebagaimana diatur dalam Pasal 21 KUHAP.


Kejaksaan Negeri Pringsewu menegaskan bahwa, penetapan tersangka dan penahanan ini merupakan murni penegakan hukum.


“Kami tidak tebang pilih dalam penanganan perkara korupsi aquo”, tegasnya.


Penegakan hukum dilakukan berdasarkan prinsip equality before the law, di mana setiap orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum tanpa pengecualian.


Sekertaris Daerah Heri Iswahyudi tidak banyak mengomentari soal penahanan saat digiring ke mobil tahanan.


Heri Iswahyudi hanya melontarkan kata-kata sebagai perlawanan terhadap Kejaksaan Negeri Pringsewu.


“Ini penanantian panjang dari kejaksaan untuk menetapkan dan melakukan penahanan berkaitan dengan LPTQ, untuk lebih jelasnya tanyakan langsung dengan penyidik penyidik kejaksaan," pungkasnya. (*/Red)

Share:

DPRD Lampung Selatan RDP dengan KMLS


Lampung Selatan (Kalianda) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan, Komisi 1 (Satu) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Koalisi Masyarakat Lampung Selatan, (KMLS) untuk membahas sejumlah persoalan yang dihadapi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Se- Kabupaten Lampung Selatan. 


Rapat dengar pendapat terhadap KMLS ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi 1 DPRD Lampung Selatan, Agus Sartono, didampingi unsur pimpinan dan anggota dewan lainnya, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Dinas dari Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan. Yang dilaksanakan di ruang Komisi 1 (Satu) DPRD Kabupaten Lampung Selatan. Kamis (30/1/2024). 


Dalam rapat dengar pendapat tersebut, Ketua KMLS Wandi Roliyansyah, menyampaikan beberapa point diantaranya :

1). Pemerintah daerah memberikan keleluasaan kepala Desa sesuai dengan kewenangan Desa untuk menentukan nasibnya sendiri berdasarkan kepentingan prioritas Desa, dengan tetap memperhatikan penyelarasan kepentingan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. 

2). Mendorong penguatan fungsi-fungsi pengawasan oleh BPD dan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan desa. 

3). Mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengurusi desa dan pihak terkait untuk mengambil langkah konkrit dan terukur dalam rangka memberikan pembinaan dan peningkatan kapasitas kepala desa dan perangkat desa dalam rangka meminimalisir permasalahan yang akan muncul. 

4). Mendorong DPRD untuk memperkuat organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dalam menjalankan fungsi-fungsi pembinaan dan pengawasan dalam rangka meminimalisir permasalahan yang akan muncul. 

5). Mendorong Transparansi dan Akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. 

6). Mendorong penggunaan anggaran desa untuk Kegiatan-kegiantan pemberdayaan masyarakat, UMKM, dan lainya yang terukur untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa. 

7). Pemerintah daerah memperluas peluang kerja dan usaha bagi masyarakat melayu politik kebijakan. 

8). Regulasi yang mengatur tentang sistem administrasi dan laporan keuangan desa dengan proses "Cepat dan Biaya Murah" melalui Digitalisasi. 

9). DPRD membuka ruang - ruang diskusi dan dialog minimal 1 (satu) minggu sekali dalam rangka mendengarkan aspirasi dari masyarakat. 


Lebih lanjut, Wandi Roliyansyah, menyampaikan harapannya agar ke depan Pemerintah Daerah serius mengurusi desa. " Kita ingin Desa-desa yang ada di Kabupaten Lampung Selatan lebih maju dan berbagai permasalahan dapat diminimalisir. "Ujarnya.


Disini lain Ketua Komisi 1 DPRD Lampung Selatan, Agus Sartono saat dikonfirmasi terpisah di ruangannya mengatakan, " kami sangat mengapresiasi KMLS yang sudah bersilaturahmi dan menyampaikan aspirasi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan khususnya. 


"Dalam programnya KMLS ini sangat bagus. Hal itu intinya kami dari DPRD Kabupaten Lampung Selatan sangat mengapresiasi KMLS, yang sudah mendorong untuk kemajuan masyarakat khususnya di Kabupaten Lamsel, "Tukas Ketua Komisi 1 DPRD Lampung Selatan, Agus Sartono. (Red)

Share:

Bupati Terpilih Lampung Selatan Dampingi Menko Bidang Pangan Kunjungi Warga Korban Banjir


Lampung Selatan - Mentri Kordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, tinjau lahan persawahan yang terdampak banjir akibat meluapnya sungai Way Sekampung di Desa Bandan Hurip Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan. Selain meninjau banjir Menteri Kordinator bidang pangan H. Zulkifli Hasan, juga memberikan bantuan bibit padi kepada para petani yang sawahnya terendam banjir, Rabu (29/1/2024) 


Dalam kunjungannya Menko bidang pangan H. Zulkifli Hasan, didampingi Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan terpilih Radityo Egi Pratama, dan M. Syaiful Anwar, Dandrem 043/ Gatam Brijend Rikas Hidayatulloh SE MM, Dandim 421/ LS Letkol Inf Esnan Riyadi, Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin, Kejati Lampung Selatan, Anggota DPRD Provinsi Lampung H. Azizi Hasan, Ketua DPRD dan beberapa anggota DPRD Lampung Selatan, Korfopincam Kecamatan Palas serta masyarakat yang terdampak banjir. 


Menteri Kodinator bidang Pangan H. Zulkifli Hasan, menjelaskan bawah banjir ini di sebabkan meluapnya sungai Way Sekampung masuk ke areal persawahan, sehingga merendam ribuan hektar lahan persawahan milik petani yang telah di tanami padi dengan umur tanam 1-3 minggu, untuk itu saya sangat prihatin dengan kondisi lahan persawahan yang terendam banjir. 


"Bagi para petani yang lahan persawahnya terendam banjir kita telah menyiapkan bantuan bibit padi agar para petani bisa menanam kembali sawah milik mereka apa bila air banjir yang merendam sawah telah surut, selain bantuan bibit padi kita juga memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang lahan sawahnya terendam banjir." Ucap Menko bidang Pangan H. Zulkifli Hasan. 


Selain memberikan bantuan bibit dan sembako. Menko bidang pangan H. Zulkifli Hasan, di dampingi oleh Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan terpilih beserta Danrem / Gatam Dandim/ LS dan Kapolres / LS, juga meninjau irigasi tersier yang telah limpas dan masuk ke pemukiman masyarakat RT 7 dan RT 8 di Desa Bandan Hurip Kecamatan Palas Lampung Selatan. 


Setelah Menko bidang pangan H. Zulkipli Hasan, bersama Rombongan meninjau lokasi irigasi tersier yang ada di Desa Bandan Hurip, Menko mengatakan bahwa, irigasi tersier ini perlu dilakukan normalisasi kembali agar air sungai Way Sekampung yang masuk ke irigasi tersier ini tidak semapat limpas seperti sekarang ini, irigasi tersier ini telah mengalami pendangkalan sehingga air tidak lancar dan cepat limpas apa bila sungai Way Sekampung banjir." Ucap beliau


Maman (43) salah satu masyarakat Rt 07 yang rumahnya mulai kemaren sore terendam banjir akibat limapasnya irigasi tersier di samping rumahnya mengatakan, limpasnya irigasi tersier ini akibat airnya menggenang dan tidak bisa keluar kembali ke sungai Way Sekampung, sehingga airnya irigasi tersier limpas masuk ke pemukiman dan merendam rumah kami. 


"Selain rumah, sawah saya yang luasnya 1,5 hektar juga terendam banjir akibat meluapnya sungai Way Sekampung. Umur tanaman padi milik saya sudah berumur 3 minggu sudah terendam selama 12 hari ini, maka padi tanaman saya sudah pasti membusuk dan masa panen akan mengalami kemunduran untuk menanam kembali, sehingga saya pun harus mengeluarkan biaya jutaan rupiah, kemana saya harus mencari modal untuk tanam kembali." Ucapnya dengan nada sendu. (Red)

Share:

FORHATI KAHMI Lampung Distribusikan Bantuan Bagi Korban Banjir


Bandar Lampung - Majelis Wilayah Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) dan Korps Alumni HMI (KAHMI) Lampung telah mendistribusikan bantuan bagi korban banjir di 3 (tiga) titik yaitu Kelurahan Way Lunik, Kelurahan Kota Karang dan Kelurahan Kedamaian Kota Bandar Lampung pada  Selasa, 28 Januari 2025. 


