Portal Berita Online

Wagub Lampung Buka Bersama di Kejati


Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H / 2025 M dan ajang berbagi serta mempererat silaturahmi bersama masyarakat, Kejati Lampung menyelenggarakan Pasar Murah Kejaksaan Tinggi Lampung Tahun 2025 di halaman Kantor pada hari Rabu dan Kamis


Kegiatan ini secara resmi di buka oleh Kajati Lampung Dr. Kuntadi, SH., MH., beserta jajaran Kejati Lampung dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, MM., beserta perwakilan jajaran Pemprov Lampung.


Dalam sambutannya Kajati Lampung menyampaikan bahwa kegiatan Pasar Murah ini sebagai wujud kepedulian Kejati Lampung kepada masyarakat sekitar dan menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Harapan dari kegiatan ini dapat membantu meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat jelang ramadhan.


Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, MM., dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kejati Lampung yang telah bersama Pemerintah Daerah berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok dan ketahanan pangan selama Ramadan hingga Idulfitri 1446 Hijriah.


Bulan Ramadhan merupakan momen penuh berkah, dimana kita diajak untuk lebih meningkatkan ibadah, berbagi, dan peduli kepada sesama. Oleh karena itu sebagai bentuk kepedulian Kejati Lampung terhadap para pegawai dan masyarakat disekitar menyelenggarakan kegiatan pasar murah untuk dapat membantu meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. (*)

Share:

Ketut Dewi Nadi Ucap Terimakasih untuk Masyarakat Lampung Tengah


Lampung Tengah (LW): Anggota DPRD Provinsi Lampung Ni Ketut Dewi Nadi, resmi menutup rangkaian kegiatan resesnya dengan menggelar pertemuan bersama masyarakat setempat di halaman Rumah Aspirasi KDN, Kecamatan Ramadewa, Kabupaten Lampung Tengah, pada Jumat. 


Acara yang berlangsung penuh keakraban dan kebersamaan ini menjadi momen penting bagi Dewi Nadi untuk bersilaturahmi dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang selama ini telah mendukungnya.


Dewi Nadi, yang juga merupakan anggota Fraksi PDI Perjuangan Lampung dan Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Lampung, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Ramadewa, khususnya yang telah memberikan dukungan penuh selama ini. “Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Ramadewa yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung selama dua periode,” ujar Dewi Nadi dengan penuh haru.


Dewi Nadi juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam mendukung perjalanan politiknya, yang pada akhirnya membawanya menjadi anggota DPRD Provinsi Lampung. Ia menegaskan bahwa keberhasilannya tidak terlepas dari dukungan dan doa masyarakat setempat, yang selalu memberikan semangat dan harapan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.


Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Dewi Nadi juga mengungkapkan rasa syukurnya atas terpilihnya Ardito-Komang Koheri sebagai kepala daerah di Kabupaten Lampung Tengah. “Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung pasangan Bapak Ardito dan Bli Komang dalam pemilihan kepala daerah lalu. Alhamdulillah, beliau terpilih sebagai kepala daerah di Kabupaten Lampung Tengah, dan bersama-sama kita akan terus bekerja untuk memajukan daerah ini,” tambah Dewi Nadi.


Acara silaturahmi ini juga dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, tokoh masyarakat, serta para relawan yang telah mendukung Dewi Nadi selama ini. Mereka menyambut hangat kehadiran Dewi Nadi dan menyampaikan berbagai harapan agar segala upaya dan kerja keras yang telah dilakukan oleh Dewi Nadi dan pasangan kepala daerah terpilih dapat terus berlanjut untuk kepentingan masyarakat.


Dewi Nadi pun tidak hanya sekedar mengucapkan terima kasih, tetapi juga mendengarkan langsung aspirasi dari masyarakat setempat yang disampaikan selama pertemuan berlangsung. Masyarakat berharap agar masalah-masalah terkait infrastruktur, pendidikan, dan ekonomi di wilayah tersebut dapat segera teratasi dengan bantuan pemerintah provinsi.

Share:

Ni Ketut Dewi Nadi Serap Aspirasi Masyarakat Kampung Rama Gunawan


Lampung Tengah -  Anggota DPRD Provinsi Lampung, Ni Ketut Dewi Nadi, yang juga merupakan anggota Fraksi PDI Perjuangan Lampung dan Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Lampung, melaksanakan kegiatan reses pada Jumat, di Kampung Rama Gunawan, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan reses ini bertujuan untuk mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi masyarakat setempat terkait kondisi dan kebutuhan pembangunan di daerah mereka.


Dalam pertemuan yang dihadiri oleh warga Kampung Rama Gunawan, berbagai keluhan dan usulan penting disampaikan oleh masyarakat. Salah satu masalah utama yang diungkapkan adalah kondisi jalan antar kampung yang rusak berat. Jalan tersebut sudah lama tidak diperbaiki, mengakibatkan kesulitan bagi warga yang hendak beraktivitas, terutama dalam transportasi barang dan akses menuju pusat-pusat layanan penting. Masyarakat berharap agar perbaikan jalan tersebut menjadi prioritas dalam program pembangunan ke depan.


Selain itu, masalah lain yang disoroti adalah kebutuhan akan sumur bor dalam rangka mendukung ketahanan pangan, khususnya di Dusun 1 Kampung Rama Gunawan. Warga mengungkapkan kesulitan dalam memperoleh air bersih, yang sangat penting untuk kegiatan pertanian mereka. Dengan adanya sumur bor yang memadai, diharapkan bisa mendukung kegiatan pertanian yang lebih efisien dan mengurangi ketergantungan pada sumber air yang terbatas.


Tak hanya itu, masyarakat juga menyampaikan keprihatinan mereka terhadap kondisi bangunan sekolah TK Kartini yang terletak di Kampung Rama Gunawan. Berdasarkan pengamatan warga, bangunan sekolah tersebut berada dalam kondisi rusak berat, yang tentu saja berdampak pada kenyamanan dan keamanan anak-anak yang belajar di sana. Warga berharap agar pemerintah dapat segera memperhatikan perbaikan bangunan sekolah agar anak-anak dapat belajar dalam lingkungan yang lebih aman dan nyaman.




Ni Ketut Dewi Nadi dalam kesempatan itu menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat tersebut di tingkat provinsi. Sebagai wakil rakyat yang berasal dari daerah itu, ia merasa bertanggung jawab untuk memastikan bahwa keluhan-keluhan ini didengar dan ditindaklanjuti dalam program-program pembangunan yang ada. Dewi Nadi juga mengajak masyarakat untuk terus bersuara dan menyampaikan aspirasi mereka, karena dengan begitu proses pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dapat tercapai.


“Sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengawal usulan ini dan memperjuangkan anggaran yang diperlukan untuk perbaikan jalan, pembangunan sumur bor, serta renovasi bangunan sekolah. Ini adalah tanggung jawab saya untuk memastikan bahwa pembangunan di daerah ini berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan masyarakat,” ujar Dewi Nadi.

Share:

Dewi Nadi Kunjungi Lampung Tengah, Warga Minta Perbaikan Drainase


Lampung Tengah : Anggota DPRD Provinsi Lampung, Dewi Nadi, melaksanakan kegiatan reses dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di Balai Kampung Sukabinangun, Kecamatan Way Seputih, Kabupaten Lampung Tengah. 


Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat setempat untuk menyampaikan berbagai usulan terkait kebutuhan pembangunan di wilayah mereka.


Dalam pertemuan tersebut, beberapa usulan penting disampaikan oleh masyarakat, di antaranya adalah peningkatan kapasitas jalan lingkungan atau hotmix, pengadaan sumur bor untuk kebutuhan air bersih, serta perbaikan drainase yang masih menjadi kendala dalam mencegah banjir dan genangan air di beberapa titik.


Dewi Nadi, selaku anggota DPRD Provinsi Lampung, menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya mengawal dan memperjuangkan aspirasi tersebut agar dapat terealisasi melalui program dan anggaran yang ada di tingkat provinsi.


Ia juga mengajak masyarakat untuk terus aktif berpartisipasi dalam setiap proses pembangunan yang ada di daerahnya.


Anggota Fraksi PDI Perjuangan Lampung ini berharap kegiatan reses ini dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk langsung berkomunikasi dengan wakil rakyatnya, serta memberikan masukan konstruktif demi kemajuan dan kesejahteraan bersama. (LW)

Share:

Mohammad Reza Reses di Gedong Tataan


Pesawaran — Aspirasi warga Dusun Dam-C Desa Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran sampaikan aspirasi dihadapan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mohammad Reza, saat giat reses.

Dalam diskusi, Ketua Gapoktan Wiyono, Melas Sutomo mengatakan ada beberapa keluhan yang perlu disampaikan kepada Anggota DPRD Provinsi Lampung. Diantaranya, pengerasan jalan usaha tani. Tentu, keluhan dan inisiatif aspirasi yang disampaikan memiliki alasan. Yaitu Poktan-poktan yang tergabung dalam kelompok tani, memiliki rencana dan inovasi membuat Wisata Holtikultura di lahan pertanian yang ada.

“Kami punya inovasi, setelah jalan tani jadi. Berencana mengumpulkan poktan, yang memiliki total luas lahan 25 hektar. Bisa merubah menjadi wisata Holtikultura. Diantaranya, penanaman sayur mayur. Dan lainnya. Nah, kami butuh bantuan bapak Ibu, dewan khususnya Bapak Mohammad Reza. Untuk diperbaiki. Memang kami sudah setiap Jumat selalu gotongroyong," ujarnya.

Ditempat yang sama, KWT Sekar Mawar Desa Wiyono, Sutirah juga menyampaikan harapan kepada Anggota DPRD Lampung, berkaitan dengan alat dan perlengkapan pembuatan Hidroponik.

“Kami Ingin mengembangkan KWT pak, kemaren kami dapat bantuan H2N dari Provinsi. Jadi, kedapan

Kami ingin membuat tanaman Hidroponik. Nah, kami kesulitan bahan atau alat perlengkapan. Jadi, kami minta bantuan alat itu dari Bapak," tegasnya.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mohammad Reza mengaku aspirasi yang disampaikan menjadi konsennya untuk diwujudkan. Karena, secara fungsi. Reses merupakan serap aspirasi bapak dan Ibu, khusunya masyarakat yang ada di Wiyono dan umumnya Lampung. Tentu, Aspirasinya dapat memperkuat tugas dan fungsi DPRD Lampung selama menjabat. Karena, tugas pokok DPRD adalah legislasi, Penganggaran dan Pengawasan.

“Fungsi Pertama, inisiatif dr Dewan. Nah, jika Fungsi kedua adalah penganggaran yang langsung bersentuhan tentang program pembangunan yang dibahas oleh DPRD dan Gubernur," kata Reza seperti dilansir wartapos.

Share:

Anggota DPRD Lampung Reses di Way Lima


Pesawaran — Silaturahmi yang dikemas giat serap aspirasi, digelar anggota DPRD Provinsi Lampung, Mustika Bahrum bersama warga Pondok Pesantren Darrul Iptidayah, Desa Way Harong Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran. Rabu (26/02/2025). Hadir dalam kegiatan, Angota DPRD Kabupaten Pesawaran Trisna Mahardika, pendiri Pondok Pesantren Ustad Saiful dan Ustad Rasmani, Sekretaris Desa Way Harong .. 

Dalam sambutannya, Anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Lampung, Mustika Bahrum mengatakan silaturahmi sangatlah penting dalam membangun suatu komunikasi yang baik dengan warga, untuk suatu mewujudkan pembangunan suatu daerah dan pendidikan agama khususnya. 


“Hari ini saya bersilaturahmi dengan masyarakat Pondok Pesantren ini. Kemasannya saja Reses, tapi yang pasti saya hadir ini, ingin bertemu dengan warga saya di Pondok Pesantren Ini,” kata Mustika. 


Mudah-mudahan, Suntan Pengayom Makhga (Gelar Adat Mustika Bahrum), dengan silaturahmi yang dibangun dapat memperpanjang umur, menambah rizki dan memberikan sedikit masukan kepada wakil rakyat untuk dibawa dalam rapat-rapat penting di DPRD Lampung. 


“Nanti, yang menjadi keluhan warga sampaikan saja. Akan dicatat oleh tim, untuk kemudian dicarikan solusi terbaiknya,” ujarnya seperti dilansir wartapost 


Namun, Suntan melanjutkan. Perlu diketahui oleh Warga Pondok Pesantren dan masyarakat Way Harong bahwa ada sedikit oleh-oleh pembangunan yang akan segera terealisasi dalam waktu dekat vaitu. 


Share:

Anggota DPRD Lampung Dialog dengan Warga Sungai Langka


Pesawaran — 'Pada prinsipnya, serap aspirasi masyarakat yang di gelar oleh Anggota DPRD Lampung, Mustika Bahrum dapat memberikan solusi dari persoalan yang terjadi di wilayah Sungai Langka. Khususnya, persoalan sertifikat tanah, penyuluhan Pertanian, dan pengadaan Pipa untuk mengalirkan air dari sumber ke Rumah Warga', demikian ditegaskan Kepala Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, Erwan Sukijo. Saat mengikuti giat Reses. Kamis

Dalam sambutannya, Erwan mengaku harapan masyarakat soal sertifikat tanah yang tak kunjung ada solusi merupakan momok dari masyarakat Sungai Langka selam ini. Karena, konflik persoalan Tanah sudah terjadi dari sejak lama.

“Keluhan masyarakat saat ini itu Pak Mustika, sebab dari masa kemasa tak kunjung selesai. Mungkin, nanti dalam sesi diskusi akan disampaikan oleh masyarakat secara langsung," ujarnya.

Selain itu, persoalan berikutnya adalah tentang infrastruktur jalan, baik jalan kabupaten dan Provinsi. Yang butuh perbaikan, agar akses antar Desa dan Kecamatan bisa nyaman.

“Infrastruktur Jalan Provinsi dan jalan Penghubung menjadi hal prioritas kedua yang diharapkan masyarakat. Mudah-mudahan, hadirnya Pak Mustika bisa memberikan solusi," tegasnya seperti dilansir wartapos.

Ditempat yang sama, warga Dusun 5, Sigit Asmara juga menyampaikan aspirasi yang ada di pedukuhannya. Diantaranya, pertama. Warga Sungai Langka yang mayoritas petani, meminta adanya pembinaan untuk para petani, dengan mendatangkan para ahli pertanian. Tujuannya, untuk memperbaiki hasil tanam selama ini.

Share:

Hanifah Reses di Pesawaran


Pesawaran — Dihadapan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Hanifah. Kelompok Wanita Tani (KWT) dan UMKM, yang tergabung dalam Muslimat NU Kabupaten Pesawaran meminta pembinaan yang berkelanjutan. Hal itu disampaikan, saat menghadiri giat Reses, Desa Tri Rahayu, Negeri Katon, Pesawaran. Rabu,


Dalam diskusi, Silvi mengatakan aspirasi tentang Pembinaan menjadi penting bagi anggota muslimat NU yang ada di Kabupaten Pesawaran. Tujuannya, memberikan semangat para anggota untuk lebih giat lagi berwirausaha, dan bercocok tanam dilahan yang ada. 


“Tadi, sudah disampaikan. Dan beliau (Hanifah) merespon positif aspirasi kami,” ujarnya. 


Menanggapi aspirasi yang disampaikan, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Hanifah mengatakan hal penting dari giat reses adalah menampung aspirasi dari masyarakat Lampung, dan Pesawaran khususnya. Sehingga, sudah menjadi tanggung Jawabnya, untuk direalisasikan. 


“Inikan agenda rutin kita, yang sudah menjadi kewajiban dari anggota DPRD. Jadi, aspirasi warga sudah menjadi catatan khsusus saya, untuk segera diwujudkan," kata Hanifah seperti dilansir wartapost. 


Share:

Mikdar Ilyas Paparkan Tata Niaga Singkong


Bandar Lampung — Guna mendukung keberlangsungan petani, khususnya petani Singkong yang ada di Provinsi Lampung dan Nasional secara umum. Ketua Pansus Tata Niaga Singkong, Mikdar Ilyas meminta Presiden RI dapat mengeluarkan Peraturan Presiden tentang Tanaman Pangan.

“Melihat situasi yang ada saat ini, khususnya kondisi harga tanaman pangan (Singkong) yang kian tidak stabil. Maka, kami Pansus Tata Niaga Singkong mendorong, agar wajib hukumnya Presiden RI Bapak Subianto, untuk dapat

“Keputusan yang dikeluarkan oleh Kementerian terkait, tidak memiliki kekuatan hukum tetap. Sehingga, perusahaan singkong masih semenamena membeli harga singkong dari petani yang ada di Lampung," ujarnya.

Kedua, Perpres yang di terbitkan wajib mengatur tentang pajak Impor, minimal diatas 25 persen. Sebab, hasil penelusuran yang diperoleh tim pansus, dalam 3-4 bulan terakhir, ada 400 ton singkong /tapioka masuk tidak dikenakan panjak.

“Artinya, Perpres menjadi satu - satunya langkah, untuk memecahkan persoalan stabilitas harga singkong di Provinsi Lampung ini, dan Indonesia umumnya. Kalau ini tidak cepat di tindak lanjut. Maka, takut terjadi hal yang tidak diinginkan. Karena, petani singkong sudah mulai meradang," tegasnya seperti dilansir wartapost.

Selanjutnya, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung itu mengaku. Akan sesegera mungkin konsultasi dan melaporkan ke Gubernur Lampung, hasil Pansus dan kenyataan dilapangan tentang harga.

“Sesegara mungkin, Pansus akan konsultasi dengan Gubernur. Supaya, Pak Gubernur dapat mendorong pusat, untuk mendengar apa yang menjadi keluhan petani di daerah. Harapan saya,

Share:

Anggota DPRD Lampung Tampung Aspirasi Warga Gedong Tataan


Pesawaran — Aspirasi warga Dusun Dam-C Desa Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran sampaikan aspirasi dihadapan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mohammad Reza, saat giat reses. Kamis 


Mohammad Reza mengaku aspirasi yang disampaikan menjadi konsennya untuk diwujudkan. Karena, secara fungsi. Reses merupakan serap aspirasi bapak dan Ibu, khusunya masyarakat yang ada di Wiyono dan umumnya Lampung. Tentu, Aspirasinya dapat memperkuat tugas dan fungsi DPRD Lampung selama menjabat. Karena, tugas pokok DPRD adalah legislasi, Penganggaran dan Pengawasan. 


“Fungsi Pertama, inisiatif dr Dewan. Nah, jika Fungsi kedua adalah penganggaran yang langsung bersentuhan tentang program pembangunan yang dibahas oleh DPRD dan Gubernur," kata Reza


Dalam diskusi, Ketua Gapoktan Wiyono, Melas Sutomo mengatakan ada beberapa keluhan yang perlu disampaikan kepada Anggota DPRD Provinsi Lampung. Diantaranya, pengerasan jalan usaha tani. Tentu, keluhan dan inisiatif aspirasi yang disampaikan memiliki alasan. Yaitu Poktan-poktan yang tergabung dalam kelompok tani, memiliki rencana dan inovasi membuat Wisata Holtikultura di lahan pertanian yang ada. 


“Kami punya inovasi, setelah jalan tani jadi. Berencana mengumpulkan poktan, yang memiliki total luas lahan 25 hektar. Bisa merubah menjadi wisata Holtikultura. Diantaranya, penanaman sayur mayur. Dan lainnya. Nah, kami butuh bantuan bapak Ibu, dewan khususnya Bapak Mohammad Reza. Untuk diperbaiki. Memang kami sudah setiap Jumat selalu gotongroyong," ujarnya. 


Ditempat yang sama, KWT Sekar Mawar Desa Wiyono, Sutirah juga menyampaikan harapan kepada Anggota DPRD Lampung, berkaitan dengan alat dan perlengkapan pembuatan Hidroponik. 


“Kami Ingin mengembangkan KWT pak, kemaren kami dapat bantuan H2N dari Provinsi. Jadi, kedapan 


Kami ingin membuat tanaman Hidroponik. Nah, kami kesulitan bahan atau alat perlengkapan. Jadi, kami minta bantuan alat itu dari Bapak," tegasnya seperti dilansir wartapos. 


Share:

Polres Lampung Selatan Musnahkan Ratusan Botol Miras Jelang Ramadhan


Lampung Selatan,– Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan menggelar pemusnahan ratusan botol minuman keras (miras) sebagai langkah preventif dalam menjaga ketertiban menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H. 


Pemusnahan dilakukan pada Jumat (28/2/2025) di Mapolres Lampung Selatan, dengan dihadiri dari Kodim 0421-LS, Pemda Kab. Lamsel, Kejaksaan Negeri Kalianda, Lapas Kalianda, BNNP, serta perwakilan mahasiswa dari organisasi Cipayung Plus.


Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, dalam konferensi persnya menegaskan bahwa pemusnahan total 602 botol miras berbagai merek dan 221 liter tuak yang berhasil disita dari berbagai lokasi.


"Seluruh barang bukti ini merupakan hasil dari operasi cipta kondisi yang dilakukan oleh jajaran Polsek di wilayah Lampung Selatan. Kami ingin memastikan bahwa bulan suci Ramadhan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif," ujarnya.


Kapolres menegaskan bahwa konsumsi minuman keras sering kali menjadi faktor utama dalam berbagai kasus kriminalitas, seperti perkelahian, tindak kekerasan, pencurian, hingga kecelakaan lalu lintas akibat pengaruh alkohol. Oleh karena itu, kepolisian akan terus menggencarkan razia dan mengambil langkah hukum tegas terhadap peredaran miras ilegal.

Dengan adanya tindakan tegas ini, diharapkan dapat menekan angka kriminalitas dan menciptakan suasana yang lebih kondusif bagi masyarakat Lampung Selatan. Selain itu, upaya ini juga menjadi peringatan bagi pelaku usaha ilegal untuk tidak lagi memperjualbelikan miras tanpa izin.


Adapun barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari berbagai jenis minuman keras, di antaranya: Vodka, whisky, anggur merah, dan arak tradisional dan 221 liter tuak yang dikemas dalam jerigen besar.

Proses pemusnahan dilakukan dengan menggilas sampai hancur botol minuman menggunakan mini road roller yang telah disiapkan, dan untuk tuak dituangkan ketanah. Seluruh proses ini diawasi dan disaksikan bersama secara ketat untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan atau penyisihan barang bukti.


Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kalianda, Sandi Aprizal, yang turut hadir dalam pemusnahan ini, menyampaikan apresiasinya terhadap upaya Polres Lampung Selatan dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman. Ia hadir mewakili Cipayung Plus, yang terdiri dari HMI, IMM, dan PMII, untuk mendukung tindakan kepolisian dalam menjaga ketertiban jelang Ramadhan.


“Kami mengapresiasi Polres Lampung Selatan atas razia dan pemusnahan miras ini, karena ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan saat beribadah di bulan suci Ramadhan. Semoga Polres Lampung Selatan terus mengayomi masyarakat dan menjadikan Lampung Selatan lebih maju serta aman dari peredaran minuman keras ilegal,” ujar Sandi Aprizal.


Sebagai penutup, Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin mengimbau masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan segala bentuk aktivitas yang mencurigakan, termasuk peredaran miras ilegal.


"Menjelang bulan suci Ramadhan, marilah kita mengisi waktu dengan kegiatan yang positif dan menjauhi hal-hal yang merugikan, termasuk konsumsi minuman keras. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersinergi dalam menjaga ketertiban dan keamanan. Marhaban Ya Ramadhan, selamat menjalankan ibadah puasa 1446 Hijriah," tutup Kapolres. (Red)

Share:

Wakil Ketua DPRD Lampung Dukung Operasi Pasar Murah di Bulan Ramadan


“Operasi pasar murah ini adalah langkah strategis yang harus kita dukung bersama, terutama untuk membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga bahan pokok di bulan Ramadan. Dengan adanya program ini, kita berharap kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau,” ujar Maulidah, Jumat. 


Maulidah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dinas terkait, dan para pelaku usaha dalam memastikan pasokan bahan pokok tetap tersedia dan harga tetap stabil. Ia juga mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam mengawasi distribusi agar program ini tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.


“Kita harus memastikan bahwa operasi pasar murah ini berjalan efektif dan menyentuh lapisan masyarakat yang paling terdampak. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.


Selain itu, Maulidah juga mendorong pemerintah untuk memperluas jangkauan operasi pasar murah hingga ke pelosok daerah, sehingga masyarakat di desa-desa pun dapat menikmati manfaatnya.


“Kita berharap Ramadan tahun ini tetap membawa keberkahan bagi semua, dengan situasi ekonomi yang lebih terkendali dan daya beli masyarakat yang tetap terjaga,” pungkasnya.


Menjelang bulan suci Ramadan 1446 H, Maulidah Zauroh juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Muslim di Lampung.


“Saya mengucapkan selamat menyambut bulan suci Ramadan 1446 H. Semoga di bulan penuh berkah ini, kita semua diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa. Mari kita jadikan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, kepedulian sosial, dan kebersamaan,” tuturnya.


Program operasi pasar murah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan di tengah meningkatnya permintaan selama Ramadan. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung. (rls)


Share:

Sindikat Curanmor di Lampung Selatan Dibongkar, Empat Pelaku Ditangkap


Lampung Selatan - Tim gabungan Polres Lampung Selatan berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah beraksi di 32 lokasi berbeda. Penangkapan dilakukan pada Selasa, 25 Februari 2025, setelah dilakukan penyelidikan mendalam di beberapa titik di wilayah Lampung Selatan dan Lampung Timur.


Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin, menyatakan dalam konferensi Persnya (jumat,28/02/25) bahwa pihaknya berhasil mengamankan empat tersangka yang tergabung dalam jaringan pencurian ini. Para tersangka adalah SH (19), BA (21), JA (21), dan J (17). Keempatnya merupakan warga Desa Maringgai, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur. "Para pelaku ditangkap setelah penyelidikan panjang terkait serangkaian kasus curanmor yang meresahkan masyarakat," ujar Kapolres.


Sindikat ini dikenal sebagai kelompok pencuri kendaraan dengan modus merusak kunci kontak menggunakan kunci T. Mereka menyasar kendaraan yang terparkir di halaman rumah, kantor, dan tempat umum lainnya. 


Berdasarkan laporan korban, salah satunya adalah Nabila Ria Sari (25), yang kehilangan sepeda motor Honda Scoopy senilai Rp 23 juta di depan kantor PT. Mandala Multi Finance, Kalianda.


Penelusuran pihak kepolisian mengungkap bahwa sindikat ini telah beroperasi sejak tahun 2024 dengan total 32 lokasi pencurian di Kalianda, Penengahan, dan Sragi. Penangkapan dilakukan setelah anggota Tim Sikat Rajabasa mencurigai dua pria yang mondar-mandir di Desa Kedaton, Kalianda. 


Saat pengejaran, salah satu tersangka menabrak kendaraan warga, memicu kepanikan hingga akhirnya berhasil diamankan. Dari interogasi lebih lanjut, polisi mengembangkan penyelidikan hingga ke Labuhan Maringgai dan menangkap tiga pelaku lainnya.

Dalam operasi ini, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk enam unit sepeda motor berbagai merek seperti Honda Beat, Honda Scoopy, Honda PCX, Kawasaki Ninja, Yamaha Vixion, dan Honda Revo. 


Selain itu, ditemukan pula alat-alat yang digunakan dalam aksi pencurian, termasuk kunci T dan obeng yang digunakan untuk membobol kunci kontak kendaraan korban. Saat ini, para tersangka telah diamankan di Mapolres Lampung Selatan untuk proses hukum lebih lanjut. 


Kapolres Lampung Selatan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam memarkir kendaraannya serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan. "Kami akan terus melakukan pengembangan kasus ini agar jaringan sindikat ini bisa diberantas sampai ke akarnya," tegas Kapolres. (Red)

Share:

Kalapas Kalianda Ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa kepada Warga Binaan


Lampung Selatan - Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Beni Nurrahman melakukan kegiatan pengarahan usai Solat Jumat Berjamaah di Masjid At-Taubah Lapas Kalianda, Jumat (28/2/2025).


Dalam kegiatan ini, seluruh Warga Binaan laki-laki beragama Muslim diajak oleh Kalapas Kalianda untuk memakmurkan Masjid dengan senantiasa Solat Fardu dan Tarawih berjamaah.


“Saudara-saudara sekalian, mari lengkapkan Solat Fardu kita Dan Solat Tarawih di Masjid kita dengan jadwal yang sudah diatur,” ajak Kalapas.


“Selamat menunaikan Ibadah Puasa, Mohon Maaf Lahir Dan Batin, mari saling memaafkan agar puasa kita mendapat ridho Dari Allah SWT,” tandasnya.(Is/Hms)

Share:

Polres Lampung Selatan Ungkap Kasus Narkotika Senilai Rp 2,5 Miliar


Lampung Selatan, – Satresnarkoba Polres Lampung Selatan berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat 2,5 kg di Pelabuhan Bakauheni. Aksi pemeriksaan rutin pada 19 Februari 2025 ini berujung pada penangkapan tiga tersangka yang diduga sebagai kurir jaringan antarprovinsi.


Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, menyatakan bahwa ketiga tersangka berinisial NC (40), AW (29), dan AH (37) ditangkap saat melintasi area Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni menggunakan kendaraan Honda Accord hitam dengan nomor polisi W 1292 AT. 


"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan lima bungkus plastik bening berisi sabu di dalam kendaraan. Para tersangka diduga kuat sebagai bagian dari jaringan narkotika yang beroperasi dari Malaysia hingga Jawa Timur," ujar Kapolres.

Tersangka NC diketahui sebagai pembawa sabu dari Malaysia ke Lampung, sementara AW bertugas menjemput barang di Lampung dan mengantarnya ke Surabaya. AH berperan sebagai perantara yang akan membawa narkotika tersebut ke Bandung. 

Polisi memperkirakan nilai ekonomis barang bukti mencapai Rp 2,5 miliar, dengan potensi menyelamatkan 12.529 jiwa dari penyalahgunaan narkoba.


Kasus ini bermula dari kecurigaan petugas terhadap kendaraan yang melintasi Seaport Interdiction dalam kondisi mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, ditemukan paket sabu yang disembunyikan di belakang jok penumpang. 


Para tersangka tidak dapat mengelak dari temuan tersebut dan akhirnya diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Mereka kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.


Dalam pengungkapan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk lima bungkus plastik sabu seberat 2,5 kg, satu unit Honda Accord hitam, serta tiga unit ponsel yang diduga digunakan untuk komunikasi transaksi. 


Selain itu, satu lembar STNK turut diamankan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Polisi menduga kendaraan ini digunakan sebagai alat transportasi dalam peredaran narkoba lintas provinsi.


Kapolres Lampung Selatan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap jaringan peredaran narkotika yang semakin canggih dalam menyelundupkan barang haram tersebut. "Kami akan terus melakukan pengawasan ketat di wilayah perbatasan dan pelabuhan untuk mencegah peredaran narkotika. Kami juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan aktivitas mencurigakan agar kita bisa bersama-sama memberantas narkoba," tegasnya. (Red)

Share:

Intji Indriati Mencerminkan Sikap Seorang Pemimpin Yang Tidak Bertanggung Jawab


Pandangan saya wartawan terkait adanya dugaan Intji Indriati, yang kini menjabat Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan diduga memiliki hutang sebesar Rp 164,8 juta ke Kas daerah Kabupaten Lampung Selatan. 

Saya menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Intji Indriati, tersebut tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin yang bertanggung jawab.


Saya sangat menyesalkan sikap yang dilakukan oleh Intji Indriati, PJ sekda tersebut. Saat awak media ingin konfirmasi terkait pemberitaan di beberapa media yang viral di mensos, Intji Indriati, (PJ sekda) tersebut malah sengaja menghindar dari awak media, dengan alasan rapat, apa iya sedang melaksanakan rapat, tapi ada orang yang bukan pejabat atau staf diperbolehkan untuk masuk, saya juga menyarankan supaya Bupati Lampung Selatan lebih hati-hati lagi untuk memilih seseorang pejabat untuk menjadi definitif Sekda. 

“Kalau memang faktanya demikian, Saya meragukan Lampung Selatan akan maju jika seorang sekda tidak punya rasa tanggung jawab atas pekerjaannya. Sebab kejadian ini tidak main-main, miris ketika pejabat teras sekelas Pj Sekda tidak taat aturan dan terkesan cuek dan tidak perduli dengan temuan BPKP tersebut, jika Pj Sekretaris Daerah tidak mengembalikan temuan BPK, maka keuangan daerah menjadi rugi akibat ke-engganan Pj Sekda tidak mau mengembalikan temuan BPK. Padahal saat ini Intji Indriati digadang-gadang salah satu kandidat kuat untuk menjadi Sekretaris Daerah definitif.


 Walaupun ada yang mengatakan bahwa hutang Intji Indriati, (PJ sekda) sudah di bayar kemarin, berarti hari Rabu tanggal 26 februari 2025, dan itu sudah selesai buktinya ada, tapi ini setelah Viral, disini saya menilai berarti seorang Intji Indriati, (PJ sekda) tidak punya rasa tanggung jawab dalam pekerjaannya, dan kita khawatir jika pejabat semacam ini dipertahankan, atau definitif kan sebagai sekda Lampung Selatan, saya khawatir Lampung Selatan susah untuk maju.


Dan juga terkait anggaran untuk perpisahan Mantan Bupati Lampung Nanang Ermanto dengan jumlah 9.969 undangan itu pun tidak jelas, pakai anggaran apa, memakan anggaran berapa, karena sangat jauh berbeda dengan kenyataan nya, karena yang menghadiri acara tersebut lebih kurang hanya 1.000 (seribu) undangan.


Lebih lanjutnya untuk Bupati Lampung Selatan yang saat ini adalah pak Radityo Egi Pratama, Kedepannya, supaya mempertimbangkan kembali dari penyampaian diatas tersebut, karena tidak sejalan dengan apa yang sudah di programkan oleh pak Radityo Egi Pratama Bupati Lampung Selatan, yaitu untuk mengutamakan kemajuan Lampung Selatan lebih baik.



Penulis Yoni


Pimred media Blbnewstv


Share:

Pemkot Bandar Lampung Paparkan Penanganan Banjir


Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus berupaya menangani bencana banjir yang terjadi belakangan ini. Langkah-langkah penanganan dan pencegahan terus dilakukan guna meminimalkan dampak yang ditimbulkan.


Wali Kota Bandar Lampung, melalui Asisten II Sukarma Wijaya, menyampaikan bahwa ada beberapa langkah antisipasi yang telah dan akan dilakukan.


1. Kerja sama lintas wilayah

Pemkot Bandar Lampung bekerja sama dengan Kabupaten Pesawaran dan Lampung Selatan untuk pemeliharaan wilayah sedimen di catchment area atau kawasan register 17 dan 19.


2. Peningkatan sistem drainase

Upaya pelebaran dan pendalaman drainase dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kontur tanah agar aliran air lebih lancar.


3. Normalisasi sungai

Normalisasi sungai dilakukan secara rutin dengan dukungan fasilitas dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk beberapa sungai besar di Bandar Lampung.


4. Pemeliharaan drainase

Pembersihan drainase dari sampah dan sedimen dilakukan secara berkala untuk mencegah penyumbatan yang dapat menyebabkan banjir.


5. Peninggian talud sungai

Talud sepanjang sungai ditinggikan guna mengurangi risiko luapan air saat curah hujan tinggi.


6. Selain itu, Pemkot Bandar Lampung juga berencana melakukan penanaman pohon dan memperbanyak Ruang Terbuka Hijau (RTH) guna menahan aliran permukaan (runoff) serta meningkatkan kualitas udara. Sistem peringatan dini juga akan dipasang di sekitar register 17 dan 19 serta di daerah yang berkontur rendah atau dekat lereng.


Langkah tambahan lainnya mencakup pembangunan embung dan sumur resapan serta pembuatan jalur evakuasi untuk mempermudah mobilisasi warga saat banjir terjadi.


"Upaya lain yang tak kalah penting adalah edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan, terutama dalam pengelolaan sampah. Selain itu, kami juga memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang risiko tinggal di lereng dan bantaran sungai," ujar Sukarma Wijaya dalam konferensi pers yang dihadiri BPBD, DLH, Damkar, dan OPD Lainnya di ruang rapat Disdkcpil Bandar Lampung, Kamis, 27 Februari 2025.


lebih lanjut, Terkait banjir yang telah terjadi, Wali Kota Bandar Lampung menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk cepat tanggap membantu warga terdampak.


"Meskipun saat ini ada kebijakan efisiensi anggaran, kebutuhan warga terdampak harus segera dipenuhi. Oleh karena itu, kami memanfaatkan dana bantuan tak terduga," tutupnya.(lis) 

Share:

PTPN I Reg.7 Bersama IKBI Bagikan 400 Paket Sembako


BANDAR LAMPUNG--- Sebanyak 400 paket bahan makanan pokok terdiri dari beras, minyak goreng, gula pasir, terigu, dan susu dibagikan PTPN I Regional 7 bersama Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI), Kamis (27/2/25). Mengambil momen menjelang bulan puasa, paket-paket ini diberikan kepada para tenaga kebersihan, tenaga keamanan, sopir, warga sekitar kantor, dan dikirim ke panti asuhan.

“Alhamdulillah kami diberi mandat oleh Manajemen dan para donatur untuk menyalurkan paket sembako ini kepada saudara-saudara kami yang sangat membutuhkan. Penyerahan paket ini kami lakukan bersamaan dengan Pengjian Songsong Ramadan tahun 1446 H. Semoga bantuan ini menyambungkan hati sehingga memasuki Bulan Puasa dengan lebih nyaman,” kata Nana Tuhu Bangun, Ketua Umum IKBI yang juga istri Region Head PTPN I Regional 7 Tuhu Bangun.

Pengajian yang diadakan di Gedung Kolaboratif Komplek PTPN I Regional 7 Bandar Lampung itu dihadiri Region Head Tuhu Bangun, SEVP Business Support Bambang Agustian, para kepala bagian, pengurus Pusat SPPN VII, Pengurus P3RI, Dapenbun, FKPPN dan seluruh karyawan yang bertugas di Kantor Regional. Hadir sebagai penceramah agama, Ust. Abdullah Kafi Hamdan, Pengasuh Pondok Pesantren Insan Mulia Qur’an, Bandar Lampung.

Region Head Tuhu Bangun dalam sambutannya menyebut tarhib Ramadhan sebagai ungkapan suka cita umat muslim menyambut Bulan Puasa. Di hadapan seratusan hadirin, Tuhu Bangun mengajak memanfaatkan momen Ramadhan sebagai oasis untuk membeningkan hati, mengkalkulasi perjalanan hidup, dan menguatkan spiritualitas, untuk kemudian melanjutkan hidup dengan lebih baik.

“Kita bersyukur masih diberi kesempatan untuk bertemu lagi dengan Ramadan tahun ini. Mari kita gunakan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas iman kita, kualitas hidup kita, dan kualitas manfaat kita bagi perusahaan. Alhamdulillah juga, secara perusahaan tahun ini, atau kinerja tahun 2024 PTPN I Regional 7 mampu meraih laba yang cukup lumayan. Ke depan, di tahun 2025 kita harus lebih baik lagi,” kata dia.

Dengan kesadaran spriritualitas yang mapan, Tuhu Bangun mengatakan bahwa pencapaian kinerja pada 2024 yang cukup menggembirakan sesungguhnya bukan prestasi yang boleh dibanggakan. Pencapaian ini, kata dia, adalah pertolongan Allah SWT., Tuhan Yang Maha Esa melalui berbagai bentuk. Antara lain melalui tanaman yang baik sehingga memproduksi getah lebih banyak dan baik, harga karet dunia yang baik, dan kesadaran para pelaksana pekerjaan yang membaik.

“Ini semua adalah pertolongan Allah SWT. Allah SWT., ikut campur tangan melalui cuaca yang baik, tanah yang subur, tanaman yang sehat, dan aspek intangible lainnya. Sedangkan kesadaran kita, terutama di grassroot (pekerja lini lapangan) dan kita semua adalah ikhtiar dari kesadaran. Oleh karena itu, atas mana manajemen saya sampaikan terima kasih kepada para penyadap yang setiap hari mengumpulkan setetes demi setetes getah, juga kepada para pemetik teh helai perhelai. Karena Anda semua kita bisa bertahan dan lebih kuat seperti saat ini,” kata Tuhu Bangun dengan haru.

Sementara itu, pada ceramahnya, Ustaz Abdullah Kafi Hamdan menyebut Bulan Ramadhan yang menghampiri umat setiap tahun sekali selama sebulan adalah hadiah terbesar dari Allah SWT. Ustaz bergelar Magister Pendidikan ini mengatakan, umur manusia rata-rata sekitar 70 tahun. Sedangkan orang-orang baik umumnya berumur sedang, di kisaran 63 tahun.

“Ramadhan adalah hadiah karena umur manusia seseungguhnya defisit dari amal baiknya. Secara matematika, umumnya dosa manusia itu lebih banyak dibanding amalnya. Maka, Allah SWT. berikan bonus sebulan, yakni bulan Ramadan. Pada bulan ini, setiap amal baik dilipat gandakan pahalanya, bahkan seribu kali lipat. Maka, pada Bulan Ramadhan itulah umat muslim harus mengejar defisit itu,” kata dia.

Beberapa poin kearifan agama disampaikan ustaz muda ini. Antara lain, dia mengungkapkan setiap perbuatan baik hendaknya segera dilakukan tanpa penunda. Selain tidak menunda, juga disarankan untuk mempertimbangkan setidaknya tiga hal. Pertama, berbuat baik di tempat terbaik. Kedua, berbuat baik di waktu terbaik. Ketiga, berbuat baik dengan rasa ikhlas yang paripurna.

“Salat di Masjidil Haram seribu kali lebih utama dari di tempat lain. Salat subuh pahalanya jauh lebih baik dibanding waktu lain. Seperti berbagi sembako yang dilakukan IKBI ini sangat memperhatikan tempat terbaik. Yakni, diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Waktunya juga terbaik, yakni menjelang Ramadhan. Demikian juga dengan keikhlasannya, ini harus diberikan dengan rasa ikhlas yang tinggi,” kata dia. 

Acara pengajian Songsong Ramadhan dan bakti Sosial IKBI yang memasang tema “Menyongsong Ramadhan Suci, Pererat Silaturahmi, dengan Berbagi Meraih Ridho Illahi” ini diakhiri dengan saling bersalam-salaman. Seluruh hadirin secara estafet menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa dan saling memaafkan. (*)

Share:

Terus Berinovasi, RSUD CAM Kota Bekasi Komitmen Berikan Layanan Prima


Kota Bekasi – RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (RSUD CAM) Kota Bekasi atau yang lebih dikenal dengan RSUD Kota Bekasi terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, kali ini yang menjadi fokus adalah konsep Green Hospital (Rumah Sakit Hijau).


Hari ini, Rabu (26/2/2025) Direktur RSUD CAM Kota Bekasi Dr. dr. Kusnanto Saidi, MARS mengajak seluruh civitas hospitalia untuk berkomitmen menjadikan RSUD CAM berkonsep Green Hospital dengan menandatangani komitmen bersama di aula gedung A RSUD CAM.


Penandatangan komitmen ini adalah bentuk nyata dari RSUD CAM Kota Bekasi untuk terus melangkah menuju Green Hospital seperti tema HUT RSUD CAM ke-86 yang jatuh pada 4 Februari 2025 lalu dengan gerakan penanaman pohon atau penghijauan lingkungan rumah sakit.


Green Hospital ini merupakan transformasi keberlanjutan dalam pelayanan kesehatan untuk meminimalkan dampak lingkungan, meningkatkan efisiensi sumber daya, dan menciptakan lingkungan yang sehat bagi pasien, staf, dan masyarakat seperti efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan penggunaan teknologi ramah lingkungan.


Kusnanto mengungkapkan untuk mengurangi konsumsi energi, dirinya membentuk satgas polisi energi yang bertugas mengontrol penghematan penggunaan listrik di lingkungan RSUD CAM, dan menggunakan sistem pencahayaan hemat energi, penggunaan lampu LED, serta kontrol pencahayaan otomatis.


“Untuk pengelolaan limbah nantinya akan kita pilah, selain sampah medis dan non medis nanti ada pemilahan seperti sampah organik, anorganik, B3, daur ulang, dan residu, jika memungkinkan nantinya kita bisa budidaya maggot”, terangnya.


“Setelah pencanangan dan penandatanganan komitmen ini mari sama-sama kita biasakan dari diri kita sendiri untuk pemilahan sampah, membawa tumbler untuk tempat minum, mengurangi sampah plastik, dan jaga lingkungan bisa dengan menanam pohon, menanam tanaman apotik hidup dan sejenisnya”, ajaknya.


“Selain dari pencanangan dan penandatangan komitmen, kita sudah menyusun project timeline green hospital RSUD CAM dan akan dievaluasi pelaksanaannya oleh direksi setiap triwulan, ini merupakan wujud keseriusan kami untuk terus melangkah menuju green hospital“, tutupnya.


Manfaat ekonomi yang didapat dari konsep green hospital ini adalah penghematan biaya dengan pengurangan konsumsi energi serta pengelolaan limbah yang efisien, selain itu dengan lingkungan yang bersih dapat meningkatkan kesehatan pasien dan staf, hingga mengurangi infeksi di rumah sakit. (ADV) 



Share:

FGD, KPU Lampung Selatan Evaluasi Tahapan Pilkada


Lampung Selatan - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), lakukan evaluasi tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daeah (Pilkada) serentak tahun lalu.


Dalam evaluasi tersebut, dikemas dalam konsep Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan sejumlah satkeholder terkait. Diantaranya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), perwakilan Partai Politik (Parpol), Leason Officer (LO) dan sejumlah wartawan politik di kabupaten setempat.


FGD evaluasi tahapan Pilkada tersebut digelar di meeting room, D’Sas Coffe, Kalianda Lamsel, pada Rabu 26 Februari 2025.


Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Lampung Selatan, Rival Arian mengatakan, diskusi dalam rangka evaluasi tahapan Pilkada sangat penting dilakukan. Hal itu bertujuan untuk menerangkan segala aspek kekurangan yang dilaksanakan pihak penyelenggara.


“Kegiatan ini sangat penting bagi kita semua untuk melakukan evaluasi dan menggaris bawahi segala aspek kekurangan yang ada di pilkada tahun lalu,” kata Rival mengawali FGD.


Rival Arian juga menjelaskan, evaluasi tersebut dilakukan sesuai dengan undang-undang nomor 1 tahun 2015, tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan gubernur bupati walikota menjadi undang-undang.


Dengan demikian, Rival berharap melalui forum ini stakeholder terkait dapat memberi kontribusi yang konkrit dalam hal masukan serta saran konstruktif agar menjadi atensi pada kegiatan pemilihan umum di masa mendatang.


“Saya berharap semua pihak dapat memberikan kontribusi dan masukkan-masukkan yang konstruktif.”


“Bisa memberikan gambaran permasalahan kita kemarin di pilkada, supaya kedepan proses pilkada atau pemilu di kabupaten lampung selatan bisa menjadi lebih baik lagi,” ucapnya.


Disela-sela sambutannya, Rival juga mengucapkan selamat kepada Radityo Egi Pratama dan Muhammad Syaiful Anwar yang secara resmi dilantik langsung oleh presiden bapak haji Prabowo Subianto.


“Semoga dengan di lantiknya bupati kita, bisa membawa perubahan dari kemajuan untuk kabupaten lampung selatan lebih baik lagi dan khususnya untuk kemakmuran dan senjata rakyat kabupaten lampung selatan,” harapnya lagi.


Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kependudukan dan CatatanSipil (Dukcapil) Kabupaten Lampung Selatan, Edy Firnandi menjelaskan tentang pentingnya pendataan kependudukan dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.


Dia juga menyampaikan bahwa Disdukcapil merupakan bagian penting dalam memberikan pendapat kependudukan, kerja keras kita memberikan Pelayanan Masyarakat menjadi dasar utama dalam Penyelenggaraan Pilkada secara Nasional pada 2024 yang lalu.


“Dukcapil kita, dalam pelayanan Masyarakat, seperti KTP dan KK ini menjadi dasar utama dalam penyelenggaraan Pilkada secara Nasional. Maka data kependudukan akan kita benahi, dan lengkap terus menerus,” terangnya. (*/Red)

Share:

Pesan Purnama Wulan Pada Ketua TP. PKK Lampung Selatan


Bandar Lampung – Zita Anjani Radityo Egi, S.Sos., M.Sc resmi dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Ketua Pembina Posyandu Lampung Selatan periode 2025-2030.


Pelantikan dilakukan oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M., di Ruang Abung Balai Keratun, Kantor Gubenur Lampung, Rabu (26/2/2025).


Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari menyampaikan ucapan selamat kepada Zita Anjani atas amanah baru yang yang akan diemban di Kabupaten Lampung Selatan.


Dirinya menyatakan, keberadaan PKK bukan hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam berbagai program pemberdayaan keluarga.


“Hari ini kita menempa amanah, kewajiban yang tidak hanya besar, tapi juga mulai bersama-sama mencerdaskan kehidupan bangsa, memperdayakan keluarga. Itu adalah kodrat kita sebagai keluarga,” kata Purnama Wulan Sari.



Dibawah kepemimpinan Zita Anjani, Purnama Wulan Sari berharap, TP PKK Kabupaten Lampung Selatan bisa terus berinovasi dan bersinergi dengan semua pihak, guna meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.


Purnama Wulan Sari menyadari pentingnya TP PKK sebagai ujung tombak dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan keluarga. Seperti, meningkatkan kualitas hidup keluarga, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.


“Bersama keluarga kita bisa membangun generasi emas. Sebagai ibu kita mengambil peran penting. Bagaimana kita bisa memanfaatkan momen ini, memanfaatkan teknologi untuk memajukan bangsa,” ujar Purnama Wulan Sari.


Selain prosesi pelantikan, acara tersebut juga dirangkai dengan serah terima jabatan Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Lampung Selatan. Serah terima tersebut menandai transisi kepemimpinan dalam organisasi PKK di Kabupaten Lampung Selatan.


Usai dilantik, Zita Anjani kemudian langsung melantik Pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Masa Bhakti 2025-2030, yang diharapkan dapat membawa semangat baru dalam melaksanakan program kerja TP PKK ke depan. (ptm)

Share:

Zita Anjani Lantik Pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Masa Bhakti 2025- 2030

 


Bandar Lampung – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lampung Selatan, Zita Anjani Radityo Egi, S.Sos., M.Sc., resmi melantik Pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Masa Bhakti 2025-2030.

Pelantikan yang dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati, beserta jajaran kepala perangkat daerah setempat, berlangsung di Ruang Abung Balai Keratun, Kantor Gubenur Lampung, Rabu (26/2/2025).

Pelantikan Pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lampung Selatan Nomor : B/204/IV.13/HK/2025 tentang Pembentukan Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Periode 2025-2030.

Dalam keputusan tersebut, menerangkan Zita Anjani sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan dan Reni Apriani Syaiful Anwar sebagai Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan.

Usai melantik, Zita Anjani menekankan pentingnya peran PKK dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program pemberdayaan keluarga.

“Ini bukan hanya sekedar prosesi seremonial tapi juga amanah yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab,” kata Zita Anjani.

Dalam kesempatan itu, Zita Anjani juga menyatakan TP PKK harus berperan aktif dan menjadi bagian dari tujuh misi strategis pembangunan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama. 

Oleh karenanya, Zita Anjani mengajak Pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan untuk bekerjasama dan bersinergi dengan pemerintah daerah, dalam menjalankan program-program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh TP PKK Kecamatan dan Desa untuk bekerja dengan bersinergi melalui program yang berdampak langsung kepada masyarakat, terutama mewujudkan Kabupaten Lampung Selatan zero stunting,” imbuh Zita Anjani.

Sementara itu, Pj. Sekda Lampung Selatan, Intji Indriati, menyampaikan selamat kepada pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan yang baru saja dilantik.

Intji yakin kepengurusan TP PKK yang baru ini akan membawa Lampung Selatan menjadi kabupaten yang lebih maju dan sejahtera, serta masyarakat yang berakhlak mulia.

“Selamat kepada saudara-saudara sekalian, saya percaya saudara-saudara sekalian mampu menjalankan tupoksi dengan baik sebagai pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Intji Indriati mewakili Bupati Lampung Selatan.

Intji Indriati juga menyampaikan, TP PKK merupakan garda terdepan dalam membangun keluarga yang kuat, sejahtera, berkarakter, berakhlak mulia dan bahagia.

“Dua hal yang perlu diperhatikan, di kecamatan dan desa, menggerakkan ekonomi keluarga dengan kemampuan dan kemauan. Kita harus kreatif dan inovatif,” kata Intji. (ptm)

Share:

Peduli, Pemkot Bandar Lampung Berikan Bantuan Beras pada Warga Yang Terdampak Banjir


Bandar Lampung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memberikan bantuan beras kepada warga yang terdampak banjir di beberapa wilayah kota Bandar Lampung. Hal itu disampaikan oleh Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana. 


“Beras bantuan sudah dibagikan sejak selasa kemarin. Pembagian dilakukan oleh Camat dan Lurah, Bantuan itu untuk meringankan beban warga yang terkena bencana,” jelas Eva Dwiana melalui sambungan telpon Rabu 26 Febuari 2026.


Bunda Eva menyebutkan, Selain beras Pemkot Bandar Lampung telah menyalurkan berbagai bantuan kepada korban bencana banjir dan tanah longsor.


“Sejak hari pertama banjir, Pemkot telah membagikan Nasi, Mie Instan, Air mineral dan berbagai obat-obatan kepada warga,”Tambah Eva Dwiana.


Kepala BPBD Kota Bandar Lampung Wakhidi menambahkan. Berdasarkan perintah Ibu Walikota Bunda Eva Dwiana pihaknya menyiapkan bantuan beras di 16 Kecamatan.


“Total beras yang kami siapkan 107,6 Ton. Masing-masing rumah mendapatkan Beras 10 Kg. Beras tersebut sudah distribusikan kepada camat-camat,” jelas Wakhidi.


Salah satu penerima beras mengucapkan terimakasih atas perhatian Pemerintah Kota Bandar Lampung kepada para Korban Bencana Banjir.


“Terimakasih kepada Bunda Eva, sejak hari pertama banjir sudah peduli dan terus menyalurkan bantuan,” ungkap Sujuki Warga Kelurahan Pematang Wangi.(lis) 

Share:

Jembatan Gantung di Bangkunat Segera Diperbaiki Pemkab Pesisir Barat


Pesisir Barat - Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, dalam hari pertama kerjanya langsung memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait kerusakan jembatan gantung Way Pemerihan Kecamatan Bangkunat yang menuju empat pekon (desa) di Way Haru yakni Pekon Bandar Dalam, Siring Gading, Way Tias dan Way Haru, di ruang Media Center Lantai 1 Gedung A Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Senin (24/2/2025) yang lalu.


Irawan Topani menegaskan bahwa perbaikan jembatan gantung tersebut harus menjadi prioritas mengingat fungsinya yang sangat vital bagi mobilitas warga, khususnya bagi masyarakat yang mengangkut hasil panen dan hasil bumi.


“Kami menerima laporan bahwa jembatan gantung ini mengalami kerusakan serius dan membahayakan keselamatan warga. Oleh karena itu, kami akan segera menindaklanjuti dan mencari solusi terbaik agar akses masyarakat tidak terhambat,” ujar Wakil Bupati, Irawan Topani.


Ia menegaskan bahwa Pemkab Pesibar akan bekerjasama dengan semua pihak terkait untuk memastikan penanganan tersebut berjalan lancar dan tepat sasaran. "Dengan langkah cepat ini, diharapkan akses transportasi menuju pekon dapat kembali normal dalam waktu dekat, sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam beraktivitas sehari-hari," tukas Wakil Bupati, Irawan Topani.


Sementara itu pihak DPUPR mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan survei awal dan mendapati bahwa struktur jembatan mengalami kropos akibat faktor cuaca dan usia pemakaian. Karenanya rencana perbaikan akan segera disusun.


Rapat tersebut menghasilkan beberapa kesimpulan, di antaranya adalah melakukan perbaikan dan membuat jalan alternatif sementara menggunakan rakit untuk penyeberang sungai, serta pengawasan terhadap penyeberangan yang akan dikoordinasikan dengan pemerintahan Pekon setempat.(sir) 

Share:

Polri TNI BNNK Gerebek Lapas Kalianda: Gelar Razia dan Tes Urin Napza


Lampung Selatan - Lapas Kalianda bersama dengan Polres Lampung Selatan, Kodim 0421/LS, dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan melakukan aksi Pencegahan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan melakukan Razia Gabungan di Blok Hunian Lapas, Selasa (25/2/2025).


Pada kegiatan, Kepala Lapas Kalianda, Beni Nurrahman bersama Kepala BNNK Lampung Selatan, AKBP Rahmad Hidayat memimpin pelaksanaan razia di Blok Hunian.


Kepala Lapas Kalianda yang ditemui usai pelaksanaan Razia dan tes Urin Napza menuturkan bahwa kegiatan razia yang dilakukan, selain merupakan bentuk sinergi PASTI antara Lapas Kalianda bersama dengan Aparat Penegak Hukum di Lampung Selatan, juga termasuk dalam mencegah dan memberantas peredaran Halinar di dalam Lapas.


"Pelaksanaan kegiatan ini merupakan langkah preventif kita semua dalam memberantas Narkoba dan Alat Komunikasi Ilegal," tutur Kalapas Kalianda.


"Dengan Sinergi, saya yakin kita dapat menjauhkan narkoba dan alat komunikasi ilegal dari Lapas Kalianda. Mudah-mudahan ikhtiar kita semua dipermudah Allah SWT," harap Beni Nurrahman.


Setelah pelaksanaan Razia, sebanyak 20 Warga Binaan Lapas dan 10 orang petugas Lapas dites Urin Napza secara acak oleh Petugas BNNK Lampung Selatan.


"Kalau ada yang terindikasi dalam pelaksanaan Tes Urin Napza, saya serahkan kepada kepala BNNK untuk ditindaklanjuti," tegasnya sambil menutup.


Dalam penggeledahan di seluruh Blok Hunian Warga Binaan, Tim gabungan tak menemui satupun Narkoba, alat komunikasi ilegal maupun alat pendukungnya.


Sedangkan, melalui hasil Tes Urin Napza acak yang dilakukan kepada 20 WBP Lapas dan 10 orang petugas Lapas, Tim BNNK tak menemukan satu pun WBP Lapas Kalianda yang terindikasi Positif Napza. (Is/Humas)

Share:

Menteri Imipas Makan Bersama Warga Binaan Rutan Cipinang


Jakarta,  – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, makan bersama Warga Binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang pada Selasa (25/2) siang. Bukan sekadar makan bersama, kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan antara Warga Binaan dengan petugas serta memberikan semangat dalam menjalani pembinaan.


Menteri Agus Andrianto menyapa langsung warga binaan dan mengajak mereka untuk berdiskusi, membuka ruang kepada warga binaan untuk menyampaikan aspirasi mereka. Bahkan Agus  menawarkan warga binaan untuk mengikuti pelatihan di Bengkel Kerja Nusakambangan “Pembinaan bukan hanya soal menjalani hukuman, tetapi juga tentang bagaimana menjalani masa pidana dengan baik, terus memperbaiki diri dan kembali menjadi individu yang lebih baik di masyarakat. Jika teman-teman berminat bisa kita ikutkan pelatihan kemandirian di Nusakambangan, kita sudah buat beberapa modul untuk pembelajaran disana,” ajaknya.


Bertepatan menjelang bulan Ramadan Menteri Agus mengajak para Warga Binaan dan seluruh petugas Pemasyarakatan untuk lebih menghargai karunia Tuhan Yang Maha Kuasa “Bulan puasa ini seharusnya bisa menjadi ajang evaluasi diri agar menjadi insan yg lebih baik, kita semua perlu berpuasa dari hal-hal yang akan menjerumuskan atau merugikan diri, jika tidak bisa berbuat banyak kepada masyarakat setidaknya kita bisa menjaga diri agar tidak menjadi masalah bagi orang lain,” pesannya.


Menteri Agus bersama warga binaan rutan cipinang menikmati menu yang sama dengan warga binaan, sesuai dengan jadwal menu bagi warga binaan cipinang pada hari itu. Pada kesempatan itu juga, Menteri Agus bertukar jatah makan dengan salah satu warga binaan dan menyantapnya bersama.


Acara ini juga dirangkaikan dengan hiburan stand-up comedy oleh komedian Mongol, yang juga pernah menjadi Warga Binaan Rutan Cipinang tahun 2009. Kehadiran Mongol tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para Warga Binaan bahwa perubahan ke arah yang lebih baik selalu memungkinkan melalui pembinaan yang tepat. Lewat pengalaman pribadinya, ia memberikan motivasi kepada Warga Binaan untuk tidak menyerah dalam menjalani pembinaan dan terus berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik.


“Dulu saya sempat merasa terpuruk, tapi life must go on jadi ya saya jalani saja, dan bahkan saat masih Warga Binaan saya menjadi ketua Gereja pertama di Rutan Cipinang ini. Kalau teman-teman memang membutuhkan saya juga bersedia membantu memberikan pelatihan di bidang seni,” ujarnya. 


Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya Pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan yang lebih humanis. Selain program pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian, pendekatan psikososial seperti ini diharapkan dapat meningkatkan optimisme Warga Binaan dalam menghadapi masa depan.


Agus Andrianto berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di berbagai Lembaga Pemasyarakatan dan Rutan lainnya sebagai bagian dari pembinaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan semangat Ramadan, diharapkan Warga Binaan dapat semakin termotivasi untuk memperbaiki diri dan menyiapkan langkah menuju kehidupan yang lebih baik setelah bebas.


Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan  makan siang bersama warga binaan, juga didampingi wakil menteri imigrasi dan Pemasyarakatan, Pimpinan Tinggi dan Ka.UPT Pemasyarakatan. (Is/Humas)

Share:

Pj. Sekda, Jon Edwar: Perencanaan Pembangunan Daerah: Prioritas di Kabupaten Pesisir Barat


Pesisir Barat - Pj. Sekda Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Lampung, Jon Edwar, membuka kegiatan Forum Perangkat Daerah (FGD) Tahun 2025, di ruang rapat Sekda Lantai 3 Gedung A Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Selasa (25/2/2025).


Ikut hadir juga dalam kegiatan tersebut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Zukri Amin, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Syaifullah, dan diikuti seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Dalam sambutan Bupati, Dedi Irawan, yang disampaikan Pj. Sekda, Jon Edwar mengatakan bahwa, Forum Perangkat Daerah ini merupakan salah satu tahapan dalam proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pesibar Tahun 2026 sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 25 Tahun 2004 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017.


"Dimana proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah dilaksanakan secara bersama-sama antar seluruh perangkat daerah, sehingga dapat tercipta sinkronisasi antara dokumen RKPD dengan Rencana Kerja (Renja) dalam kaitannya dengan sinergitas antara perencanaan pembangunan nasional, provinsi dan kabupaten," ungkap Pj. Sekda, Jon Edwar.


Menurut Pj. Sekda, Jon Edwar, berdasarkan hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) program, kegiatan, dan sub kegiatan Tahun 2024, pihaknya menekankan seluruh perangkat daerah yakni. Pertama, agar dalam program, kegiatan, dan sub kegiatan diarahkan untuk pencapaian Visi Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2025-2029, yaitu terwujudnya Pesisir Barat yang sejahtera, maju, madani, dan religius sebagai daerah tujuan wisata terdepan yang fokus pada pembangunan berkesinambungan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, pelestarian lingkungan dan pengembangan potensi lokal.


Kedua, penyusunan program harus berdasarkan Money Follow Priority. Dimana semua program yang direncanakan harus berdasarkan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029 dan Ranwal Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2025-2029 dan disusun berdasarkan pada prioritas pencapaian target kinerja. "Ketiga, penyusunan kegiatan wajib memperhatikan target-target pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM), Sustainable Development Goals (SDGs), usulan dari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kecamatan dan juga pokok-pokok pikiran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Keempat, perumusan kegiatan harus memperhatikan kemampuan keuangan daerah, selanjutnya kegiatan tersebut harus mampu untuk dilaksanakan dan dapat terserap dengan maksimal," papar nya.


Masih kata Pj. Sekda, Jon Edwar, penekanan yang kelima yakni agar memperhatikan sinergitas program baik di dalam perangkat daerah dan antar perangkat daerah, Provinsi Lampung, dan pemerintah pusat. Keenam, meminta perangkat daerah agar berusaha untuk mencari pendanaan dari sumber non Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten, baik melalui APBD provinsi, dan APBN. "Ketujuh, proses perencanaan dan penganggaran untuk Tahun 2026 sebagaimana telah dimulai dari Tahun 2025, wajib menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD)," tukas Pj. Sekda. (Al)

Share:

Warga Bandar Lampung Apresiasi Penanganan Banjir oleh Pemkot

 


Bandar Lampung- Kerja cepat Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam penanganan banjir di Kecamatan Tanjung Senang mendapat apresiasi dari sejumlah warga.

 

Alni kairuloh warga kelurahan Pematang Wangi, Kecamatan Tanjung Senang menyebutkan, sejak hari pertama banjir Sabtu lalu tim dari Pemerintah Kota Bandar Lampung turun langsung melakukan Evakuasi dan menyalurkan makanan.


"Sabtu malam itu, tim gabungan dari Pemkot datang, kasih bantuan dan membawa kami ke tempat aman,"Jelas alni Selasa 25 Februari 2025.


Alni menjelaskan, meski air sudah surut tim dari Pemkot Bandar Lampung yang terdiri dari BPBD, DLH, PU dan Damkarmat masih dilokasi membantu warga.


"Dari hari sabtu sampai hari ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung masih bersama kami. Membantu membersihakan sisa lumpur," jelas Alni.


Sementara Ridwan warga Tanjung Senang menyebutkan, kehadiran Pemerintah Kota Bandar Lampung sangat berarti. 


"Tim Bunda Eva benar-benar bekerja, membantu kami. Terimakasih Bunda Eva," ungkap Ridwan. 


Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana memerintahkan seluruh OPD, Camat dan Lurah turun membantu masyarakat korban banjir.


"Bunda ada group WhatsApp, semua OPD dan Camat laporan kondisi diwilayah tanggung jawab mereka," Jelas Eva Dwiana melalui sambungan telphon Selasa 25 Februari 2025.


Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana juga meminta kepada OPD tetap berada dilokasi membantu masyarakat. 


"Dinas PU hari ini Bunda minta melakukan Normalisasi sungai, DLH membersihkan sisa sampah. BPBD dan Damkarat, menyalurkan air bersih," tutup Eva Dwiana.

Share:

Didampingi Lembaga Advokasi Gerindra Sumut, Korban Eksploitasi Anak Jalani Hipnoterapi


 Medan – Seorang remaja sebut saja Bunga (13), korban eksploitasi anak, menjalani sesi hipnoterapi sebagai bagian dari upaya pemulihan trauma mental yang dialaminya. 

Kejadian yang melibatkan kakak sepupunya membuat Bunga mengalami kecemasan berlebih, perasaan takut berkepanjangan, serta kesulitan dalam bersosialisasi dan berkonsentrasi di sekolah.


Untuk mengatasi trauma tersebut, ia menjalani terapi hipnosis di rumah griya hypnotherapy Medan salah satu Perkumpulan Komunitas Hypnosis Indonesia wilayah sumatera utara yang berlisensi dari indonesia hypnosis centre ( IHC ) salah satu praktisi hypnotherapy Taufik CHt.CI, dengan pendekatan yang aman dan bertahap. Sesi terapi difokuskan pada relaksasi, pelepasan trauma, serta penanaman sugesti positif guna membangun kembali rasa percaya diri dan rasa aman dalam dirinya. Setelah beberapa sesi, Bunga mulai menunjukkan perkembangan positif, seperti berkurangnya kecemasan dan meningkatnya kepercayaan diri,ujar Taufik


Menurut Edy Suhendro, S.H., kuasa hukum korban dari Lembaga Advokasi Gerindra Sumut, pemulihan mental Bunga menjadi prioritas utama.

 “Kami berharap terapi ini dapat membantunya kembali ceria, bergaul dengan teman-temannya, dan menjalani kehidupan tanpa bayang-bayang trauma,” ujarnya.


Sementara itu, kasus hukum yang menimpa korban saat ini masih berproses di Pengadilan Negeri Medan. Pihak keluarga dan kuasa hukum terus mengupayakan keadilan bagi korban, sekaligus memastikan bahwa lingkungan sekitar mendukung pemulihan mental dan emosionalnya.


Dukungan keluarga, sekolah, serta sesi terapi lanjutan menjadi kunci dalam memastikan Bunga dapat sepenuhnya bangkit dari pengalaman traumatisnya. (Lis) 

Share:

Jelang Ramadhan, Wabup Lampung Selatan Tinjau Pasar Inpres Kalianda


Kalianda – Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar melakukan peninjauan langsung ke Pasar Inpres Kalianda, Selasa (25/2/2024).


Kunjungan Wabup Lampung Selatan yang biasa disapa Syaiful itu guna memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok menjelang bulan Ramadan 1446 Hijriah.


Wabup Syaiful nampak didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati, serta sejumlah pejabat daerah terkait. Setibanya di pasar, Wabup Syaiful langsung menyambangi sejumlah pedagang untuk menanyakan ketersediaan dan harga bahan pokok.


Dari pantauan, sejumlah komoditas pangan terpantau masih mencukupi, meskipun terdapat beberapa kenaikan pada komoditas tertentu, seperti cabai, ikan dan cumi yang mengalami kenaikan harga karena cuaca ekstrem.


Wabup Syaiful membenarkan jika terdapat beberapa harga bahan pokok mulai merangkak naik, seperti beras, cabai dan lainnya. Dia berharap tidak ada kenaikan harga yang signifikan.


“Nanti kita koordinasikan dengan Kepala Bulog untuk mempersiapkan operasi pasar murah, jika memang nanti harga melambung tinggi,” kata Wabup Syaiful.



Sementara, para pedagang yang ditemui mengonfirmasi bahwa belum terjadi lonjakan harga yang signifikan menjelang Ramadan. Kendati demikian terdapat beberapa kenaikan harga pada sejumlah komoditas tertentu.


Seperti dikatakan Ucup, salah satu pedagang daging di Pasar Inpres mengatakan, harga daging sapi menjelang bulan Ramadan masih tergolong stabil yakni diangka Rp135 ribu/kg.


“Harga daging sapi masih stabil sampai menjelang bulan puasa nanti. Kemungkinan kalau mendekati Idulfitri ada kenaikan harga berkisar Rp5000,” ujar Ucup saat berinteraksi dengan Wakil Bupati Lampung Selatan.


Selain itu, pedangan ikan segar di Pasar Inpres Kalianda, Ardi menyebut, kenaikan harga ikan dan cumi disebabkan oleh cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir.


“Iya, kalau harga ikan dan cumi ada kenaikan karena cuaca ekstrem. Tapi alhamdulillah selalu habis terjual,” ungkap Ardi.


Sementara itu, pedagang cabai merah, Ayumi menjelaskan, harga cabai merah perhari ini tembus diangka Rp50 ribu/kg, yang sebelumnya dikisaran harga Rp43 ribu/kg-Rp45 ribu/kg.


“Hari ini cabai merah ini tembus diharga Rp50 ribu perkilonya. Ini juga disebabkan cuaca yang berubah-ubah,” kata Ayumi. (Is/lmhr)

Share:

Managemen PT Ciomas Adisatwa Dinilai Arogan


LAMPUNG SELATAN - PT Ciomas Adisatwa RPA Sidomulyo, Lampung Selatan yang disinyalir melarang wartawan melaksanakan tugas kejurnalistikan, disorot Komunitas Jurnalis Harian Lampung Selatan (KJHLS).


Bahkan, salah satu organisasi profesi jurnalis tersebut mengecam tindakan yang dilakukan oleh pihak keamanan hingga managemen PT Ciomas Adisatwa.


Organisasi yang lahir sejak tahun 2011 ini menilai, yang dilakukan oleh pihak perusahaan dengan menghalang-halangi wartawan untuk melakukan peliputan, merupakan sebuah bentuk pembatasan kebebasan pers.


Hal tersebut di tegaskan Ketua KJHLS, Randy Fatra, saat dikonfirmasi Lintassiber.com melalui sambungan telephon genggamnya, petang tadi, Senin (24/2/2025).


Ia menjelaskan, mengenai kebebasan pers sudah jelas dituliskan dalam pasal 2 Undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers.


Dalam klausul tersebut disebutkan bahwa : Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berasaskan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum.


"Maka untuk menjamin (kemerdekaan pers) itu, diatur dalam pasal 3 yang bunyinya kurang lebih, pers mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol social," tegasnya.


"Selanjutnya, pada pasal 4 ayat 1 yang berbunyi, kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara," lanjut Randy.


Untuk menjamin bahwa kemerdekaan pers dapat diindahkan oleh semua pihak, maka sudah diatur juga dalam Pasal 3 UU Pers nomor 40 tahun 1999.


"Kurang lebih bunyinya seperti ini, untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi," jelasnya.


Maka, sebagai konsekuensi apabila ada pihak yang melanggar dan dengan sengaja menghalang-halangi kinerja pers bahkan membatasi kemerdekaan pers maka akan dijerat pasal 18.


"Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat dan menghalangi pelaksanaan ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak ( lima ratus) Rp 500 juta. Itu jelas konsekuensinya," terusnya.(red) 

Share:

Polisi Tangkap Dua Pelaku Curanmor di Kalianda, Lampung Selatan


 Lampung Selatan. - Tim Sikat Rajabasa Polres Lampung Selatan berhasil menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan (curanmor) yang terjadi di Jalan Lubuk Timbangan, Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda. 


Penangkapan dilakukan pada Senin, 24 Februari 2025, setelah polisi melakukan penyelidikan dan melacak keberadaan pelaku berdasarkan laporan korban.


Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan AKP Nikolas Bagas Yudi, menyatakan bahwa kedua pelaku yang berhasil diamankan adalah A.S. (30) dan R. (20). 

“Keduanya pelaku yang diamankan warga Way lubuk Kalianda Lamsel, ”jelasnya.


Mereka ditangkap di lokasi persembunyiannya beserta barang bukti hasil curian. Pelaku melakukan aksinya dengan membobol rumah korban dengan cara merusak jendela dan teralis, dan akhirnya membawa kabur dua unit sepeda motor.


Pelaku yang telah mengamati situasi, berhasil mencuri satu unit Honda Revo Fit dan satu unit Yamaha Mio M3 dengan total kerugian korban yang ditaksir mencapai Rp18 juta. Kejadian ini terungkap setelah korban kembali ke rumah dan menemukan kendaraan miliknya telah hilang. 


Berdasarkan laporan yang diterima, polisi segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti meliputi satu unit Honda Revo Fit warna hitam dengan nomor polisi BE 6422 DA dan satu unit Yamaha Mio M3 warna hitam dengan nomor polisi BE 3940 DAE. 


Selain itu, alat yang digunakan untuk membobol rumah korban juga turut diamankan, yaitu satu besi pipih congkelan ban, satu obeng, dan satu gunting. Barang bukti ini menunjukkan bahwa pelaku telah mempersiapkan aksi mereka dengan matang.


Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Polres Lampung Selatan untuk menjalani proses penyidikan, dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun. 


Kapolres Lampung Selatan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan keamanan rumah masing-masing dengan kunci ganda atau alat pengaman tambahan. Selain itu, warga yang memiliki informasi terkait kasus serupa diharapkan segera melapor ke pihak berwajib agar dapat segera ditindaklanjuti. (Red)

Share:

Popular


NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts