Portal Berita Online

CEO Tiga Pena Hadiri Panggilan Penyidik Polres Lampung Selatan, Kuasa Hukum: Mengacu Pasal Pencemaran Nama Baik dan ITE

 


Lampung Selatan - Pernyataan kontoversi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Bob Bazar, MKM, Kalianda, Lampung Selatan, dr. Reny Indrayani, yang berujung ke laporan kepolisian, mulai masuk proses penyelidikan.


Pada tahap ini, Polres Lampung Selatan melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) memanggil para saksi untuk menyampaikan keterangan dihadapan penyidik.


Siang tadi, Rabu (19/2/2025), penyidik kembali memanggil Chief Executive Officer (CEO) PT. Tiga Pena Multimedia (TPM) Khairil Adha selaku pelapor, untuk menyampaikan kontruksi peristiwa secara komplit.


Berdasarkan pantauan, kehadiran Khairil Adha memenuhi panggilan penyidik Polres Lampung Selatan didampingi lima orang pengacara sebagai tim kuasa hukumnya.


Pengusaha lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Lampung (Unila) tersebut kemudian diperiksa di ruang Unit Tipidter Mapolres Lampung Selatan selama kurang lebih 3 jam. Yakni dari pukul 13.30 - 16.30 WIB.


Tim kuasa hukum Khairil Adha, Muhammad Ridwan, SH mengungkapkan, pihaknya selaku pelapor telah menghadiri panggilan penyidik Polres Lampung Selatan untuk memberikan keterangan.


"Hari ini, klien kami menghadiri panggilan dari penyidik memberikan keterangan terkait laporan dugaan pencemaran nama baik klien kami,"kata dia kepada wartawan didampingi empat pengacara lainnya.


Ketua LBH IKAM ini juga menyebutkan, dari kontruksi peristiwa yang ada, tuduhan yang diarahkan kepada CEO PT TPM oleh direktur rumah sakit melalui komunikasi elektronik. Sehingga, selain pasal pencemaran nama baik, pemeriksaan yang dilakukan penyidik mengacu pada pasal ITE.


"Tuduhan itu disampaikan melalui chat pribadi dengan wartawan Tiga Pena. Maka pemeriksaan tadi juga terkait dengan ITE. Potensi ke pasal fitnah juga ada, tergantung pengembangan,"lanjutnya.


Menurut Ridwan, pihaknya selaku pelapor telah menyerahkan sejumlah alat bukti yang menerangkan pernyataan direktur rumah sakit Bob Bazar Kalianda melakukan tuduhan itu.(is) 

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular


NASIONAL$type=complex$count=4

Arsip Blog

Recent Posts