Bantuan diserahkan langsung oleh Koordinator Presidium Majelis Wilayah FORHATI Lampung Dra. Erlina Fauzy, M.Pd. didampingi oleh 2 (dua) Presidium lainnya yaitu DR. Efa Rodiah Nur, S.H.,M.H. dan dr. Zam Zanariah, Sp.S., M.Kes. 


"Bantuan ini adalah sebagai bentuk kepedulian para alumni HMI kepada para korban banjir. Bantuan terdiri 100 paket sembako, 50 paket perlengkapan mandi dan 80 paket pakaian layak pakai," ujar Erlina selaku Koordinator Presidium Majelis Wilayah FORHATI Lampung. 


Bakti Sosial yang dilakukan oleh FORHATI dan KAHMI Lampung ini biasanya secara rutin diselenggrakan pada setiap bulan Ramadhan. Namun dikarenakan banjir yang dialami oleh masyarakat di Provinsi Lampung khususnya Bandar Lampung kemarin cukup parah, sebagai bentuk kepedulian dan rasa cinta kasih kepada sesama hamba Allah kami tergerak untuk mengumpulkan donasi untuk meringankan beban masyarakat terdampak banjir. 


"Banjir ini semoga selain mendorong banyak pihak untuk saling membantu memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir. Diharapkan dengan bencana banjir ini menjadi muhasabbah bagi semua pihak baik pemerintah dan masyarakat untuk menjaga keseimbangan lingkungan salah satunya dengan mulai mengelola sampah rumah tangga dan menjaga kebersihan aliran drainase disekitar rumahnya masing-masing. Ada banyak perubahan perilaku yang perlu kita lakukan untuk mencegah banjir di masa yang akan datang," tutup Erlina. (Lis) 


Share:

Bupati Pesawaran Lampung Terpilih Aries Sandi DP Rutin Donor Darah


PESAWARAN- Bupati Pesawaran, Lampung terpilih Aries Sandi DP secara rutin melakukan aksi donor darah.

Bahkan, aksi kemanusian tersebut sudah dilakukan sejak 21 tahun silam. Jika melihat rentang waktu tersebut, Aries Sandi pantas menyandang pahlawan kemanusian

“Kegiatan donor darah inu sudah rutin adin lakukan. Dan donor darah ini sudah adin lakukan sudah 21 tahunan dan setiap 2 bulan sekali,” ungkap Aries Sandi usai lakukan donor darah, Selasa 28 Januari 2025.

Aries Sandi menyadari satu kantong darah dapat menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkannya. Selain bermanfaat untuk kesehatan bagi pendonor, donor darah bagi sangat bermanfaat bagi orang yang membutuhkannya diantaranya Menyelamatkan nyawa, Membantu orang yang mengalami kondisi darurat, Membantu orang yang mengalami penyakit kronis, Membantu orang yang mengalami kecelakaan, Membantu orang yang mengalami operasi besa

“Banyak manfaat bagi kita yang rutin melakukan donor darah, tetapi yang utama sangat bermanfaat bagi saudara saudara kita yang membutuhkan,” ucapnya.

Menurut Aries Sandi, kegiatan donor darah ini dilakukan sebagai upaya membantu mereka yang membutuhkan dan memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan darah yang cukup dan aman di bank darah. Dengan adanya ketersediaan darah yang memadai, nyawa orang lain yang membutuhkan dapat diselamatkan.

“Tujuan dari donor darah ini adalah untuk kepentingan sosial dan kemanusiaan, serta menjaga ketersedian darah bagi masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya. (Lis)

Share:

Kapolres Bersama Polwan Lampung Selatan Berbagi Keceriaan dengan Anak-Anak di Pengungsian Banjir


Lampung Selatan, – Banjir akibat naiknya air Sungai Kuala Sekampung melanda Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, menyebabkan ratusan warga terdampak dan harus mengungsi. 


Sebagai bentuk kepedulian, Polres Lampung Selatan menyalurkan bantuan sosial berupa tali asih sembako kepada para korban pada Selasa, 28 Januari 2025.


Bantuan sosial ini disalurkan langsung di beberapa titik pengungsian, termasuk tenda darurat, sekolah, dan mushola yang menampung warga terdampak di Dusun Umbul Besar RT 02, RT 03, RT 04, serta Dusun Bunut Utara, Desa Bandar Agung. 


Data mencatat sebanyak 78 kepala keluarga (KK) atau 318 jiwa harus mengungsi akibat bencana ini.


Bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan pokok, di antaranya:

• Beras: 10 kg sebanyak 30 karung (total 300 kg atau 3 kwintal)

• Mie instan: 15 dus

• Minyak goreng: Cap Tawon sebanyak 5 dus

• Susu kental manis sachet: 1 dus

• Kopi sachet Cap Gula Aren: 2 dus

• Telur ayam: 3 ikat (27 papan/krat)

• Snack/Roti Merk Coy: 15 dus (900 bungkus)


Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, menyerahkan bantuan ini secara simbolis kepada Kepala Desa Bandar Agung, Sapriyadi, didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Fuji Sukamto.


Bantuan kemudian didistribusikan langsung ke masing-masing posko pengungsian di bawah koordinasi kepala dusun setempat.


Selain menyalurkan bantuan, suasana di pengungsian juga dipenuhi kehangatan dengan kehadiran para polisi wanita (Polwan) dari Polres Lampung Selatan. Mereka menyambangi tenda-tenda pengungsi, khususnya tempat anak-anak berkumpul.


Dengan senyum ceria, para Polwan menyapa dan menghibur anak-anak yang terdampak bencana. Beberapa anak tampak malu-malu, tetapi segera larut dalam keceriaan saat Polwan memberikan bingkisan makanan ringan.


 "Ayo, siapa yang suka roti? angkat tangan!" ujar salah satu Polwan, membuat anak-anak antusias. Gelak senyum ceria menghangatkan sudut pengungsian, menghadirkan suasana yang lebih hangat dan penuh harapan di tengah kesulitan yang mereka alami. Para orang tua yang melihat momen ini pun tersenyum lega, merasa anak-anak mereka mendapat perhatian lebih dari para petugas.


Kapolres Lampung Selatan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Lampung Selatan terhadap masyarakat yang terdampak bencana. 


"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan menjadi bentuk dukungan moral agar mereka tetap semangat dalam menghadapi musibah ini," ujarnya.


Warga yang menerima bantuan mengungkapkan rasa syukur dan berharap adanya perhatian lebih lanjut, khususnya terkait pemulihan pasca-banjir. "Alhamdulillah, kami terbantu pak kapolres" ujar seorang ibu sambil menggendong anaknya.


Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat yang terdampak dapat segera bangkit Kembali, kehadiran Polwan Polres Lampung Selatan di tengah para pengungsi juga diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi warga, terutama anak-anak, agar tetap kuat dalam menghadapi cobaan ini. (Red)

Share:

Walikota Bandar Lampung Temukan Perusahaan Tutup Aliran Sungai


Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana memantau sejumlah aliran sungai yang meluap saat bencana banjir 17 Januari 2025 lalu. Senin 27 Januari 2025, Eva Dwiana bersama rombongan memantau aliran sungai di Kecamatan Teluk Betung Timur dan Kecamatan Sukabumi. 


Di kecamatancaman Teluk Betung Timur, Eva menyebutkan akan memperbaiki bronjong dan melakukan Normalisasi Sungai.


"Ada puluhan bronjong yang akan dibuat oleh Pemkot. Pemasangan bronjong dilakukan secara bertahap tahun ini," jelas Eva Dwiana. 


Dikecamatan Sukabumi Bunda Eva sapaan akrab Walikota Eva Dwiana menyisiri aliran sungai dan masuk kepemukiman padat penduduk di kelurahan Way Laga.


"Ini salahsatu penyebab banjir, aliran sungainya tertutup oleh Perusahaan Putra Bali. Kita akan segera meminta untuk melakukan pembongkaran panel beton yang menutup saluran air," tambah Eva Dwiana. 


Selain itu Eva menambahkan pembangunan Embung juga menjadi solusi untuk menampung air Hujan. 


"Kita perlu kerjasama dengan pak Gubernur, untuk rencana pembangunan Embung di pesawaran dan Lampung Selatan," tutup Eva. (rls)

Share:

Polisi Tindak Tegas Balap Liar di Tanjung Bintang : 20 Motor Diamankan


Lampung Selatan - Menanggapi keluhan masyarakat atas aksi Balap liar yang mengganggu ketenangan dan membahayakan pengguna jalan, Polsek Tanjung Bintang bertindak cepat untuk menggiring pelaku balap liar di Jalan Desa Galih Lunik, Kecamatan Tanjung Bintang. Senin, 27 Januari 2025 pukul 17.30 WIB. 


Kapolsek Tanjung Bintang, Kompol Samsari menjelaskan pihaknya menggelar penertiban di Jalan Desa Galih Lunik, Kecamatan Tanjung Bintang karena membahayakan pengguna jalan dan menggangu aktivitas warga sekitar.


“terhadap pelaku balap liar ini berhasil mengamankan 20 sepeda motor yang diduga digunakan untuk ajang balap liar di sekitar fly over Desa Serdang” lanjut Kapolsek 


Semua kendaraan tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Tanjung Bintang untuk dilakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan. Selain itu, para pemuda yang terlibat akan diberikan pengarahan dan pembinaan untuk mencegah aksi serupa di masa mendatang.


Kapolsek Tanjung Bintang, Kompol Samsari, menyatakan bahwa tindakan tegas ini merespons keresahan masyarakat. “Para pelaku balap liar kami arahkan untuk mendorong kendaraannya ke Polsek sebagai efek jera. Kami juga akan memanggil orang tua mereka untuk ikut memberikan pembinaan” ujarnya. 


Kompol Samsari juga mengimbau agar orang tua lebih memantau anak-anaknya dalam menggunakan kendaraan bermotor. “Penanggulangan sejak dini sangat penting untuk mencegah perilaku yang dapat mengganggu ketertiban umum, apalagi yang menjurus ke tindakan kriminal,” tambahnya.


Langkah ini juga memberikan edukasi penting kepada masyarakat terkait bahaya balap liar, dengan melibatkan orang tua dalam proses pembinaan, diharapkan pengawasan terhadap anak-anak remaja dapat lebih efektif dilakukan.


Untuk memastikan keberlanjutan upaya ini, dibutuhkan sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum. Kampanye kesadaran oleh semua pihak, patroli rutin, serta penindakan tegas harus terus dilakukan agar balap liar tidak lagi menjadi ancaman bagi keselamatan publik. (Red)

Share:

Libas Indonesia Salurkan Bantuan pada Korban Banjir Lampung Selatan


Lampung Selatan - Laskar Inti Bersatu Antar Suku (LIBAS) INDONESIA menyerahkan bantuan Sosial berupa bahan makanan, sembako kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, pada Senin (27/001/2028).


Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung Oleh Khoidir Husni selaku Ketua Umum Libas Indonesia, Jhoni Noviansyah, S.H, selaku Sekjen Libas Indonesia dan Sunandar selaku Wakil Ketua 2 Libas Indonesia, beserta jajaran anggota Libas Indonesia lainnya.


Penyerahan bantuan tersebut diterima langsung di Posko bantuan oleh Bapak Sapriyadi selaku Kepala Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, beserta jajarannya dan diserahkan secara simbolis kepada masyarakat yang terkena dapat bencana banjir.


Khoidir Husni selaku Ketua Umum Libas Indonesia menyampaikan, Bantuan ini kami serahkan kepada masyarakat Desa Bandar Agung, dimana Libas Indonesia sebelumnya sudah melakukan penggalangan dana di beberapa titik wilayah Kabupaten Lampung Selatan.


“Kami dari LIBAS INDONESIA, turut prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita yang ada di wilayah Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan ini. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan memberikan semangat kepada kita semua,” ujar Khoidir Husni. 


Ditempat yang sama, Jhoni Noviansyah, S,H selaku Sekretaris Jenderal LIBAS INDONESIA juga mengatakan, bahwa ini ada sebuah kegiatan positif dan bentuk kepedulian kami dari LIBAS INDONESIA dalam menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, salah satunya terhadap saudara kita yang terkena dampak musibah banjir yang ada di wilayah Desa Bandar Agung. Dan apapun kegiatan sosial lainnya di seluruh masyarakat yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia, sesuai dengan kemampuan kami dari Libas Indonesia.


“Ini adalah sebuah bentuk kekompakan dan kebersamaan dalam kepedulian kami Libas Indonesia, demi kemanusiaan untuk bisa saling membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana banjir di wilayah Provinsi Lampung,” terangnya.


“Kepada seluruh jajaran anggota LIBAS INDONESIA, harus tetap semangat dan saling bahu membahu untuk saling membantu dalam kebaikan dan bisa bersinergi dengan baik terhadap masyarakat maupun Pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan,” tambahnya.


Ditempat yang sama, Supriyadi, Kepala Desa Bandar Agung Kecamatan Sragi, menyampaikan ucapan rasa terima kasih yang mendalam, atas bantuan dan kepedulian dari LIBAS INDONESIA, dengan adanya bantuan sembako ini sangat berarti bagi warga kami, karena memang saat ini masih kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokok utama dalam situasi bencana banjir ini.


“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada LIBAS INDONESIA, atas bantuan sembako yang sudah diserahkan untuk memenuhi kebutuhan warga kami, semoga bantuan ini bisa meringankan beban warga kami yang terdampak banjir,” ucapnya.


Dilokasi yang berbeda saat di konfirmasi, H.M. Hazizi, S.E, Anggota DPRD Provinsi Lampung dan juga sebagai Dewan Pembina LIBAS INDONESIA, Menyampaikan, Sangat mendukung penuh dan apresiasi kegiatan yang dilaksanakan LIBAS INDONESIA untuk membantu seluruh masyarakat yang terkena musibah bencana alam di Provinsi Lampung.


“Harapan kita semoga bencana banjir yang menimpa saudara-saudara kita bisa segera cepat surut dan pulih, agar bisa melaksanakan rutinitas seperti biasa,” katanya.


“Dan tidak lupa juga tetap menjaga kesehatan dan selalu berdoa agar kita selalu dalam lindungan Allah SWT,” ucapnya.


“Terakhir, kepada seluruh jajaran Libas Indonesia, tetap semangat, terus berbuat baik dan melakukan yang bermanfaat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (Red)

Share:

Pentas Seni Tradisional Srawung Seni Sawah di Desa Triharjo Meriah


Lampung Selatan - Gelaran pentas seni tradisional Srawung Seni Sawah di Desa Triharjo, Kecamatan Merbau mataram, Lampung Selatan berlangsung meriah.


Puncak pentas seni tersebut digelar dan berlangsung di bawah pohon Merbau terbesar di Provinsi Lampung pada Minggu 26 Januari 2025.


Kemeriahan kian pecah tatkala Bupati dan Wakil Bupati terpilih Radityo Egi Pratama – M. Syaiful Anwar hadir guna menyaksikan kegiatan tersebut.


Bahkan Wakil Gubernur Lampung Terpilih Jihan Nurlaila juga duduk bersama masyarakat menyaksikan penampilan para penyaji seni yang cukup menakjubkan.


Para penyaji seni itu bahkan ada yang berasal dari luar negeri seperti Jepang, Meksiko dan Ekuador.


Adapun perform dari lokal berasal dari daerah Solo, Klaten, Magelang, Semarang, Tuban, Malang, Purbalingga, Indramayu, serta beberapa SD, SMP, SMA di Lampung.


Kegiatan itu diinisiasi oleh seniman tari Agus Gunawan bersama Komunitas Anak Sawah Merbau Mataram.


Dan kepanitiaan dibantu oleh Pemdes Desa Triharjo dan Karang Taruna, serta mendapat dukungan pecinta budaya sekaligus Anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi Partai Gerindra H. Dwi Riyanto.


Dwi Riyanto mengatakan gelaran Srawung Seni Sawah bertujuan untuk menjadikan acara tersebut sebagai event wisata budaya tahunan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.


Ia mengatakan, selain sebagai tontonan dan sarana untuk menampilkan bakal dan kreatifitas generasi muda, kegiatan itu diharapkan bisa menjadi wadah generasi muda untuk meningkatkan literasi dan edukasi.


"Mudah-mudahan bisa memberikan edukasi kepada anak dan generasi penerus tentang kearifan lokal dalam memperlakukan alam,” kata Dwi Riyanto kepada Tiga Pena Indonesia.


Dwi yang dijuluki Dewan Konco Yasinan itu memang merupakan salah satu tokoh masyarakat yang mencintai seni dan budaya. (Is) 

Share:

Rem Blong, Fuso Muatan Tepung Terguling di Pintu Masuk Pelabuhan Bakauheni


Lampung Selatan  - Insiden kecelakan akibat rem blong, kembali terjadi di pintu masuk loket Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Provinsi Lampung pada Senin (27/01/2025).


Peristiwa in terjadi pada truk Fuso yang bermuatan tepung bernomor polisi BE 8249 OU dari arah Bandar Lampung menuju Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.


"Iya benar, tadi sekitar pukul 09.50 WIB ada sebuah trus Fuso bermuatan tepung mengalami rem blong tak bisa dikendalikan," kata Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Polres Lampung Selatan, AKP Firman Widyaputra


Akibatnya, kendaraan truk fuso itu menabrak tiang pembatas penunjuk jalan hingga menyebabkan fuso berwarna hijau itu terbalik.


Ia mengatakan, Truk Fuso yang mengalami rem blong tersebut, melaju dari arah Bandarlampung menuju Pelabuhan Bakauheni dengan menggunakan jalan Tol Trans Sumatera.


Ia menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun suasana arus lalulintas sempat padat di area pintu masuk pelabuhan Bakauheni.


"Dari pengakuan driver dari kilometer satu sudah mengalami rem blong karena sudah kehabisan angin, sehingga truk susah dikendalikan dan sampai ke seaport sopir banting ke arah kirik atau ke arah tol get eksekutif sehingga menabrak tiang pembatas petunjuk jalan eksekutif dan akhirnya terguling," ujarnya.


Kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi untuk mengurangi kemacetan di jalur menuju Pelabuhan Bakauheni.(is) 

Share:

SPPN VII Apresiasi Eksekusi Sidosari, Minta Tidak Ada Provokasi

                                                                   


BANDAR LAMPUNG--- Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPPN) VII menyatakan apresiasi terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan PTPN I Regional 7. Proses eksekusi terhadap aset negara berupa lahan di Desa Sidosari yang berlangsung 31 Desember 2024 sampai 13 Januari 2025 adalah bukti komitmen Perusahaan untuk menjaga wibawa negara sekaligus menyelematkan masyarakat dari kesesatan langkah. Oleh karena itu, SPPN VII mendukung manajemen dan meminta parapihak untuk menjaga muruwah hukum dan kebenaran.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum SPPN VII Sasmika DS Bersama pengurus inti di Bandar Lampung, Ahad (26/1/25). SPPN VII merasa perlu membuat pernyataan ini sebagai merespons terhadap masih adanya beberapa provokasi. Beberapa pihak, kata Sasmika, masih berupaya melakukan propaganda dengan menyiarkan potongan-potongan video dan pernyataan-pernyataan dari tokoh yang mengomentari proses hukum pascaeksekusi Sidosari.
“Kami sebagai organisasi pekerja PTPN menyatakan upaya hukum yang dilakukan PTPN I Regional 7 sudah sangat tepat. Semua tahapan dilakukan sesuai prosedur dari awal hingga eksekusi. Hukum adalah pilar utama dalam tatanan kita bernegara. Jadi, ini bukan hanya soal penyelematan aset, tetapi menjaga kehormatan negara dan wibawa hukum sekaligus menyelamatkan masyarakat ke jalan yang benar,” kata Sasmika DS didampingi Sekjen Johanes.
Proses hukum yang berjenjang dan berlangsung secara damai dalam menyelamatkan aset seluas 75 hektare dalam HGU No.16/1997 milik PTPN I Regional 7, menurut Sasmika sudah sangat bijak. Terlebih dengan kebijakan manajemen yang memberi bantuan kepada para okupan yang telanjur tertipu mafia tanah, yakni memberi uang kost, menyediakan tukang, mengantar pulang, dan bantuan lainnya adalah aspek yang harus diapresiasi.
“Kalau secara hukum putusan itu tanpa syarat. Artinya, PTPN I Regional 7 tidak ada kewajiban hukum untuk memberi berbagai bantuan itu. Tetapi dengan rasa kemanusiaan, mereka masih tetap kita bantu dan kami hormati hak-haknya. Oleh karena itu, kalau masih ada propaganda bahkan memprovokasi pascaeksekusi itu, bahkan dengan narasi negatif, kami sangat menyayangkan,” tambah dia.
Tentang relasi SPPN VII dengan Manajemen PTPN I Regional 7, Sasmika menyebut tidak terpisah. SPPN VII, kata dia, adalah organisasi karyawan PTPN yang nota bene merupakan organ utama dalam menjalankan operasional Perusahaan sekaligus mendapat manfaat penghasilan dari Perusahaan. Dalam konteks pembelaan SPPN VII kepada Perusahaan, memiliki kewajiban utama.
“SPPN VII itu wakil karyawan yang akan menjembatani kepentingan pekerja dalam hubungannya industrial dengan Perusahaan. Aspirasi karyawan disalurkan lewat SPPN VII. Oleh karena itu, kami sangat punya kepentingan untuk menjaga Perusahaan karena kami mendapat rezeki dari sini. Jadi, kalau ada yang akan merongrong, bahkan merebut aset perushaan, kami pasang badan. Tidak akan kami biarkan sejengkal asetpun yang boleh direbut secara ilegal. Kami harap semua pihak menghormati hukum,” kata dia.
Secara umum, eksekusi lahan yang saat ini dikelola Unit Kerja Kebun Rejosari itu berlangsung lancar. Beberapa insiden yang terjadi di lapangan, menurut Sasmika, adalah dramatisasi dari beberapa pihak yang berupaya melawan putusan hukum tetapi dengan alas yuridis yang tidak bisa diterima. Ia juga menyayangkan beberapa statemen yang menggunakan dalil-dalil agama tanpa mengetahui fakta yang sebenarnya.
“Kami juga sangat berharap pascaeksekusi ini masyarakat di lingkungan Perusahaan turut menjaga aset negara ini. Karena, secara langsung atau tidak langsung, keberadaan PTPN di suatu wilayah tetap memberi manfaat positif secara ekonomi. Tenaga kerja terserap, dan ada putaran ekonomi yang lebih baik,” tambah Sasmika.
Sementara itu, Ketua Harian FKPPIB Rafly juga menyatakan hal senada. Organisasi anak-anak karyawan BUMN ini menyebut proses eksekusi sempat diwarnai drama yang telah diskenariokan oleh para penggerak dari kubu mafia tanah.
“Kami ikut mengawal dan menyaksikan langsung bagaimana drama itu dimainkan. Jadi, semua itu sudah diskenariokan sehingga seolah-olah ada kekerasan, ada intimidasi, ada penindasan, bahkan seolah-olah ada tragedi kemanusiaan. Tetapi kami melihat semua drama itu ada dalam skenario mereka, termasuk memanfaatkan emak-emak dan anak-anak. Kalau kita cuma ngeliat potongan-potongan video lalu berkomentar, ya pasti bias,” kata dia.
Ia meminta peristiwa hukum yang sudah berjalan dan berakhir dengan tegaknya keadilan tidak dibawa ke ranah sensitif lain. “Semua pihak punya hak, tetapi sebaiknya tidak usah diseret-seret ke wilayah-wilayah ideologi yang sensitif. Bisa berbahaya untuk stabilitas nasional.” (*)

Share:

Warga Kalianda Resah, Ternak Sapi Milik Dua Warga Dicuri


Lampung Selatan, (Kalianda) - Lagi-lagi warga digegerkan dengan kehilangan 2 ekor ternak sapi, yang mana 2 ekor sapi yang dicuri itu, 1 ekor milik Samsul (38) dan 1 ekor milik Nirwansah (40). Kedua korban pencurian itu adalah warga Dusun 6, Desa Canggu, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.


Korban Nirwansah mengatakan ia pertama kali mengetahui sapinya hilang pada saat akan memberikan pakan waktu azan subuh (04:39). 


"Sewaktu mau ngasih makan. Pas saya lihat kandangnya, sapi tidak ada," kata Nirwansah, Senin (27/1/2025).


Ia menyebut sapi tersebut yang hilang merupakan yakni sapi betina yang sedang hamil, 7 bulan dan yang milik samsul hamil 3 bulan.Dua ekor sapi tersebut berumur sekitar 6 tahun.


Setelah, kedua ekor sapi tersebut hilang, korban langsung memberitahukan kepada para tetangga, dan masyarakat sekitar.


"Beramai-ramai kami melakukan pencarian mengikuti jejak kaki kedua sapi mulai dari kandang hingga sampai di dekat PT Cap 5 kami menemukan jejak lokasi tempat menggangkutnya sapi. Kemungkinan diangkut menggunakan kendaraan oleh kawanan pencuri, " ucapnya. 


Akibat peristiwa tersebut diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta lebih.


Ketua Rt Solihin sudah melaporkan kejadian itu kepada kepala desa Canggu, dan akan lanjut melaporkan kepada kepolisian.


Kepala desa Canggu Syaiful mengimbau kepada warga masyarakat untuk mengaktifkan kembali Siskamling atau Ronda malam.


Selain itu, ia meminta masyarakat untuk lebih waspada dan sering mengontrol kandangnya terutama saat musim hujan karena pencuri biasa melakukan aksinya pada saat hujan turun.(Red)

Share:

Pemkot Bandar Lampung Ajak BBWS dan PT. KAI Normalisasi Sungai

 


Pemerintah Kota Bandar Lampung mengajak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) mesuji sekampung dan PT. KAI bersama melakukan Normalisasi Sungai di Kota Bandar Lampung. Hal itu di sampaikan Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana saat memantau Sungai di Kecamatan Panjang, Minggu 26 Januari 2025.


"Kita melihat sungai sudah mengalami pendangkalan, ini tanggung jawab balai makanya kita mau Kolaborasi. Tadi ada juga sungai dibawah jalur kreta dan perlu di lakukan pengerukan," ungkap Eva Dwiana. 


Selain itu Eva menyebutkan, terdapat juga pelaku usaha yang sengaja membangun tepat di bibir sungai sehingga membuat air tak lancar.


"tadi juga ditemukan ada bangunan yang menyumbat air, nanti itu akan diketahui koordinasikan dan bongkar," tambah Eva Dwiana. 


Eva menyebut terdapat 12 titik aliran sungai yang parah dan perlu dibenahi.


"Kurang lebih ada 12 titik termasuk Panjang dan Teluk Betung, kita akan bergerak cepat untuk merapikannya,"tutup Eva Dwiana. (Rls)

Share:

Ribuan Warga Lampung Selatan Terdampak Banjir Peroleh Bantuan Pangan oleh Pemkab

 


Candipuro – Sebanyak 1.216 KK atau 4.797 jiwa yang terdampak bencana hidrometeorologi banjir di Kecamatan Candipuro, Palas, dan Sragi di Kabupaten Lampung Selatan menerima bantuan pangan.


Bantuan pangan kemanusiaan dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI dan Badan Pangan Nasional itu diberikan kepada masyarakat dari jumlah pemukiman terdampak sejumlah 858 KK atau 3.008 jiwa dan warga yang lahannya terdampak sejumlah 358 KK atau 1.789 jiwa.


Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Asisten Deputi Cadangan Pangan dan Bantuan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI, Sugeng Harmono, S.Hut., M.Si., bersama Bupati Lampung Selatan terpilih, Radityo Egi Pratama, kepada korban terdampak bencana di Kantor Desa Sinar Pasemah, Kecamatan Candipuro, pada Minggu (26/1/2024).


Hadir juga dalam kesempatan itu Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Injti Indriati dan Wakil Bupati Lampung Selatan terpilih, M. Syaiful Anwar serta sejumlah pejabat utama di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.



Pada kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan terpilih, Radityo Egi Pratama mengungkapkan, bencana hidrometeorologi yang menimpa sebagian wilayah di Kabupaten Lampung Selatan juga menyebabkan kerusakan pada lahan pertanian dan infrastruktur desa.


“Lahan yang terdampak kurang lebih seluas 2.500 hektar, yang ada di Kecamatan Candipuro dan Palas. Kami berharap, masyarakat bisa bersabar karena kami juga sedang bekerja keras untuk membantu,” kata Radityo Egi Pratama.


Tak lupa, Radityo Egi Pratama juga mengapresiasi dan berterimakasih atas bantuan bahan pokok, seperti beras, minyak goreng, mie instan, serta kebutuhan dasar lainnya yang telah diberikan. Dirinya mengatakan, bantuan tersebut sangat membantu untuk meringankan pemenuhan pangan dasar masyarakat selama masa pemulihan.


“Tentu ini kerja kolaborasi, ini lah tanggung jawab kami dari level pusat, gubenur terpilih hingga bupati terpilih untuk mempercepat pemulihan. Kami bisa merespon cepat karena disupport dari segala pihak,” ujar Radityo Egi Pratama.



Sementara itu, Asisten Deputi Cadangan Pangan dan Bantuan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI, Sugeng Harmono, S.Hut., M.Si., menyampaikan, bantuan itu merupakan komitmen dari pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di tengah situasi darurat.


“Ini mungkin tidak bisa mengganti kerugian tapi mudah-mudahan bisa meringankan dan menjadi obat lara,” kata Sugeng Harmono.


Selain itu, Sugeng Harmono juga menyampaikan terima kasih atas dukungan para mitra yang turut memberikan bantuan, yaitu berupa 10 ton beras CPPD dari Pemprov Lampung, 200 paket sembako dari Bappenas, 10 ton beras premium dari Perum Bulog, serta 5 ton beras, 500 box mie instan, 500 pcs biscuit dari PT Suri Nusantara Jaya.


Kemudian, 2 ton gula dari PT. Guung Madu Plantation dan PT Pemuka Sakti Manis Indah, 5 ton beras dari Perpadi DKI, sembako dari BRI dan Asosiasi Peternak Layer Blitar Raya/BKTNT, telur ayam ras 15 ikat atau 750 kg dari PPN Lampung & Sumsel, 150 kg telur dari GPMT DKI, Jabar, dan Sumbagsel.


Selanjutnya, 300 toples sosis dan 625 kg telur dari PT CPI, 100 paket sembako dari ID Food, 1.000 Kg telur ayam ras, sonice 140 dus, real good 50 ml 140 dus, real good 125 ml 140 dus dari PT Japfa, mie instan 50 karton dari PT Indofood, sembako dari PT Incasi dan 500 karton Bihunku dari FKS.


“Terima kasih kepada semua mitra yang telah mendukung dan turut memberikan bantuan untuk para korban terdampak. Maaf apabila yang kami berikan belum memenuhi keinginan bapak ibu, semoga bisa sedikit membantu,” kata Sugeng Harmono. (Red)

Share:

Lagi, Oknum Petugas UPPKB Way Urang Lempar Truk Hingga Kaca Pecah


Lampung Selatan – Dugaan tindakan premanisme kembali terjadi di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Way Urang, Kalianda, Lampung Selatan. 

Sebuah truk yang melintas dari arah Bakauheni menuju Bandar Lampung diduga dilempari oleh petugas hingga kaca depannya pecah. Insiden tersebut terjadi karena sopir diduga enggan memasuki pos pemeriksaan dan mempercepat laju kendaraan.


Akibat pelemparan tersebut, sopir mengalami kerugian hingga Rp 2 juta dan terpaksa menghentikan kendaraannya di tengah perjalanan. Publik mengecam keras tindakan ini, yang dinilai tidak hanya arogan tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.


Tindakan serupa juga pernah terjadi tiga bulan sebelumnya. Saat itu, petugas melempar truk dengan traffic cone, dengan dalih sopir membahayakan keselamatan petugas. Namun, publik menilai bahwa tindakan fisik seperti ini tidak dapat dibenarkan, apapun alasannya.


Saat dikonfirmasi, Komandan Regu UPPKB Way Urang, Junaidi mengaku tidak mengetahui detail kejadian karena regunya baru saja berganti sift. Sementara itu, Komandan Regu Ahmad Nasution membenarkan insiden tersebut telah diselesaikan secara damai.


“Kami dan pemilik kendaraan sudah menyelesaikan masalah secara kekeluargaan melalui berita acara perdamaian. Kami juga telah memberikan dana Rp 2 juta untuk perbaikan kendaraan. Terima kasih,” ujar Ahmad melalui pesan WhatsApp, Sabtu (25/1). 


Meski demikian, publik menilai tindakan ini tidak cukup. Penyelesaian secara kekeluargaan dianggap hanya solusi jangka pendek tanpa mencegah kejadian serupa. Masyarakat mendesak pihak terkait untuk memberikan sanksi tegas kepada oknum petugas dan meningkatkan pengawasan di lapangan.


Insiden yang terus berulang ini memperburuk citra UPPKB Way Urang dan menimbulkan pertanyaan: Apakah premanisme sudah mengakar di instansi tersebut? Publik kini menunggu langkah tegas dari pihak berwenang. (Is) 

Share:

Bunda Eva Janji Perbaikan Rumah Rusak Akibat Banjir

 


Bandar Lampung- Pemerintah Kota Bandar Lampung saat ini masih melakukan Pendataan rumah warga yang rusak akibat bencana banjir 17 Januari 2025 lalu. Hal itu disampaikan Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana saat memantau kondisi warga di Kecamatan Panjang Sabtu 25 Januari 2025.


"Kami masih melakukan pendataan rumah yang rusak akibat bencana banjir, tadi kita lihat kondisi kerusakannya. Nanti di hitung dan akan kita bangun tembok yang rusak," Ujar Eva Dwiana. 


Eva menyebutkan di kelurahan waylunik terdapat rumah warga yang berdiri di atas aliran sungai, sehingga membuat arus tak lancar.


"Tadikan lihat ada rumah yang berdiri diatas sungai, dapurnya roboh. nah itu nanti kita akan bangun tapi gak boleh berada di bibir sungai," jelas Eva Dwiana. 


Selain itu Eva Dwiana juga menemukan sungai di kelurahan waylunik yang kondisikan sudah mengalami pendangkalan. 


"Kita akan segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji-Sekampung meminta bantuan untuk melakukan Normalisasi," Jelas Eva Dwiana. (Rls)

Share:

Bupati Lampung Selatan Terpilih Miliki Empat Program Unggulan


Lampung Selatan - Berdasarkan pantauan jejak Digital dalam usainya Pilkada serentak 2024, kini dimenangkan dengan Radityo Egi Pratama dan Muhammad Syaiful Anwar (Egi-Syaiful) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan (Lamsel) pada periode 2025-2030.


Dengan begitu, Egi-Syaiful memiliki Program Prioritas. Yakni empat (4) Program Prioritas Seratus (100) hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan Terpilih adalah sebagai berikut;


1.Insprastruktur

Pembangunan Insprastruktur


Diakui Egi menjadi aspirasi mayoritas Masyarakat di Lampung Selatan, saat dirinya berkeliling ke Desa-desa dan Kecamatan saat berkampanye.


2.Pelayanan Administrasi Masyarakat


Pelayanan administrasi ini, juga menjadi isu yang digaungkan oleh Masyarakat dan jarak tempuh menjadi hal yang harus tersampaikan.


Sebab, untuk masyarakat yang berada di Kecamatan Natar,Jati Agung,Tanjung Bintang dan sekitarnya, harus tetap mendatangi pusat Pemerintahan, yaitu di Kalianda Lampung Selatan.


3.Singkronisasi Program Pusat


Tiga program yang bakal di relevankan dengan kebijakan adalah tentunya di daerah Lampung Selatan, yakni Ketahanan Pangan,Ketahanan Energi dan Hirilisasi.


Sehingga pihak nya akan mendorong sektor ketahanan pangan melalui Panen Raya.


4.Guru Honorer


Radityo Egi Pratama menyatakan bahwa pihaknya akan secara intens berkomunikasi dengan kementerian terkait, dalam upaya mengurangi jumlah guru honorer yang belum terealisasi, dan secara bertahap. (*)

Share:

Andika Wibawa Sosialisasikan PIP dan WK di Sukadanaham

 


Bandarlampung - Menjaga dan merawat Pancasila merupakan kewajiban setiap warga negara Indonesia, bukan hanya tugas aparat pemerintah. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Andika Wibawa, saat melaksanakan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Sukadanaham, Tanjung Karang Barat, pada Sabtu (25/1).


Dalam acara tersebut, Andika yang juga anggota Fraksi Gerindra Lampung menekankan pentingnya masyarakat untuk selalu menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, meski dalam keberagaman suku, ras, agama, dan budaya.


“Nilai-nilai Pancasila harus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Artinya, kapanpun dan dimanapun kita berada, kita harus menjaga nilai-nilai seperti gotong royong, toleransi, dan kerukunan,” ujar Andika.


Anggota Komisi V DPRD Lampung ini juga mengingatkan agar masyarakat menjaga kerukunan antar suku, budaya, dan agama serta menghindari paham yang bertentangan dengan Pancasila, seperti radikalisme dan terorisme. Menurutnya, radikalisme dan terorisme bukan hanya musuh negara, tetapi juga musuh agama, karena tidak ada agama yang membenarkan paham tersebut.


Pancasila, lanjut Andika, merupakan dasar negara yang menjadi patokan untuk keberlangsungan hidup berbangsa di tengah arus globalisasi. Nilai-nilai Pancasila juga penting sebagai pemersatu bangsa Indonesia dan membentuk karakter generasi penerus bangsa.


“Sebagai warga negara Indonesia, kita wajib memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila serta empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya seperti dilansir lampung way. 

Share:

Radityo Egi Pratama Apresiasi Gebyar Karang Taruna Lampung Selatan 2025


Kalianda– Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan sukses menggelar Gebyar Karang Taruna 2025, di Lapangan Cipta Karya, Kalianda.


Gelaran yang merupakan bagian dari HUT Karang Taruna itu ditutup dengan acara Malam Grand Final Pemilihan Muli-Mekhanai Lampung Selatan 2025, Jumat malam (24/1/2025).


Selain pemilihan Muli-Mekhanai Lampung Selatan, acara Gebyar Karang Taruna 2025 yang telah berlangsung selama sepekan itu juga digelar pameran dan hiburan rakyat.


Malam Grand Final tersebut juga nampak dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan terpilih, Radityo Egi Pratama-M. Syafiful Anwar, Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan serta tamu undangan lainnya.


Pada kesempatan itu, Radityo Egi Pratama mengapresiasi semua ide, gagasan dan inovasi yang tertuang dalam kegiatan Gebyar Karang Taruna Lampung Selatan tersebut. 


Bupati Lampung Selatan terpilih yang biasa disapa Egi itu mengatakan, Karang Taruna merupakan garda terdepan dalam upaya pelestarian seni budaya yang ada di Lampung Selatan. 


Karena menurutnya, Karang Taruna telah berinisiatif melaksanakan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat untuk membangkitkan kembali minat keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya lokal.


"Secara tidak langsung, kegiatan ini mempromosikan wisata dan budaya yang menjadi satu.  Acara-acara seperti ini harus kita dukung demi melestarikan budaya kita sekaligus mempromosikannya," kata Egi saat memberikan kata sambutan.


Oleh karena itu, Egi berpesan kepada seluruh pemuda-pemudi Lampung Selatan untuk berani kritis dan berani mengeluarkan ide-ide dan gagasan demi kemajuan Lampung Selatan.


"Mari kita bersama-sama berani mengeluarkan ide-ide dan gagasannya demi untuk kemajuan Kabupaten Lampung selatan kedepan," pesannya.


Egi juga menyampaikan, bahwa dirinya akan mendukung kegiatan Karang Taruna kedepan agar dapat rutin dilaksanakan. Dimana, melalui kegiatan itu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi pemuda-pemudi dalam mengembangkan potensi daerah.


"Jadi nanti ke depan pemerintah daerah akan mensupport. Kita bikin acara yang lebih bagus, kita bikin acara yang lebih rutin. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak muda jadi lebih kreatif dan lebih mengenal budaya. Jadi ini adalah acara yang positif, untuk itu pemerintah harus hadir dan mendukung kegiatan positif seperti ini," kata Egi. (Nsy)

Share:

PAD Tahun 2024 Gagal Capai, DPRD Lampung Minta Bapenda Optimalkan Pendapatan

 


Bandar Lampung – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Lampung pada tahun 2024 gagal mencapai target. Berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P), target PAD telah ditetapkan sebesar Rp 5,1 triliun. Namun, data dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menunjukkan bahwa realisasi PAD hanya mencapai Rp 3,3 triliun.


Anggota Komisi III DPRD Lampung sekaligus Wakil Ketua Umum KADIN Provinsi Lampung, Munir Abdul Haris, menyayangkan pencapaian ini yang jauh dari target. Menurutnya, rendahnya realisasi PAD menyebabkan defisit anggaran dan tunda bayar, yang membebani kinerja pemerintahan daerah.


“PAD Lampung sangat kecil, sementara belanja daerah terus meningkat. Kondisi ini dapat menyebabkan stagnasi pembangunan dan menghambat roda pemerintahan,” ujar Munir dalam wawancara pada jum'at (23/01/2025).


Munir menyoroti lemahnya pengelolaan dan penagihan pajak sebagai penyebab utama gagalnya pencapaian target PAD.


“Objek pajak utama seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Air Permukaan (PAP), Pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB), Pajak Rokok, opsen Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), retribusi, hingga dividen dari Bank Lampung dan bagi hasil tambang migas South East Sumatra (WK SES) atau PI 10%, masih belum mencapai potensi maksimal,” tegasnya.


Lampung Tertinggal dari Provinsi Tetangga


Munir juga membandingkan kinerja PAD Lampung dengan provinsi tetangga seperti Banten dan Sumatera Selatan. Ia menilai, dengan potensi ekonomi yang hampir setara, pencapaian Lampung jauh tertinggal.


“Lampung memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, dan industri. Namun, target PAD 2024 hanya tercapai Rp 3,3 triliun, sedangkan Banten mampu meraih Rp 8,6 triliun,” jelas Munir.


Ia juga mencermati perbandingan APBD ketiga provinsi tersebut. APBD Banten mencapai Rp 11,6 triliun, Sumatera Selatan Rp 11,2 triliun, sementara Lampung hanya Rp 8,6 triliun.


“Ini menjadi catatan penting bagi kita semua. Lampung harus segera berbenah agar tidak semakin tertinggal,” tambahnya.


Munir menyoroti bahwa Pemprov Lampung telah menurunkan target PAD tahun 2025 menjadi Rp 4,1 triliun setelah kegagalan tahun 2024. Namun, ia mengingatkan agar langkah efisiensi anggaran tetap diimbangi dengan optimalisasi pendapatan untuk menopang APBD dan menghindari defisit.


Kolaborasi untuk Meningkatkan Pendapatan


Sebagai solusi, Munir mendorong pentingnya kolaborasi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan, khususnya dari sektor pajak.


“Komisi III siap menjadi mitra strategis dalam upaya optimalisasi pendapatan daerah. Kita perlu memastikan objek pajak yang selama ini macet atau terindikasi bocor dapat dimaksimalkan,” ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa rendahnya pendapatan daerah akan berdampak signifikan terhadap pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Lampung.


“Jika masalah ini terus dibiarkan, pembangunan di Lampung hanya akan bersifat tambal sulam. Apalagi, pemerintah pusat berencana memangkas dana transfer ke daerah sebesar Rp 50,59 triliun,” ungkap Munir.


Munir berharap Pemprov Lampung segera meningkatkan kinerjanya agar fondasi ekonomi dan pembangunan daerah menjadi lebih kuat di masa mendatang.(Bust)

Share:

Usai Mubes, Ketua KJHLS Gelar Rapat Formatur


Lampung Selatan (Kalianda) - Usai digelarnya Musyawarah Besar (Mubes) Komunitas Jurnalis Harian Lampung Selatan (KJHLS) ke-VIII tahun 2025, beberapa waktu lalu, kini organisasi profesi jurnalis tersebut menghelat acara rapat Formatur guna membahas struktur pengurus harian dan program kerja selama empat tahun kedepan.


Acara yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam di Lamban Panggung Resto, Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) tersebut merumuskan beberapa hasil nota kesepakatan, termasuk pembahasan yang belum diatur dalam Angggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KJHLS periode tahun 2025-2029.


Ketua Umum (Ketum) terpilih Randi Fatra mengungkapkan pentingnya acara tersebut guna menjaga silaturahmi untuk menambah kesolidan kembali antar anggota.


“Selain bersilaturahmi, kita juga menyusun Program Kerja (Prokja) baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang,” ungkapnya sesuai acara berlangsung, pada Jum’at (24/1/2025).


Bung Randi sapaan akrabnya juga menyebut akan ada transformasi dari formasi yang sudah direncanakan dari awal ia menahkodai organisasi yang sudah berusia 13 tahun tersebut.


“Untuk formasi kepengurusan yang baru masih kita susun. Kita tidak mau gegabah dalam memutuskan suatu hal, harus dengan pertimbangan-pertimbangan yang matang agar roda organisasi berjalan dengan maksimal,” ucapnya.


“Semoga dengan adanya kekompakan serta rumusan yang baik ini, akan membawa KJLS lebih baik dan semakin axis lagi kedepannya,” tandasnya. (Red)

Share:

Waspada DBD, PTPN I Reg.7 Donor Darah Massal

 


BANDAR LAMPUNG--- Merespons peringatan Pemerintah untuk mewaspadai endemi demam berdarah dengue (DBD), PTPN I Regional 7 menggelar donor darah massal. Di Kantor Regional 7 Bandar Lampung, aksi sosial kemanusiaan ini dilaksanakan Jumat (24/1/25). Sebanyak ?? kantong darah terkumpul dari karyawan Kantor Regional, Kebun Way Berulu, Kebun Way Lima, dan Kebun Kedaton.

Senior Executive Vice President (SEVP) Business Support PTPN I Regional 7 Bambang Agustian mengatakan, di musim hujan saat ini, angka penderita DBD menunjukkan kenaikan. Hal ini harus diwaspadai dengan mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan buruk dalam penanganan pasien. Salah satu aspek krusial dalam penanganan DBD adalah ketersediaan darah untuk transfusi ke pasien.

"Berita tentang kenaikan pasien DBD di rumah sakit saat ini sedang menjadi perhatian. Bahkan, beberapa daerah telah menetapkan sebagai KLB (kejadian luar biasa) karena jumlahnya melebihi ambanag toleransi. Dan hal yang sangat krusial ketika KLB terjadi adalah ketersediaan darah di PMI. Oleh karena itu, kegiatan donor tiga bulanan ini kami majukan sedikit sebagai uoaya antisipasi," kata Bagus,  sapaan akrabnya usai ikut mendonorkan darahnya di GSG Kolaboratif PTPN I Regional 7.

Donor darah di PTPN I Regional 7 mengusung tagline "Berikan Darah, Berikan Cinta." Tema ini diulas Bagus dengan menyebut donor darah sebagai filantropi bernilai dunia akhirat. Dari sisi kesehatan fisik, kata dia, donor darah akan membuang darah kotor dan secara generatif akan diproduksi darah baru yang lebih bersih sehingga memberi efek tubuh lebih sehat. Selain itu, beberapa jenis penyakit akan terkontrol dengan donor darah secara rutin.

"Nah, kalau dari sisi kemanusiaan dan relijiusitas, ya pasti donor darah ini sangat baik. Darah ini untuk membantu sesama yang sedang sakit, ya pasti orang yang tertolong akan sangat berterima kasih, dong. Pasti kita juga dapat pahala. Tetapi yang pasti, donor darah ini kan kita nggak keluar uang atau apa. Jadi, tingkat keikhlasannya lebih baik," kata dia.

Kepada seluruh karyawan, Bagus mengajak untuk membiasakan diri berdonor darah. Selain bonus sehat dan pahala, tambah dia, donor darah juga menyambung rasa kepekaan dan kepedulian yang tinggi.

"Ayolah kita biasakan donor," kata dia.

Ketua Tim UTD PMI Bandar Lampung yang melakukan pengambilan darah di PTPN I Regional 7 dr. Eko Budi Susanto menyatakan apresiasinya kepada perusahaan BUMN ini. Ia mengakui, PTPN I Regional 7 adalah salah satu entitas yang sangat aktif dan rutin melakukan donor darah massal.

Pada donor darah kali ini, Eko mengaku pihaknya lebih mengintensifkan donor darah dari berbagai komunitas untuk berjaga-jaga kemungkinan banyaknya kasus DBD. Meskipun demikian, kata dia, hingga saat ini belum terjadi lonjakan permintaan darah di Bandar Lampung.

"Untuk saat ini memang belum ada lonjakan permintaan darah di Bandar Lampung, tetapi kita tahu di musim hujan begini kan ada potensi DBD cukup tinggi. Mudah-mudahan tidak terjadi  tetapi kalau terjadi, kami sudah antisipasi," kata dia. (*)

Share:

Pemkot Bandar Lampung Salurkan Dokumen Kependudukan pada Warga Korban Banjir


Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyalurkan dokumen kependudukan milik warga terdampak banjir pada, jum'at 17  januari 2025 lalu. 


Dari informasi yang berhasil dihimpun awak media Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berupaya memperbaiki Wilayah yang terdampak pasca banjir, mulai dari pembersihan, menyalurkan bantuan bahan pokok, hingga kesehatan, serta perbaikan dokumen kependudukan.


Disamapaikan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandar Lampung Febriana menjelaskan, berdasarkan intruksi Ibu Wali Kota Eva Dwiana, pihaknya diminta untuk turun ke lokasi mendata warga yang mengalami kehilangan dokumen kependudukan ataupun kerusakan saat bencana alam terjadi.


Hasilnya, kurung lebih 80 dokumen yang telah disalurkan ke masyarakat yang terdampak banjir Jumat pekan lalu.


"Ini masihan ada yang di lapangan, melakukan pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), akta kelahiran dan juga Kartu Keluarga (KK)," ujarnya Jumat (24/1/2025).


Febriana mengimbau kepada masyarakat yang dokumennya rusak segera lapor ke RT setempat.


Perbaikan ini sesuai dengan data yang sebelumnya, karena apabila diinginkan perubahan data maka akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.


"Jadi jangan khawatir apabila dokumennya rusak atau hilang saat banjir. Kita akan akan membantu dan mempermudah pengurusannya," pungkasnya. (Wan) 

Share:

Kadis Pariwisata Pesawaran Hadiri Panen Mutiara


Bupati Pesawaran diwakili Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Anggun Saputra, bersama Gubernur Lampung terpilih Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri acara panen mutiara di penangkaran The Hurun, Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Jumat (24/1/2025). 

Acara ini bertajuk “Menjaga Keindahan, Melestarikan Warisan” dan diselenggarakan oleh manajemen The Hurun Beach Resort dan Marriot Resort and Spa Lampung.


Penangkaran mutiara ini menjadi satu-satunya lokasi di Provinsi Lampung yang fokus pada budidaya mutiara berbasis lingkungan, sekaligus berkontribusi pada pengembangan ekonomi dan pariwisata kelautan.


Turut hadir dalam acara ini CEO The Hurun Selphie Bong, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Junanto Herdiawan, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Dalam kesempatan tersebut Gubernur Lampung terpilih, Rahmat Mirzani Djausal, mengapresiasi komitmen The Hurun dalam menjaga ekosistem laut dan mengembangkan pariwisata edukasi berbasis kelautan.


“Kegiatan ini tidak hanya melestarikan lingkungan laut tetapi juga memberikan nilai ekonomi tinggi. Mutiara yang dihasilkan dari penangkaran ini memiliki daya saing di pasar global. Kami mendukung pengembangan pariwisata edukasi berbasis kelautan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, akan pentingnya menjaga laut,” ujar Mirza.


Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian laut.


“Lampung memiliki potensi besar untuk menjadi pusat ekonomi dan pariwisata kelautan. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa memaksimalkan potensi ini untuk masa depan,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pesawaran Anggun Saputra, menegaskan bahwa pihaknya siap bersinergi mendukung keberlanjutan budidaya mutiara di kawasan tersebut.


“Kebersihan air laut menjadi faktor utama dalam menghasilkan mutiara berkualitas dunia. Pemkab Pesawaran berkomitmen untuk mendukung program ini sebagai bagian dari rekonstruksi sumber daya alam,” ujarnya.


Penangkaran mutiara di The Hurun membutuhkan waktu empat tahun hingga masa panen. Setelah panen, cangkang mutiara tetap dapat menghasilkan mutiara baru dalam kurun waktu dua tahun, asalkan kualitas air laut terjaga. The Hurun juga berencana membuka program study tour bagi pelajar untuk meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga ekosistem laut.


“Kami berharap penangkaran ini menjadi destinasi wisata baru di Lampung sekaligus contoh nyata bagaimana kelestarian lingkungan laut bisa berjalan berdampingan dengan pengembangan ekonomi,” tutur Anggun.

Share:

Bawaslu: Pilkada Lampung Selatan Sukses


Kalianda, - Ketua Bawaslu Lampung selatan Wazzaki mengatakan peran aktif media masa dan elektronik serta cetak dalam demokrasi sehingga tersampaikan kepada masyarakat Lampung Selatan. 


"Peran media yang salah satunya selalu memberikan dan menyebarkan informasi indukatif dan luas kepada masyarakat, kita menyadari tanpa adanya peran media mungkin hasil-hasil kerja Bawaslu ini mungkin tidak bisa terbaca oleh masyarakat, itulah salah satu peran masyarakat, tanpa kehadiran mereka masyarakat tidak tahu apa yang dikerjakan Bawaslu," kata dia saat membuka secara media gathering ekspose pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan bersama insan jurnalis Lampung Selatan, Jum'at (24/01/2025). 


 Wazzaki berujar, karena itu hari ini dinyatakan Pilkada Lampung Selatan berjalan sukses,  pelaksanaanya terlaksana dengan aman damai tidak ada resiko-resiko setelah pemilihan kepala daerah, KPU telah menetapkan hasil Pilkada pada kemarin dan kita juga mendukung proses-proses penetapan pilkada tersebut.


"Berdasarkan hasil data yang dirilis kurang lebih ada 480 sekian pencegahan nah pencegahan ini kita lakukan bersama instansi terkait, kepala desa dan lain sebagainya, pencegahan ini dalam rangka sebagai peran aktif yang kita tujukan kepada pihak pihak terkait yang seharusnya netralitas yang sifatnya berpolitik praktis," kata dia. 


"Perlu kami sampaikan di Kabupaten Lampung Selatan dalam pemilihan kepala daerah dari polres Lampung Selatan ini ada 17 laporan yang sampai kepada kami, ini atas partisipasinya masyarakat dalam ikut serta kemudian yang kita registrasi dan kita tangani ini kurang lebih ada 10 laporan. Kemudian hasil temuan kita juga ada 10, artinya dengan adanya laporan ini indikatornya artinya masyarakat Lampung Selatan ini aktif untuk mengawal demokrasi Lampung Selatan," tambahnya.(San) 

Share:

KSOP kelas IV Bakauheni Peduli Korban Banjir Bandar Agung


Lampung Selatan - Dalam rangka kepedulian terhadap sesama dan wujud kemanusiaan terhadap korban banjir bandang di Desa Bandar Agung Kecamatan Sragi Kabupaten Lampung Selatan. Kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan (KSOP) kelas IV Bakauheni memberikan bantuan sosial sembako gratis. Kamis (23/01/2025).


Pada kesempatan itu Fery Hendri Yamin Mewakili Kepala KSOP kelas IV Bakauheni Capt. Suratno.SE.MM, menyampaikan, bahwa di Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan kini sedang dilanda hujan lebat yang mengakibatkan bencana banjir bandang di beberapa wilayah khusus nya di Desa Bandar Agung yang sudah beberapa hari terakhir ini mengalami musibah.


Lebih lanjut Fery Hendri Yamin, mengatakan untuk mengurangi rasa duka yang di alami masyarakat dan warga Desa Bandar Agung dalam hal ini KSOP kelas IV Bakauheni memberikan bantuan sosial sembako gratis dan meninjau langsung ke lokasi banjir juga melihat dapur umum di lokasi tersebut.


"Alhamdulillah, kami sudah melihat langsung kondisi warga masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang, disini kami memberikan sedikit bantuan sembako supaya dapat membantu meringankan beban masyarakat," ujar Fery Hendri Yamin.


Dalam pada itu sebut Ferry sapaan akrabnya, Menyampaikan pesan dari Kepala KSOP kelas IV Bakauheni Capten Suratno.SE.MM, untuk bersabar dalam menghadapi ujian bencana banjir ini dan memohon maaf karena beliau ada kegiatan lain jadi tidak bisa hadir.


"KSOP kelas IV Bakauheni turut berempati dan sangat simpati dengan adanya bencana yang menimpa saudara-saudari kita di Desa Bandar Agung, semoga kedepannya lebih banyak lagi bantuan dari pemerintah ataupun saudara saudari lainnya," tutup Kepala KSOP kelas IV Bakauheni Capten Suratno. SE.MM. (Mudian)

Share:

Popular


NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts